image
Login / Sign Up

Kubu Jokowi Sebut Penetapan Tersangka Slamet Ma'arif Murni Kasus Hukum

Kosim Rahman

Image

Juru bicara TKN Ace Hasan Syadzily di Posko Jokowi-Ma'ruf Amin, Jl. Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat | AKURAT.CO/Kosim Rahman

AKURAT.CO, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily menilai penetapan Ketua Umum Persuadaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma'arif sebagai tersangka murni kasus hukum bukan politik.

"Kita serahkan kepada mekanisme hukum yang berlaku. Kami tidak akan ikut campur terhadap proses hukum yang menimpa Slamet Ma’arif," kata Ace Hasan Syadzily saat dikonfirmasi AKURAT.CO, di Jakarta, Senin (11/2/2019).

Untuk dugaan tindak pidana pemilu sudah ada peraturan perundang-undangan yang mengaturnya. Dengan demikian, kasus yang menimpa Tim Pemenangan Prabowo ini menjadi contoh bagi masyarakat agar tidak mudah menggunakan agama dalam kampanye pemilu 2019. 

baca juga:

"(Kasus) ini biar menjadi pembelajaran bagi siapapun agar jangan gegabah menggunakan instrumen acara berbungkus agama untuk kampanye Pilpres," pungkasnya. 

Sebelumnya, tim penyidik Polres Kota Surakarta menetapkan Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma arif , sebagai tersangka terkait dengan kasus dugaan pelanggaran tindak pidana kampanye.

Kepala Polres Kota Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo di Solo, Senin, mengatakan tim penyidik telah melakukan gelar perkara setelah pemeriksaan pada Kamis (7/2), dan Slamet Ma arif ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat (8/2).

Kapolres mengatakan penetapan tersangka terhadap Slamet Ma'arif setelah melakukan penyidikan secara profesional dan melalui prosedur sesuai hukum.

Oleh karena itu, kata Kapolres, tIm penyidik rencana selanjutnya kembali memanggil Slamet Ma arif sebagai tersangka untuk pemeriksaan di Polres pada Rabu (13/2).

Wakil Kepala Polresta Surakarta AKBP Andy Rifai menambahkan Slamet Ma'arif proses pemeriksaan akan dilakukan di Mapolda Jawa Tengah. Proses itu, untuk mengatisipasi hal -hal yang tixak diinginkan.

Slamet Ma arif diperiksa oleh polisi di Mapolresta Surakarta terkait orasinya dalam Tabligh Akbar PA 212 di bundaran Gladak, Jalan Slamet Riyadi pada Minggu (13/1) lalu.

Kasus ini dilaporkan oleh Tim Kampanye Daerah (TKD) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Pada laporan itu, Bawaslu menindaklanjuti dengan membentuk Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu).

Tim Gakumdu menyatakan bahwa terdapat unsur dugaan pelanggaran kampanye dalam kegiatan Tabligh Akbar.

Polresta Surakarta menjerat Slamet Ma arif dengan Pasal 280 ayat 1 tentang melakukan kampanye diluar jadwal yang telah ditetapkan baik KPU pusat maupun daerah.

Selain itu, juga diduga melanggar Pasal 521 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang melakukan kampanye yang dilarang bagi peserta pemilu dan tim kampanye.[]

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

TKN Berharap Jokowi Serap Aspirasi Rakyat dalam Penyusunan Kabinet

Image

News

FOTO Bamsoet Deklarasikan Diri Jadi Calon Ketua Umum Golkar

Image

News

Ini Alasan Pengamat Anggap Posisi Bamsoet di Atas Angin Sebagai Calon Ketum Golkar

Image

News

Beredar Nama Menteri Jokowi-Ma'ruf, Ace: Jangan Dianggap Serius, Sumbernya Nggak Jelas

Image

News

PKB Incar Ketua MPR, Airlangga: Sudah Kita Bahas dengan Berbagai Partai

Image

News

Amien Rais Beri Kesempatan Jokowi-Ma'ruf 5 Tahun, Ferdinand: Akhirnya, Yang Lalu Terlupakan!

Image

News

DPD Golkar Bantah Klaim Airlangga Soal Dukungan Jadi Ketum

Image

News

KIK Solid, PKB Yakin Pimpinan MPR Bakal Aklamasi

Image

News

Usai Pertemuan Jokowi-Bamsoet, BPPG: Tidak Ada Lagi Keraguan Dukung Bamsoet

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Senator Terpilih Digugat karena Foto Terlalu Cantik, Kakak: Ini Lucu-lucuan, Aneh, Ngawur

Wahyu mengatakan secara yuridis gugatan itu tidak lagi menjadi kewenangan Mahkamah Konstitusi.

Image
News
Munas Golkar

Bamsoet Ingin Golkar Jadi Rumah Purnawirawan

Partai ini didirikan oleh purnawirawan TNI-Polri, maka dia ke depan harus jadi rumah yang nyaman bagi pendirinya.

Image
News

Kemenlu: Indonesia Kecam Pemberian Penghargaan ke Benny Wenda

Indonesia, katanya, tidak akan menolerir kelompok separatis merongrong keutuhan NKRI.

Image
News

Alasan Empat Pengamen Cipulir Gugat Polisi Rp700 Juta

Yang harus bekerja tapi malah ditahan.

Image
News

Dituduh Korupsi dan Rendahkan Wanita, Gubernur Puerto Rico Didesak Mundur

Rosello menolak mundur dari jabatannya

Image
News

Tudingan Sembilan Pati Polri untuk Lemahkan KPK Tidak Tepat

Sembilan Jenderal Polisi mengikuti seleksi Capim KPK.

Image
News

Jokowi Sumbang Sapi Brangus Seberat 1.010 Kilogram untuk Gorontalo

Kedatangan Tim Kepresidenan untuk melakukan pengecekan sapi kurban yang akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha.

Image
News

Penganiaya Bini Hingga Meninggal Dunia Dijerat Pasal Berlapis

erdakwa Fikar adalah suami korban yang telah menikah sejak tahun 2015.

Image
News

5 Fakta Kratom, Candu Herbal Bernilai Fantastis tapi Ekspornya Bakal Disetop BPOM RI

Meski baru tahap rencana, BPOM RI sudah merilis surat edaran yang menyatakan larangan budi daya dan ekspor kratom berlaku pada 2024

Image
News

Polri Dalami Hasil Temuan TPF Novel Baswedan Terkait Motif Pelaku

Probabilitas itu akan mengantarkan kita kepada pendalaman, penyelidikan, penyidikan berikutnya.

trending topics

terpopuler

  1. BPPT: Gempa Megathrust Bermagnitudo 8,8 Berpotensi Terjadi di Selatan Pulau Jawa

  2. Garuda Laporkan Youtuber, Netizen Ramai Tantang Laporkan Hotman Paris

  3. Ke Amien Rais, Dedek: Saya Sarankan Mbah Pensiun Saja, Punten, Sudah Tak Compatible dengan Zaman

  4. 7 Potret Memesona Rosa Rai, Istri Mantan Wamenlu Dino Patti Djalal

  5. Telepon dari Amerika, Sang Ibunda Pesan Steve Emmanuel Agar Dibelikan Air Minum

  6. Umumkan Hasil Penyelidikan, TGPF Salahkan Novel dan Institusi KPK

  7. Dianggap Memecah Belah Keluarga Kerajaan Inggris, Ini 6 Fakta Menarik Meghan Markle

  8. 3 Zodiak Paling Suka Simpan Rahasia, Misterius dan Pendiam!

  9. Fairuz A Rafiq Tutup Pintu Damai, Barbie Kumalasari Tak Menyerah

  10. Garuda Pengangkut Jemaah Putar Balik Setelah Terbang Empat Jam

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik