image
Login / Sign Up

Suap PLTU Riau-1, PT DKI Memperberat Hukuman Johanes Budisutrisno Kotjo

Bayu Primanda

Image

Johannes Budisutrisno Kotjo (JBK) sebagai pemberi suap terhadap Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, saat akan ditahan di Rutan milik KPK | AKURAT.CO/Bayu Primanda

AKURAT.CO, Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta memutuskan untuk memperberat hukuman pemegang saham Blakgold Natural Resources (BNR) Ltd, Johanes Budisutrisno Kotjo.

Dimana sebelumnya 2 tahun 8 bulan penjara menjadi 4,5 tahun penjara karena terbukti menyuap Anggota Komisi VII DPR fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih senilai Rp4,75 miliar.

"Menjatuhkan kepada terdakwa Johanes Budisturisno Kotjo dengan pidana penjara selama 4 tahun dan 6 bulan dan pidana denda sejumlah Rp250 juta, apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan," demikian petikan putusan banding PT DKI Jakarta yang diterima di Jakarta, Senin (11/2/2019).

Putusan itu diambil oleh majelis hakim banding yang diketuai Daniel Dalle Pairunan dengan anggota I Nyoman Adi Juliasa, Achmad Yusak, Hening Tyastanto dan Rusydi.

Sebelumnya pada 13 Desember 2018 lalu, pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta memvonis Kotjo 2 tahun 8 bulan penjara ditambah denda Rp150 juta subsider 3 bulan kurungan berdasarkan dakwaan pertama dari Pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Padahal Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut agar Kotjo divonis 4 tahun penjara ditambah denda Rp250 juta subsider 6 bulan kurungan.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menilai bahwa perbuatan Kotjo memberikan suap kepada Eni Maulani Saragih selaku anggota DPR Komisi VII yang membidangi energi telah mencederai rasa keadilan masyarakat yang juga telah mengakibatkan terhentinya proyek Pembangunan PLTU Mulut Tambang Riau-I sebagai bagian dari "Power Purchase Agreement" (PPA) antara PT PLN dengan konsorsium PT China Huadian Engineering Company Limited (CHEC) Ltd, PT BNR dan PT Pembangkit Jawa Bali (PJBI).

"Menimbang dengan berhentinya proyek pembangunan PLTU MT Riau-1 yang berkapasitas 35 ribu MW sangat merugikan masyarakat pada umumnya dan masyarakat Riau pada khususnya untuk menikmati penggunaan listrik tersebut," kata hakim.

Apalagi menurut hakim, tindak pidana yang dilakukan Kotjo dilakukan secara sistematik yaitu mulai dari perencanaan, penganggaran sampai pelaksanaan dengan melibatkan orang-orang yang punya posisi penting.

Dalam permusyawaratannya, ada satu orang majelis hakim banding yang mengajukan pendapat berbeda atau "dissenting opinion" yaitu hakim anggota 3 ad hoc Hening Tyastanto.

Hakim Hening menyatakan bahwa Johan Budisutrisno Kotjo terbukti melakukan korupsi dan menjatuhkan pidana penjara selama 10 tahun dan denda Rp150 juta.

"Dengan peran yang demikian dominan, keuntungan pribadi yang sangat besar belum akibat dari perbuatannya, masyarakat Riau sekarang belum dapat menikmati aliran listrik yang normal atau masih 'byar pet'. Hukuman 4 tahun dan 6 bulan juga benar-benar dirasakan menjadi sangat tidak adil, dimana banyak perkara yang dijatuhi pidana lebih dari itu padahal sifatnya tidak berdampak besar kepada masyarakat dan nilai kerugiannya juga hanya puluhan atau ratusan juga rupiah atau hanya beberapa miliar," demikian disebutkan dalam petikan tersebut.

Dalam perkara ini, Johannes Budisutrisno Kotjo dinilai terbukti menyuap anggota Komisi VII DPR RI dari fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih sebesar Rp4,75 miliar.

Tujuan adalah agar Eni membantu untuk memperlancar pengadaan proyek IPP PLTU Mulut Tambang 2 x 300 MW di Peranap, Indragiri Hulu, Riau.[]

baca juga:

Editor: Melly Kartika Adelia

Sumber:

berita terkait

Image

Ekonomi

Muhamad Ali Gantikan Sofyan Basyir Nahkodai PLN

Image

News

Sempat Divonis Mati, 2 TKI Ini Akhirnya Pulang

Image

Ekonomi

Jokowi Soal Sofyan Basir Terlibat PLTU Riau-1

Image

Ekonomi

ICW: PLTU Riau-1 Pintu Masuk KPK Dalami Kasus Pembangkit Listrik Lain

Image

News

Sofyan Basir Tersangka, Presiden: Berikan Kewenangan kepada KPK Menyelesaikan Masalah Korupsi

Image

News

Penyidikan Kasus Sofyan Basir Digeber, KPK Periksa Tenaga Ahli DPR

Image

Ekonomi

Menguak Kongkalikong Proyek PLTU Riau-1, Siapa Tersangka Selanjutnya?

Image

Ekonomi

Miliki Harta Ratusan Miliar Rupiah, Dirut PLN Masih Tergoda Suap?

Image

Ekonomi

Begini 4 Peran Besar Dirut PLN Sehingga Jadi Tersangka KPK

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Pemilu 2019

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Ketua DPR Dorong Sistem e-Voting di Pemilu

Saya mendorong Pemerintah, KPU dan DPR untuk mengevaluasi pelaksanaan Pemilu 2019.

Image
News

TKN: Pernyataan Sandi Patahkan Tudingan Kecurangan Pemilu Terstruktur

TKN mengimbau masyarakat bersikap lebih tenang dan tidak terjebak dengan tudingan-tudingan negatif terkait Pemilu 2019.

Image
News

Bandingkan Kasus Erin Taulany dengan Ahmad Dhani, Fadli Zon: Terus Saja Pertontonkan Ketidakadilan

Ahmad Dhani didzalimi hanya ngomong ludah dan idiot.

Image
News
Bom Sri Lanka

Jumlah Korban Tewas Tragedi Bom Sri Lanka Turun, Selisihnya sampai 100

Terjadi kekeliruan dalam proses identifikasi potongan-potongan tubuh di lokasi kejadian

Image
News
Pemilu 2019

Ace Hasan: Partai Golkar Pecahkan Rekor Memenangkan CapresĀ 

Pemilu-pemilu sebelumnya, Capres yang diusung Golkar tak pernah menang.

Image
News

Diingatkan Tak Lagi Melayani Debat Soal Situng, Mahfud MD: Nunggu Manual Saja

"Sebab dari yang mendukung atau yang menyerang ada satu komplotan yang berbagi peran."

Image
News

Bima Arya Meragukan Niat Sandi Gabung ke PAN

"Itu baru spekulasi selama belum ada pernyataan dari Bang Sandi,"

Image
News

Terus Berjatuhan, Pengawas TPS di Kotawaringin Timur Meninggal Dunia

Koniah dinyatakan koma akibat mengalami perdarahan di otak.

Image
News
Pemilu 2019

Seruan Pengasuh Pondok Pesantren se-Indonesia, Habib Lutfi: Jaga Persatuan NKRI!

Habib Lutfi berpesan agar umat tidak mudah dipecah belah.

Image
News
Pemilu 2019

Jokowi Makin Jauh Tinggalkan Prabowo, Kini Selisihnya 6,6 Juta Suara

Jumlah TPS yang sudah tercatat adalah sebanyak 292.964 TPS atau 36,02 persen.

trending topics

terpopuler

  1. Ruhut: Bohong, Bohong, Bohong Lagi Kau Fadli Zon

  2. Paranormal: Maafkan Bila Saya Salah Duga, Seolah Pak Prabowo Dijadikan Presiden Taman Mini oleh Para Pendukungnya

  3. Sindir Balik Andi Arief, Mahfud: Hahaha, Ente Dik, Baca-baca Dulu Ya Dik, Pasti Ente yang Tremor

  4. Rizal Ramli: Mas Mahfud Tolong Lihat Kejadian di Lapangan, Jangan Hanya di KPU

  5. Polisi: Penganiaya Anggota FBR yang Ditembak Merupakan Pelaku Utama

  6. 5 Potret Keseruan Sesi Foto Menteri Susi Pudjiastuti saat Dijepret Darwis Triadi

  7. DJ Katty Butterfly Melahirkan, Warganet Sontak Sindir Mbah Mijan

  8. Kisah Ramesh, Pemberani yang Usir Pelaku Bom Paskah Sebelum Meledakkan Gereja

  9. Debat dengan Said Didu Soal Kecurangan Pemilu, Rustam Minta Ditunjukkan Seluruh Lokasinya

  10. 5 Obrolan Driver Ojol dengan Penumpang di Chat Aplikasi Ini Absurd Abis

fokus

Buruh Nasibmu Kini
Pemilu 2019
Revolusi Museum

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Menggugat Sistem Pemilu 2019

Image
Ujang Komarudin

Saatnya Rekonsiliasi

Image
Achmad Fachrudin

Menyikapi Polemik Proses Penghitungan Suara

Image
Aji Dedi Mulawarman

Jangan Percaya Prediksi

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Fitness dan Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Video

VIDEO Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Hiburan

Seru Abis! Nongkrong Bareng Augie Fantinus

Sosok

Image
News

Sibuk jadi Politisi, 8 Potret Miing Bagito saat Bersama Cucu yang Manis Banget

Image
News

5 Potret Yane Ardian, Istri Wali Kota Bogor Bima Arya yang Curi Perhatian

Image
Hiburan

10 Potret Nadine Kaiser, Anak Menteri Susi yang Bikin Susah Kedip