image
Login / Sign Up

Kasus Dugaan Suap 20 Proyek Air Minum KemenPUPR Semakin Terkuak

Bayu Primanda

Image

Direktur PT Tashida Sejahtera Perkasa (TSP) Yuliana Dibyo (kedua kiri) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) SPAM Katulampa Meina Woro Kustinah digiring petugas menuju mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Minggu (30/12/2018). KPK menetapkan delapan orang tersangka Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam kasus dugaan suap kepada pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tahun Anggaran 2017-2018. | ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin mempertajam alat bukti terkait dugaan terjadinya suap di 20 proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR).

Terlebih, dalam proses pengembangannya, disebutkan ada 16 Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang mengembalikan uang ke KPK, lantaran mereka terima saat menggarap proyek-proyek tersebut.

"Diduga demikian, karena dalam proses penyidikan kemarin, kami mengidentifikasi cukup banyak proyek-proyek SPAM di Kempupera yang diduga terdapat indikasi suap di sana," ujar Jubir KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (12/2/2019). 

Sebelumnya, sebanyak 13 PPK mengembalikan uang ke KPK dengan nilai mencapai Rp 3 miliar terkait proyek-proyek SPAM. Terakhir, tiga orang PPK mengembalikan uang sebesar Rp 1,7 miliar ke KPK, Senin (11/2/2019).

Dengan demikian, sejauh ini KPK telah menerima Rp 4,7 miliar yang dikembalikan oleh 16 PPK terkait proyek-proyek air minum Kempupera. 

"Terdapat tambahan pengembalian uang dari tiga orang PPK proyek SPAM di Kementerian PUPR sejumlah Rp1,7 miliar. Sehingga total pengembalian di bulan Februari ini adalah Rp4,7 miliar dari 16 orang PPK," ungkap Febri.

KPK mengingatkan pejabat-pejabat di Kempupera lainnya untuk mengembalikan uang yang pernah menerima uang terkait dengan proyek penyediaan air minum ataupun proyek lainnya.

"Hal tersebut akan menjadi bagian dari berkas perkara dan sikap koperatif tersebut tentu dihargai secara hukum," katanya. 

Diketahui, dalam kasus ini KPK telah menetapkan empat pejabat Kempupera dan empat pihak swasta sebagai tersangka kasus ini.

Keempat pejabat KemenPUPR yang jadi tersangka tersebut, yakni Anggiar Partunggul Nahot Simaremare selaku Kepala Satuan Kerja (Kasatker) SPAM Strategis sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) SPAM Lampung; Meira Woro Kustinah selaku PPK SPAM Katulampa; Teuku Moch Nazar selaku Kasatker SPAM Darurat; dan Donny Sofyan Arifin selaku PPK SPAM Toba I diduga telah menerima suap dari Budi Suharto selaku Dirut PT Wijaya Kusuma Emindo (WKE); Lily Sundarsih selaku Direktur PT WKE; Irene Irma, Direktur PT Tashida Sejahtera Perkasa (TSP) dan Yuliana Enganita Dibyo, Direktur PT TSP.

Adapun suap tersebut diberikan agar keempat pejabat Kempupera itu mengatur lelang proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum tahun anggaran 2017-2018 di sejumlah daerah agar dimenangkan oleh PT WKE atau PT TSP yang sebenarnya dimiliki oleh orang yang sama.

Proyek-proyek tersebut berada di Umbulan 3-Pasuruan, Lampung, Toba 1 dan Katulampa. Tak hanya itu, pejabat Kempupera ini juga menerima suap untuk mengatur lelang terkait pengadaan pipa HOPE di Bekasi dan di daerah bencana di Donggala, Palu, Sulawesi Tengah.

Dalam pengembangan penyidikan kasus ini, KPK mengidentifikasi sekitar 20 proyek air minum Kempupera yang terindikasi diwarnai praktik suap. Sebagian besar proyek tersebut dimenangkan oleh PT WKE dan PT TSP. Petinggi dua perusahaan tersebut menyuap pejabat Kempupera untuk menggarap proyek-proyek tersebut.[]

baca juga:

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

Penjelasan Polri Soal Kewenangan Berlebih Novel Baswedan saat Tangani Kasus Korupsi

Image

News

Antasari Azhar Ingatkan Pansel Agar Memilih Pimpinan KPK Sesuai UU

Image

News

Trimedya: Sebaiknya Uji Kelayakan Capim KPK di DPR RI

Image

News

KPK Pajang Surat Panggilan Sjamsul Nursalim dan Istri di KBRI Singapura

Image

News

Pansel Serahkan Pemilihan Pimpinan KPK Sepenuhnya Pada Presiden

Image

News

KPK: LHKPN Pemkab Situbondo Tahun Ini Seratus Persen

Image

News

Tudingan Sembilan Pati Polri untuk Lemahkan KPK Tidak Tepat

Image

News

Pansel Diingatkan Pilih Capim KPK Tak Langgar Aturan

Image

News

KPK Lacak Aset Emirsyah Satar di Singapura terkait Suap Garuda

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Haji 2019

Kemenag: Tidak Ada Kendala yang Berarti pada Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang I

Kuota jemaah haji Indonesia tahun 1440 H/ 2019 M sejumlah 231.000 orang.

Image
News

BMKG: Waspadai Gelombang Laut Setinggi 4 Meter di Perairan Aceh

Memperkirakan dalam 3 hari ke depan, Aceh akan tumbuh awan-awan konvektif, awan-awan hujan.

Image
News

Trump Sebut AS Tembak Jatuh Drone Iran di Selat Hormuz

Iran telah disalahkan oleh AS atas serangan terhadap tanker sejak Mei

Image
News

5 Fakta Menarik Joaquin 'El Chapo' Guzman, Raja Narkoba yang Masuk Daftar Orang Terkaya Dunia

Ia berdagang narkoba sejak kecil

Image
News

Ferdinand: Dua Calon Cawagub DKI dari PKS Tidak Penuhi Ekspektasi Publik

"Tapi tuduhan kader PSI yang disampaikan Ernest tetaplah menjadi masalah hukum dan harus diproses."

Image
News

Gerindra Berharap Wakilnya Duduki Kursi Ketua MPR

Maka komposisi terbaik adalah ketua MPR Gerindra, Ketua DPR PDIP, dan Presiden Ir Joko Widodo.

Image
News

Tiga Simpatisan ISIS Pembunuh Dua Turis di Maroko Dijatuhi Hukuman Mati

Salah satu pelaku merekam video pembunuhan itu

Image
News

Aksi Heroik Driver Ojol Beri Jaket ke Orang Gangguan Jiwa

Sikap driver ojek yang menolong ODGJ memberikan pelajaran berharga.

Image
News

Gerakan Milenial Golkar: Bamsoet Orang yang Pantas Pimpin Golkar

Bambang Soesatyo berpihak pada kepentingan generasi milenial.

Image
News

Soal Kebijakan Mobil Bergarasi dan Musik Penghibur di Lampu Merah, Ini Penjelasan Dishub Depok

Kebijakan mobil bergarasi masih Raperda.

trending topics

terpopuler

  1. Yunarto Sedih Karya yang Disebut Anies 'Luar Biasa' Dibongkar

  2. TGPF Salahkan Novel dan KPK, ICW: Sangat Logic!

  3. Bikin Merinding, Bocah 4 Tahun Asal Australia Ini Mengaku Reinkarnasi Putri Diana

  4. Cerita Kakek 94 Tahun Asal Indonesia Diundang Raja Salman ke Tanah Suci

  5. Soal Bambu Getah Getih Anies, Komut Adhi Karya: Benda Paling Menganggu Akhirnya Dibongkar

  6. Perobohan Bambu Getah Getih, Tsamara: Setengah Miliar Dikeluarkan dan Kini Hancur

  7. Ustaz Tengku Zulkarnain Cuitkan Soal Pengemplang Pajak, Ditanggapi DJP Eh Dihapus

  8. Sang Ibunda Tak Kecewa Atas Beredarnya Foto Syur Cinta Laura

  9. Kritik Pedas Syamsuddin Haris Hasil Kerja TPF Novel: Bagaimana Kita Percaya Jenderal Polisi Bisa Pimpin KPK

  10. Anyaman Bambu Seharga Rp550 Juta Dibongkar Karena Rusak, PDIP: Dulu Katanya Tahan Lama!

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik