image
Login / Sign Up

Jubir Prabowo: Kasusnya Pak Luhut dan PSI Tak Sampai Seperti Ustaz Slamet Ma'arif

Wijayanti

Image

Ketua Presidium Alumni (PA) 212, Slamet Maarif memenuhi pemanggilan pemeriksaan yang dilayangkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (22/1/2019). | AKURAT.CO/Wijayanti

AKURAT.CO Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferry Juliantono, menilai polisi berat sebelah dalam menangani kasus hukum. Penilaian tersebut menyusul langkah Kepolisian Resor Kota Solo menetapkan status tersangka kepada Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma'arif terkait dugaan pelanggaran pemilu.

Ferry Juliantono menyebut polisi berat sebelah karena dalam kasus serupa, polisi tidak menetapkan tersangka terhadap kubu petahana.

"Seperti kasusnya Pak Luhut (Menteri Koordinator Kemaritiman) dan Partai Solidaritas Indonesia tidak sampai seperti Ustaz Slamet Ma'arif," kata dia.

baca juga:

Ferry Juliantono menegaskan kehadiran Slamet Ma'arif ke Solo ketika itu bukan sebagai tim kampanye Prabowo Subianto, melainkan sebagai ketua umum Persaudaraan Alumni 212. Dia hadir karena diundang untuk memberikan ceramah.

"Jadi penetapan tersangka ini bisa dikatakan sebagai tindakan kriminalisasi ulama oleh kepolisian. Khususnya untuk para ulama yang oposisi, sudah kelihatan sekali polisi membela 01,” kata dia.

Ferry Juliantono kemudian menjelaskan soal status Slamet Ma'arif di badan pemenangan nasional. Meski dalam daftar kepengurusan yang dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum, nama Slamet Ma'arif tercantum sebagai wakil ketua, yang bersangkutan pernah mengaku tidak tahu menahu soal itu.

"Bisa jadi memang beliau belum mendapat SK dari BPN. Lagi pula selama ini Ustaz Slamet juga tidak beraktivitas di BPN. Apalagi saat hadir di tablig akbar di Solo waktu itu. Beliau setahu saya tidak mengkampanyekan Prabowo-Sandi. Harusnya hal semacam ini domainnya di Bawaslu saja. Lucu jika polisi menyangkakan kasus ini sebagai kampanye di luar jadwal, wong bukan kegiatan kampanye,” kata dia. 

Kendati kecewa, Tim Pengacara Muslim, Achmad Michdan, mengatakan Slamet Ma'arif akan tetap mengikuti proses hukum.

"Saya sudah mengonfirmasi bahwa kami akan hadir besok Rabu,” kata Achmad Michdan yang juga pengacara Abu Bakar Ba'asyir.

Kepala Polres Kota Surakarta Komisaris Besar Ribut Hari Wibowo mengatakan tim penyidik telah melakukan gelar perkara setelah pemeriksaan pada Kamis (7/2/2019), dan Slamet Ma'arif ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat (8/2/2019).

Kapolres sebagaimana laporan Antara mengatakan penetapan tersangka terhadap Slamet Ma'arif setelah melakukan penyidikan secara profesional dan melalui prosedur sesuai hukum.

Oleh karena itu, kata dia, tim penyidik rencana selanjutnya kembali memanggil Slamet Ma'arif sebagai tersangka untuk pemeriksaan di Polres pada Rabu (13/2/2019).

Wakil Kepala Polresta Surakarta Ajun Komisaris Besar Andy Rifai menambahkan proses pemeriksaan Slamet Ma'arif akan dilakukan di Mapolda Jawa Tengah untuk mengatisipasi hal - hal yang tidak diinginkan.

Slamet Ma'arif diperiksa oleh polisi di Mapolresta Surakarta terkait orasinya dalam Tabligh Akbar PA 212 di bundaran Gladak, Jalan Slamet Riyadi pada Minggu (13/1/2019).

Kasus ini dilaporkan oleh Tim Kampanye Daerah ke Badan Pengawas Pemilu. Pada laporan itu, Bawaslu menindaklanjuti dengan membentuk Tim Penegakan Hukum Terpadu.

Tim Gakumdu menyatakan bahwa terdapat unsur dugaan pelanggaran kampanye dalam kegiatan Tabligh Akbar.

Polresta Surakarta menjerat Slamet Ma arif dengan Pasal 280 ayat 1 tentang melakukan kampanye diluar jadwal yang telah ditetapkan baik KPU pusat maupun daerah.

Selain itu, juga diduga melanggar Pasal 521 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang melakukan kampanye yang dilarang bagi peserta pemilu dan tim kampanye. []

Editor: Siswanto

Sumber:

berita terkait

Image

News

PAN Beri Bantuan Hukum untuk Slamet Ma'arif

Image

News

Tiba-tiba Sakit, Slamet Ma'arif Minta Pemeriksaan Ditunda

Image

News

Sudah Tiga Kali Pendukung Slamet Ma'arif Demo

Image

News

Polri Imbau Ketua PA 212 Tidak Bawa Massa Pendukung saat Diperiksa

Image

News

Polisi: Ketua PA 212 Minta Pemeriksaan Diundur Pekan Depan

Image

News

Ketua PA 212 Jadi Tersangka, Seknas Prabowo-Sandi, Kubu Jokowi Sedang Panik

Image

News

Tanggapi Kasus Slamet Ma'arif, Fadli Zon: Itu Bagian Dari Kriminalisasi

Image

News

Polda Jateng Beberkan Alasan Batal Periksa Slamet Ma'arif Besok

Image

News

Menuju Pilpres 2019

TKN Jokowi Minta BPN Prabowo Tak Anggap Slamet Ma'arif Dikriminalisasi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Ribuan Peserta Ikuti Kirab Kebangsaan dalam Acara Haul Gus Dur, Yenny Wahid Takjub

Yenny Wahid sendiri mengaku takjub dengan sambutan masyarakat dan peserta kirab yang sangat luar biasa dalam memeriahkan Haul Gus Dur terseb

Image
News

Banjir Lumpur Tutup Jalan Raya Garut-Cikajang

Kejadian jam 18.00 (WIB), merendam Jalan Raya Cisurupan menuju Cikajang,"

Image
News

Polres Jakbar Ungkap 31 Paket Ganja Kemasan Kopi dalam Waktu Kurang dari 48 Jam

TFA ini setiap kali mendapatkan paketan ganja dari DPO SN selalu mengambil di kantor pos meskipun berada di kawasan Sukabumi.

Image
News

Gagal Salip Kendaraan, Pemotor Tewas di Jalan Tubagus Angke

Tidak menggunakan helm menjadi Salah satu pria tanpa identitas ini Tewas di jalan

Image
News

Pengamat: Kesepakatan Cawagub DKI Perkuat Soliditas Gerindra dan PKS

"Kesepakatan soal Wagub DKI menjadi salah satu pintu untuk memperkuat soliditas Gerindra dan PKS,"

Image
News

Banjir Lumpur Menutup Jalan Raya Penghubung Kota Garut-Kabupaten Cikajang

Petugas gabungan dibantu sukarelawan penduduk setempat, kata Dadi, berupaya mengevakuasi kendaraan dan mengalihkannya ke jalur alternatif.

Image
News

LBH Pers Minta Polisi Segera Usut Kekerasan Pada Jurnalis

"Jika dibiarkan spiral kekerasan terhadap jurnalis akan semakin besar,"

Image
News

KPU Kotabaru Temukan Puluhan Kotak Suara Rusak

"Dari 5.700-an kotak suara yang sudah dirakit itu ada ditemukan lebih 50-an yang rusak,"

Image
News

Terjadi Lagi, Miras Oplosan Tewaskan 99 Orang di India

Beberapa wanita turut menjadi korban dari miras oplosan tersebut

Image
News

Panglima TNI Tinjau Karhutla di Riau

Dia meminta agar ada penambahan personel TNI untuk membantu pemadaman dan perlengkapan yang lebih mumpuni.

trending topics

terpopuler

  1. Massa Aksi GNPF MUI Medan Bentangkan Spanduk 'Copot Kapolda Sumut'

  2. Intip Cara Berpakaian Kerajaan Inggris Ketika Sedang Tak Bertugas

  3. Pangeran Arab Saudi Bela China Soal Kamp Penahanan Muslim Uyghur

  4. Ramah Tamah Bersama Ribuan Pengusaha Tionghoa, Prabowo Tegaskan Komitmen Berpihak pada Semua Etnis

  5. Lasty Annisa Ditangkap Polisi, Begini Kata Pengacara Lyra Virna

  6. Dituding Politisasi Orang Sakit, Addie ke Warganet: Hidupmu Penuh Kebencian

  7. Timses Jokowi: Bukan Fanatisme Agama, Neno Warisman Sedang Dijerat Fanatisme Politik

  8. Prabowo Bersama Kroninya Nekat Curi Baterai BTS di Apartemen Thamrin Residence

  9. Catat! Pisang Bisa Cegah Serangan Jantung dan Stroke

  10. Najwa Sihab Kirimkan Mosi Tidak Percaya untuk PSSI

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Mengenal Polling Palsu Pemilu

Image
Ujang Komarudin

Saling Serang Pasca Debat

Image
Ilham M. Wijaya

Peluang dan Tantangan KPBU Properti

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Panggung Debat Kedua Milik Jokowi

Wawancara

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Image
Iptek

Debat Pilpres 2019

Ahmad Agus Setiawan: ‘Milenial Lebih Cepat Beradaptasi pada Sisi-sisi Tertentu, Terutama Digital’

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Sosok

Image
Ekonomi

Caleg Milenial yang Terdompleng Latar Belakang Keluarganya, Siapa Saja Mereka?

Image
News

Mertua Idaman, 8 Potret Keakraban Aburizal Bakrie dengan Menantu

Image
News

Selalu Saling Dukung, 10 Potret Mesra Sudirman Said dan Istri