image
Login / Sign Up

Nico Siahaan Akui Terima Rp250 Juta dari Bupati Cirebon

Avila Dwi Putra

Image

Ilustrasi - Korupsi | AKURAT.CO/Candra Nawa

AKURAT.CO, Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Junico BP Siahaan, hadir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Rabu (13/3). Kedatangannya sebagai saksi bagi Bupati Cirebon nonaktif Sunjaya Purwadisastra, terdakwa dugaan suap jual beli jabatan.

Pemanggilan pria yang dikenal dengan nama Nico Siahaan sebagai saksi, karena namanya disebut dalam berkas dakwaan.

Dalam kesaksiannya, Nico mengakui menerima uang Rp 250 juta dari Sunjaya Purwadisastra. Namun, dirinya berkilah, uang tersebut tidak sempat digunakan dan sudah diserahkan ke kas negara melalui Komisi Pemberantasan Korupsi.

baca juga:

Nico menerangkan, saat itu dirinya merupakan Ketua Panitia Peringatan Hari Sumpah Pemuda dengan tema "Satu Indonesia Kita" yang diselenggarakan PDI Perjuangan, 28 Oktober 2018. Pihaknya memang menerima bantuan dari kader partai. Dalam artian, uang yang dia terima bukan atas nama pribadi melainkan untuk kepentingan panitia kegiatan.

Kemudian, jaksa penuntut umum KPK menanyakan hubungan antara Nico dan Sunjaya hingga terjadi proses pemberian sumbangan senilai Rp 250 juta.

“Saya dan beliau sesama kader di PDI Perjuangan. Kalau prosesnya saya sendiri tidak paham, cuma saya ketemu beliau di rapat panitia. Ada informasi (dari panitia) soal sumbangan kader Rp 250 juta,” ungkap anggota Komisi I DPR RI ini.

Lalu, Nico menerangkan, Sunjaya mengirimkan uang Rp 250 juta tersebut melalui rekening panitia. Selaku ketua panitia, Nico pun menerima laporan jika Sunjaya telah mengirimkan Rp 250 juta, dan bisa dipakai.

“Apakah uang tersebut sudah dipakai (kegiatan)?” tanya penuntut umum KPK.

“Kami memang menerima uang itu, dan disimpan. Tapi malam harinya dapat laporan kalau Pak Sunjaya ditangkap. Jadi uangnya tidak kami pakai,” tukas Nico.

Setelah kasus ini muncul, Nico menyatakan, jika pihaknya memang berinisiatif untuk tidak menggunakan uang tersebut. Apalagi, dia mengklaim, uang tersebut telah diserahkan saat dirinya diperiksa sebagai saksi oleh penyidik KPK pada November 2018.

Sementara itu, saksi lainnya yang juga kader PDI Perjuangan, Elvi Diana mengaku ditugaskan di kepanitiaan peringatan sumpah pemuda guna menerima sumbangan dari kader. Tugasnya memberikan laporan kepada Nico yang bertindak sebagai ketua panitia, jika ada kader yang berikan bantuan.

“Pada awalnya saya tidak tahu besarannya berapa. Waktu itu saya lagi rapat Pilkada (Cirebon) dan dihampiri Pak Bupati (Sunjaya). Dia bilang akan nyumbang dan dikirim ke rekening saya,” aku Elvi.

Elvi yang menjabat sebagai Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan di Cirebon ini menuturkan, setelah pertemuan, dia mendapat pesan WhatsApp dari ajudan Sunjaya. Sang ajudan menyampaikan sudah mengirim dana sebesar Rp 250 juta.

Seperti diketahui, Sunjaya Purwadisastra didakwa menerima suap dari Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Cirebon Gatot Rachmanto terkait promosi jabatan. Uang suap sebesar Rp 100 juta. Gatot sendiri sudah dijatuhi hukuman 1,2 tahun penjara.

Atas perbuatannya, Sunjaya dijerat Pasal 12 huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, pada dakwaan pertama. Dan, Pasal 11 UU Nomor 31/1999, sebagaimana dakwaan kedua. Dirinya terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. []

Editor: Ainurrahman

Sumber:

berita terkait

Image

News

Gembong Sesalkan Anies Tidak Kembangkan Qlue Besutan Ahok

Image

News

Debat Pilpres 2019

Pengalaman Matang, Jadi Modal Ma'ruf Amin Hadapi Sandi di Debat Ketiga

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Rudy Optimis Penetapan Tersangka Romahurmuziy Tak Pengaruhi Suara Jokowi

Image

News

Teror Masjid Selandia Baru

PDIP Minta Rakyat Indonesia Tak Terprovokasi Teror di Selandia Baru

Image

News

Hasto: Semangat Kerja Jokowi untuk Prestasi dan Nama Bangsa Indonesia

Image

News

Pras Bilang Dua Cawagub DKI Kemungkinan Tidak Terpilih, Anies: Jangan Buru-buru Dong!

Image

News

Partai yang Berintegritas dalam Pengelolaan Keuangan akan Dapat Hadiah dari KPK

Image

News

Klinik Pratama Jadi Program Caleg DPRD DKI Jakarta dari PDIP

Image

News

Survei Voxpol Center: Sembilan Parpol Potensial Lolos Parlemen

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kantor Imigrasi Awasi Orang Asing Di Jakarta Barat

Banyaknya orang asing kian diawasi agar tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Image
News

Rhoma Irama: Korupsi Partai Bersimbol Islam Melukai Hati Umat

Saya memilih PPP waktu itu berjuang, terus terang ini bang Ridwan Saidi jadi saksi.

Image
News

Tiga Tokoh Versi KBKR yang Membuat Reformasi Berjalan Ditempat

21 tahun tanpa perubahan, Keluarga Besar Kampus Reformasi (KBKR) menyebutkan banyak pihak yang seolah-olah menjadi saksi bahkan tokoh

Image
News

Gencar Operasi Narkoba Di Tempat Hiburan Malam, ASPIJA Minta Dilibatkan

sebagai pengusaha dan asosiasi juga memang harus mendampingi

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Indikator Politik: Debat Tak Berpengaruh Terhadap Elektabilitas Capres

Animo masyarakat dalam menyaksikan debat lebih tinggi, mencapai 55 persen.

Image
News

BPN: Keputusan KPU Tak Undang Menteri pada Dua Debat Pilpres Sesuai Harapan

Kehadiran menteri boleh saja sebagai tim pemenangan capres. Namun bukan dalam kapasitasnya sebagai pejabat negara atau menteri.

Image
News

Ceroboh Ganti Selang Gas, Pemilik Kios Bubur Derita Luka Bakar

Siti Nurjanah (23) dan Saiful Fuadi (24) harus dirawat dengan luka bakar hampir seluruh tubuh.

Image
News

KPK akan Umumkan Nama Anggota DPR yang Patuh Melaporkan Kekayaannya

Masyarakat bisa memilih dan mengetahui siapa orang-orang yang sudah menjabat apalagi yang mencalonkan kembali.

Image
News

Dinkes DKI Jakarta Siap Bantu Caleg Stress

Pemprov DKI Jakarta pun siap menjemput bola, bagi mereka yang tidak jadi melenggang ke DPR ataupun DPRD.

Image
News
Menuju Pilpres 2019

KPU Usulkan Ryan Wiedaryanto dan Kania Sutisnawinata Moderator Debat Keempat Pilpres

Ryan Wiedaryanto dan Kania Sutisnawinata yang masing sebagai pembawa berita di stasiun televisi Indosiar dan Metro TV.

trending topics

terpopuler

  1. Irwandi: Saya Tidak Lari dari Penjara, Tapi Penjara Lari dari Saya

  2. Pengamat Pajak: KTP dan NPWP Jika Dikawinkan Akan Sangat Dahsyat

  3. Mulai Berlatih di Hanoi Hari Ini, Bagaimana Kekuatan Garuda Muda?

  4. Makan Sedikit Tapi Kok Tambah Gemuk? Begini Penjelasannya

  5. Pengamat Kebijakan Publik Sebut Praktik Korupsi Romy Sangat Tradisional

  6. Jadi Indro Warkop, 10 Pesona Randy Danistha yang Memukau

  7. Empat Fakta Pernyataan Sandi yang Disorot hingga Fadli Zon Diperiksa Bawaslu DKI

  8. Denny Siregar: OK OCE Sandi seperti Konsep Khilafah

  9. Survei Policawave: Ma'ruf Amin Menang Mutlak dari Sandiaga

  10. Saham Boeing Makin Tersungkur dan Jadi Beban Dow Jones

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Image
Ujang Komarudin

Menanti Kejutan di Debat Ketiga

Image
Hendra Mujiraharja

Perez Memalingkan Muka dari Mourinho untuk Zidane

Image
Hervin Saputra

Seberapa Kuat "Tradisi Indonesia" di All England?

Wawancara

Image
Iptek

Sepeda Listrik Jadi Polemik, Migo Beri Jawaban!

Image
Gaya Hidup

Chief Company Barbershop

Jatuh Bangun Chief Barbershop di Tangan Fatsi Anzani dan Oky Andries

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Sosok

Image
News

7 Potret Seru Kahiyang Ayu Bercengkerama dengan Buah Hati

Image
News

8 Gaya Kampanye Bertrand Antolin, dari Sosialisasi Pemilu sampai Bancakan

Image
News

5 Fakta Menarik Perjalanan Karier Dede Yusuf, dari Atlet hingga Politisi