breaking news: Menpar Arief Yahya Tiba di Lampung dalam Rangkaian LKF 2019

image
Login / Sign Up

Pengamat: Pembebasan Ba’asyir bukan Kompromi dengan Teroris

Ainurrahman

Image

Penasehat hukum paslon Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra mengunjungi narapidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Jumat (18/1/2019). Abu Bakar Baasyir akan dibebaskan dengan alasan kemanusiaan karena usia yang sudah tua yaitu 81 tahun dan dalam keadaan sakit serta memerlukan perawatan | ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

AKURAT.CO, Sejumlah kalangan mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo membebaskan terpidana terorisme Abu Bakar Ba’asyir. Namun begitu, ada yang membacanya sarat muatan politis. Bahkan, ada pula yang mulai menyangsikan tekad Jokowi berantas terorisme.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Terorisme yang juga Rektor IAIN Pontianak M. Syarif mengatakan, keputusan itu sebaiknya tidak ditanggapi reaksioner di luar kerangka politik hukum dan kebijakan. Sebaliknya, pertimbangan di balik putusan itulah yang sangat penting diuji.

“Pertimbangannya kan kemanusiaan, sudah sepuh 81 tahun, kesehatannya menurun, sakit-sakitan, butuh perawatan khusus bersama keluarga,” katanya, Sabtu (19/1).

Menurut Syarif pertimbangan itu cukup bijaksana mengingat aspek kemanusiaan atau Hak Asasi Manusia merupakan salah satu landasan dan paradigma hukum di Indonesia.  Apalagi pada akhir 2018 lalu, Ba’syir sudah waktunya masuk pembebasan bersyarat. Apalagi, ujar Syarif, Ba’asyir telah menjalani masa hukumannya selama 9 tahun sejak divonis 15 tahun penjara.

“Dan saya kira Presiden mengambil langkah ini tidak terlepas dari salah satu strategi pemberantasan terorisme dengan pendekatan Kemanusiaan-Bukan hanya pendekatan reperesif semata. Karena tidak bisa dibantah alasan kemanusiaan itu bukan dibuat buat, beliau suda sepuh 81 tahun, beliau sakit sakitan, beliau sudah menjalani hukuman 9 tahun di dalam penjara,” kata Syarif.

Ia juga menyatakan, ketakutan terhadap kemungkinan terjadinya ancaman teror pasca dibebaskannya Ba’asyir sangat berlebihan. Sebab di samping sudah tua, Ba’asyir juga sudah ditinggal pengikut setianya dan sudah terputus dengan jaringan ekstrimis, seperti Jaringan Anshar Daulah (JAD) dan Jaringan Ansharut Syiah (JAS).

“Enggak usah khawatir, aparat kita sangat paham soal ini,” tegasnya.

Dan pasti jika ada indikasi Abu Bakar Ba'asyir akan berbuat teror lagi, tinggal dicabut saja pembebasan bersyaratnya dan ditahan lagi.

Yang justru membuat dirinya heran, ketika ada sebagian pihak menyalahkan keputusan itu serta menuduh Jokowi tidak komit terhadap penanggulangan terorisme.

Padahal, sambungnya, pencegahan dan penanganan aksi-aksi terorisme sangat progresif di era Jokowi. Pola pendekatan Jokowi dalam penanggulangan terorisme tidak hanya tindakan represif tapi mulai juga masuk ke pola pendekatan kemanusiaan.

Mestinya semua pihak apresiasi langkah ini, jangan apa-apa dikaitkan dengan elektabilitas Jokowi yang naik gara-gara ini. Padahal memang secara ke seluruhan elektabilitas Jokowi naik karena kinerjanya diakui rakyat, bukan karena tindakan kemanusiaan Jokowi kepada Abu Bakar Ba'asyir ini.

“Ketegasan pemberantasan terorisme di Indonesia sangat tegas, ini faktanya. Tahun 2018 saja ada 396 terduga teroris yang ditangkap. Kemampuan polisi kita canggih, punya sistem deteksi dini dan diakui dunia. Kurang apa lagi?” ungkapnya.

Ia menilai, keputusan membebaskan Ba’asyir sama sekali tak ada hubungannya, juga tak akan pengaruhi tekad pemerintah dalam menanggulangi terorisme. Keputusan itu juga bukanlah bentuk kompromi dengan kelompok teroris. Keputusan itu menunjukkan pada dunia bahwa penanganan terorisme di Indonesia sangat mengedepankan HAM.

“Artinya, pemerintahan Jokowi itu humanis namun sangat tegas soal terorisme,” pungkasnya. []

baca juga:

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

LPSK Keluhkan Jatah Anggaran yang Menurun Terus

Image

News

HNW Minta Jokowi Tolak Tuntutan Warga Papua untuk Bubarkan Ormas Banser

Image

News

Lawatan Raja Malaysia ke Indonesia, Dijamu Jokowi di Istana Bogor dan Bertemu Sultan Yogyakarta

Image

News

Andi Arief: Demokrat Mendukung Langkah Jokowi untuk Papua Aman, Damai dan Sejahtera

Image

News

Di Milad FPI, Rizieq Shihab Sebut Jokowi Presiden Ilegal

Image

Iptek

Sebanyak 101 Mobil Dinas Baru Disiapkan untuk Pembantu Jokowi, Merek Apa?

Image

News

Habib Ali: Anggota DPRD Jakarta Beli Pin Emas Mereka Protes, Kenapa?

Image

News

Tengku: Mana Lebih Boros Beli Pin atau Mobil Menteri Rp152 Miliar?

Image

News

Andre ke Ferdinand: Nggak Usah Urus Parpol Orang Lain dan Nggak Usah Komentari Prabowo

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Driver Ojek Online Patah Tulang Ditendang Jambret

Lokasinya masuk wilayah hukum Polsek Medan Timur. Tapi sepeda motor korban masih di Polsek Percut Seituan."

Image
News

Lestarikan Alat Musik Tradisional, Sumadi Buat Gamelan Berbahan Seng

Meski menggunakan bahan baku pelat besi seng yang tergolong murah, perajin di Jombang tetap bisa bertahan.

Image
News

Soal Kursi Wagub DKI, PSI Dorong Pembentukan Pansus Baru

Kami harap pansus yang baru harus segera dibentuk.

Image
News

Fakta Seputar Jafar Umar Thalib: Pernah Ikut Perang ke Afghanistan Hingga Dipenjara atas Tuduhan Menghina Megawati

Umar Thalib masuk rumah sakit sejak Rabu (21/8/2019) karena menderita penyakit jantung.

Image
News

Anggota DPRD Jakarta dari PSI pada Tahun-tahun Pertama Mungkin Tak akan Kunjungan Kerja

PSI akan memperbanyak koordinasi dalam enam bulan pertama guna memanaskan mesin partai.

Image
News

Sembahyang King Hoo Ping, Bentuk Simpati Terhadap Arwah Leluhur

Di samping altar terlihat ratusan kertas berwana kuning bertuliskan huruf Tionghoa.

Image
News

Mantan Panglima Laskar Jihad Jafar Umar Thalib Meninggal Dunia di RS Jantung Harapan Kita

Jafar Umar Thalib merupakan Mantan Panglima Laskar Jihad, organisasi Islam militan.

Image
News

Korban Pecah Kaca di Sunter Tidak Mau Buat Laporan Polisi

Kasus kejahatan jalanan ini dihentikan lantaran korban tidak mau membuat laporan.

Image
News

Wali Kota Jakarta Utara: Aetra dan Palyja Tidak Bisa Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Palyja dan Aetra dikatakan Syamsuddin tidak bisa mengcover kebutuhan ketika kemarau tiba

Image
News

Misteri Dua Mayat Terikat dan Terbakar di Minibus Suzuki MPV

"Kami masih melakukan penyelidikan atas kasus yang terjadi," kata polisi.

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Jadi Sorotan karena Bela UAS, 5 Fakta Sosok Ustaz Yahya Waloni

  2. Saidiman Sebut Anies Satu-satunya Gubernur yang Secara Terbuka Membela Pelanggar Hukum

  3. Jika China Urus BPJS Kesehatan, Data-data Indonesia Akan Pindah ke Beijing?

  4. Faizal Assegaf: Kalau Oposisi Masih Ngotot Mendesak Referendum, Suruh Mereka Siapin Dana

  5. Fahira: Saya Merasa Beruntung Punya Gubernur yang Penuh Prestasi

  6. Tiongkok Tawarkan Bantuan Terhadap BPJS Kesehatan, Rizal dan Said Kompak Sindir Luhut

  7. Arogan, Pegawai Kelurahan Lenteng Agung Tidak Antre untuk Dapat Layanan Kesehatan

  8. Ponsel Dicopet, Warganet Justru Antusias Menanti Foto-Video Rahasia Milendaru Terkuak

  9. Kaesang Anak Jokowi: Jujur Saya Pernah Punya Saham Batu Bara

  10. MA Menangkan Gugatan PSI soal PKL, Anies: Mereka Melanggar Karena Kebutuhan

fokus

Hari Fotografi Sedunia
Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI

kolom

Image
Rozi Kurnia

Bagaimana Masa Depan Spider-Man Pasca Keluar MCU?

Image
Andre Purwanto

Budget Rp30 Juta, Honda PCX atau Yamaha Nmax?

Image
Ujang Komarudin

Dirgahayu RI ke 74 dari Oligarkis ke Demokratis

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Wawancara

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Peksi Cahyo, Perekam Visual Olahraga

Image
Ekonomi

Eksklusif Destry Damayanti: Kita Harus Optimalkan Perekonomian Domestik

Image
Video

VIDEO Jurus Optimalkan Perekonomian Domestik ala Destry Damayanti

Sosok

Image
Gaya Hidup

Awalnya Iseng, Pria ini Bikin Aplikasi yang Sangat Bermanfaat bagi Aktivitas Akademik

Image
News

Jadi Sorotan karena Bela UAS, 5 Fakta Sosok Ustaz Yahya Waloni

Image
News

Dapat Gelar ‘Mama Papua’, 5 Fakta Sepak Terjang Karier Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini