image angkutan jadul
Login / Sign Up

Ini Penjelasan Ketua DPR Terkait Kronologis Pembahasan RUU Permusikan yang Jadi Polemik

Yudi Permana

Image

Ketua DPR Bambang Soesatyo menerima kunjungan sejumlah musisi yang tergabung dalam penggagas Konferensi Musik Indonesia (KAMI) di ruang pimpinan, Nusantara III, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (28/1/2019). Pertemuan para musisi ini menemui Ketua DPR Bambang Soesatyo untuk menyampaikan hasil kajian RUU Permusikan yang dilakukan bersama Koalisi Seni Indonesia dan KAMI. Mereka meminta Ketua DPR memprioritaskan Program Legislasi Nasional DPR 2019 khususnya dalam RUU Permusikan. Musisi yang hadir Glenn Fredly, Yuni Shara, Rian Vokalis D'Masiv, Andien, Tompi dan lainnya. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme yang ada, terkait Rancangan Undang-undang (RUU) Permusikan yang ditarik dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas).

Sebelumnya dalam konfrensi pers Meja Potlot yang menyatakan meminta RUU Permusikan ditarik dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas), karena memunculkan pro dan kontra ditengah masyarakat, khususnya para musisi dan penggemar musik tanah air.  

Bamsoet (sapaan akrab Bambang Soesatyo) menjelaskan kronologisnya, pertama bahwa RUU tersebut merupakan usulan kelompok masyarakat yang disebut Kami Musik Indonesia (KMI) dalam audensi dengan Badan Legislasi (Baleg) pada 7 Juni 2017. Jadi aspirasi tersebut sebenarnya dari musisi sendiri yang sifatnya bottom up.

baca juga:

“Kedua, dalam menyikapi aspirasi tersebut Baleg mengapresiasi dan meresponsnya dengan memasukkan RUU tersebut ke dalam long list prolegnas periode 2015 – 2019,” kata Bamsoet dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/2/2019). 

Kemudian, ketiga, dikatakan Bamsoet, Baleg sebelumnya telah meminta agar disempurnakan dulu RUU Permusikan. Sehingga bisa memenuhi standar pengajuan RUU untuk masuk dalam prioritas RUU tahunan.

“Keempat, selanjutnya pada awal tahun 2018 Badan Keahlian DPR RI ditugaskan menyempurnakan Naskah Akademik dan RUU tersebut,” tuturnya.

Lebih lanjut yang kelima, Badan Keahlian DPR telah menyusun draft naskah akademik dan RUU Permusikan sesuai dengan mekanisme penyusunannya yang tertera dalam Undang-undang (UU) No 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.

“Keenam, Badan Keahlian khusus Pusat Perancangan UU telah memasukan semua rencana kegiatan penyusunan Naskah Akademik dan RUU dalam aplikasi website DPR "Simas PUU" yang merupakan suatu aplikasi partisipasi masyarakat dalam penyusunan Naskah Akademik dan RUU secara online,” paparnya.  

Artinya, lanjut Bamsoet, sejak rencana penyusunan RUU di Badan Keahlian sudah dimasukan dalam website yang menjadi bagian dari bentuk keterbukaan lembaga DPR RI. “Dengan tujuan agar sejak awal masyarakat sudah dapat mengetahui kegiatan penyusunan RUU, dan dapat berpartisipasi secara online melalui Hand Phone (HP) juga bisa,” sambungnya.

Ketujuh, politisi Golkar ini menambahkan, dengan berbekal dari proses penyempurnaan naskah akademik dan RUU Permusikan yang sedang disiapkan di Badan Keahlian. Kemudian RUU tersebut masuk dalam prioritas tahun 2019 nomor 48.

“Kedelapan, itu artinya memang proses di Badan Keahlian DPR belum selesai. Naskah yang sekarang beredar dan dikritisi oleh sejumlah musisi saat ini adalah naskah awal pada Agustus yang belum dilakukan uji konsep pada bulan Oktober yang dilakukan oleh Badan Keahlian,” imbuhnya.

“Naskah bulan Agustus itu memang dikirim kepada narasumber dan dimuat di website untuk dimintai masukan melalui kegiatan FGD. Mekanisme ini berlaku untuk semua RUU. Dengan demikian naskah itu memang sesungguhnya belum selesai dan sama sekali belum dibahas oleh Anggota DPR,” tambah Bamsoet. 

Mantan Ketua Komisi III DPR ini menegaskan, kesembilan, dalam rangka menanggapi dinamika yang terjadi dalam beberapa hari ini, maka Badan Keahlian DPR telah mengundang koalisi dan musisi yang menolak dan juga yang mendukung.

“Setelah mendengar penjelasan, para pihak sebenarnya sudah mulai memahami proses pembuatan UU di DPR, yang intinya bahwa ini masih proses yang sangat awal, dan masih jauh. Mereka juga bersedia untuk bergabung dan memberikan masukan apabila diundang lagi,” tegasnya

Lebih dari itu, menurut Bamsoet, sesungguhnya mereka juga mengapresiasi sistem DPR yang semakin terbuka dan mengajak masyarakat berpartisipasi sejak awal dalam penyusunan Naskah Akademik dan RUU Permusikan.

“Sepuluh, saat ini sebenarnya Badan Keahlian sedang merampungkan penyusunan kembali dengan mengakomodasi masukan-masukan terakhir dari para pihak,” tandasnya.

"Namun demikian, jika para pihak yang berkepentingan meminta RUU ditarik atau ditunda tidak masalah. Kami akan serahkan mekanismenya nanti pada Baleg bersama pemerintah untuk mengeluarkannya dari long list Prolegnas,” tambah Bamsoet. []

Editor: Ainurrahman

Sumber:

berita terkait

Image

News

Ketua DPR Minta Pemerintah Tangani Hambatan UNBK

Image

News

Ketua DPR Dorong Pemerintah Tingkatkan Penyediaan Sumber Air Bersih

Image

News

Bamsoet Ajak Anggota DPR RI Taat Lapor Pajak dan LHKPN

Image

News

Ketua DPR Bangga Keris Indonesia Diakui Dunia

Image

News

Debat Pilpres 2019

Puji Performa Kiai Ma’ruf, Bamsoet: Jam Terbang dan Pengalamannya Lebih Tinggi dari Sandi

Image

News

Debat Pilpres 2019

Ketua DPR: UN Masih Dibutuhkan sebagai Tolak Ukur Pemerataan Pendidikan

Image

News

Ketua DPR: Kesadaran Keselamatan Berkendara Harus Menjadi Budaya

Image

News

Panen Raya di Purbalingga, Ketua DPR Ajak Masyarakat Budayakan Makan Ikan

Image

News

Berkas Dakwaan dari KPK Rampung, Taufik Kurniawan Siap Disidangkan di Semarang

komentar

Image

1 komentar

Image
Resta Apriatami

sulit nih, udah jadi polemik yang besar

terkini

Image
News

Kasus Jurnalis  Media Realitas, LBH Pers: Penyebaran Karya Jurnalistik Bukan Tindak Pidana

LBH Pers tetap menghargai putusan sela tersebut dan meminta majelis hakim ke depannya untuk berhati-hati dalam memeriksa perkara ini.

Image
News

Masyarakat Kepri Dukung Abdul Basyid Has Perjuangkan UU Provinsi Kepulauan

Undang-Undang Provinsi Kepulauan sendiri sudah menjadi prolegnas sejak tahun 2017.

Image
News

Jaksa KPK Tuntut Irwandi Yusuf 10 Tahun Penjara

"Menjatuhkan pidana 10 tahun penjara ditambah denda 500 juta subsidair 6 bulan penjara."

Image
News

Surya Paloh: Negeri Ini Butuh Jokowi

"NasDem patut memperjuangkan sosok calon pemimpin yang memiliki keberanian dan sikap optimisme,"

Image
News

Jelang Pilpres 2019, Pendukung Rasional Mutasi ke Pendukung Emosional

Ari menjelaskan saat ini pemilih memilih kandidat bukan lagi atas dasar fakta dan rekam jejak, melainkan rasa emosional.

Image
News

Sandiaga Kecele, Mengira Sedang Disambut, Ternyata Anak-anak Itu Tunggu Atta Halilintar

"Saya kaget, tahu-tahu (mungkin nunggu Atta kali) Gue PD (Percaya diri) aja."

Image
News

Parlindungan Purba: Bersama Lawan Hoaks untuk Sukseskan Pemilu

Parlindungan mengajak masyarakat untuk menghindari cara-cara kotor dalam berpolitik karena cara politik kotor seperti menyebarkan fitnah ata

Image
News

Abdul Rohim: Teror Kekerasan Selalu Timbulkan Dampak Buruk

"Kita memiliki harapan besar pendidikan di Indonesia mampu mengokohkan kebhinnekaan," kata Muhaswad.

Image
News

GRPG Tanggapi Anggotanya yang Lari dari Prabowo ke Jokowi

Pengurus MPD GRPG Anara Desky mengatakan hingga saat ini anggota masih solid.

Image
News

Unsur DPR dan DPRD Paling Jeblok Kepatuhannya dalam Melapor LHKPN

"Jadi kami ingatkan sebagai bagian dari pencegahan, agar para wakil rakyat ini patuh melaporkan harta kekayannya,"

trending topics

terpopuler

  1. Ratusan Milenial Jabar Siap Door To Door Menangkan Jokowi-Ma'ruf

  2. Ketua Tim Kampanye Caleg Gerindra Bantah Mobilisasi Anak-anak dalam Kampanye

  3. GP Ansor Deklarasi Perang Lawan Hoaks dan Fitnah

  4. Jokowi Bilang Hoaks Jangan Dibiarkan "Harus Dilawan"

  5. Ganti Airbus, Lion Air Cabut Boeing 747-400

  6. Menggetarkan, Ini Sejumlah Fakta Kampanye Akbar Perdana Jokowi di Banten

  7. Rocky Gerung: Partai Demokrat Adalah Partai Akal Sehat

  8. 7 Foto Editan Kocak saat Idola Sepakbola Dunia Tinggal di Indonesia, Ronaldo Ditilang!

  9. TKN Sebut Prabowo-Sandi Didukung Eks HTI

  10. Sindir Kubu Prabowo-Sandi, TKN: Mereka Merasa Lebih Mulia dari Nabi

fokus

Angkutan Tempoe Doeloe
Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru

kolom

Image
Muh Tunjung Nugroho

Basis Pajak dan Penurunan Tarif PPh

Image
Ujang Komarudin

Ribut-Ribut Survey Litbang Kompas

Image
Achmad Fachrudin

Dilema KPU Mengatasi Problem DPT

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Wawancara

Image
Hiburan

Jais Darga: Pelukis Indonesia Harus Lebih Agresif

Image
Gaya Hidup

Kampung Investasi Hati dan Cerita dari Tabanan

Image
Video

VIDEO Kampung Investasi Hati dan Cerita dari Tabanan

Sosok

Image
News

7 Potret Kedekatan Bambang Soesatyo dengan Cucu, Hangat Banget!

Image
News

Anto Purnomo, Sosok di Balik Sukses Evakuasi KRL 1722 di Bogor

Image
News

Sibuk Kampanye, 8 Potret Hangat Sandiaga Uno saat Luangkan Waktu Bersama Anak