image
Login / Sign Up

Megawati Soekarnoputri, Sosok Ibu Pembimbing dan Pemimpin yang Berkarakter Kuat

Deni Muhtarudin

Image

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri saat menyampaikan pidatonya dalam acara Pengumuman Rekomendasi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur untuk Pilkada 2018 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di DPP PDIP, Jakarta, Minggu (7/1). Terdapat 6 bacagub dan bcawagub yang diberikan rekomendasi PDIP, diantaranya Provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sumatera Utara dan Sumatera Selatan. | AKURAT.CO/Handaru M Putra

AKURAT.CO, Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri atau dikenal dengan nama Megawati Soekarnoputri, adalah sosok perempuan tangguh yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP).

Perempuan yang lahir di Yogyakarta pada 23 Januari 1947 lalu itu adalah Presiden Indonesia yang kelima dan menjabat sejak 23 Juli 2001 sampai 20 Oktober 2004. Megawati merupakan presiden wanita Indonesia pertama dan puteri dari Presiden Indonesia Pertama, Soekarno atau Bung Karno.

baca juga:

Mantan Sekretaris Jenderal PDIP yang kini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, pun memberikan sejumlah gambaran mengenai sosok Megawati Soekarnoputri selama ini. Gambaran yang dikemas dalam rangka hari lahir Megawati itu pun sedikit banyak mengisahkan tentang perjalanan dalam perpolitikan Indonesia.

Catatan 23 Januari 2019, Sosok Ibu Megawati Soekarnoputri oleh Tjahjo Kumolo

Tjahjo mengungkapkan, partai politik memiliki peran besar bagi kemajuan sebuah bangsa yang menjadikan demokrasi sebagai jalan hidup berbangsa dan bernegara. Partai politik bertugas untuk menyerap, merumuskan dan mengagregasikan kepentingan rakyat untuk menjaga keutuhan sebuah bangsa.

Tjahjo mengatakan, negara yang besar membutuhkan partai politik yang besar dan kokoh, yang dipimpin oleh tokoh yang mumpuni dan berwibawa. PDI Perjuangan adalah salah satu partai besar di Indonesia, yang bertumbuh kembang secara pesat di bawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputri.

Megawati Soekarno Putri. AKURAT.CO/Sopian

"Ibu Megawati Soekarnoputri adalah ketua umum partai politik dan tokoh besar di balik kebesaran PDI Perjuangan menjaga Pancasila dan UUD 1945. Beliau adalah sosok tokoh nasional yang menjadi faktor penentu keberhasilan PDI Perjuang sebagai instrumen negara dalam membangun demokrasi di Indonesia," ungkapnya dalam keterangan resmi, Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Tjahjo menilai, Megawati adalah tokoh besar di balik kokoh dan kuatnya PDI Perjuangan menjalankan amanat negara Indonesia yang demokratis. Sejarah mencatat perjuangan seorang Megawati Soekarnoputri, baik sejak zaman Orde Baru hingga Era Reformasi sekarang ini, yang berhasil membangun PDI Perjuangan hingga menjadi partai besar saat ini.

"Di tengah-tengah tumbuh suburnya partai-partai baru di Indonesia, Ibu Mega tetap kokoh memimpin PDI Perjuangan menjadi partai kader dengan raihan suara terbesar hingga sekarang ini," ujarnya.

Tjahjo menganggap, Megawati adalah negarawan yang tegas, sangat demokratis, rendah hati, serta memegang teguh prinsip dan ideologi partai.

"Saya mengenal beliau sebagai pribadi yang sederhana, punya prinsip yang kuat, serta lebih mengedepankan kaderisasi partai untuk keberlanjutan kinerja partai di masa depan. PDI Perjuangan di bawah kepemimpinan ibu Mega, selalu lebih mengedepankan kepentingan nasional bila dihadapkan pada kepentingan partai," katanya.

Sebagai bukti nyata, Tjahjo menyebutkan, hadirnya kepemimpinan nasional yang berkinerja sangat baik saat ini, yang merupakan kader PDI Perjuangan adalah bukti nyata betapa Megawati lebih mengedepankan kepentingan nasional di banding kepentingan partainya sendiri.

"Beliau adalah ketua umum partai yang secara konsisten menjaga dan merawat Pancasila dan UUD 1946 sebagai perekat kehidupan berbangsa dan bernegara, karena itulah jalan hidup partai yang beliau pimpin, yaitu PDI Perjuangan," ungkapnya.

Megawati Soekarnoputri Tegas dan Berpegang Teguh pada Prinsip dan Ideologi Partai

Menurut Tjahjo, hal itulah yang mampu membuat PDI Perjuangan bertahan menjadi partai papan atas hingga kini. Bahkan, PDI Perjuangan mampu bertahan di tengah badai politik Tanah Air.

"Beliau adalah tokoh partai dan seorang nasionalis yang dalam berfikir, teguh dan konsisten dalam memegang prinsip dan garis kebijakan partai. Itulah modal utama beliau dalam memimpin partai," ujarnya.

Tjahjo menyampaikan, Megawati pun meminta kepada seluruh kader untuk mengawal dan menjalankan ideologi partai secara taat dan sepenuh hati. Menurut Tjahjo, Megawati menerapkan ideologi partai sebagai jalan pengabdiannya kepada bangsa dan negara dalam kondisi apapun.

Megawati. AKURAT.CO/Adi Suprayitno

"Karena kepribadian dan sikap beliau sudah sangat menyatu dengan ideologi partai yang beliau pimpin, maka sosok beliau ini menjadi panutan bagi kader-kader dalam menjalankan tugas-tugas partai. Konsistensi beliau sebagai seorang nasionalis, dengan pengabdian dan loyalitas yang tiada banding kepada negara, menjadikan beliau sebagai solusi dari berbagai persoalan kenegaraan yang ada," katanya.

Tjahjo menegaskan, hal itulah yang membuat PDI Perjuangan sukses bertahan di tengah gempuran berbagai ideologi yang mulai mengganggu tatanan kehidupan berbangsa di Indonesia.

PDIP Tumbuh dan Berkembang dengan Kekuatan Ideologi Kebangsaan dan Nasionalisme Pancasila yang Kokoh

Tjahjo mengungkapkan, kekuatan PDI Perjuangan bertumpu pada kekuatan ideologi yang menjadi acuan semua kader partai, bukan semata-mata pada kekuatan personal.

"Bilamana ada kesan sosok Ibu Mega yang menjadi tokoh besar di PDI Perjuangan, itu karena memang beliau adalah sosok yang sangat merepresentasikan partai dengan ideologi nasionalis kebangsaan yang Pancasilais tersebut, sehingga menjadi suri tauladan bagi seluruh kader PDI Perjuangan yang tersebar luas," ungkapnya.

Dengan demikian, Tjahjo menyampaikan, sepanjang kita bersama tetap memegang teguh semangat kebangsaan dan menjadikan Pancasila sebagai jalan hidup serta rumah kita bersama, maka PDI Perjuangan akan terus bertahan menjaga Pancasila dan UUD 1946 dari paham-paham yang merusak keutuhan kita sebagai bangsa yang majemuk.

"Sepanjang Pancasila dan UUD 1945 tetap menjadi dasar berbangsa dan bernegara, maka PDI Perjuangan akan tetap hadir dan bertahan menjadi partai yang menjaga keutuhan Indonesia," ujarnya.

Adakah Cita-cita atau Keinginan Megawati yang belum tercapai, baik untuk partai atau untuk bangsa ini?

Megawati hari Perawat. ISTIMEWA

"Terwujudnya Indonesia Raya dan meluruskan Tapak-tapak sejarah perjuangan Bangsa Indonesia dengan benar," kata Tjahjo menjawab pertanyaan di atas.

Tjahjo menjelaskan, menjaga NKRI tetap utuh dengan masyarakat yang lebih sejahtera dan Pancasila dan UUD 1945 tetap sebagai jalan hidup berbangsa dan bernegara di Indonesia adalah cita-cita dan tujuan beliau yang akan terus diperjuangkan sepanjang hidupnya.

"Indonesia ini terbentuk dari konsistensi kita menjaga keberagaman dengan Pancasila dan UUD 1945 sebagai konsensus bersama dalam berbangsa dan bernegara. Maka Indonesia Raya akan tetap berkibar jika kita bersama mampu menjaga dan mempertahankan Pancasila dan UUD 1945 secara konsisten," ungkapnya.

Tapak Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia Diawali dengan Merumuskan Tujuan Bernegara dalam Pembukaan UUD 1945

Tjahjo mengatakan, PDI Perjuangan adalah partai politik yang sangat konsisten menjaga Pancasila dan UUD 1945 sebagai landasan dan tujuan hidup berbangsa dan bernegara.

Menurut Tjahjo, keberhasilan PDI Perjuangan bersama komponen kekuatan bangsa lainnya dalam menjaga Pancasila dan UUD 1945 akan menjadi cita-cita dan keinginan Megawati dalam mendirikan dan mempertahankan PDI Perjuangan sebagai instrumen pendorong tercapainya tujuan kita bernegara.

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. AKURAT.CO/Sopian

"Demikian secara luas pandangan catatan saya yang kenal kemudian dekat, memahami semangat perjuangan beliau. Kemudian dengan kesadaran saya bergabung berjuang bersama beliau dalam wadah PDI Perjuangan sampai sekarang dan beliau selalu memberikan contoh dan memberikan kesempatan kepada setiap kadernya. Terima Kasih Ibu Megawati Soekarnoputri, sosok seorg ibu, sebagai sosok seorang pemimpin yang berkarakter kuat dan sosok ibu yang selalu sebagai pembimbing," kata Tjahjo Kumolo menyudahi catatannya.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Kader PDI Perjuangan DIY Ingin Megawati Tetap Memimpin Partai

Image

News

Megawati Kembali Diminta Jadi Ketua Umum PDIP

Image

News

Megawati: Kalau Mau Golput Jangan Jadi Warga Negara Indonesia

Image

News

Cerita Yusril Soal Aturan Hukum di Era Pemerintahan Megawati

Image

News

HUT Megawati, Kabinet Gotong Royong Luncurkan Buku 'The Brave Lady'

Image

News

Ultah ke-72, Megawati Gelorakan Kebudayaan Nusantara

Image

News

Megawati Harap Generasi Milenial Tak Mudah Terpengaruh Hoaks

Image

News

Menuju Pilpres 2019

'Merahkan Jakarta', PDIP Gelar Parade Akhir Pekan

Image

News

Jelang HUT ke-46, Mantan Sekjen PDIP Kenang 10 Tahun di Luar Kekuasaan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Mantan PM China Li Peng si Tukang Jagal Beijing Meninggal di Usia 90 Tahun

Dia juga dijuluki sebagai “Tukang Jagal Beijing” atas perannya dalam kekerasan di Lapangan Tiananmen terhadap para pengunjuk rasa pada 1989

Image
News

Keluarga Bule Australia Berhasil Lompat dari Mobil Sebelum Terjungkal ke Underpass

Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Image
News

RPTRA Rusak, Pemkot Jakpus Minta Warga Benahi Secara Swadaya

Yaya Mulyarso meminta masyarakat sekitar untuk menggunakan dana pribadi terlebih dahulu agar kerusakan yang ada bisa segera diperbaiki

Image
News

Herman Khaeron Berharap Ibas Jadi Ketua MPR

"Saya kira Mas Ibas cocok (jadi Ketua MPR)," kata Herman usai menghadiri acara diskusi di Media Center, Gedung Nusantara III

Image
News

Jokowi Ingin Anak Muda Masuk Kabinet, Ma'ruf: Mereka Bekerja Cepat, Lebih Trengginas

Tapi Ma'ruf Amin tidak ikut campur dalam menyeleksi calon menteri.

Image
News

Besok, Polda Jatim Publikasikan Keberhasilan Penanganan Radikalisme

Ada beberapa kasus yang berhasil diungkap Polda Jatim namun belum pernah terekspose

Image
News

Adam dan Malik, Bayi Kembar Siam Dari Tapanuli Utara Berhasil Dipisahkan

"Masa kritisnya biasanya tiga sampai lima hari ke depan. Makanya akan kita pantau terus,” kata Guslihan.

Image
News

Polri: Terduga Teroris di Padang Miliki Koneksi ke Jaringan Luar Negeri

Tidak hanya Asia, N juga memiliki koneksi hingga ke Suriah dan Afghanistan.

Image
News

Tarian Seka Mimika Diharapkan Tampil pada Pembukaan PON XX 2020

Imam Nahrawi ikut bergoyang bersama lebih dari 1.000 pelajar SMP se-Kota Timika.

Image
News

Juara AASAM 12 Kali Berturut-Turut, Petembak TNI AD Dapat Apresiasi dari Pindad

"Kebanggaan kami makin lengkap, karena petembak TNI AD menggunakan produk Pindad, senjata dan munisinya"

trending topics

terpopuler

  1. FPI Klaim Habib Rizieq Tidak Bermasalah di Arab, Ferdinand: Masa Menikahkan Dijadikan Bukti?

  2. Disebut Jadi Menko Perekonomian Pengganti Darmin, Ini Jawaban Airlangga Sambil Tersenyum

  3. Ketum PAN Dukung Jokowi Tanpa Syarat, Novel Bamukmin: Pengkhianat

  4. Sesama Anggota Satpol PP Kota Bogor Saling Kontak Fisik di Bogor

  5. Anies Baswedan Dihadang Sopir Kopaja

  6. 8 Gunung Berapi Paling Berbahaya di Dunia, Dua dari Indonesia

  7. 10 Potret Manis Masayu Anastasia Bareng Anak, Hot Mama Abis!

  8. Demi Kepentingan Nasional, Pemerintah Harus Segera Panggil Zain

  9. Makin Cantik dan Elegan, 10 Potret Terbaru Song Hye-kyo

  10. PAN Dukung Jokowi Tanpa Syarat, Gerindra: Posisi Kami Tergantung Prabowo

fokus

Menuju Negara Ketiga
Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Pohon Beringin Itu Akankah Kembali Rindang?

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude