image
Login / Sign Up

Perjuangan Berliku Warga Sari Rejo, Ketua DPRD: Minggu Depan Kita akan Berangkat ke Jakarta

Muhlis

Image

Ketua Forum Masyarakat Sari Rejo Medan Pahala Napitupulu | AKURAT.CO/Muhlis

AKURAT.CO Perjuangan ribuan warga Kelurahan Sari Rejo, Medan, Sumatera Utara, untuk mendapatkan sertifikat tanah belum surut.  Kemarin mereka demo ke kantor Badan Pertanahan Nasional Sumatera Utara, hari ini unjuk rasa ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Medan.

Mereka berharap DPRD membantu mendapatkan legalitas tanah yang selama ini ditinggali sekitar 5.306 kepala keluarga atau sekitar 27.016 jiwa. Mereka memegang Putusan Kasasi Mahkamah Agung RI Nomor 140 K/TUN/2002 tanggal 3 Juni 2005 dan Putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung Nomor 60 PK/TUN/2006 tanggal 11 Februari 2008 terhadap pembatalan sebagian hak pakai. 

Hasil pertemuan dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Wilayah Sumatera Utara Bambang Priono kemarin belum menjawab tuntutan mereka. Dalam kasus ini, BPN Sumatera Utara tidak dapat memproses sertifikat, hal itu berdasarkan surat balasan dari Kementerian Pertahanan dan Keamanan melalui Kepala Staf Angkatan Udara bahwa tanah tersebut terdaftar dalam SIMAK- BMN sebagai aset negara. "Untuk itulah BPN tidak bisa memproses bidang tanah tersebut untuk didaftarkan sehingga sertifikatnya keluar. Karena itu masih persoalan aset. Nanti kalau sudah ada penghapusbukuan dari kementerian pertahanan dan keamanan, itu baru BPN bisa menyelesaikan pensertifikasian," kata Bambang, kemarin.

baca juga:

Kedatangan ribuan warga mengakibatkan ruas Jalan Maulana Lubis, di depan DPRD Kota Medan ditutup total. Mereka berorasi.

Massa demonstrasi di depan kantor ATR/BPN Wilayah . AKURAT.CO/Muhlis

"Kita minta Presiden dan Kementerian Keuangan menghapus tanah Sari Rejo seluas 260 hektar dari aset negara. Itu milik rakyat, tanah yang dihuni ribuan jiwa, mengapa TNI AU masih mengaku miliknya, padahal itu sudah kita menangkan di Mahkamah Agung," kata Ketua Forum Masyarakat Sari Rejo, Pahala Napitupulu, dalam orasi.

Pahala menjelaskan perjuangan masyarakat Sari Rejo untuk mendapat pengakuan akan terus dilakukan sampai Presiden Joko Widodo mendengar. Pahala mengatakan warga tidak hanya sulit mendapat sertifikat tanah, selama ini sebagian dari mereka mendapatkan intimidasi.

"Akan kita perjuangkan tanah kita, tempat hidup kita sampai pemerintah melihat persoalan ini. Perjuangan rakyat ini juga tidak akan berhenti meski ada intimidasi dari pihak TNI AU kepada masyarakat, merdeka," ujar Pahala.

DPRD Pertanyakan Mengapa Kemenkeu Tak Jalankan Putusan MA

Setelah berorasi di depan gerbang DPRD Kota Medan, warga ditemui pegawai sekretariat DPRD dan kemudian mengajak mereka masuk untuk berdialog dengan anggota dewan.

Audiensi, antara lain dihadiri Ketua DPRD Kota Medan Henry John dan anggota Paul Mei Anton Simanjuntak, Iswanda Nanda Ramli, Andi Lumbangaol, dan Proklamasi Naibaho. Perwakilan Pemerintah Kota Medan yang hadir yaitu Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution didampingi Kepala Dinas Perhubungan Renward Parapat.

Pahala menjelaskan berbagai persoalan yang terjadi selama ini, terutama soal intimidasi. Intimidasi yang dirasakan warga mulai dari pemasangan polisi tidur hingga plang nama jalan.

Wilayah Sumatera Utara. AKURAT.CO/Muhlis

"Kami minta DPRD Medan tolong kami untuk tanah 260 hektar tersebut dihapus dari pencatatan aset negara," kata Pahala.

Sejumlah anggota dewan kemudian mempertanyakan mengapa Kementerian Keuangan tidak menanggapi putusan Mahkamah Agung yang telah memenangkan masyarakat.

Ketua DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan Henry John mengatakan akan ke Kementerian Keuangan untuk mencari kejelasan.

"Minggu depan kita akan berangkat ke Jakarta. Kita pertanyakan kepada Kementerian Keuangan soal tanah Sari Rejo ini," kata Henry John. []

Editor: Siswanto

Sumber:

berita terkait

Image

News

Saat Pidato di Depan Pengusaha Tionghoa, Prabowo Kembali Sindir Wartawan

Image

News

Ramah Tamah Bersama Ribuan Pengusaha Tionghoa, Prabowo Tegaskan Komitmen Berpihak pada Semua Etnis

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Dahnil Banjir Sindiran, Penulis Buku: Emang Jalan Raya Bentuknya Lurus Kayak Jalanan Babi?

Image

Ekonomi

Sudirman Said Harus Tunjukkan Bukti-bukti Pertemuan Diam-diam Jokowi dan Bos Freeport

Image

News

Buntut Pengeroyokan Kader HMI, Ratusan Mahasiswa Demo Kampus UMSU

Image

News

Timses Jokowi Sebut Sudirman Said Lakukan Pembohongan Soal Pertemuan Jokowi dan James Moffett

Image

News

BPN Nilai Jokowi Sengaja Serang Prabowo dengan Isu 'Unicorn'

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Jokowi Tak Permasalahkan Kepemilikan Lahan Prabowo, Hanya Melengkapi Tanggapan Debat

Image

News

Gara-gara Helm, Dua Pria Tewas Dihakimi Massa

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Saat Bahasa Sunda di Kota Bandung Makin Jarang Digunakan Generasi Melenial

“Bisa dihitung sama jari lah. Dari satu kelas yang jumlahnya 33-35 orang."

Image
News

KPU Pastikan Pemilih Disabilitas Mental Gunakan Hak Pilihnya

Metode pencoblosan bagi penyandang disabilitas mental, akan ada yang mendampingi.

Image
News

Saat Pidato di Depan Pengusaha Tionghoa, Prabowo Kembali Sindir Wartawan

"Nah itu udah ada yang senggol-senggolan wartawannya. Tenang saya kasi berita bagus kok."

Image
News

Terduga Teroris yang Ditangkap di Temanggung Akan Lakukan Amaliyah di Jateng dan Yogyakarta

Yang bersangkutan terindikasi dengan kelompok teroris Abu Sayyaf yang ada di Filipina Selatan, dan akan melakukan latihan militer di sana.

Image
News

Ramah Tamah Bersama Ribuan Pengusaha Tionghoa, Prabowo Tegaskan Komitmen Berpihak pada Semua Etnis

Prabowo mengucapkan terimakasih atas antusias masyarakat yang hadir.

Image
News

Massa Aksi GNPF MUI Medan Bentangkan Spanduk 'Copot Kapolda Sumut'

Aksi akan digelar setiap hari Jumat hingga hari pencoblosan pada 17 April.

Image
News

Dominasi Kuda Hitam di Dapil Jabar VIII

Nama Anggawira dan Selly Andriani punya popularitas tinggi.

Image
News

Ormas Islam di Sumut Ikrarkan Kawal Ulama dan Pemilu 2019

Image
News

Jumlah TPS di Bandung Bertambah, Ini Alasannya

Sebelumnya, TPS di Kota Bandung berjumlah 7.103 menjadi 7.117.

Image
News

Bawaslu: Pernyataan Rudiantara 'Yang Gaji Kamu Siapa' Tak Terbukti Melanggar Kampanye

Rudiantara dinilai tak menyalahgunakan kekuasaan untuk mengampanyekan salah satu pasangan calon di Pemilu 2019.

trending topics

terpopuler

  1. Balas Budiman Sudjatmiko, Dahnil: Receh Banget Komentarmu Om

  2. Ruhut Sitompul: Sudirman Said Dicopot sebagai Menteri Karena Tidak Punya Prestasi

  3. Puisi Neno Warisman Diperbincangkan, Teddy: Diduga Kuat Mengancam Allah

  4. Pujian Buat Susi Soal Kapal Andrey Dolgov, Fans: Dahsyat Bu, yang Masih Bilang Pencitraan Kasih Dia Sambel Jengkol

  5. 8 Potret Paundrakarna, Cucu Soekarno yang Jadi Artis

  6. 10 Potret Budi Djiwandono, Keponakan Prabowo yang Mencuri Perhatian

  7. 5 Potret Kaesang Temani Presiden Jokowi Jenguk Ani Yudhoyono, Salfok sama Badannya

  8. Azyumardi: Saya Optimistis Melihat Indonesia, Tapi Jangan Melihat Proses Ini Sudah Selesai

  9. Sudjiwo Tedjo: Perlahan-lahan Lahan per Lahan Mengepung Elit-elit Tiap Kubu

  10. Annisa: Perawat Jaganya Sekarang Pak Agus, Please Take Care of Memo ya Pap!

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Mengenal Polling Palsu Pemilu

Image
Ujang Komarudin

Saling Serang Pasca Debat

Image
Ilham M. Wijaya

Peluang dan Tantangan KPBU Properti

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Panggung Debat Kedua Milik Jokowi

Wawancara

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Image
Iptek

Debat Pilpres 2019

Ahmad Agus Setiawan: ‘Milenial Lebih Cepat Beradaptasi pada Sisi-sisi Tertentu, Terutama Digital’

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Sosok

Image
News

Selalu Saling Dukung, 10 Potret Mesra Sudirman Said dan Istri

Image
Ekonomi

Mengagumkan! Ibu Empat Anak Ini Ternyata Jack Ma-nya Rusia

Image
News

5 Pejabat Ini Rajin Sempatkan Berolahraga di Sela Kesibukan Urus Negara