image
Login / Sign Up

Capres-cawapres Diimbau Tak Isi Debat dengan Hoaks dan Pesimisme

Dedi Ermansyah

Image

Kertas suara Pilpres 2019. | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Capres dan cawapres diminta untuk tidak memboboti materi debat yang akan disampaikan dalam debat capres dengan materi yang mengundang pesimisme.

"Kami mengimbau kepada capres-cawapres untuk tidak memboboti materi debatnya dengan hoaks, kebohongan, pesimisme, dan asumsi yang menakut-nakuti masyarakat," kata Koordinator Jaringan Milenial Anti-Korupsi dan Anti-Intoleransi Alan Christian Singkali di Jakarta, Rabu (16/1/2019).

Ia mengatakan debat capres putaran pertama yang akan digelar pada 17 Januari 2019 akan mengangkat tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.

Menurut dia, tema-tema ini cukup penting untuk diangkat ke permukaan karena selalu menjadi momok menakutkan ketika kembali mengingat peristiwa-peristiwa lalu yang saling terkait satu sama lain.

"Pemirsa debat nantinya tidak hanya kelompok orang tua, yang dengan mata terbuka telah menyaksikan pasang surut perpolitikan bangsa ini termasuk peristiwa-peristiwa yang erat kaitannya dengan tema itu," ujarnya.

Penonton debat juga anak muda milenial yang menggali informasi sejarah masa lalu dari berbagai sumber yang keakuratannya bisa dipertanggungjawabkan.

"Artinya anak muda milenial, agak sulit untuk dibohongi, atau terpapar info hoaks, walaupun kebanyakan tidak menyaksikan peristiwa sejarah masa lalu secara langsung," ucapnya.

Milenial yang jumlahnya mencapai 90 juta jiwa ini, lebih cenderung selalu mengkonfrontasi setiap pernyataan dengan data-data. "Jadi sebaiknya untuk tidak membingungkan milenial dengan data-data yang tidak benar, apalagi asumsi," tuturnya.

Ia menegaskan, dari sisi hukum, bagi milenial penting untuk menekankan revitalisasi penegakan hukum agar tidak cuma tajam ke masyarakat bawah, namun tumpul ke kelompok elite.

"Kita masih ingat penggunaan instrumen hukum untuk mengkriminalisasi orang-orang tertentu hanya karena desakan massa. Hukum harusnya tetap berdiri pada prinsip keadilan," katanya, menegaskan.

Ia menambahkan, kaum milenial begitu pedulinya dengan penegakan hukum sehingga akhir-akhir ini banyak gerakan petisi daring yang dibuat untuk mengoreksi setiap produk hukum.

Penuntasan pelanggaran HAM masa lalu adalah salah satu pekerjaan rumah yang senantiasa ditagih oleh kaum milenial.

"Para pelanggar HAM masih berkeliaran itu juga bentuk dari lemahnya instrumen hukum kita terhadap pembuktian kasus. Hal ini sama buruknya dengan sikap anti-kemanusiaan yang tentu tidak disenangi kaum muda," katanya.

Begitu pula dengan terorisme yang semakin dibabat semakin merambat. Dominan kelompok muda, kata dia meyakini bahwa potensi terorisme tetap ada karena ketidaktegasan pemerintah sebelumnya untuk membersihkan ideologi anti-Pancasila dari bumi pertiwi.

"Isu terakhir adalah korupsi atau yang biasa disebut sebagai bahaya laten. Sudah banyak pernyataan sikap, janji-janji politik, pakta integritas, maupun Nota Kesepahaman, namun korupsi tetap masih ada. Ini besar kaitannya dengan mental, mental masyarakat Indonesia perlu mengalami pencerahan kembali," tuturnya.

Ia berpendapat, upaya pemberantasan korupsi harus melampaui dari hanya sekadar janji-janji politik, namun juga penting untuk meyakinkan masyarakat melalui sistem pengawasan yang memperkuat integritas serta mencegah terjadinya praktik korupsi.

"Sejujurnya milenial sudah bosan dengan narasi-narasi panjang yang membingungkan dan hanya berisi seolah-olah bualan. Milenial perlu bukti-bukti akurat, oleh karena itu debat tanggal 17 Januari kita ingin melihat adu gagasan program yang lebih elegan, sehingga semua masyarakat bisa menilai dengan lebih jernih bukan hanya mengikuti hasrat emosi," imbuhnya.

Ia mengutip pernyataan seorang CEO, pengusaha, dan penulis kenamaan Margaret Heffernan bahwa untuk mendapatkan begitu banyak gagasan yang baik dan inovasi yang nyata dibutuhkan interaksi antarsesama, konflik, argumen, dan debat.
[]

baca juga:

Editor: Ainurrahman

Sumber:

berita terkait

Image

News

TKN: Jokowi Adalah Antitesis Prabowo

Image

News

Lukman Edy: Puisi Neno Warisman Puncak Kebohongan Kubu Prabowo

Image

News

FOTO Pilpres 2019 Menenggelamkan Pemilihan Anggota Legislatif

Image

News

Begini Alasan Forum Betawi Rempug Dukung Jokowi

Image

News

Pengamat: Strategi 02 Gempur Basis Suara Jokowi

Image

News

Hasto: Saatnya Door To Door Menangkan Jokowi-Ma'ruf 

Image

News

Deklarasikan Dukungan ke Jokowi, Ganjar Pranowo Dinyatakan Bersalah

Image

News

Pengamat: Politik Identitas dan Keamanan Ancam Pemilu 2019

Image

News

Dukung Jokowi, Ketum LMP Siap Gelar Rapimnas

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Terjadi Lagi, Miras Oplosan Tewaskan 99 Orang di India

Beberapa wanita turut menjadi korban dari miras oplosan tersebut

Image
News

Panglima TNI Tinjau Karhutla di Riau

Dia meminta agar ada penambahan personel TNI untuk membantu pemadaman dan perlengkapan yang lebih mumpuni.

Image
News

PUPR: Pembangunan Tanggul Rob Pekalongan Selesai Desember

"Secara keseluruhan pengerjaan tanggul ini sudah 60 persen,"

Image
News

Kapolda: 7 Saksi Diperiksa Terkait Kebakaran Kapal di Muara Baru

Dijelaskannya bahwa saat ini belum ada penetapan tersangka, karena saksi-saksi masih diperiksa.

Image
News

Mendikbud Siap Fasilitasi Infrastruktur Pendidikan di Pandeglang

"Kita optimistis ke depan mutu pendidikan di Pandeglang menjadi lebih baik,"

Image
News

Ganjar Ajak Lima Difabel Ikuti Program Sehari Bersama Gubernur

Kali ini Ganjar mengajak lima penyandang disabilitas yang tunadaksa, tunarungu, dan tunawicara untuk mengikuti kegiatannya selama sehariaan

Image
News

Wapres JK Ceritakan Pengalaman Kerja Empat Tahun Dengan Jokowi

"Belum pernah satu kali pun kami bicara secara pribadi bicara tentang proyek. Belum pernah,"

Image
News

Polri Beri Perhatian Khusus Laporan Jurnalis Munajat 212

Kasus dugaan kekerasan dan intimidasi yang dilakukan oknum organisasi masyarakat itu kini sedang ditangani oleh Polres Metro Jakarta Pusat.

Image
News

Zulkifli Hasan Siap Menjamin Penangguhan Penahanan Dhani

"Kalau penangguhan penahanan itu kemungkinan dilakukan, kami siap untuk membantu,"

Image
News

Pakar: Suami Pembunuh Istri dan Anak Bisa Dipidana Mati

"Pemberian hukuman mati selain menimbulkan efek jera, hukuman mati juga mencegah terulangnya tindakan kejahatan yang sama,"

trending topics

terpopuler

  1. Massa Aksi GNPF MUI Medan Bentangkan Spanduk 'Copot Kapolda Sumut'

  2. Intip Cara Berpakaian Kerajaan Inggris Ketika Sedang Tak Bertugas

  3. Ormas Islam di Sumut Ikrarkan Kawal Ulama dan Pemilu 2019

  4. Selalu Saling Dukung, 10 Potret Mesra Sudirman Said dan Istri

  5. Ramah Tamah Bersama Ribuan Pengusaha Tionghoa, Prabowo Tegaskan Komitmen Berpihak pada Semua Etnis

  6. Pangeran Arab Saudi Bela China Soal Kamp Penahanan Muslim Uyghur

  7. Lasty Annisa Ditangkap Polisi, Begini Kata Pengacara Lyra Virna

  8. Dituding Politisasi Orang Sakit, Addie ke Warganet: Hidupmu Penuh Kebencian

  9. Prabowo Bersama Kroninya Nekat Curi Baterai BTS di Apartemen Thamrin Residence

  10. Timses Jokowi: Bukan Fanatisme Agama, Neno Warisman Sedang Dijerat Fanatisme Politik

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Mengenal Polling Palsu Pemilu

Image
Ujang Komarudin

Saling Serang Pasca Debat

Image
Ilham M. Wijaya

Peluang dan Tantangan KPBU Properti

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Panggung Debat Kedua Milik Jokowi

Wawancara

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Image
Iptek

Debat Pilpres 2019

Ahmad Agus Setiawan: ‘Milenial Lebih Cepat Beradaptasi pada Sisi-sisi Tertentu, Terutama Digital’

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Sosok

Image
Ekonomi

Caleg Milenial yang Terdompleng Latar Belakang Keluarganya, Siapa Saja Mereka?

Image
News

Mertua Idaman, 8 Potret Keakraban Aburizal Bakrie dengan Menantu

Image
News

Selalu Saling Dukung, 10 Potret Mesra Sudirman Said dan Istri