image
Login / Sign Up

Kanada Sebut Penegakan Hukum di China Sewenang-Wenang usai Warganya Divonis Mati

Citra Puspitaningrum

Image

Robert Lloyd Schellenberg (36) dijatuhi hukuman mati pada persidangan ulang yang diadakan Senin (14/1) terkait kasus penyelundupan narkoba. | South China Morning Post

AKURAT.CO, Kanada memperingatkan warganya tentang penegakan hukum sewenang-wenang di China. Pasalnya, seorang warga Kanada dijatuhi hukuman mati pada persidangan ulang yang digelar di Negeri Tirai Bambu itu.  Persidangan ulang itu pun dijadwalkan hanya dalam empat hari setelah pemberitahuan.  Hal ini pun memperparah ketegangan antara Beijing dan Ottawa.

"Kami memperingatkan warga Kanada untuk berhati-hati di China lantaran penegakan hukum di sana sangat sewenang-wenang," kata otoritas negara bersimbol daun maple itu pada Selasa (15/1).

Pada Senin (14/1), pengadilan di Dalian, China, menjatuhkan hukuman mati pada Robert Lloyd Schellenberg (36), warga Kanada yang tersangkut kasus penyelundupan narkoba.

baca juga:

Hukuman itu dianggap sebagai pembalasan Beijing atas penangkapan eksekutif Huawei, Sabrina Meng Wenzhou di Kanada pada bulan Desember lalu. Meng ditangkap atas permintaan Amerika Serikat (AS) lantaran dituduh melakukan penipuan menyangkut pelanggaran sanksi terhadap Iran. Meng telah dibebaskan dengan jaminan dan AS diberi waktu hingga 29 Januari untuk mengajukan permintaan ekstradisi resmi.

Awalnya, Schellenberg dijatuhi hukuman 15 tahun penjara pada November 2016. Namun pengadilan tinggi Liaoning memerintahkan diadakan pengadilan ulang pada 29 Desember 2018 karena hukuman itu dianggap terlalu ringan. Pengacara Schellenberg, Zhang Dongshuo menyesalkan putusan hukuman itu dan kemungkinan akan mengajukan banding.

Sementara itu, Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau bersiap mengintervensi kasus Schellenberg.

"Pemerintah sangat khawatir karena China memilih untuk mulai menerapkan hukuman mati dengan sewenang-wenang. Seharusnya semua negara internasional juga tak tinggal diam," kata Trudeau pada hari Senin (14/1), dilansir dari South China Morning Post.

Scott McKnight, redaktur pelaksana China Open Research Network di University of Toronto, berpendapat hukuman mati itu telah merusak citra diplomasi China. Namun, Kanada harus sangat hati-hati mengambil tindakan lantaran sekitar 200 warga Kanada masih ditahan di China.

"Pemerintahan Trudeau perlu melangkah dengan sangat hati-hati. Pasalnya, kasus-kasus tahanan ini bisa dimanfaatkan sebagai alat tawar-menawar dalam pertikaian diplomatik," ungkapnya.

"Hubungan internasional ini sekarang cukup menakutkan. Masalahnya, jika terjadi perseteruan, warga negara yang ditahan di negeri asing bisa dijadikan pion secara sewenang-wenang olehnya," tandas McKnight.[]

Editor: Ahada Ramadhana

Sumber:

berita terkait

Image

News

Pangeran Arab Saudi Bela China Soal Kamp Penahanan Muslim Uyghur

Image

Ekonomi

Melihat Potensi Besar Bisnis Minyak dari Kunjungan Pangeran Arab ke China

Image

Ekonomi

Berita Populer Andi Arief Kena Kepret Soal Freeport hingga Indonesia Pengekspor Manggis Terbesar

Image

Ekonomi

Meski di Tengah Ketegangan, Huawei Tetap Kembangkan Bisnis di Kanada

Image

News

Demi Bayar Utang Negara, Warga AS Bikin Petisi Jual Wilayah Montana

Image

News

Mohammed bin Salman Tiba di China, Rivalitas Kedua Negara Jadi Sorotan

Image

Ekonomi

Yuan China Pukul Dolar AS

Image

Ekonomi

China Larang Impor Batubara dari Australia, Bagaimana Indonesia?

Image

Ekonomi

Mentan Bangga Indonesia Ekspor Lagi 92 Ton Manggis ke China

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Tentara Venezuela Tinggalkan Posisi di Perbatasan Kolombia

Nicolas Maduro menegaskan perbatasan dengan Kolombia ditutup sebagian

Image
News

Iran Gelar Latihan Perang di Selat Hormuz Seiring Tekanan AS

Laksamana Muda Iran Hossein Khanzadi yang memimpin angkatan laut Iran menyatakan berbagai manuver dimulai pada Kamis (21/2)

Image
News

Vietnam Ancam Deportasi Peniru Trump dan Kim Jong-un

Kim Jong-un dan Trump akan bertemu di Vietnam pekan depan

Image
News

Kemenag: Dosen IAIN Bukittinggi Dipecat Karena Langgar Disiplin Pegawai

Keputusan ini didasarkan pada rekam jejak kehadirannya secara elektronik melalui data finger print.

Image
News

Fraksi PKS: Perlu Solusi Komprehensif Selesaikan Penyanderaan WNI

Image
News

Dahnil Terima Laporan Ada Intimidasi untuk Menangkan Capres Tertentu di Sumut

Dahnil meminta institusi negara, TNI, Polri dan ASN harus bersikap netral di Pilpres 2019.

Image
News

Acara Beraroma Politik, Zainut Sayangkan MUI DKI Jadi Pemrakarsa Munajat 212

"Kami sangat menyayangkan atas sikap MUI Provinsi DKI sebagai salah satu pemrakarsa acara Munajat 212,"

Image
News

Ketum PPP Harap Neno Warisman Bertaubat

Umat Islam mayoritas itu kan ada di pasangan capres-cawapres 01.

Image
News

Pesta Sabu dengan Wanita, 3 Polisi Berpangkat Brigadir Digerebek

"Saat penggeledahan ditemukan 1 shaset sabu yang dibuang oleh HR di bawah tempat tidur."

Image
News

Korsleting Listrik Biang Kerok Kebakaran Kapal di Pelabuhan Muara Baru

Polres Pelabuhan Tanjung Priok menyelidiki penyebab kebakaran di Pelabuhan Muara Baru yang menghanguskan 15 kapan nelayan.

trending topics

terpopuler

  1. PBB Tegaskan Tak Pernah Deklarasikan Dukungan Kepada Prabowo-Sandi

  2. Menteri Terlambat Tiga Menit, Rapat Komite Olimpiade Jepang Diboikot

  3. FBR Jakarta Utara Deklarasi Dukungan kepada Joko Widodo-Ma’ruf Amin

  4. Usai Inggris, Giliran Bangladesh Tolak Shamima Begum

  5. BMKG Imbau Warga NTB untuk Waspadai Cuaca Ekstrim yang Bisa Timbulkan Bencana

  6. Polri Siapkan Personel untuk Bebaskan Dua WNI yang Disandera Abu Sayyaf

  7. Shamima Begum Bingung Cari Negara untuk Pulang, Bangladesh Juga Menolak

  8. Indonesia Masih di Zona Unicorn, 5 Startup Dunia Ini Sudah Tembus Level Decacorn

  9. Tim SAR Batal Cari Tiga ABK yang Hilang di Perairan Laut Ambon

  10. Massa Aksi GNPF MUI Medan Bentangkan Spanduk 'Copot Kapolda Sumut'

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Mengenal Polling Palsu Pemilu

Image
Ujang Komarudin

Saling Serang Pasca Debat

Image
Ilham M. Wijaya

Peluang dan Tantangan KPBU Properti

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Panggung Debat Kedua Milik Jokowi

Wawancara

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Image
Iptek

Debat Pilpres 2019

Ahmad Agus Setiawan: ‘Milenial Lebih Cepat Beradaptasi pada Sisi-sisi Tertentu, Terutama Digital’

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Sosok

Image
Ekonomi

Caleg Milenial yang Terdompleng Latar Belakang Keluarganya, Siapa Saja Mereka?

Image
News

Mertua Idaman, 8 Potret Keakraban Aburizal Bakrie dengan Menantu

Image
News

Selalu Saling Dukung, 10 Potret Mesra Sudirman Said dan Istri