image
Login / Sign Up

Mabes Polri Tegaskan Penetapan Tersangka Slamet Ma'arif Sesuai Fakta Hukum

Yudi Permana

Image

Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma'arif (kanan) bersama Ketua Umum GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak saat menjadi pembicara dalam diskusi Polemik yang mengangkat tema " Seberapa Greget Reuni 212 " di Kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (1/12/2018). Dalam diskusi ini membahas pelaksanaan Reuni 212 yang akan dilaksanakan pada hari Minggu, 2 Desember 2018 di kawasan silang Monas. Persaudaraan Alumni 212 yang akan menggelar reuni ini memperkirakan jumlah massa yang akan menghadiri Reuni 212 di Monas besok minimal satu juta orang. Data ini didapat berdasarkan laporan dari cabang-cabang alumnus 212. Diperkirakan berbagai tokoh akan hadir dalam reuni 212 ini. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Mabes Polri memberikan klarifikasi atas tuduhan kubu Prabowo-Sandi yang menyebut penetapan tersangka dan proses hukum Ketua Umum Persaudaraan Alumni PA 212, Slamet Ma'arif begitu cepat. Sementara kasus yang menjerat pendukung Jokowi terkesan tidak diproses dan dibiarkan oleh polisi.  

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan, dalam kasus Slamet Ma’arif kepolisian hanya menjalankan rekomendasi tim Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) terkait pelanggaran tindak pidana pemilu.    

"Itu Gakkumdu yang menentukan pelanggaran pemilunya. Polri menjalankan rekomendasi Gakkumdu sesuai fakta hukum yang ada," kata Dedi kepada AKURAT.CO saat dihubungi, Senin (11/2/2019).    

baca juga:

Menurut dia, Polri tidak pernah membedakan dalam penanganan suatu kasus hukum terhadap kelompok tertentu, karena semua warga negara telah sama kedudukannya di mata hukum.   

"Penyidikan tetap menganut asas equality before the law, yang menegaskan semua warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum," ujar Dedi.    

Polisi dalam hal ini tidak tebang pilih dalam memproses hukum, baik yang menjerat pendukung Prabowo-Sandi maupun pendukung Jokowi.   

Penyidik, lanjut Dedi, dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka berdasarkan fakta hukum dan peraturan perundang-undangan.    

"Iya betul, sesuai dengan fakta hukum sebagai pijakan yuridis dari penyidik untuk memprosesnya," ucap Dedi.    

Diketahui Ketua Presidium Alumni (PA) 212 Slamet Ma'arif ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan melakukan tindak pidana pemilu yakni tentang kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota.   

Jenderal bintang satu ini menambahkan, pelanggaran pemilu yang diduga dilakukan Slamet Ma'arif berdasarkan keputusan dari Bawaslu Surakarta, yang melakukan kajian analisisnya. Polisi yang ikut tergabung dalam Gakkumdu hanya menjalankan rekomendasi. 

"Kalau terkait pemilu sebagai ujung tombaknya adalah Bawaslu terlebih dahulu. Setelah itu rekomendasi diberikan kepada Gakkumdu," tegasnya.  

Sebelumnya pada Jumat (1/2), Komisioner Divisi Penindakan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surakarta, Poppy Kusuma, mendatangi kantor kepolisian setempat dengan membawa bukti dugaan pelanggaran pemilu dalam acara Tabligh Akbar PA 212 Solo, 13 Januari 2019.  

Dalam kasus tersebut, Slamet Ma'arif sempat menyebutkan soal ‘2019 Ganti Presiden.’ Lantas Bawaslu Surakarta menindaklanjuti orasi yang disampaikan pentolan FPI tersebut.   

Slamet Ma’arif diduga telah melanggar Pasal 280 ayat (1) huruf a, b, c, d, e, f, g, h, i, j tentang kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota sebagaimana diatur Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.[]

Editor: Dedi Ermansyah

Sumber:

berita terkait

Image

News

Lisa Membunuh Bayi yang Baru Dilahirkannya di Hari Kasih Sayang

Image

News

Fadli Zon Dilaporkan ke Polisi Terkait Puisi 'Doa yang Ditukar'

Image

News

Polisi Tangkap WNA Kurir Narkoba Jaringan Malaysia-Indonesia

Image

News

Pasca Ledakan, Polisi akan Periksa Manajemen Mal Taman Anggrek

Image

News

Duo Jambret Dibekuk Polisi, Satu Pelaku Diberi Hadiah Timah Panas

Image

News

PAN Beri Bantuan Hukum untuk Slamet Ma'arif

Image

News

Polsek Tambora Ringkus Pengedar Narkoba di Jakarta Pusat

Image

News

Transjakarta Terbakar, Dishub DKI Minta KNKT Turun Tangan

Image

News

Serang Warung Pecel Lele, Polisi Ungkap Peran Masing-masing Anggota Geng Motor

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Minta Hukum Ditegakkan, Pelapor Kasus Pencurian Ini Ngadu ke KY

"Kami sudah kirimkan surat permohonan bantuan ke Komisi Yudisial untuk memantau persidangan"

Image
News

Awas! Jika Bandel, Kendaraan Bermotor Parkir Sembarangan akan Disita Polisi

"Mereka ini memarkirkan kendaraannya di tempat yang bukan seharusnya, untuk itu kami tertibkan,"

Image
News

Kisah 980 Tentara Jepang yang Tewas Dibantai Buaya

Konon, dari 1000 tentara Jepang, 980 di antaranya habis menjadi makanan buaya-buaya tersebut

Image
News

Ma'ruf Amin: Pembuat Hoaks Itu Merupakan Calon Ahli Neraka

"Penganut hoaks itu merupakan calon ahli neraka. Menurut agama bohong membawa ke perbuatan menyimpang," kata Ma'ruf.

Image
News

Kasum TNI Sebut Prajurit yang Profesional Akan Dicintai Rakyat

Dalam organisasi modern, peran personel sangat vital dan sentral untuk menentukan keberhasilan pencapaian tujuan dan sasaran organisasi.

Image
News

Anies Baswedan Keluhkan Padatnya Agenda Gubernur

Alhamdulillah program terlaksana dengan baik.

Image
News

Jika Terpilih, Adik Kandung Pastikan Prabowo Takkan Dirikan Negara Khilafah

"Jadi, tidak mungkin meninggalkan Pancasila apalagi mendirikan negara khilafah,"

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Komnas HAM Sebut Kedua Kandidat Belum Serius Selesaikan Kasus HAM

"Kalau saya melihatnya, dari penuturan yang disini dan juga lihat dokumennya, belum tampak sebenarnya mau apa dengan HAM itu?"

Image
News

Lisa Membunuh Bayi yang Baru Dilahirkannya di Hari Kasih Sayang

Lisa membunuh sang bayi di hari Kasih sayang 14 Februari lalu

Image
News

Respon Cepat Debat Kedua Bukti Golkar Terdepan Kawal Jokowi

Uraian beliau berisi, penuh dengan rincian kebijakan, serta disampaikan dengan sangat jelas dan meyakinkan.

trending topics

terpopuler

  1. Potret Pilu Perjuangan Ayah demi Bisa Lihat Anaknya Makan, Bikin Terenyuh

  2. Gaya Orang Nagih Utang Ini Keren, Bikin Tobat yang Suka Nunggak Cicilan

  3. Di Lapangan Bola, Siapa Berani Menekel Presiden George Weah?

  4. 7 Negara yang Rakyatnya Paling Rajin Beribadah, Ada Indonesia!

  5. 10 Pesona Krisdayanti di Usia 43 Tahun yang Seolah Tak Pernah Menua

  6. 5 Potret Kedekatan Susilo Bambang Yudhoyono dengan Cucu, Manis Banget!

  7. Kepada Kyai Ma'ruf Amin, Raffi Ahmad Mengaku Sudah Hijrah

  8. TKN Tanggapi Laporan Relawan Prabowo ke Bawaslu: Ya, Kami Hormati Hak Hukumnya

  9. 10 Potret Miss International Kevin Liliana Makin Memesona saat Berhijab

  10. Lagi, Sandiaga Gemborkan Ekonomi Umat, Santri akan Jadi Ujung Tombaknya

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Panggung Debat Kedua Milik Jokowi

Image
Achmad Fachrudin

Bola Panas Logistik Pemilu 2019

Image
Hervin Saputra

Bisakah Kebenaran Mengalahkan Budaya Curiga dalam Kasus Jokdri?

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Putaran Kedua: Panggung Milik Siapa?

Wawancara

Image
Iptek

Debat Pilpres 2019

Ahmad Agus Setiawan: ‘Milenial Lebih Cepat Beradaptasi pada Sisi-sisi Tertentu, Terutama Digital’

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Sosok

Image
News

Dari Aktor hingga Politisi, Ini 5 Fakta Perjalanan Karier Rano Karno

Image
News

10 Aksi Susi Pudjiastuti di Atas Perahu, Menantang Laut

Image
News

7 Potret Ketegaran Ani Yudhoyono Jalani Pengobatan Kanker Darah