image
Login / Sign Up

Slamet Ma'arif Tersangka, HNW: Bukti Hukum Tajam ke Bukan Kawan

Maidian Reviani

Image

Wakil Ketua MPR Hidayat Nurwahid saat memberikan materi Sosialisasi Empat Pilar MPR di Masjid Al Ikhlas Kawasan Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Sabtu (9/2/2019). Sosialisasi ini kerjasama antara MPR RI dengan Perguruan Silat Gerak Oray Indonesia untuk memberikan pemahaman mengenai Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan amanah dari UU. No. 17 Tahun 2014 yang mengamanatkan kepada anggota MPR untuk melakukan sosialisasi. Selain di dalam negeri, Hidayat Nur Wahid mengaku kegiatan ini dilaksanakan di luar negeri. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menilai penetapan tersangka terhadap Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) yang juga tim Badan Pemenangan Prabowo-Sandi, Slamet Ma'arif terkait dugaan pelanggaran kampanye menambah bukti hukum di era Joko Widodo tumpul ke kawan dan tajam ke lawan.

Wakil Ketua MPR RI ini bahkan membandingkannya dengan laporan-laporan yang selama ini dilakukan pihaknya, salah satunya oleh Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Menurut dia, laporan tersebut hingga kini tak ada perkembangan. 

"Cepatnya proses penetapn“tersangka” terhadap ustaz Slamet Maarif, makin menambah bukti hukum yang tajam ke bukan kawan, tapi tumpul ke kawan. Bandingkan dengan laporan-laporan pelanggaran hukum yang dah lama diadukan oleh Neno W, Fadhli Zon, dan lain-lain, tak kunjung ada progresnya. Padahal hukum harusnya ditegakkan dengan adil," kata HNW di Twitter @hnurwahid, Minggu (10/2/2019).

baca juga:

Diketahui, Polres Surakarta akhirnya menetapkan Slamet Ma'arif sebagi tersangka kasus dugaan pelanggaran pemilu dalam acara tablig akbar PA 212 Solo Raya pada 13 Januari 2019 lalu.

Dalam surat panggilan yang kini beredar di media sosial, Slamet Ma'arif akan dipanggil ke Polres Surakarta pada Rabu (13/2/2019). Dalam surat itu, Slamet juga sudah menyandang status sebagai tersangka.

Namun, Slamet Ma'arif menegaskan bahwa ceramahnya di acara Tablig Akbar 212 Solo Raya yang diselenggarakan di Bundaran Gladak, Kelurahan Kedunglumbu, Kecamatan Pasarkliwon, Solo, Jawa Tengah itu bukan kampanye politik.

"Dan saya menyampaikan bahwa saya hadir atas nama Ketua PA 212 sekaligus atas nama mubaligh dan ulama yang diundang selaku pembicara. Dan saya sampaikan juga beberapa hal tentang isi beberapa tausiah, kalimat saya. Sehingga kalau dikaitkan dengan undang-undang pemilu tentang kampanye, apa yang saya katakan tidak pernah menyampaikan visi, misi, program paslon siapapun. Sehingga saya memberikan catatan terakhir, saya tidak melakukan kampanye di acara tersebut, itu inti dari pemeriksaan hari ini," ujarnya ketika itu.[]

Editor: Dedi Ermansyah

Sumber:

berita terkait

Image

News

Pemilu 2019

Presiden PKS Harap MK Bersikap Adil dan Negarawan

Image

News

Dukung Anies Terbitkan IMB di Pulau Reklamasi, PKS: Yang Penting Tidak Bertentangan dengan Aturan

Image

News

Anies Dinilai Plin Plan Ambil Keputusan Soal Reklamasi

Image

News

Andre: Abaikan Komentar yang Ngaku-ngaku Pendukung Pak Prabowo, Tapi Sukanya Bikin Kisruh

Image

News

HNW: Yuk Perbanyak Salawat dan Kaji Surah Alkahfi Agar Hakim-hakim MK dan Petinggi NKRI Berani Jujur

Image

News

Pemilu 2019

HNW: MK Harus Buktikan Sebagai Institusi Para Negarawan yang Tak Bisa Diintervensi

Image

News

PKS: Kalau Nanti MK Memutuskan Pak Prabowo yang Menang, Bagaimana?

Image

News

Pemilu 2019

50 Caleg PKS yang Lolos Parlemen

Image

News

Pemilu 2019

BPN Disebut Jarang Muncul Lagi di Media, Mardani: Tidak Muncul Bukan Berarti Diam

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Fenomena Kawin Kontrak Perlu Perhatian Serius Semua Pihak

Kekal harus digaris bawahi, karena tidak ada batas waktu, konotasinya tidak ada batas waktu tertentu, sepanjang hayat dikandung badan.

Image
News

Gempa Bumi Magnitudo 4,3 Guncang Lombok Utara

Titik gempa berada di kawasan perairan, tepatnya di 8,25 Lintang Selatan dan 116,29 Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer.

Image
News

BPN Prabowo-Sandi Bantah Fasilitasi Aksi Massa Saat Hakim MK Bacakan Putusan PHPU

Informasi tersebut hoaks, berbahaya sekali mencantumkan nama BPN dalam undangannya.

Image
News

Tim Hukum Prabowo-Sandi Minta LPSK Berikan Perlindungan Saksi yang Akan Dihadirkan

Untuk melindungi kepentingan saksi. Bahkan, tadi ada pengalaman, pemeriksaan dengan menggunakan tirai. Jadi bukan hanya di televisi itu.

Image
News

Babak Baru Diplomasi Indonesia di Pasifik

Kita mengajak Australia dan Selandia Baru untuk datang lebih sebagai pasar dan pembeli dibanding sebaliknya dalam berbagai program ekonomi.

Image
News

Polisi Gerebek Rumah di Kampung Bahari, dan Temukan Ribuan Pil Ekstasi dan Sabu-sabu

Penggerebekan itu, dikatakan Herry, merupakan hasil pengembangan kasus penyalahgunaan narkotika yang diungkap pada Jumat, 14 Juni 2019.

Image
News
Mudik 2019

Selama Arus Mudik, Sebanyak Tujuh Kecelakaan Lalu Lintas di Tol Ngawi-Kertosono

Selama Operasi Ketupat Semeru Lebaran 2019 berlangsung, yakni tanggal 29 Mei sampai dengan 10 Juni, ada tujuh kejadian kecelakaan.

Image
News

Ngaku Sebagai Polisi, Dua Pelaku Lakukan Pemerkosaan dan Pembegalan

Dua tersangka tersebut diringkus setelah melakukan dua tindak pidana pencurian dengan kekerasan disertai pencabulan.

Image
News

Perpustakaan Keliling Yonif 408, Edukasi Budaya Belajar Anak-anak di Perbatasan RI-RDTL

"Kegiatan ini dilakukan untuk menumbuhkan minat baca dan semangat belajar bagi anak anak perbatasan"

Image
News

Ketahuan Simpan Sabu-sabu di Helm, Pria Pengangguran Ditangkap Polisi

Saat patroli petugas kami melihat pelaku dengan gerak gerik mencurigakan lalu diperiksa dan digeledah ditemukan barang haram tersebut.

trending topics

terpopuler

  1. Andi: Kabarnya Orang Paling Taat Hukum Karni Ilyas, Saya Nantikan Dia Bersaksi di MK, Apa benar ILC Ditutup dan Dibungkam Pemerintah

  2. Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Tuding Polisi Tidak Netral, Ini Jawaban Mabes Polri

  3. Peristiwa Haru di Musala MK Jelang Sidang, Andre Rosiade: Allah SWT Maha Pembolak-balik Hati

  4. Diberi Waktu Tiga Hari, KPU Isyaratkan Berat Hati Susun Jawaban Gugatan Prabowo-Sandi

  5. Hadapi Lawyer Prabowo di MK, Rustam: Tim Hukum 01, Jangan Hanya Sajikan Fakta dan Data, Tapi Bangun Narasi untuk Membalikkan Opini Publik

  6. Pihak Prabowo-Sandi Tuding KPU Gelembungkan Suara, Pramono: Canggih Sekali, KPU Saja Tidak Bisa

  7. 5 Bencana Alam Terdahsyat Sepanjang Sejarah, Ada yang Telan Jutaan Nyawa

  8. Tengku: KPU Sulit Jawab Gugatan Pilpres atau Tak Mampu Jawab? Mari Kita Tunggu Jawabannya, Mantap atau Ngawur?

  9. Sengketa Pilpres, Refly: Ibarat Sepakbola, 02 sedang Kejar Defisit Gol Agar Dapat Samakan Kedudukan dan Bahkan Berusaha Unggul

  10. Faizal Assegaf: BW Semakin Terbukti Bukan Pengacara Profesional, Tapi Lebih Tepatnya 'Juru Dongeng'

fokus

Demam Vapor
Jalan Pulang
Lebaran 2019

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Mencari Pimpinan KPK yang Ideal

Image
Hasan Aoni

Impian Negeri Tuhan dari Teras Saidah

Image
Keith Johnson dan Elias Groll (Foreign Policy)

Tak Terduga, Bagaimana Huawei Tiba-tiba Mampu Dominasi Dunia

Image
Firman Haqiqi

Silaturahmi: Menggugurkan Tugas Administrasi atau Menyambung Tali Silaturahmi?

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude

Sosok

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi

Keynes, Pencipta Arus Ekonomi Modern Pengganti Pemikiran Neoklasik

Image
News

Ajak Jan Ethes, 10 Potret Kunjungan Jokowi ke Bali Ini Curi Perhatian

Image
News

Bikin Haru, 5 Potret SBY saat Ziarah ke Makam Ani Yudhoyono