image
Login / Sign Up

Lima Bandit Pencuri Garmen Dibekuk

Hendrik Situmorang

Image

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Victor Togi Tambunan. | AKURAT.CO/Hendrik Situmorang

AKURAT.CO, Polres Bandara Soekarno-Hatta mengungkap tindak pidana pencurian garmen senilai Rp500 juta. Sebanyak lima bandit dibekuk setelah mencuri 440 kilogram garmen dari PT Daerong Internasional yang akan diberangkatkan menuju Korea Selatan.

Para pelaku yang diamankan polisi yakni S, YS, AF, AS, dan W. Mereka ditangkap usai melancarkan aksinya saat proses pengangkutan garmen dari Bogor, Jawa Barat menuju Bandara Soekarno-Hatta. Garmen merek ASICS itu rencananya akan dikirim ke Incheon, Korea Selatan.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Victor Togi Tambunan mengatakan, aksi pencurian dilakukan para pelaku secara terstruktur di Jalan Raya Cilebut Tugu Wates, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, Jawa Barat pada 26 September 2018.

baca juga:

"Para tersangka secara bersamaan melakukan pencurian garmen milik PT Daedong seberat 440 kilogram atau sebanyak 993 potong garmen yang akan dikirim ke Korea melalui Bandara Soekarno-Hatta," ujar Victor di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (22/2/2019).

Awal mula aksi pencurian, kata Victor, terjadi saat PT Daedong mencari ekspedisi lokal untuk mengantarkan barang mereka ke Korea Selatan. Setelah pencarian, akhirnya S mengambil kesepakatan sebagai sopir ekspedisi PT. Trans Utama Indokarya yang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Tersangka S pun membawa kendaraan ekspedisi dengan membawa garmen merk ASICS sebanyak 197 koli atau sebanyak 3.897 potong yang direncanakan akan terbang menggunakan maskapai Garuda Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta.

"Awalnya pelaku AF menerima order dan meminta AS untuk menyediakan kendaraan truk Fuso. Kemudian tersangka S menjadi sopir truk dan mengangkut total 2,2 ton garmen di Ciawi," jelas Victor.

Ditengah perjalanan, S bersama YS membelokkan kendaraan mereka ke arah Jalan Raya Cilebut, Bogor untuk bertemu dengan AS guna menjarah garmen yang diangkut. Menurut Victor, dari pengakuan tersangka, ribuan barang yang sudah dibungkus rapi tersebut dibuka menggunakan sebilah pisau.

"Usai membuka bungkusan dan mengambil beberapa bagian, mereka menutup kembali kardusnya seperti tidak dibuka. Mereka pun mengambil barang secara acak dari kardus lain ke lain kardus supaya tidak seperti hilang barangnya," kata Victor.

Setelah berhasil menggasak 440 kilogram garmen, pelaku W membawa barang curian mereka menggunakan mobil pikap yang akhirnya mereka jual ke toko baju di kawasan Bogor seharga Rp45 juta.

"Penadahnya masih DPO (Daftar Pencarian Orang), barang bukti 440 kilogram itu semua sudah habis dijual," kata Victor.

Barang pun berhasil mendarat selamat di Incheon, Korea Selatan setelah terbang menggunakan Maskapai Garuda Indonesia. Namun, kata Victor, PT Daedong menemukan kurangnya jumlah kuota barang dan berat barang yang susut sebanyak 440 kilogram dan melaporkannya ke Indonesia.

"Dari tindak pidana kelima bandit tersebut, PT Daedong ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp500 juta," ucapnya.

Melalui penyidikan, lanjut Victor, kelima pelaku pun berhasil dicokok di beda wilayah dan waktu. S Ditangkap di rumahnya di Depok pada 28 Desember 2018, sedangkan keempat rekannya diamankan di Bogor dan Sukabumi pada 10 Januari 2019.

"Sopir (S) pun ditetapkan sebagain tersangka dalam kasus ini," tegasnya.

Kelimanya pun dijerat pasal 363 KUHP ayat 1 dan terancam menginap di hotel prodeo paling lama tujuh tahun.[]

 

Editor: Arief Munandar

Sumber:

berita terkait

Image

News

Pemulung Temukan Mayat Bayi di Tempat Sampah Pasar Minggu

Image

News

Bejat, Pria Ini Cabuli Pacarnya hingga Hamil dalam Pesantren

Image

News

Rp111 Juta Raib di Bekasi, Sekdis Pendidikan: Sekolah Kasbon Dulu Buat Operasional

Image

News

Bantuan Operasional Sekolah Rp111 Juta Raib Digondol Maling Modus Kempes Ban

Image

News

Lama Sajikan Pesanan, Penjual Pecel Lele Bonyok Dihajar Pembeli di Bekasi

Image

News

Kisah Geng Motor Gabores di Jakarta Barat Berakhir

Image

News

Curi Handphone Warga untuk Sewa Hotel, Sejoli Ditangkap Polisi

Image

News

Duel Ala Gladiator Kembali Terjadi di Bogor, Seorang Tewas Tertancap Celurit

Image

News

Pembobol ATM di Bekasi Gunakan Mobil Rental dalam Jalankan Aksinya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Kandidat Pilpres 2019 Diminta untuk Tidak Tergantung pada Hasil Survei

Banyak hasil survei yang tidak sejalan dengan fakta di lapangan.

Image
News

Mahfud MD: Nilai-nilai Pancasila Sudah Mulai Luntur

"Masyarakat saat ini ada kekhawatiran terhadap nilai-nilai Pancasila yang sudah mulai luntur,"

Image
News

Jokowi Minta Caleg PDIP Ajak Masyarakat untuk Tidak Golput

"Ini saya sampaikan agar mengajak masyarakat untuk datang ke TPS berbondong-bondong, jangan sampai ada yang golput,"

Image
News

Dua Kebakaran Terjadi Hampir Bersamaan di Ibukota

Berdasarkan data yang dilansir BPBD DKI Jakarta, kebakaran pertama terjadi di wilayah Meruya Utara, Kembangan, Jakarta, Barat.

Image
News

TKN Hargai Survei Litbang Kompas

"Kami menghargai hasil survei kompas sebagai produk ilmiah dengan metodologi ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan,"

Image
News

KPU Depok Pastikan WNA Tak Punya Hak Pilih

Ketua KPU Depok, Nana Sobharnamenegaskan kedua WNA itu dapat dipastikan tidak akan memiliki hak pilihnya.

Image
News

Kemendikbud Evaluasi Program Indonesiana di Ambon

"Dukungan ini tidak hanya sampai di tahun 2018, tetapi terus berlanjut demi mewujudkan program besar Ambon menuju kota musik dunia,"

Image
News

Anggota Brimob yang Gugur di Tangan KKSB Tulang Punggung Keluarga

"Orang tua profesinya buruh dan (korban) tulang punggung,"

Image
News

8.722 Penghuni Lapas di Jakarta Terancam Kehilangan Hak Pilih

"Kami tidak bisa melakukan pelayanan. Kemungkinan mereka tidak bisa nyoblos"

Image
News

Polisi dan BNNK Amankan 12 Orang Dalam Operasi di Tanjung Priok

"Kami mendapati beberapa warga yang mencurigakan. Ada yang sempat lari dan kami tangkap. Kami mengamankan sekitar 12 orang,"

trending topics

terpopuler

  1. Yuli yang Ditangkap Densus Meninggal di RS Polri, Suami Pilih Kuburkan di DKI Ketimbang Ditolak di Klaten

  2. Mulai Sekarang, Jauhi Minuman Manis Jika Tak Mau Mati Muda

  3. Alissa Wahid: Kalau Kelompok Ini Berkuasa, dengan Sistem Sentimen yang Dibangun akan Hilangkan Kesetaraan

  4. Program OK OCE Dianggap seperti Konsep Khilafah hingga Azan Dikumandangkan di Ruang Publik Selandia Baru

  5. Duh, Selama Live Streaming Aksi Teror Selandia Baru Tak Ada yang Lapor

  6. Rustam: Tampaknya Anies telah Jadi Follower Presiden Jokowi dalam Pembangunan Infrastruktur

  7. Terlalu Fokus Sama Karir, Kelima Zodiak Ini Kerap Lupa dengan Pasangan Cintanya

  8. 5 Fakta Penting Kiai Anwar yang Jasadnya Utuh meski Terkubur 31 Tahun

  9. 5 Mobil Mewah Bintang Tottenham asal Korsel, Ferrari Mahalnya Tak Boleh Merah

  10. Mbah Mijan: Sayang, Mamas Romy Salah Persepsi, Ekspektasi Tak Semontok Pantat Bayi

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Image
Ujang Komarudin

Menanti Kejutan di Debat Ketiga

Image
Hendra Mujiraharja

Perez Memalingkan Muka dari Mourinho untuk Zidane

Image
Hervin Saputra

Seberapa Kuat "Tradisi Indonesia" di All England?

Wawancara

Image
Iptek

Sepeda Listrik Jadi Polemik, Migo Beri Jawaban!

Image
Gaya Hidup

Chief Company Barbershop

Jatuh Bangun Chief Barbershop di Tangan Fatsi Anzani dan Oky Andries

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Sosok

Image
News

Jadi Caleg DPR RI, Begini 10 Potret Sahrul Gunawan Blusukan sampai Diserbu Ibu-ibu

Image
News

7 Potret Seru Kahiyang Ayu Bercengkerama dengan Buah Hati

Image
News

8 Gaya Kampanye Bertrand Antolin, dari Sosialisasi Pemilu sampai Bancakan