image sampah 7
Login / Sign Up

Anies Ambil Alih Pengelolaan Air Bersih dari Aetra Air dan Palyja

Yohanes Antonius

Image

Gubernur DKI Jakarta mengumumkan pengambilalihan Aetra-Palyja | AKURAT.CO/Yohanes Antonius

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya mengambil alih pengelolaan air bersih di Ibu Kota yang selama ini diserahkan kepada PT Aetra Air Jakarta dan PT Palyja

Pengambilanalihan ini direkomendasikan oleh oleh Tim Evaluasi Tata Kelola Air yang dibentuk baru - baru ini untuk menyelesiakan polemik air bersih di Ibu Kota.

Gubernur Anies mengatakan, pemenuhan kebutuhan air bersih sebagai hak dasar warga Jakarta adalah prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Oleh karena itu, sikap Pemprov DKI Jakarta itu jelas, yakni mengambilalih pengelolaan air di Jakarta.

baca juga:

“Ini juga sekaligus mendukung tercapainya percepatan target perluasan cakupan layanan air bersih,” ujar Gubernur Anies, Senin (11/2/2019).

Langkah pengambilalihan ini, lanjut Gubernur Anies, amat penting. Untuk mengoreksi perjanjian yang dibuat pada tahun 1997 lalu. Karena setelah perjanjian kerja sama dengan swasta berjalan selama 20 tahun, pelayanan air bersih tidak berkembang sesuai harapan.

Diantaranya, cakupan pelayanan tidak tercapai dari target 82 persen yang dijanjikan, dan tingkat kebocoran air mencapai 44.3 persen.

Menjadikan Jakarta salah satu kebocoran air tertinggi dari kota-kota metropolitan di dunia.

“Sementara pihak swasta diberikan jaminan keuntungan yang akan terus bertambah jumlahnya setiap tahun. Ketidakadilan perjanjian ini merupakan perhatian kami,” ujarnya.

Anies juga menginstruksikan kepada Dirut PAM Jaya dan Tim Evaluasi Tata Kelola Air untuk mempersiapkan langkah teknis pengambilalihan pengelolaan air di Jakarta. Sesuai dengan semangat keputusan MK tahun 2013 dan PP 122 tahun 2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum.

Pada kesempatan yang sama anggota Tim Evaluasi Tata Kelola Air Nila Ardhianie mengatakan, tim menemukan perjanjian kerjasama (PKS) yang dibuat tahun 1997 tersebut mengandung beberapa ketidakadilan.

Seperti adanya hak ekslusifitas yang menyebabkan Pemprov DKI Jakarta kehilangan kontrol kewenangan atas pengelolaan air bersih. Kemudian pengelolaan keseluruhan tata kelola air dilaksanakan sepenuhnya oleh mitra swasta, mulai dari produksi sampai pelayanan pelanggan.

“Serta adanya jaminan keuntungan yang dipastikan jumlahnya terlepas dari ketercapaian target kinerja swasta yang pada tahun 2023 akan mencapai Rp 6,7 triliun,” ujarnya.

PAM Jaya bersama dengan Aetra sendiri sudah melakukan revisi perjanjian dengan master agreement untuk menurunkan tingkat IRR dari 22 persen menjadi 15,8 persen dan apabila tidak terbayarkan pada akhir perjanjian, maka tidak akan menuntut pemenuhan pembayaran. Namun penyesuaian ini tidak terjadi dengan Palyja.

Berdasarkan kajian komprehensif yang meliputi aspek hukum, aspek ekonomi, serta optimalisasi dan keberlanjutan air bersih, Tim Tata Kelola Air menggambarkan tiga pilihan kebijakan dan konsekuensinya yaitu status quo/membiarkan kontrak selesai sampai dengan waktu berakhirnya pemutusan kontrak kerjasama saat ini, pemutusan kontrak sepihak serta pengambilalihan pengelolaan melalui tindakan perdata.

“Opsi status quo tidak kami sarankan. Karena memiliki banyak kelemahan bagi kepentingan Pemprov DKI dan masyarakat Jakarta pada umumnya karena Pemprov DKI tidak akan mampu mencapai target penambahan layanan air perpipaan karena adanya hak eksklusivitas mitra swasta dalam investasi dan pengelolaan,” ujarnya.

Opsi pemutusan kontrak sepihak, lanjut Nila, juga bukan opsi yang realistis dari kajian legal dan pelayanan. Opsi mengakibatkan biaya terminasi yang besar sebagaimana yang tercantum dalam PKS, yaitu Rp 1 Triliun lebih.

“Maka opsi yang akan kami sarankan adalah pengambilalihan pengelolaan melalui tindakan perdata,” ujar dia.[]

Editor: Ainurrahman

Sumber:

berita terkait

Image

News

M Taufik Sebut Ahok Ngawur Soal Raperda Reklamasi

Image

News

Terbitkan IMB di Pulau Reklamasi, Ahok Samakan Anies dengan M Taufik dan M Sanusi

Image

Gaya Hidup

Anies hingga Jokowi akan Digugat karena Udara Jakarta Makin Buruk

Image

Ekonomi

Revitalisasi 21 Pasar Tradisional Jakarta Diprediksi Mundur dari Target

Image

News

Anies: Penerbitan Ratusan IMB di Pulau Reklamasi Karena Ada Pergub Buatan Ahok

Image

News

Dijadikan Plt Kadis LH oleh Anies Baswedan, Djafar Pilih Hengkang dari Jabatan

Image

News

Anak Buah Anies Tidak Tahu HTI Sudah Dibubarkan Pemerintah

Image

News

Anies Buat Kepgub Penghasilan Tambahan untuk Jabatannya dan Anak Buahnya

Image

News

Tengku: Rakyat Tak Tahu Ngadu Kemana, Negeri Ini Masih Ada yang Nguruskah?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Pemilu 2019

Saksi Prabowo-Sandi dari Boyolali Ini Mengaku Mendapat Ancaman Pembunuhan Pasca Pencoblosan

Nur Latifa melihat petugas KPPS nyoblos 01.

Image
News
Pemilu 2019

Selain Kasus Pelanggaran HAM, Ini Alasan Haris Azhar Tolak Jadi Saksi Kubu Prabowo

Haris Azhar tidak bersedia menjadi saksi yang sedianya akan dihadirkan kuasa hukum pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

Image
News
Pemilu 2019

Anggap Saksi dan Bukti Tidak Ungkap Permohonan Pemohon, Yusril: Persidangan Apa Seperti Ini?

01 makin yakin menang.

Image
News

Anak-anak Itu Bayar Rp5 Ribu, Kopi, dan Rokok Buat Nonton Adegan Ranjang Pasutri

Hasil penyelidikan KPAID Tasikmalaya, ada sekitar lima hingga enam orang anak yang menonton.

Image
News

Rekonstruksi Pembunuhan Sadis di Makassar

Setelah melakukan penikaman Jumalang kemudian melarikan diri ke persawahan.

Image
News

Gara-gara Setya Novanto Berkeliaran, Dua Petugas Sukamiskin Dihukum

Kedua petugas juga ditarik dari Lapas Sukamiskin ke Kanwil Kemenkumham Jawa Barat guna dibina.

Image
News

Dari Jokowi hingga Donald Trump, 5 Pemimpin Dunia Ini Gemar Bermedsos

Makin banyak pemimpin dunia yang memakai media sosial

Image
News

Dari Dipenggal hingga Dikebiri, 6 Hukuman Bagi Pemerkosa di Berbagai Negara

Image
News

Anies: Jika Saya Sekadar Mencari Pujian, Bongkar Saja Semua Bangunan di Pulau Reklamasi

"Janganlah ketidaksukaanmu pada seseorang atau suatu kelompok membuatmu bersikap tidak adil."

Image
News
Pemilu 2019

Jawaban Muter-muter, Saksi Tim Hukum Prabowo-Sandi Kena Semprot Hakim MK

Hakim tanya A, harus jawab A.

trending topics

terpopuler

  1. Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf Ungkap Kubu Prabowo-Sandi Gunakan Strategi Firehose of Falsehood

  2. Hary Tanoe, Rumah Mewah Trump dan Amblasnya Saham MNC

  3. Kutip Pernyataan SBY, Tim Hukum Prabowo Disebut Telah Memanipulasi Fakta

  4. 5 Momen Baby Gaia Hibur dan Temani 'Pepo' di Rumah

  5. Yusril Kutip Quran, Lawyer Prabowo: Mungkin Sedang Ingatkan Diri Sendiri bahwa Kita Jangan Benci Berlebihan

  6. Jadi Musuh di Sinetron, ini 10 Momen Akrab Irish Bella dan Asmirandah

  7. Ferdinand Hutahaean: Kenapa Sih Kalian Marah Kalau Saya Bilang Jokowi Menang di MK?

  8. Dustin Poirier "Pede" Jadi Petarung Pertama yang Kalahkan Nurmagomedov

  9. Ekspresi Seorang Ayah Saat Diberitahu Anaknya Hamil, Bahagia Sampai Mewek

  10. Ingin 'Rukiah' Massal, Pastor Kolombia Siramkan Air Suci dari Helikopter

fokus

Sampahmu
Demam Vapor
Jalan Pulang

kolom

Image
Rozi Kurnia

Film ini Harusnya Tidak Berjudul Aladdin

Image
M. Rifki Fadilah

Jalan Terjal Rezim Bunga Murah

Image
Achmad Fachrudin

Menguak Tabir Kerusuhan 21-22 Mei

Image
Hasan Aoni

Turun Ranjang

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude

Sosok

Image
Sosok

FOTO Perjuangan Korban Ledakan Ranjau Irak Dengan Melukis Tanpa Lengan

Image
News

5 Fakta I Wayan Sudirta, Kuasa Hukum Paslon 01 yang Aktif di Kegiatan Sosial

Image
News

7 Potret Hangat Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat Bersama Istri