image
Login / Sign Up

Soal Penculikan Aktivis 98, Sekjen Golkar Harap Agum Gumelar Serahkan Data ke Komnas HAM

Muslimin

Menuju Pilpres 2019

Image

Sekjen DPP Golkar Lodewijk Paulus memberikan keterangan usai pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) di Gedung KPU, Menteng, Jakarta, Selasa (17/7/2018). Partai Golkar resmi mendaftarkan 575 bakal calon legislatif (bacaleg) untuk pemilihan umum (Pemilu) 2019. Golkar mendaftarkan 575 bacaleg dari 80 dapil dengan 37 persen di antaranya bacaleg perempuan. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Agum Gumelar, diharapkan dapat memberikan data dan informasi yang diketahuinya kepada Komnas HAM.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Lodewijk Freidrich Paulus, saat menanggapi pernyataan Agum Gumelar yang menyebut bahwa ia mengetahui dimana 13 aktivis yang hilang itu dibunuh dan dibuang, serta menyebut bahwa Capres Nomor 02 Prabowo Subianto yang bertanggung jawab.

Lodewijk mengungkapkan bahwa Agung Gumelar sebaiknya menyerahkan data-data tersebut kepada Komnas HAM dan aparat penegak hukum jika memang ada.

baca juga:

"Saya pikir kalau memang waktunya harus disampaikan ke Komnas HAM atau ke aparat penegak hukum lainnya, tentunya ini bisa," ungkapnya dalam diskusi Balitbang Golkar menjelang Debat Cawapres di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (14/3/2019).

Hal itu, menurut Lodewijk, dilakukan agar pernyataan tersebut tidak dituding menciptakan isu demi kepentingan politik.

"Tentunya itu yang kita harapkan Pak Agum memang menyerahkan data-data itu tentunya ke depan. Hal-hal ini bisa diproses secara hukum. Dia (Agung Gumelar) punya fakta. Di samping itu jangan ini seakan-akan isu politik yang dilempar tapi fakta," ujarnya.

Lodewijk mengatakan, meskipun jika memang dokumen penculikan aktivis 1997/1998 itu bersifat rahasia, tapi ada waktunya untuk diungkap ke publik, sehingga fakta sejarah tidak mengambang.

"Sebenarnya itu (data) bisa (dibuka), tergantung forumnya seperti apa. Tetapi kan namanya rahasia tidak rahasia, ada saat-saat tertentu bisa dibuka. Rahasia apapun katakan negara Amerika, ada saat-saat tertentu dokumen itu harus dirilis ke publik," katanya.[]

Editor: Deni Muhtarudin

Sumber:

berita terkait

Image

News

Setelah 32 Tahun Diculik, Wanita Argentina Diselamatkan di Bolivia

Image

News

Tiga Nelayan Indonesia Diculik di Sabah, Duh!

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Rhoma Irama: Korupsi Partai Bersimbol Islam Melukai Hati Umat

Saya memilih PPP waktu itu berjuang, terus terang ini bang Ridwan Saidi jadi saksi.

Image
News

Tiga Tokoh Versi KBKR yang Membuat Reformasi Berjalan Ditempat

21 tahun tanpa perubahan, Keluarga Besar Kampus Reformasi (KBKR) menyebutkan banyak pihak yang seolah-olah menjadi saksi bahkan tokoh

Image
News

Gencar Operasi Narkoba Di Tempat Hiburan Malam, ASPIJA Minta Dilibatkan

sebagai pengusaha dan asosiasi juga memang harus mendampingi

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Indikator Politik: Debat Tak Berpengaruh Terhadap Elektabilitas Capres

Animo masyarakat dalam menyaksikan debat lebih tinggi, mencapai 55 persen.

Image
News

BPN: Keputusan KPU Tak Undang Menteri pada Dua Debat Pilpres Sesuai Harapan

Kehadiran menteri boleh saja sebagai tim pemenangan capres. Namun bukan dalam kapasitasnya sebagai pejabat negara atau menteri.

Image
News

Ceroboh Ganti Selang Gas, Pemilik Kios Bubur Derita Luka Bakar

Siti Nurjanah (23) dan Saiful Fuadi (24) harus dirawat dengan luka bakar hampir seluruh tubuh.

Image
News

KPK akan Umumkan Nama Anggota DPR yang Patuh Melaporkan Kekayaannya

Masyarakat bisa memilih dan mengetahui siapa orang-orang yang sudah menjabat apalagi yang mencalonkan kembali.

Image
News

Dinkes DKI Jakarta Siap Bantu Caleg Stress

Pemprov DKI Jakarta pun siap menjemput bola, bagi mereka yang tidak jadi melenggang ke DPR ataupun DPRD.

Image
News
Menuju Pilpres 2019

KPU Usulkan Ryan Wiedaryanto dan Kania Sutisnawinata Moderator Debat Keempat Pilpres

Ryan Wiedaryanto dan Kania Sutisnawinata yang masing sebagai pembawa berita di stasiun televisi Indosiar dan Metro TV.

Image
News
Menuju Pilpres 2019

DPR: Persoalan DPT Karena Kesalahan Kemendagri

Ada 300 ribu lebih orang umurnya di atas 90 tahun.

trending topics

terpopuler

  1. Irwandi: Saya Tidak Lari dari Penjara, Tapi Penjara Lari dari Saya

  2. Pengamat Pajak: KTP dan NPWP Jika Dikawinkan Akan Sangat Dahsyat

  3. Mulai Berlatih di Hanoi Hari Ini, Bagaimana Kekuatan Garuda Muda?

  4. Makan Sedikit Tapi Kok Tambah Gemuk? Begini Penjelasannya

  5. Jadi Indro Warkop, 10 Pesona Randy Danistha yang Memukau

  6. Pengamat Kebijakan Publik Sebut Praktik Korupsi Romy Sangat Tradisional

  7. Empat Fakta Pernyataan Sandi yang Disorot hingga Fadli Zon Diperiksa Bawaslu DKI

  8. Denny Siregar: OK OCE Sandi seperti Konsep Khilafah

  9. Survei Policawave: Ma'ruf Amin Menang Mutlak dari Sandiaga

  10. Saham Boeing Makin Tersungkur dan Jadi Beban Dow Jones

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Image
Ujang Komarudin

Menanti Kejutan di Debat Ketiga

Image
Hendra Mujiraharja

Perez Memalingkan Muka dari Mourinho untuk Zidane

Image
Hervin Saputra

Seberapa Kuat "Tradisi Indonesia" di All England?

Wawancara

Image
Iptek

Sepeda Listrik Jadi Polemik, Migo Beri Jawaban!

Image
Gaya Hidup

Chief Company Barbershop

Jatuh Bangun Chief Barbershop di Tangan Fatsi Anzani dan Oky Andries

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Sosok

Image
News

7 Potret Seru Kahiyang Ayu Bercengkerama dengan Buah Hati

Image
News

8 Gaya Kampanye Bertrand Antolin, dari Sosialisasi Pemilu sampai Bancakan

Image
News

5 Fakta Menarik Perjalanan Karier Dede Yusuf, dari Atlet hingga Politisi