image
Login / Sign Up

Perbedaan Jawaban Jokowi dan Prabowo Soal Strategi Selesaikan Tumpang Tindih Aturan

Bayu Primanda

Debat Pilpres 2019

Image

Fokus - Debat Pilpres 2019 | AKURAT.CO/Candra Nawa

AKURAT.CO Bidang hukum menjadi pertanyaan pertama yang dilontarkan kepada masing-masing pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam acara debat di gedung Bidara, Jakarta, malam ini. 

"Kepastian hukum sangat penting bagi warga, pelaku usaha, jalannya pemerintahan, tapi ternyata peraturan banyak tumpang tindih dan tidak harmonis tingkat pusat dan daerah, apa strategi untuk selesaikan masalah itu?"

Masing-masing kandidat diberi waktu dua menit untuk memberikan jawaban. 

baca juga:

Giliran pertama diberikan kepada Prabowo Subianto. Prabowo Subianto mengatakan akan memberdayakan pembinaan hukum nasional, memperkuat konsolidasi, penyelerasan, supaya tidak terjadi tabrakan. "Ini pekerjaan besar, tapi harus kita lakukan, supaya ada kepastian hukum, sistem hukum, dan hukum bekerja untuk semua," kata Prabowo Subianto.

Sandiaga Uno menambahkan nanti akan melibatkan para ahli hukum untuk membantu menciptakan harmonisasi dan sinkronisasi. "Jadi kami akan pastikan pekerjaan besar harus dipimpin oleh pemimpin, presiden dan wakil presiden. Kami akan bertanggungjawab sinkronisasi dan harmonisasi, beri kepastian hukum, bukan cuma orang kaya, tetapi untuk semua masyarakat," kata dia.

Sandiaga Uno menekankan ingin memberikan kepastian hukum, terutama agar investasi terjamin. Dia kemudian mengkritik kondisi pemerintahan sekarang . "Negeri ini kaya raya, tapi masih sisakan masalah, susah kerja, peluang usaha, karena ketidakpastian hukum," kata dia.

Dengan adanya kepastian hukum, kata dia, pasti akan meningkatkan ivestasi, lapangan kerja, dan tercipta kesejahteraan. 

Jokowi kemudian diberi waktu untuk menanggapi jawaban pasangan nomor urut satu. Pandangan Jokowi berbeda dengan Prabowo. Jokowi menekankan pentingnya pusat legislasi nasional agar terjadi harmonisasi dan sinkronisasi pusat serta daerah.

"Kami beda dengan Pak Prabowo-Pak Sandi, penting sekali harmoniasi regulasi kita. Fungsi-fungsi legislasi, baik di dirjen, dan semua fungsi legislasi di semua kementerian sehingga bisa langsung dikontrol oleh presiden, ada satu pintu. Tidak tumpang tindih. Membuat perda juga harus konsultasi ke pusat konsultasi pusat legislasi nasional," kata dia.

Kedua, Jokowi mengatakan akan menyederhanakan proses sehingga semua tumpang tindih aturan pusat dan daerah akan kelihatan.

Menanggapi penjelasan Jokowi, Prabowo Subianto mengatakan tidak melihat ada perbedaan. Jawaban Prabowo Subianto cenderung mengkritik keadaan pemerintahan sekarang. 

"Karena memang pemerintah yang tanggungjawab untuk laksanakan penyelarasan dan juga lakukan perbaikan, juga menghasilkan produk itu. Itu tugas pemerintah. Presiden adalah penanggungjawab pelaksanaan penegakan hukum. Jadi saya tidak persoalkan itu. Tapi yang jelas kenyataan sekarang, tumpang tindih menumpuk, perlu ada bantuan pakar untuk bantu pemerintah selesaikan ini emua. Kita ingin percepatan. Kita ingin ada terobosan. Itu jawaban saya," kata dia. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Kumpulkan Dewan Pembina Gerindra di Hambalang, Prabowo Bahas Langkah Rekonsiliasi

Image

News

Bertemu Ma'ruf Amin, ISNU Bahas Isu Kesejahteraan dan Pendidikan Pesantren

Image

News

Pansel Serahkan Pemilihan Pimpinan KPK Sepenuhnya Pada Presiden

Image

News

Jokowi Sumbang Sapi Brangus Seberat 1.010 Kilogram untuk Gorontalo

Image

News

Kursi Kabinet, Zulkifli: Kami Mengerti Aturan, Enggak Boleh Minta-minta

Image

News

Jokowi-Ma'ruf Segera Bahas Calon Menteri di Kabinet Jilid II

Image

News

Siapa Calon Menteri dari PDIP? Megawati Belum Pakai Hak Prerogatif

Image

News

Dalam Perkenalan Kabinet, Presiden Maupun Semua Menteri Diusulkan Pakai Busana Tradisional

Image

News

Pepatah untuk Jokowi dan Prabowo: Tak Ada Teman atau Lawan Abadi, yang Tetap Hanya Kepentingan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Relawan Pendukung Emil-Uu Bantah Tudingan Rusaknya Komunikasi Pasca Menang Pilgub

Pihaknya pun membantah jika relawan yang kecewa itu tidak dilibatkan dalam program-program yang dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Image
News

Kasus Salah Tangkap, Pengamen Cipulir Gugat Polda Metro, Kejati DKI dan Kemenkeu

Gugatan ganti rugi sebesar Rp746 juta.

Image
News

Terpeleset dari Kapal, Penumpang Wanita Ini Tenggelam di Perairan Bone Sulsel

Setelah mendapat laporan tersebut, petugas kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu karet.

Image
News

TNI AL Gadungan Ini Tipu Korbannya hingga Rp 1,5 Miliar

Pelaku menjanjikan bisnis jual beli barang dan berbagai proyek.

Image
News

Berbuntut Gugatan Rp700 Juta ke Polisi, Ini Kronologis Kasus Salah Tangkap Pengamen Jalanan di Cipulir

Kejadiannya pada 2013 silam.

Image
News

Nenek Jumantan Gosok Gigi di Pinggir Sungai, Tiba-tiba Tangannya Disambar Buaya

Untungnya, saat itu gigitan buaya terlepas.

Image
News

Kemendikbud Buka Pendaftaran Beasiswa Unggulan untuk Jejang S1, S2 dan S3, Daftar Yuk!

Beasiswa diberikan untuk mendukung peningkatan SDM Indonesia.

Image
News

Puncak Lebaran Betawi, Dishub DKI  Rekayasa Lalin di Jalan Medan Merdeka Selatan

"Diimbau kepada pengguna jalan agar dapat menghindari ruas jalan yang menjadi rute atau lintasan pawai,"

Image
News

Kumpulkan Dewan Pembina Gerindra di Hambalang, Prabowo Bahas Langkah Rekonsiliasi

Prabowo akan menjelaskan langkah rekonsiliasi yang sudah dilakukan pasca-Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Image
News
Haji 2019

Kemenkes: 263 Calon Haji Sakit dan 7 Meninggal Dunia

Kemenkes terus memantau kondisi kesehatan jemaah hingga pulang ke Indonesia.

trending topics

terpopuler

  1. Tajir sejak Lahir, 6 Fakta Putra Mahkota Brunei Darussalam Al-Muhtadee Billah Bolkiah

  2. Yunarto Sedih Karya yang Disebut Anies 'Luar Biasa' Dibongkar

  3. TGPF Salahkan Novel dan KPK, ICW: Sangat Logic!

  4. Cerita Kakek 94 Tahun Asal Indonesia Diundang Raja Salman ke Tanah Suci

  5. Bikin Merinding, Bocah 4 Tahun Asal Australia Ini Mengaku Reinkarnasi Putri Diana

  6. Sang Ibunda Tak Kecewa Atas Beredarnya Foto Syur Cinta Laura

  7. Perobohan Bambu Getah Getih, Tsamara: Setengah Miliar Dikeluarkan dan Kini Hancur

  8. Ustaz Tengku Zulkarnain Cuitkan Soal Pengemplang Pajak, Ditanggapi DJP Eh Dihapus

  9. Soal Bambu Getah Getih Anies, Komut Adhi Karya: Benda Paling Menganggu Akhirnya Dibongkar

  10. Kritik Pedas Syamsuddin Haris Hasil Kerja TPF Novel: Bagaimana Kita Percaya Jenderal Polisi Bisa Pimpin KPK

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik