image
Login / Sign Up

Yunarto: Pasukan Gembel Warnet Mulai Dikerahkan Lagi, Ngata-ngatain Semua Lembaga Survei

Siswanto

Image

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya. | AKURAT.CO/Dedi Ermansyah.

AKURAT.CO Hasil survei yang dilakukan lembaga Charta Politika terbaru menunjukkan elektabilitas pasangan  Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno stagnan sejak Oktober 2018.

Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin meraih suara responden sebanyak 53,2 persen dan 34,1 persen memilih Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hasil ini mirip dengan survei pada Oktober 2018 setelah kedua tokoh dinyatakan sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden. Pada saat itu Jokowi-Ma'ruf Amin mendapat suara sebanyak 53,2 persen sementara Prabowo-Sandiaga 35,5 persen. Prabowo-Sandiaga turun sedikit sebesar 1,4 persen. Namun, perubahan Oktober ke Desember tersebut secara statistik tidak cukup signifikan karena margin of error mencapai 2,19 persen.

Setelah survei diumumkan, Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mendapatkan reaksi negatif dari sebagian netter. Dia mengungkapkan hal itu melalui akun Twitter @yunartowijaya.

baca juga:

"Pasukan gembel warnet mulai dikerahin lagi malam ini... Ngata-ngatain semua lembaga survei sambil gak berani keluarin survei internalnya sendiri..." kata Yunarto Wijaya.

Seorang netter dengan akun @jimmivee14 menyerang Yunarto Wijaya secara verbal. Dia juga menyebut hasil survei lembaga yang dipimpin Yunarto Wijaya banyak yang meleset.

Yunarto Wijaya menantang netter tersebut untuk membuktikan tuduhan. "Yuk ketemuan buka-bukaan... Saya kasih berapapun kalau bisa buktiin banyakan yang meleset..." kata dia.

Mantan anggota parlemen dan politisi senior Abdillah Toha melalui akun @AT_AbdillahToha ikut geram dengan "pasukan gembel."

"Dari dulu hobinya belum berubah. Memusuhi lembaga survei independen, exit poll, dan sejenisnya. Di tahun 2014 malah sujud syukur kemenangan berdasar survei buatan sendiri. Bisa jadi orang-orang ini makhluk dari planet lain ya?" kata dia. 

Survei yang dilakukan Charta Politika kali ini digelar 22 Desember 2018 - 2 Januari 2019 dengan melibatkan 2.000 responden di 34 provinsi dan tingkat kepercayaan 95 persen.

"Stagnasi tersebut terjadi karena semakin banyaknya pemilih yang telah mantap untuk memilih kedua pasangan calon, yang mencapai sekitar 80 persen," ujar Yunarto Wijay dalam pernyataan pers. Para pemilih yang telah mantap tersebut (strong voters) tidak akan mengubah pilihannya hingga hari H pemilu, kecuali terjadi sebuah kesalahan yang sangat fatal yang mengakibatkan mereka kecewa.

Yunarto Wijaya juga menyatakan reuni 212 pada 2018 ternyata tidak berdampak dalam mendongkrak peningkatan elektabilitas Prabowo. Menurut survei, 57,3 persen responden menjawab bahwa 212 merupakan gerakan moral dan hanya 23,2 persen untuk mendukung pasangan calon presiden.

"Hal ini menjawab hipotesa kenapa reuni 212 tersebut tidak berpengaruh signifikan bagi Prabowo," katanya.

Selain itu, menurut dia, terjadi kejenuhan dalam kampanye yang begitu lama dan wacana yang berkembang antarkedua pasangan calon tidak lagi menarik perhatian masyarakat.

Untuk itu, menurut dia, debat bisa saja menjadi momentum untuk menarik kembali perhatian masyarakat dalam menentukan pilihannya.

Sementara itu, perubahan dapat saja terjadi mengingat jumlah pemilih yang belum menentukan pilihan (yang tidak menjawab atau tidak tahu/undecided voters) mencapai 14,1 persen. Sedangkan pemilih yang mungkin berubah suaranya (yang telah menentukan pilihan namun menyatakan bisa saja berubah/swing voters) mencapai 14,1 persen.

Untuk swing voters pada pemilih Jokowi-Ma'ruf Amin didapati sebesar 13,1 persen sementara Prabowo-Sandiaga 13,5 persen.

Namun demikian, perubahan tersebut dapat terjadi signifikan bila ada momentum bagi kedua pasangan calon, katanya. []

Editor: Siswanto

Sumber:

berita terkait

Image

News

Rustam: Tampaknya Anies telah Jadi Follower Presiden Jokowi dalam Pembangunan Infrastruktur

Image

Ekonomi

Misbakhun Pastikan RUU Pertembakauan Dibahas Lagi Usai Pemilu

Image

News

Anies Pastikan Tarif MRT Diputuskan Sebelum 24 Maret

Image

News

Soal Tarif MRT, Anies: Kemungkinan Penerapannya Per Kilometer

Image

News

Usai Naik MRT, Jokowi: Kota-Kota Besar di Indonesia juga Harus Membuat MRT

Image

Iptek

MRT Jakarta Bakal Dilengkapi Gerbong Khusus Wanita

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Ma'ruf Merawat Kearifan Lokal, Sandi Hanya Berkutat Soal Ekraf

Image

Ekonomi

Ekonomi Ala Jokowi Vs Prabowo

Jokowi Tegaskan Integrasi Transportasi di Jabodetabek Tak Bisa Ditunda Lagi

Image

News

Warga Histeris Saat Melihat Jokowi dan Anies Naik MRT

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

KPU: Peserta Pemilu Diminta Patuhi Aturan Zonasi Kampanye Rapat Umum

KPU menyatakan kampanye rapat umum siap digelar.

Image
News

Buruh: Regulasi Mudah, UMKM Era Jokowi-JK Berkembang Pesat

Berharap iklim usaha mikro ini terus berlanjut.

Image
News

Suharso Dikukuhkan Sebagai Plt Ketua Umum PPP di Mukernas III

Seluruh ketua DPW PPP dari seluruh Indonesia yang menjadi peserta Mukernas, menyatakan setuju Suharso.

Image
News

Divonis 7 Tahun, Lucas: Hakim seperti Kerbau Dicucuk Hidungnya

Image
News

Kiai Ma'ruf Minta Relawan Kerja Keras Tanpa Korbankan Persatuan

"Berbagai cara dilakukan, termasuk “door to door” dari darat, udara, dan langit,"

Image
News

200 Orang Terdampak Banjir Bandang di Distrik Ravenirara

"Satu lagi distrik yang terdampak bencana banjir bandang Jayapura yang belum tertangani,"

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Kandidat Pilpres 2019 Diminta untuk Tidak Tergantung pada Hasil Survei

Banyak hasil survei yang tidak sejalan dengan fakta di lapangan.

Image
News

Mahfud MD: Nilai-nilai Pancasila Sudah Mulai Luntur

"Masyarakat saat ini ada kekhawatiran terhadap nilai-nilai Pancasila yang sudah mulai luntur,"

Image
News

Jokowi Minta Caleg PDIP Ajak Masyarakat untuk Tidak Golput

"Ini saya sampaikan agar mengajak masyarakat untuk datang ke TPS berbondong-bondong, jangan sampai ada yang golput,"

Image
News

Dua Kebakaran Terjadi Hampir Bersamaan di Ibukota

Berdasarkan data yang dilansir BPBD DKI Jakarta, kebakaran pertama terjadi di wilayah Meruya Utara, Kembangan, Jakarta, Barat.

trending topics

terpopuler

  1. Yuli yang Ditangkap Densus Meninggal di RS Polri, Suami Pilih Kuburkan di DKI Ketimbang Ditolak di Klaten

  2. Alissa Wahid: Kalau Kelompok Ini Berkuasa, dengan Sistem Sentimen yang Dibangun akan Hilangkan Kesetaraan

  3. Mulai Sekarang, Jauhi Minuman Manis Jika Tak Mau Mati Muda

  4. Duh, Selama Live Streaming Aksi Teror Selandia Baru Tak Ada yang Lapor

  5. Rustam: Tampaknya Anies telah Jadi Follower Presiden Jokowi dalam Pembangunan Infrastruktur

  6. Program OK OCE Dianggap seperti Konsep Khilafah hingga Azan Dikumandangkan di Ruang Publik Selandia Baru

  7. 5 Fakta Penting Kiai Anwar yang Jasadnya Utuh meski Terkubur 31 Tahun

  8. Terlalu Fokus Sama Karir, Kelima Zodiak Ini Kerap Lupa dengan Pasangan Cintanya

  9. Mbah Mijan: Sayang, Mamas Romy Salah Persepsi, Ekspektasi Tak Semontok Pantat Bayi

  10. 5 Mobil Mewah Bintang Tottenham asal Korsel, Ferrari Mahalnya Tak Boleh Merah

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Image
Ujang Komarudin

Menanti Kejutan di Debat Ketiga

Image
Hendra Mujiraharja

Perez Memalingkan Muka dari Mourinho untuk Zidane

Image
Hervin Saputra

Seberapa Kuat "Tradisi Indonesia" di All England?

Wawancara

Image
Iptek

Sepeda Listrik Jadi Polemik, Migo Beri Jawaban!

Image
Gaya Hidup

Chief Company Barbershop

Jatuh Bangun Chief Barbershop di Tangan Fatsi Anzani dan Oky Andries

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Sosok

Image
News

Jadi Caleg DPR RI, Begini 10 Potret Sahrul Gunawan Blusukan sampai Diserbu Ibu-ibu

Image
News

7 Potret Seru Kahiyang Ayu Bercengkerama dengan Buah Hati

Image
News

8 Gaya Kampanye Bertrand Antolin, dari Sosialisasi Pemilu sampai Bancakan