image
Login / Sign Up

WNA yang Tampar Petugas Imigrasi Bali Kini Mengaku Disiksa di Lapas

Citra Puspitaningrum

Image

Nama Auj-e Taqqadas sempat viral saat menampar seorang petugas imigrasi Bali ketika hendak meninggalkan Indonesia | Daily Mail

AKURAT.CO, Masih ingat insiden penamparan pada seorang petugas imigrasi Bali yang dilakukan seorang wanita berkebangsaan Inggris? Baru-baru ini wanita yang sudah dijatuhi hukuman penjara pada 6 Februari lalu itu membuat pengakuan mengejutkan.

Wanita bernama Auj-e Taqqadas itu mengaku telah disiksa di penjara. Bahkan, ia menyebut siksaan yang diterimanya serupa dengan kasus pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi.

Dari penjara tempatnya mendekam, wanita berkebangsaan Inggris itu mengunggah foto di media sosial yang menunjukkan cedera akibat siksaan itu.

baca juga:

"Mereka menyiksaku di lembaga pemasyarakatan Jimbaran. Nyawaku hampir melayang waktu itu," tulisnya di akun Twitter.

Dilansir dari Daily Mail, warga London itu juga mengunggah foto luka memarnya di lengan dan kaki. Menurut pengakuannya di Twitter, penyiksaan itu terjadi tanggal 7 Februari 2019. Wanita berusia 43 tahun itu pun memohon pertolongan agar bisa segera pergi dari Indonesia. Menurutnya, hidupnya terancam di sana.

Taqqadas juga menyebut pejabat konsuler Inggris tak bisa menjenguknya lantaran izinnya ditolak oleh pemerintah Indonesia. Ia juga menuding otoritas Tanah Air telah menghalangi haknya untuk mengajukan banding. Anehnya, ia juga ingin meminta suaka dari Rusia.

"Sepertinya Inggris memilih bekerja sama dalam kejahatan dengan Indonesia yang korup, tak beradab, dan jelek. Itulah sebabnya aku ingin mengungsi saja ke Rusia yang indah dan beradab," sambungnya.

Tulisan-tulisan itu diunggahnya pada tanggal 8 dan 11 Februari di akun Twitter dengan namanya. Unggahan itu juga memuat foto-foto yang disebutnya akibat penyiksaan itu.

Namun, sejak tulisan pengakuannya yang cukup mengejutkan itu, tak ada lagi unggahan apapun di akun Twitter itu. Diduga ponselnya telah disita.

Taqqadas dipenjara atas kasus kekerasan terhadap petugas imigrasi Indonesia di Bali pada 28 Juli 2018 silam. Dia menampar petugas saat dia diminta membayar denda Rp300 ribu per hari lantaran melampaui batas waktu izin tinggal selama 160 hari saat hendak meninggalkan Tanah Air.

Video insiden penamparan itu pun viral dan wanita Inggris itu dijatuhi hukuman penjara pada 6 Februari 2019. Selama di Bali, wanita ini tinggal di hotel murah di sepanjang Pantai Kuta. Tak hanya menampar petugas imigrasi, salah satu staf hotel juga pernah menerima amarahnya saat tak menyediakan botol air mineral di kamarnya.

"Taqqadas adalah tamu yang agak temperamental dan cepat marah," kata seorang manajer hotel yang tak mau disebutkan namanya.

Wanita Inggris ini akhirnya ditangkap di sebuah pusat perbelanjaan di seberang hotel tempat dirinya menginap. Ia pun langsung diseret ke pengadilan.

Sementara itu, seorang pejabat dari kantor kejaksaan, Waher Tarihorang, membantah digunakannya kekerasan dalam penangkapan Taqqadas itu. Taqqadas dijemput paksa lantaran dirinya beberapa kali mangkir dari pengadilan yang telah dijadwalkan sebelumnya.

Taqqadas dikabarkan pernah menjadi seorang spesialis radiologi di Royal Marsden Hospital, London, Inggris. Namun, dirinya berhenti dari profesinya saat meninggalkan Inggris 8 tahun lalu. Ia juga dikabarkan telah diabaikan oleh keluarganya sendiri di London lantaran malu pada perilakunya di Bali itu.

Terkait dengan pengakuan penyiksaannya yang diunggah di Twitter, hingga saat ini belum ada tanggapan dari pihak berwenang. Entah benar atau tidaknya pengakuan Taqqadas itu, kondisi di penjara tempatnya bertahan memang dikabarkan mengenaskan. Sejumlah mantan narapidana asing di sana menggambarkan kondisi selnya mengerikan, makanannya tidak enak, dan banyak tikusnya.[]

Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

Image

Hiburan

Tidak Ditemukan Pelanggaran, Maria Ozawa Diperbolehkan Pulang

Image

Hiburan

Datang ke Indonesia, Maria Ozawa Diperiksa Imigrasi Bali

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Pemkot Tangsel Alokasikan Rp 7,3 Miliar Untuk Pilkada 2020

Dana tersebut ditujukan kepada dua lembaga penyelenggara Pemilu

Image
News

Anies Ajak Warga Jakarta Hemat Air

Anies meminta agar pengolahan saluran air dengan baik agar sebisa mungkin digunakan kembali guna keperluan lainnya.

Image
News

Berikan Miras Ke Mahasiswa Papua, Propam Polda Jabar Periksa Kapolsek Sukajadi

Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pihaknya melalui Propam Polda Jawa Barat memeriksa Kompol Sarce

Image
News

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Pada Apoteker Puskesmas Kamal Muara

Polisi juga enggan terburu-buru menetapkan tersangka

Image
News

Kemenkumham Ultimatum UNHCR Agar Hentikan Pendaftaran Pencari Suaka

penyelesaian pencari suaka tidak kunjung selesai jika pendaftaran pencari suaka mandiri tetap dibuka.

Image
News

Indonesia Siapkan Tenaga Kesehatan Bertaraf Internasional

SDM medis asal Indonesia memiliki peluang besar bekerja di luar negeri.

Image
News

Kemenkumham : UNHCR Lepas Tangan Atas Apa yang Terjadi

Terlebih Indonesia hanya menjadi negara transit bagi para pencari suaka.

Image
News

Tim Pora Amankan 51 WNA Overstay di Apartemen Laguna

mereka diamankan di Apartemen Laguna Pluit Jakarta Utara karena melanggar aturan Keimigrasian.

Image
News

Petugas Imigrasi Temukan Sekoper Black Dollar dari WNA Kamerun di Apartemen Laguna

black dollar Amerika tersebut merupakan cetak biru dalam pembuatan uang dollar palsu.

Image
News

Gempa Kembali Guncang Bogor dengan Magnitudo 3,2

gempa bermagnitudo 3,2 guncang Kabupaten Bogor

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Dianggap Genit, Tsamara: Saya Tak Bisa Bayangkan Bagaimana Beliau Bisa Awasi Kebijakan Eksekutif

  2. Menkopolhukam-Panglima-Kapolri Balik Kanan, Manokwari Diharap Pulih

  3. Jika Ada Orang yang Tidak Ditawari Jadi Menteri, Tapi Menolak, Namanya Geer

  4. Selain Spider-Man, 4 Superhero Marvel Ini Pernah Keluar dari MCU

  5. Ruhut: Gimana Sih Kok Masih Ada yang Nggak Ngerti dengan Perhatian Pak Jokowi untuk Papua?

  6. KPK Periksa Deddy Mizwar Terkait Suap Meikarta

  7. Sandi Sebut Wajar Papua Marah Karena Kemiskinan, Yunarto: Ini Menghina Orang Miskin!

  8. Anggota Separatis Bersenjata Pimpinan Egianus Kogoya Tewas

  9. Kisah Jenni Lee, Mantan Bintang Porno Ternama yang Kini jadi Gelandangan

  10. Anak Satu Kamar Hotel dengan Ayah dan Ibu, Kena Biaya Tambahankah?

fokus

Hari Fotografi Sedunia
Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI

kolom

Image
Andre Purwanto

Budget Rp30 Juta, Honda PCX atau Yamaha Nmax?

Image
Ujang Komarudin

Dirgahayu RI ke 74 dari Oligarkis ke Demokratis

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Destry Damayanti: Kita Harus Optimalkan Perekonomian Domestik

Image
Video

VIDEO Jurus Optimalkan Perekonomian Domestik ala Destry Damayanti

Image
Ekonomi

Eksklusif Destry Damayanti, DGS BI yang Mencintai Moneter dan Fotografi

Sosok

Image
News

5 Kontroversi Aceng Fikri, Mantan Bupati Garut yang Kena Razia Satpol PP

Image
News

5 Fakta Frans Kaisiepo, Aktivis Kemerdekaan RI Sejak Muda Asal Papua

Image
News

Terpilih Kembali Jadi Ketum PKB, Ini 6 Fakta Perjalanan Karier Cak Imin