image
Login / Sign Up

Survei Charta Politika, Elektabilitas Jokowi Masih Unggul di Jateng, Jatim, Kalimantan, Bali dan Papua

Yudi Permana

Menuju Pilpres 2019

Image

Surat suara calon presiden dan wakil presiden yang telah di validasi dan approval oleh partai politik peserta pemilu di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/1/2019). Validasi dan approval ini dilakukan untuk memastikan penulisan nama dan foto peserta pemilu benar. Serta dalam waktu dekat surat suara akan dicetak. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijayamengatakan bahwa elektabilitas pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin masih unggul di wilayah jawa, khususnya di Jawa Tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), Kalimantan dan Bali, serta Papua. Sementara Prabowo-Sandi hanya unggul di DKI Jakarta dan Banten.

Dalam hasil survei yang dilakukan lembaga Charta Politika pada Desember hingga Januari 2019, bahwa provinsi Jawa Barat (Jabar) akan menjadi daerah pertarungan antara kedua pasangan capres-cawapres di pilpres 2019 mendatang.

baca juga:

 "Pak Prabowo masih unggul di Sumatera, DKI dan Banten. Lumbung suara Pak Jokowi di Jateng dan Jatim. Dan terjadi pertarungan menarik sehingga Jabar akan menjadi daerah tempur karena terjadi tarik menarik,” kata Yunarto di kantornya, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Rabu (16/1).

“Kemudian di Kalimantan Pak Jokowi masih unggul. Dan Papua juga masih diungguli Pak Jokowi," sambung Yunarto.

Pada saat dilakukan survei, lanjut dia, ada 5 jawaban tertinggi dari alasan responden memilih Jokowi-Ma'ruf adalah kinerja yang bagus dan berpengalaman sebanyak 34,3 persen, kemudian berjiwa sosial dan merakyat sebanyak 32,0 persen, suka dengan Joko Widodo sebanyak 11,7 persen, dan atas ajakan keluarga atau teman sebanyak 3,9 persen, serta partai politik yang mengusung sebanyak 1,8 persen.

“Namun, dari alasan memilih itu, ada pula yang tidak tahu atau tidak jawab sebanyak 10,3 persen,” ujarnya.

Sementara, alasan responden memilih Prabowo-Sandi adalah karena tegas sebesar 25,5 persen, berjiwa sosial dan merakyat sebanyak 21,9 persen, suka dengan Prabowo sebanyak 12,7 persen, kinerja bagus dan berpengalaman sebanyak 9,5 persen, dan atas ajakan keluarga atau teman sebanyak 6,6 persen.

“Untuk pemilih Prabowo-Sandi yang tidak tahu atau tidak jawab alasannya memilih pasangan calon 02 itu berada di angka 4,7 persen,” ucap Yunarto.

Survei dilakukan pada 22 Desember 2018 sampai 2 Januari 2019, dengan sebanyak 2.000 responden dari 34 provinsi yang dipilih dengan metode multistage random sampling. Kemudian Margin of error dari survei +- 2,19%, dengan tingkat kepercayaan 95%. []


Berikut hasil survei elektabilitas capres-cawapres:

Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 53,2%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 34,1% 
Belum memutuskan/tidak menjawab: 12,7%. 

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Golkar Sudah Sodorkan Lima Nama Calon Menteri ke Jokowi

Image

News

PPP Siap Kawal Pembangunan SDM Program Jokowi-Ma'ruf Amin

Image

News

Waketum PAN Sebut Pengurus DPP Banyak yang Ingin Jadi Oposisi

Image

News

TKN Berharap Jokowi Serap Aspirasi Rakyat dalam Penyusunan Kabinet

Image

Ekonomi

Soal Bambu Getah Getih Anies, Komut Adhi Karya: Benda Paling Menganggu Akhirnya Dibongkar

Image

News

Amien Rais Beri Kesempatan Jokowi-Ma'ruf 5 Tahun, Ferdinand: Akhirnya, Yang Lalu Terlupakan!

Image

Gaya Hidup

Duh! Perempuan di Bawah 30 Tahun Lebih Memikirkan Seks Dibandingkan Nenek Mereka

Image

News

Beri Kesempatan Jokowi-Ma'ruf 5 Tahun, Mahfud MD: Hormat Pak Amien, Mari Rajut Keindonesiaan Kita!

Image

News

Bamsoet Dukung Dito Ariotedjo Jadi Menteri Kabinet Jokowi-Ma'ruf yang Diajukan Golkar

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

DPR: Revisi UU ITE Masih Sebatas Wacana

ITE sekarang belum ada pembahasan ya.

Image
News

Positif Konsumsi Narkoba, Pegawai Tempat Hiburan Malam Diciduk Polisi

Polisi berhasil mengamankan empat orang pengunjung dan pekerja itu karena terbukti menggunakan narkoba di Triple Eight Executive Club

Image
News

BMKG Catat Riau Tempati Posisi Teratas Penyumbang Titik Panas Karhutla

Dalam dua pekan terakhir, belasan hingga puluhan titik panas dan titik-titik api bermunculan di Riau.

Image
News

Anies Ingin Bantu Petani Bambu, Teddy: Lu Sebenarnya Bisa Urus Ibu Kota Negara Gue Nggak Sih?

Jika alasan Anies bantu petani bambu, Teddy tantang Anies beli permen karet seharga Rp500 juta untuk bantu petani karet.

Image
News

Lima Saran PKB kepada Jokowi Terkait Calon Menteri Kabinet

Jadi tidak sekadar ada orang pinter atau dia ngetren terkenal, ujug-ujug dijadikan menteri.

Image
News

Hinca Harap Kader PSI yang Lolos Jadi Anggota Dewan Dapat Bantu Kerja Anies Baswedan

“Semoga kader-kader PSI yang lolos menjadi anggota dewan di DKI dapat membantu kerja-kerja Anies Baswedan."

Image
News

Tak Mau Bebani Jokowi Alasan Hanura Tak Patok Jatah Kursi Menteri

Kami sudah pada tahap bicara kepentingan negara dan bangsa.

Image
News

60 Persen Anggaran Pendidiakan Tercecer ke-16 Kementerian Tidak Diawasi DPR

Dari 440 triliun, hanya 40 persen yang terserap dalam proses pendidikan. Sementara sisanya 60 persen tercecer ke Kementerian

Image
News

PKB Tolak Partai Pendukung Prabowo Bergabung di Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Jadi pesan di MRT itu adalah semacam pesan simbolik Jokowi bahwa kita satu rel menjaga konstitusi NKRI.

Image
News

Berdiri di Tengah Pemukiman Warga, Keberadaan Pabrik Olahan Semen Dikeluhkan

Memang sudah ada pembahasan terkait pabrik olahan semen tersebut. Namun sampai saat ini tidak ada penyelesaian apa-apa seperti angin lalu

trending topics

terpopuler

  1. Netter Sebut Jokowi 'Bloon', Gibran: Ya Pak, Maaf Pak

  2. Kesal, Regi Datau Harus Bayar Makan Sampai Rp64 Juta Karena Ayu Dewi

  3. Tuai Pujian, Kisah Aiptu Rukur Sidabutar Berhasil Mengantarkan Tiga Putranya Lulus Akademi Militer

  4. Ternyata Salmafina Didesak Wawancara Khusus Hingga Pakai Kalung Salib di Acara Rumpi

  5. Seorang Pria Tewas Di Dalam Mobil Berplat TNI Di Ciracas

  6. Pembuat Anyaman Getih Getah di Bundaran HI Sebut Anggaran Produksi Karyanya Tak Sampai Rp 300 Juta

  7. Sindir Galih Ginanjar, Pablo Benua - Rey Utami, Sonny Septian: Khilaf Sebagai Jurus Terakhir

  8. Jawab Kritik Soal Getah Getih, Rian Ernest: Memang Politisi Kelas Wahid Anies Baswedan Ini

  9. 7 Pesona Briptu Ima, Polwan yang Jalankan Misi Kemanusiaan PBB di Afrika

  10. Stasiun Televisi Undang Abu Janda, Warganet: Nggak Ada yang Lebih Berbobot?

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik