image
Login / Sign Up

Mabes Polri Tanggapi Tudingan Berat Sebelah Usai Tetapkan Slamet Ma'arif Jadi Tersangka

Yudi Permana

Image

Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. | ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

AKURAT.CO, Juru bicara Markas Besar Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan penetapan status tersangka dugaan pelanggaran kampanye terhadap Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma'arif di Surakarta sudah melewati prosedur hukum serta melibatkan lembaga pengawas pemilu.

"Polri tidak bekerja sendiri, tapi terus berkoordinasi dengan bawaslu Surakarta. Karena di situ ada Gakkumdu (Sentra Penegakkan Hukum Terpadu), yang terdiri dari Polri, kejaksaan dan bawaslu. Sebab pelanggaran tersebut ada keterkaitan dengan pemilu, maka yang melakukan assessment terhadap kontsruksi pidana pemilu," kata Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (11/2/2019).    

Menanggapi tuduhan polisi berat sebelah dalam menangani kasus serupa, Dedi Prasetyo mengatakan polisi menjunjung tinggi persamaan yang sama dimata hukum.     

baca juga:

"Kita menjunjung persamaan yang sama dimata hukum. Kita juga mengedepankan asas praduga tak bersalah. Warga negara berhak menyampaikan keberatan-keberatannya, silakan asal tetap koridor hukum," ujar Dedi Prasetyo.  

Ketua Badan Pengawas Pemilu Abhan juga menekankan penetapan status tersangka terhadap Slamet Ma'arif sudah sesuai aturan main.

"Kami kerja atas dasar undang-undang dan sekali lagi bahwa proses di Gakkumdu tak hanya bawaslu saja, ada kepolisian dan jaksa juga," kata dia di Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Johnny G. Plate, menegaskan penetapan status tersangka tersebut bukan kriminalisasi, tetapi murni penegakan hukum.

"Tidak ada kriminalisasi kepada siapapun di era Pak Jokowi ini, yang ada apa? Penerapan hukum terhadap tindak pidana siapapun," ujar sekretaris jenderal Partai Nasional Demokrat itu di gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Jakarta.

Menurut dia kenapa sejumlah pendukung Prabowo Subianto ditetapkan menjadi tersangka, itu karena mereka dianggap tidak menaati peraturan hukum.

"Syaratnya sederhana supaya tidak dilakukan tindakan hukum, Jangan melanggar hukum. Ruang demokrasi sudah diberikan, pahami dulu ya rambu-rambu demokrasi, mari kita berdemokrasi dalam rambu-rambu yang dibolehkan. Jangan melanggar hukum apalagi menebar fitnah hoaks dan kebohongan," kata dia.

Sementara menurut juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferry Juliantono, polisi berat sebelah dalam menangani kasus hukum. Ferry Juliantono menyebut polisi berat sebelah karena dalam kasus serupa, polisi tidak menetapkan tersangka terhadap kubu petahana.

"Seperti kasusnya Pak Luhut (Menteri Koordinator Kemaritiman) dan Partai Solidaritas Indonesia tidak sampai seperti Ustaz Slamet Ma'arif," kata dia di Solo.

Ferry Juliantono menegaskan kehadiran Slamet Ma'arif ke Solo ketika itu bukan sebagai tim kampanye Prabowo Subianto, melainkan sebagai ketua umum Persaudaraan Alumni 212. Dia hadir karena diundang untuk memberikan ceramah.

"Jadi penetapan tersangka ini bisa dikatakan sebagai tindakan kriminalisasi ulama oleh kepolisian. Khususnya untuk para ulama yang oposisi, sudah kelihatan sekali polisi membela 01,” kata dia.

Ferry Juliantono kemudian menjelaskan soal status Slamet Ma'arif di badan pemenangan nasional. Meski dalam daftar kepengurusan yang dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum, nama Slamet Ma'arif tercantum sebagai wakil ketua, yang bersangkutan pernah mengaku tidak tahu menahu soal itu.

"Bisa jadi memang beliau belum mendapat SK dari BPN. Lagi pula selama ini Ustaz Slamet juga tidak beraktivitas di BPN. Apalagi saat hadir di tablig akbar di Solo waktu itu. Beliau setahu saya tidak mengampanyekan Prabowo-Sandi. Harusnya hal semacam ini domainnya di bawaslu saja. Lucu jika polisi menyangkakan kasus ini sebagai kampanye di luar jadwal, wong bukan kegiatan kampanye,” kata dia.

Kendati kecewa, Tim Pengacara Muslim, Achmad Michdan, mengatakan Slamet Ma'arif akan tetap mengikuti proses hukum.

"Saya sudah mengonfirmasi bahwa kami akan hadir besok Rabu,” kata Achmad Michdan yang juga pengacara Abu Bakar Ba'asyir. []

Editor: Siswanto

Sumber:

berita terkait

Image

News

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Abu Riky di Riau

Image

News

Polisi Amankan Potongan Tubuh Diduga Istri dan Anak Abu Hamzah

Image

News

Diduga Masih Ada Bom, Polisi Hati-hati Olah TKP Rumah Abu Hamzah

Image

News

Polisi Identifikasi Akun Twitter Penyebar Hoaks Buzzer Pilpres

Image

News

Polri: Penangkapan Robertus Robert Berdasarkan Laporan Model A

Image

News

Polisi Bakal Jerat Penyebar Video Robertus Robet dengan UU ITE

Image

News

Polisi Beberkan Proses Penangkapan Robertus Robet

Image

News

Polisi Bakal Periksa Robertus Kembali untuk Lengkapi Berkas Perkara

Image

News

Polisi Punya Waktu 3x24 Jam untuk Tentukan Nasib Andi Arief

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Komunitas Keagamaan Berlatih untuk Simpan Energi Spiritual di dalam Baterai

Aetherius Society merupakan komunitas keagamaan berbasis kepercayaan pada UFO pertama di dunia

Image
News

Artidjo Alkostar : Belum Ada Capres Yang Greget Betul Berantas Korupsi

budaya hukum kita masih rendah terutama masalah korupsi

Image
News

Jual Film Porno, Rinto Diciduk Polisi

Pria yang tercatat sebagai warga Pademangan, Jakarta Utara itu melakukan jual beli film porno menggunakan hardisk eksternal.

Image
News

Emak-emak di Riau Jadi Kurir Sabu

Kasus dengan jumlah pelaku mencapai enam orang merupakan jaringan narkoba Malaysia-Dumai-Medan-Aceh- Jakarta.

Image
News

PBB Didoakan Partai Islam Se- Malaysia Bisa Merebut Kursi Parlemen

Sebanyak 28 orang delegasi PAS mengunjungi Kantor DPP PBB yang diterima oleh Sekjen PBB Afriansyah Ferry Noor.

Image
News

Respos Positif Pengendara yang Diuji Emisi Oleh Petugas Sudin LH Jakut

Berbagai tanggapan positif dilontarkan para pemilik dan pengendara kendaraan roda empat usai mengikuti kegiatan tersebut

Image
News

WNA Nigeria Banyak Mondok di Apartemen Jakarta Barat

Sayangnya, keberadaan mereka juga disinyalir paling banyak melanggar izin tinggal.

Image
News

Penyebar Video Hoax Surat Suara Tercoblos di Medan Diamankan Polisi

Pelaku berinisial UR diamankan petugas di daerah Jawa Barat.

Image
News

Amankan Bandar Narkoba di Kampung Bahari, Polisi Disambut Tembakan Warga

Mereka meletuskan tembakan yang diduga mennggunakan senjata api dari atas rumah salah satu warga

Image
News

Minim Dana Untuk Menyapa Warga, Caleg Di Bogor Jadi Otak Kempis Ban

SP(36) yang diketahui caleg dari Partai Perindo menjadi otak dari serangkaian perampokan dengan modus kempis ban.

trending topics

terpopuler

  1. Irwandi: Saya Tidak Lari dari Penjara, Tapi Penjara Lari dari Saya

  2. Makan Sedikit Tapi Kok Tambah Gemuk? Begini Penjelasannya

  3. Pengamat Pajak: KTP dan NPWP Jika Dikawinkan Akan Sangat Dahsyat

  4. Empat Fakta Pernyataan Sandi yang Disorot hingga Fadli Zon Diperiksa Bawaslu DKI

  5. Denny Siregar: OK OCE Sandi seperti Konsep Khilafah

  6. Pengamat Kebijakan Publik Sebut Praktik Korupsi Romy Sangat Tradisional

  7. Jadi Indro Warkop, 10 Pesona Randy Danistha yang Memukau

  8. Survei Policawave: Ma'ruf Amin Menang Mutlak dari Sandiaga

  9. Mulai Berlatih di Hanoi Hari Ini, Bagaimana Kekuatan Garuda Muda?

  10. Punya 11 Cucu, 10 Potret Rosy Riady Istri Dato Sri Tahir yang Awet Cantik

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Image
Ujang Komarudin

Menanti Kejutan di Debat Ketiga

Image
Hendra Mujiraharja

Perez Memalingkan Muka dari Mourinho untuk Zidane

Image
Hervin Saputra

Seberapa Kuat "Tradisi Indonesia" di All England?

Wawancara

Image
Iptek

Sepeda Listrik Jadi Polemik, Migo Beri Jawaban!

Image
Gaya Hidup

Chief Company Barbershop

Jatuh Bangun Chief Barbershop di Tangan Fatsi Anzani dan Oky Andries

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Sosok

Image
News

7 Potret Seru Kahiyang Ayu Bercengkerama dengan Buah Hati

Image
News

8 Gaya Kampanye Bertrand Antolin, dari Sosialisasi Pemilu sampai Bancakan

Image
News

5 Fakta Menarik Perjalanan Karier Dede Yusuf, dari Atlet hingga Politisi