image
Login / Sign Up

Anak Ba'asyir Enggan Sebut Pembebasan Ayahnya Terkait dengan Pencitraan Politik

Wijayanti

Image

Anak bungsu Abu Bakar Ba’asyir, Abdurrochim, saat ditemui wartawan di Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Sabtu (19/1/2019) pagi. | AKURAT.CO/ Wijayanti

AKURAT.CO, Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membebaskan Ketua Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), Abu Bakar Ba’asyir tak pelak menimbulkan pro dan kontra. 

Tak sedikit yang menganggap hal tersebut sebagai pencitraan menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang akan digelar pada bulan April mendatang.

Anak bungsu Ba’asyir, Abdurrochim enggan menanggapi isu tersebut. Ia mengatakan, pihak keluarga menilai pembebasan tersebut memang sudah selayaknya dilakukan oleh presiden, mengingat kondisi ayahnya yang sudah sangat tua.

baca juga:

”Kalau masalah dikait-kaitkan pemilu, itu biar para pengamat saja yang berkomentar. Yang jelas bagi kami, Ustad Abu Bakar Ba’asyir memang sudah selayaknya harus kembali ke rumah. Beliau sudah tua dan sangat tidak pantas bagi pemerintah untuk menahan sosok yang sudah tua seperti itu dengan alasan apapun. Maka atas nama kemanusiaan hendaknya dapat dikembalikan,” kata dia saat ditemui di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin, Ngruki, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (19/1/2019).

Pria yang akrab disapa Ustad Iim itu juga mengatakan, upaya pengajuan pembebasan Ba’asyir memang sudah dilakukan selama setahun terakhir, sehingga keputusan tersebut bukan tiba-tiba.

Pihak keluarga melalui Tim Pengacara Muslim (TPM) sudah mengajukan permohonan tertulis kepada Presiden sejak satu tahun yang lalu. Hanya saja, selama ini banyak kendala yang membuat pembebasan Ba’asyir belum bisa terealisasi.

“Kemudian Alhamdulillah terakhir ini melalui bantuan beliau Bang Yusril, proses ini bisa terlaksana dengan baik. Sebenarnya sudah lama, mungkin setahun lebih proses itu kami ajukan ke presiden agar beliau atas nama kemanusiaan dibebaskan,” ujarnya.

Disinggung mengenai kabar yang mengatakan hal ini bisa terjadi atas upaya dari Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yuzril Ihza Mahendra, Iim mengatakan memang ayahnya sudah menjalani dua per tiga masa hukuman, sehingga bisa mengajukan pembebasan bersyarat. Namun sejak awal Ba’asyir menegaskan memang dirinya tidak mau jika bebas bersyarat.

Pasalnya, sejak awal, Ustad Abu Bakar Ba'asyir tidak pernah menerima tuduhan yang didakwakan padanya. Sehingga tidak ada satu pun berkas yang ditandatanganinya terkait proses hukum yang dijalani.

Oleh sebab itulah, pembebasan bersyarat pun tidak bisa dilakukan kendati sudah menghabiskan dua per tiga masa hukuman.

“Itulah (dua pertiga masa hukuman. Red) yang menjadi dasar bagi Pak Yusril kemarin untuk melakukan lobi kepada Presiden bahwa proses tahanan beliau memang seharusnya sudah berakhir dan memang seharusnya pemerintah berani mengambil keputusan untuk membebaskan beliau. Jadi menurut saya, Ustad Abu Bakar Ba’asyir bisa bebas karena dua-duanya. Baik karena sudah menjalani dua pertiga masa tahanan dan juga karena ada lobi. Kalau tidak ada upaya lobi, belum tentu juga bisa bebas murni, apalagi alasannya kemanusiaan,” pungkasnya.[]

Editor: Melly Kartika Adelia

Sumber:

berita terkait

Image

Ekonomi

Tudingan Sudirman Said ke Jokowi Bukti Dirinya Sakit Hati?

Image

News

Kabur dari AS untuk Gabung ISIS, Inilah Sosok Hoda Muthana

Image

Ekonomi

Testimoni Sudirman Said, Bisa Buka Kotak Pandora Praktik Loby-loby Energi

Image

Ekonomi

Jonan: Saya Jadi Menteri Perundingan Freeport Start dari Nol

Image

Ekonomi

Jokowi Bantah Tudingan Sudirman Said Soal Bertemu Bos Freeport 'Diam-diam'

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Jokowi Tak Permasalahkan Kepemilikan Lahan Prabowo, Hanya Melengkapi Tanggapan Debat

Image

News

Lukman Edy Ingatkan Seluruh Timses Jokowi Kuatkan Saksi di TPS, Ini Alasannya

Image

Ekonomi

Sindir Sudirman Said, Menteri Jonan: Kalau Mantan Sebaiknya Ga Usah Komentar

Image

Ekonomi

Menteri Jonan Bantah Jokowi Bertemu dengan Bos Freeport 'Diam-diam'

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

4 Fakta Andrey Dolgov, Kapal Maling Ikan yang Ditangkap di Perairan Indonesia

Kapal Andrey Dolgov dibuat pada tahun 1985 di Shimizu-kun, Jepang, di bawah naungan Maruha Nichiro Coorporation

Image
News

Menlu Retno akan Hadiri Sidang Dewan HAM PBB di Swiss

Menlu RI hadir dalam Sidang Dewan HAM PBB sebagai bentuk komitmen Indonesia dalam upaya pemajuan nilai-nilai HAM.

Image
News

TNI Perlu Sikapi Ancaman Siber Terhadap Integritas NKRI

TNI diminta bergerak cepat dan bersinergi untuk mampu menyikapi dinamika perubahan lingkungan strategis yang sedemikian cepat.

Image
News
Pemilu 2019

Mengenal Polling Palsu Pemilu

Opini publik tidak sekedar dapat mempengaruhi, tetapi menentukan kekuasan dalam sistem politik demokrasi.

Image
News

5 Fakta Perjalanan Karier Sudirman Said, dari Aktivis Antikorupsi hingga Tuai Kontroversi

Tagar #SudirmanSaidBohong pun ramai dituliskan oleh warganet yang hingga saat berita ini ditulis menjadi trending topic kedua di Twitter

Image
News

Indonesia Akan Mencalonkan Diri Sebagai Anggota Dewan HAM PBB

"Ibu Menteri akan memanfaatkan untuk melakukan kampanye pencalonan Indonesia sebagai anggota dewan HAM periode 2020-2022"

Image
News

Angin Kencang, Jadi Kendala Pemadaman Kebakaran Hutan di Bengkalis Riau

Hal ini dikarenakan hembusan angin sangat kencang membuat api cepat menyebar.

Image
News

Bila Ada Kampanye, Bawaslu Tak Segan Bubarkan Acara Munajat 212

Jangan sampai ada oknum-oknum yang memanfaatkan aksi itu untuk melakukan kegiatan kampanye.

Image
News

Terkait Kemajuan HAM, Kemenlu Sebut Indonesia Adalah Contoh Bagi Asia Pasifik

Ia menambahkan, sejak Dewan HAM didirikan, Indonesia telah menjadi anggota sebanyak empat kali.

Image
News

Siswa yang Melawan Gurunya di Yogyakarta, Ternyata Pernah Tidak Naik Kelas

Ia menjelaskan, OS tidak naik karena nilainya tidak memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Selain itu, ia juga sering bolos sekolah.

trending topics

terpopuler

  1. Jika Terpilih, Adik Kandung Pastikan Prabowo Takkan Dirikan Negara Khilafah

  2. Ini Loh Perhitungan Pembangunan Jalan Versi Matematika Tingkat SD, Bung Dahnil

  3. Soal Lahan Prabowo, Demokrat: Rezim Ini Tak Punya Kebenaran Moral untuk Mengatakan Kepemilikan

  4. Sindir Sudirman Said, Menteri Jonan: Kalau Mantan Sebaiknya Ga Usah Komentar

  5. Din Syamsuddin Sebut Partai Islam Harusnya Berkoalisi Secara Strategis

  6. Penting bagi Pria, Ini 5 Makanan yang Bisa Tingkatkan Kualitas Sperma

  7. Gelar Juara Persija Sudah Pasti Settingan?

  8. Aksi Kocak di Pelaminan, Lelaki Ini Nikahi Mantan Pacar Temannya

  9. BPN Tegaskan Takkan Laporkan Jokowi ke Bawaslu: Ya, Seperti Itu Namanya Debat

  10. Survei LSI di Sumsel: Prabowo 44,3% Jokowi 40,7%, Hasil Kerja Relawan Mulai Berbuah

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Mengenal Polling Palsu Pemilu

Image
Ujang Komarudin

Saling Serang Pasca Debat

Image
Ilham M. Wijaya

Peluang dan Tantangan KPBU Properti

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Panggung Debat Kedua Milik Jokowi

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Image
Iptek

Debat Pilpres 2019

Ahmad Agus Setiawan: ‘Milenial Lebih Cepat Beradaptasi pada Sisi-sisi Tertentu, Terutama Digital’

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Sosok

Image
News

5 Fakta Perjalanan Karier Sudirman Said, dari Aktivis Antikorupsi hingga Tuai Kontroversi

Image
News

32 Tahun Menikah, 10 Potret Mesra Hary Tanoesoedibjo dan Istri

Image
News

Dari Aktor hingga Politisi, Ini 5 Fakta Perjalanan Karier Rano Karno