image
Login / Sign Up

Ombudsman Sebut Preman Tanah Abang Berpenghasilan Rp25 Juta Per Hari

Yohanes Antonius

Image

Sejumlah pedagang saat melayani para pembeli di jembatan multiguna atau skybridge di Jalan Jati Baru, Kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2018). Pemprov DKI mulai hari ini serah terima kunci kepada para pedagang untuk menempati kios di jembatan multiguna atau skybridge yang berukuran 2x1,5 meter. Skybridge Tanah Abang sedang dalam tahap uji coba. Jembatan multiguna ini mulai dibangun PD Sarana Jaya pada September 2018, sebagai bagian dari penataan tahap dua dari kawasan Pasar Tanah Abang untuk memberikan ruang berjualan bagi para pedagang kaki lima yang sebelumnya diberi ruang di badan Jalan Jatibaru. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya menduga penyebab kerusuhan di Tanah Abang pada Kamis (17/1/2019) karena preman kehilangan sumber uang.

Ketua Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya, Teguh Nugroho menjelaskan, para preman di Tanah Abang kehilangan mata pencahariannya usai Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) atau skybridge beroperasi. Pasalnya, sebelum JPM dibangun, para pedagang yang melapak di Jalan Jatibaru Raya menyetor sejumlah uang ke preman. 

"Kan preman ada potensi kehilangan pendapatan dari pedagang ini," kata Teguh saat dihubungi Senin (21/1/2019).

baca juga:

Pendapatan preman semakin banyak, kata Teguh, ketika pemprov menyediakan tenda untuk berjualan kepada PKL. Terlebih, banyak PKL yang berasal dari luar kota ikut-ikutan jualan di jalan itu.

"Nah kemudian muncul pedagang baru di Jalan Jatibaru yang kemudian mengklaim sebagai PKL Jati Baru. Padahal waktu kami verifikasi orang - orang ini enggak ada," imbuhnya.

Teguh merinci, kini sebanyak 446 pedagang melapak di JPM. Sementara pedagang yang direlokasi ke Blok F sebanyak 50 orang. Berdasarkan data itu, lanjut Teguh, para preman yang biasanya meraup uang hingga jutaan rupiah, kini tidak memiliki penghasilan. Mengingat, para pedagang yang direlokasi kini membayar uang retribusi ke PD Sarana Jaya. 

"Mereka (PKL ke preman) bayarnya Rp50 ribu satu orang per hari (sebelum direlokasi).  500 (pedagang) dikali 50 ribu orang saja sudah Rp25 juta per hari loh," bebernya.

Teguh menduga pedagang baru yang tidak direlokasi ke JPM dan kini menempati trotoar di Jalan Jatibaru Raya masih rutin membayar kepada preman. Namun, untuk kisaran uang yang diberikan PKL ke preman belum diketahui.

"Nah update data terbaru kami belum tahu lagi, tapi yang lama - lama itu. Bisa dibayangkan jadi sekarang ada penambahan dari warga yang tidak mau masuk ke Blok F saja ada 149 orang," tukasnya.[]

Editor: Arief Munandar

Sumber:

berita terkait

Image

News

PDIP Apresiasi Penutupan Akses Pejalan Kaki di Kolong JPM Tanah Abang

Image

News

Ombudsman Apresiasi Pemprov Tutup Akses Pejalan Kaki di Kolong JPM Tanah Abang

Image

News

Satpol PP Dikerahkan Halau Pejalan Kaki Melintas Kolong JPM Tanah Abang

Image

News

Pemprov DKI Tutup Akses Pejalan Kaki di Kolong JPM Tanah Abang

Image

News

Polisi Tangkap Pemulung yang Ikut Serang Satpol PP dengan Batu di Tanah Abang

Image

News

Hari Ini, Transjakarta Rute Tanah Abang - Blok M Beroperasi

Image

News

Ombudsman: Preman di Tanah Abang Sulit Diberantas

Image

News

Soal Premanisme Tanah Abang, Begini Kata Anies

Image

News

Ricuh di Tanah Abang, Pengamat: PKL Berani Serang karena Tahu Kelemahan Satpol PP

komentar

Image

2 komentar

Image
Juno Arifin

keegoisan rakyat yang sudah biasa mengambil segala macam pendapatan dengan berbagai cara, dan sudah dibiasakan menghalalkan yang haram.

Image
Resta Apriatami

enak juga jadi preman

terkini

Image
News

Muhammed Bin Salman ke Indonesia, Polri Kerahkan 307 Personel untuk Pengamanan

Polri akan mengamankan jalur yang akan dilalui rombongan MBS.

Image
News

Aktivasi Jalur Ganda Kroya-Purwokerto Akibatkan Gangguan Kedatangan KA

"Atas terjadinya gangguan perjalanan KA ini, PT Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada penumpang KA,"

Image
News

Kemenkumham Papua Perketat Penggunaan HP Bagi Warga Binaan

"Di Papua Barat kami pun sudah mulai melaksanakan razia. Lapas dan rutan kami instruksikan untuk melaksanakan pemeriksaan secara rutin,"

Image
News

Cawapres Nomor Urut 01 Ingin Ciptakan Petani Muda

"Kita akan membangun sumber daya manusia misalnya dengan menciptakan petani-petani muda,"

Image
News

Ada 16.538 e-KTP Belum Diambil Pemiliknya di Jakarta Utara

"Untuk itu kami menghimbau warga yang belum mengambil fisik KTP-e ini agar segera mengambilnya di kelurahan masing-masing,"

Image
News

10 Potret Harmonis Keluarga Ridwan Kamil yang Mencuri Perhatian

Keluarga Kang Emil terlihat dipenuhi dengan kasih sayang

Image
News

Satpel SDA Perbaiki Saluran PHB Gading Kirana

"Pengerjaan ini juga menindaklanjuti aduan warga ke Sudin. Penyebabnya hujan deras beberapa hari lalu,"

Image
News

Ganjar Jalani Pemeriksaan Bawaslu Jateng Selama 1,5 Jam

Tadi ditanya beberapa hal, apakah kegiatan itu yang mengundang saya, saya jawab iya,"

Image
News

KPAI Akan Awasi Tempat Tinggal Anak Pengidap HIV

"Anak-anak ini ditempatkan di sebuah rumah yang cukup jauh dari kampung, tapi di dalam rumah tersebut kita belum sempat datangi,"

Image
News

Tim Pemberantasan Sarang Nyamuk Tingkat Kota Tinjau Rorotan

"Pemerintah bersama kader (Jumantik), warga dan semua unsur berkolaborasi memberantas sarang nyamuk dengan PSN 3M Plus,"

trending topics

terpopuler

  1. CEO Bukalapak Ingin 'Presiden Baru', Abu Janda: Yawis, Kita Pengen Aplikasi Baru #UninstallBukalapak

  2. Tengku: Kalau Mau Salat Jum'at Saja Dilarang Gara-gara Umumkan Tempat, Banyak Khotib dan Kiai yang Mestinya Dilarang

  3. Aksi #UninstallBukalapak Ingatkan Boikot Sari Roti, Yunarto: yang Ngaco Mereka atau yang Memboikotnya? Pikir

  4. Indef: Pendiri Bukalapak Menyelamatkan Pengangguran, Buzzer-buzzer Itu yang Tak Berguna

  5. Tidak Pernah Disorot Media, Ribuan Warga Berbaris untuk Dukung Nicolas Maduro

  6. Alasan si Migo Kebal Hukum hingga Ganjar Minta Bawaslu Tegas terkait Pelanggaran Pemilu

  7. Ramai #UninstallBukalapak, Selebgram: Perusahaan Menghidupi Banyak Orang, Cepatlah Berakhir Pilpres!

  8. Polisi: 'Jengukin Kita Dong' Kode Kelompok Geng Motor Jakarta Barat Mencari Musuh

  9. Ganjar Pranowo Diperiksa Siang Ini

  10. Jadi Perbincangan, 10 Potret Gaya Pacaran Al Ghazali dan Alyssa Daguise

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Kejutan Debat Kedua

Image
Hervin Saputra

Al Araibi: Olahraga, Politik, atau Hak Asasi Manusia?

Image
Cosmas Kopong Beda

Masihkah Sepak Bola Modern Membutuhkan Kapten Ikonik?

Image
Cosmas Kopong Beda

The Blues (Harus) Bersabar dengan Kerja Maurizio Sarri

Wawancara

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Sosok

Image
News

10 Potret Harmonis Keluarga Ridwan Kamil yang Mencuri Perhatian

Image
News

10 Potret Darma Hutomo, Putra Tommy Soeharto yang Warisi Bakat Sang Ayah

Image
News

10 Potret Zinedine Alam, Anak Ganjar Pranowo yang Jarang Tersorot