image
Login / Sign Up

Slamet Ma'arif Jadi TSK, Michdan: Padahal Banyak Kasus Senada yang Dilakukan Kelompok Petahana Berhenti

Wijayanti

Image

Ketua Umum Presidium Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif memenuhi panggilan penyidik Kepolisian Resort Kota Solo terkait kasus dugaan pidana pemilu, Kamis (7/2/2019). | AKURAT.CO/Wijayanti

AKURAT.CO Tim Pengacara Muslim kaget dengan keputusan polisi Kota Solo menetapkan Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma'arif menjadi tersangka kasus dugaan pelanggaran tindak pidana kampanye. Mereka merujuk kasus-kasus sebelumnya tidak sampai pada penetapan tersangka atau selesai di tingkat Badan Pengawas Pemilu.

Ketua TPM Achmad Michdan mengatakan menyayangkan langkah tersebut. Menurut dia sejak tahapan klarifikasi di Bawaslu hingga di tingkat kepolisian beberapa waktu yang lalu, Slamet Ma'arif menjelaskan orasinya pada waktu itu bukan untuk kampanye.

"Klien kami dikatakan melakukan pelanggaran kampanye, padahal selama ini banyak kasus senada yang dilakukan kelompok petahana berhenti begitu saja prosesnya tanpa ada kejelasan. Bahkan ada yang di-SP3 (dihentikan). Dengan adanya penetapan ini kami merasa tidak mendapat keadilan," kata dia.

baca juga:

Dia menyebut apa yang dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Meski dari sisi gesture, keduanya menunjuk pada salah satu calon dalam pertemuan dengan IMF-World Bank pada Oktober lalu di Nusa Dua, Bali, kasus tersebut tak diperpanjang.

"Contoh lain, dugaan tindak pidana pemilu pada iklan Partai Solidaritas Indonesia yang dilaporkan karena mencuri start kampanye dengan memasang iklan di media cetak pada bulan Juni lalu. Polisi justru mengeluarkan surat penghentian penyidikan perkara," kata dia.

Kendati kecewa, Achmad Michdan mengatakan kliennya akan tetap mengikuti proses hukum.

"Saya sudah mengkonfirmasi bahwa kami akan hadir besok Rabu,” kata Achmad Michdan yang juga pengacara Abu Bakar Ba'asyir. 

Kepala Polres Kota Surakarta Komisaris Besar Ribut Hari Wibowo  mengatakan tim penyidik telah melakukan gelar perkara setelah pemeriksaan pada Kamis (7/2/2019), dan Slamet Ma'arif ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat (8/2/2019).

Kapolres sebagaimana laporan Antara mengatakan penetapan tersangka terhadap Slamet Ma'arif setelah melakukan penyidikan secara profesional dan melalui prosedur sesuai hukum.

Oleh karena itu, kata dia, tim penyidik rencana selanjutnya kembali memanggil Slamet Ma'arif sebagai tersangka untuk pemeriksaan di Polres pada Rabu (13/2/2019).

Wakil Kepala Polresta Surakarta Ajun Komisaris Besar Andy Rifai menambahkan proses pemeriksaan Slamet Ma'arif  akan dilakukan di Mapolda Jawa Tengah  untuk mengatisipasi hal - hal yang tidak diinginkan.

Slamet Ma'arif diperiksa oleh polisi di Mapolresta Surakarta terkait orasinya dalam Tabligh Akbar PA 212 di bundaran Gladak, Jalan Slamet Riyadi pada Minggu (13/1/2019).

Kasus ini dilaporkan oleh Tim Kampanye Daerah ke Badan Pengawas Pemilu. Pada laporan itu, Bawaslu menindaklanjuti dengan membentuk Tim Penegakan Hukum Terpadu.

Tim Gakumdu menyatakan bahwa terdapat unsur dugaan pelanggaran kampanye dalam kegiatan Tabligh Akbar.

Polresta Surakarta menjerat Slamet Ma arif dengan Pasal 280 ayat 1 tentang melakukan kampanye diluar jadwal yang telah ditetapkan baik KPU pusat maupun daerah.

Selain itu, juga diduga melanggar Pasal 521 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang melakukan kampanye yang dilarang bagi peserta pemilu dan tim kampanye. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Abu Janda Buat Kicauan Kotroversial

Image

News

Guntur Romli: Sekarang Prabowo-Sandi Tahu Rasa Berkoalisi dengan Kelompok Radikal

Image

News

Panglima Laskar Jihad Tinggal Jalani 11 Hari Penahanan

Image

News

Tengku: Itjima Ulama III akan Digelar, Siapapun Tak Berhak Melarang, Termasuk Presiden Jokowi

Image

News

PA 212 Yakin Prabowo Manut Ulama untuk Tak Temui Jokowi ataupun Perwakilannya

Image

News

Ribuan Massa dari FUI Gelar Aksi 313 di KPU

Image

News

Gagal Jadi Bandit di Singapura dan Malaysia, Kelompok Ini Jadikan Jawa Sasarannya, Akhirnya Dibekuk di Gunung Kidul

Image

News

Kasus Slamet Ma'arif Distop, Kubu Jokowi: Kami Tunggu Penjelasan Resminya, Baru Bisa Bersikap

Image

News

Status Tersangka Slamet Ma’arif Gugur, Polisi: Sudah Habis Masa Penyidikan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Sebaiknya DPR Beri Kesempatan Publik Mempersoalkan Apa Urgensi Ibu Kota Pindah

Emil Salim mengatakan sebaiknya DPR memberi kesempatan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk mempersoalkan beberapa hal.

Image
News
HUT ke-74 RI

HUT RI ke-74, Sandiaga Harap Anak-anak Jadi Fokus Pengembangan SDM

"Anak-anak harus kita perhatikan sehingga kita memlilki daya saing,"

Image
News
HUT ke-74 RI

Kemenkumham Berikan 338 Napi Remisi, Diantaranya Ada Nama Gayus Tambunan

"Ada beberapa yang dapat remisi, di antaranya Gayus,"

Image
News
HUT ke-74 RI

Hari Kemerdekaan, 1.888 WBP di Kalimantan Tengah Dapatkan Remisi dan 84 Orang Bebas

"Pemberian remisi kepada narapidana di Kalteng tersebut, tentunya sudah melalui kajian secara objektif,"

Image
News

BKP Tegaskan Satwa Liar yang Dibawa Harus Memiliki Dokumen

"Hal itu bertujuan untuk memudahkan semua pihak dalam membawa hewan atau tumbuhan sampai menyeberang,"

Image
News
HUT ke-74 RI

Hari Kemerdekaan RI, 645 Napi di Papua Barat Terima Remisi dan 14 Bebas

Masa kelam yang pernah dilalui harus diubah menjadi baik di masa yang akan datang.

Image
News
HUT ke-74 RI

Presiden Jokowi Tanya Alasan Rangga yang Gugup di Hadapan Tiang Bendera

Rangga pun dengan sigap mengonfirmasi benar bahwa dirinya merasakan gugup saat hendak mengerek bendera.

Image
News
HUT Ke-74 RI

Pecahkan Rekor, WASI Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut

WASI menyiapkan waktu hingga satu tahun, mulai dari pembuatan bendera raksasa yang dikerjakan pengrajin lokal hingga penyelaman

Image
News

Miris! Gara-gara Sampah, Seekor Bayi Duyung di Thailand Mati

Tim pengawas telah memberi susu dan rumput laut sebelum melepaskannya kembali ke laut beberapa kali.

Image
News

Anies Baswedan Juara Lomba Tarik Tambang

Anies diberikan semangat oleh warga ketika ikut lomba tarik tambang.

Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Ini Rentetan Usaha Umar Kei dan Silsilahnya Bersama Jhon Kei

  2. Din Syamsuddin: Indonesia saat Ini Menyimpang dari Cita-cita Pendiri Bangsa

  3. Tahun Depan, Perangkat Desa Akan Dapat Gaji Tetap

  4. Indonesia U-16 Menang Tipis atas Montenegro di Myanmar

  5. Jelang Pernikahan, 8 Potret Siraman Roger Danuarta & Cut Meyriska

  6. Menurut MUI, Ini Hukumnya Makan Lele yang Memakan Bangkai

  7. 5 Artis ini Pernah Berniat Bunuh Diri, Masalah Keluarga hingga Dirundung Warganet

  8. Mahfud MD Ungkap Ada Ponpes Larang Hormat Bendera dan Lambang Garuda

  9. Makna Desain Jersey Ketiga MU yang Baru Diluncurkan

  10. Fahri Hamzah Nilai Kritikan Jokowi soal Studi Banding ke Luar Negeri Ditujukan Kabinet Sendiri

fokus

HUT Ke-74 RI
Ekonomi Indonesia, Merdeka?
Kemarau Dahsyat

kolom

Image
Ujang Komarudin

Merdeka atau Mati

Image
Achmad Fachrudin

Akrobat Politik Cak Imin

Image
Girindra Sandino

Pesan Pidato Politik Megawati, Fragile Coalition dan Loyalitas Jokowi Terhadap PDIP

Image
Girindra Sandino

Keterlibatan ASN dalam Pilkada Jangan Dianggap Sepele Bung!

Wawancara

Image
Iptek

Jodie O'tania, Srikandi Tangguh Kepunyaan BMW Indonesia

Image
Iptek

GIIAS 2019

Gaet Milenial Indonesia, Begini Strategi Penjualan Brand Premium BMW

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Sosok

Image
News

Diduga Korupsi, 7 Fakta Sepak Terjang Karier Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita

Image
News

Potret Keren Susi Pudjiastuti dan Srikandi Indonesia Saat Hadiri Sidang Tahunan MPR RI

Image
News

Kenakan Kebaya, 5 Potret Menawan Istri Pejabat Dampingi Suami di Sidang Tahunan MPR