image
Login / Sign Up

Korban Gempa Bumi dan Likuifaksi di Balaroa Menolak Direlokasi

Yohanes Antonius

Image

Dusun II, Desa Jono Oge, Kecamatan Sigi Bormoaru, Sigi, Sulawesi Tengah kini sudah tak terlihat sebagai sebuah pemukiman penduduk lagi, akibat fenomena likuifaksi yang melanda daerah tersebut. | Siswanto

AKURAT.CO, Ribuan korban bencana gempa bumi dan likuifaksi di Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, menolak untuk direlokasi ke hunian sementara (Huntara) yang saat ini sedang dalam proses perampungan oleh pemerintah.

Komitmen tidak ingin direlokasi disampaikan warga melalui Forum Korban Likuifaksi Kelurahan Balaroa yang menggelar aksi unjuk rasa menuntut keadilan dari pemerintah pascabencana, di depan kantor Wali Kota Palu, Senin (14/1)

"Huntara yang dibangun tidak layak," kata ketua forum, Abdurrahman M Kasim.

baca juga:

Abdurahman mengatakan sebaiknya anggaran pembangunan Huntara lebih baik diberikan secara tunai kepada korban likuifaksi, termasuk memberikan ganti rugi atas hak keperdataan warga yang hilang seluas 47,5 hektare.

Selain itu, forum juga menuntut agar pemerintah menyegerakan pembangunan hunian tetap (Huntap), mendistribusikan logistik tepat sesuai data, serta meminta pemerintah segera mencairkan dana santunan kematian kepada para ahli waris.

"Kalau dua minggu tidak direalisasikan, kami akan datang lagi dengan masa yang lebih besar," tegas Abdurrahman.

Sejumlah perwakilan masa aksi mengelar pertemuan di ruang Wali Kota Palu, dimana salah seorang terlihat membawa poster bertuliskan, "No Huntara, Huntap Yes".

Sementara itu, Kepala Dinas PU Kota Palu, Iskandar Arsyad dalam pertemuan bersama masa aksi mengatakan permintaan untuk tidak menerima Huntara agar dapat dipertanggungjawabkan. Kata dia, Huntara memiliki masa waktu selama dua tahun dan di saat bersamaan dilakukan pembangunan Huntap. Iskandar juga meminta jaminan kepada masa aksi, apakah saat pembangunan Huntap, mereka mampu tinggal di shelter pengungsian. "Saya sudah mendapat petunjuk dari Wali Kota Palu, seluruh pengungsi tanda tangan jika tidak menginginkan Huntara," kata Iskandar yang dijawab "boleh dan siap" oleh perwakilan masa aksi.

Menurut Iskandar, tidak sedikit warga Balaroa yang mendatangi Wali Kota Palu. "Jangan sampai dari 2.000 kepala keluarga (KK) di Balaroa, ada juga mereka yang menginginkan pembangunan Huntara," kata Iskandar.

Iskandar berharap agar persoalan iti dapat disikapi dengan baik oleh ketua Forum, supaya nantinya tidak terjadi masalah dikemudian hari.

Pemerintah kota kata Iskandar, tetap akan menyiapkan apa yang menjadi keinginan para pengungsi, khususnya pembangunan Huntap. Tetapi terkait pengembalian dana pembangunan Huntara, itu menjadi kewajiban pemerintah pusat.

Iskandar menjelaskan jika masyarakat hanya menginginkan Huntap tanpa Huntara, lokasi yang berada di Sport Center hanya 4 hektare lebih dan apabila dibangunkan Huntap hanya berkapasitas sekira 200 KK atau 200 rumah. Sementara warga Balaroa, berdasarkan data forum sebanyak 2.000 KK.

"Masalah ini juga perlu disikapi secara bijak, mari kita bekerja sama antara pemerintah kota dengan masyarakat Balaroa, untuk menyelesaikan masalah ini," harap Iskandar.[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

Bentrok di Asrama Mahasiswa Papua, Gubernur Sulsel: Ini Bukan Sesuatu yang Besar, Ini Murni Kesalahpahaman

Image

News

Ratusan Polisi Jaga Ketat Asrama Mahasiswa Papua di Makassar

Image

News

Kakinya Tertusuk Paku Berkarat, Pembawa Baki Bendera Ini Tetap Tuntaskan Tugasnya

Image

News

HUT ke-74 RI

Jokowi Berikan Sepatu pada Siswa Asal Sulsel: Ini Produksi Dalam Negeri, dari Bandung

Image

News

HUT ke-74 RI

FOTO Warga Desa Bontomarannu Peringati Hari Kemerdekaan di Atas Bukit Tokka

Image

News

Pansus Angket DPRD Sulsel Usulkan MA Memakzulkan Gubernur Nurdin Abdullah

Image

News

Dua Tersangka Kasus Korupsi RSUD Pare-Pare Akhirnya Menyerah

Image

News

FOTO Dua Dusun di Sigi Dihantam Banjir Bandang

Image

Ekonomi

KPPU Minta Penjelasan Pengusaha Terkait Fenomena Aneh Anjloknya Harga Garam

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Haji 2019

Fast-Track Dinilai Sukses, Menag Mulai Berlakukan Program Iyab pada Musim Haji 2020

Menurutnya, program Iyab ini memang masih uji coba pada kloter-kloter tertentu, karena sifatnya masih uji coba.

Image
News

Rusuh di Asrama Mahasiswa Papua di Makassar, Gubernur: Mari Kita Jaga Kedamaian di Sulsel

Makanya kita minta datanya, dimana lagi ada warga Papua agar dijaga keamanannya.

Image
News

Polda Jabar Masih Dalami Kasus Terbakarnya Polisi Saat Pengamanan Aksi di Cianjur

Rudy memastikan, keempat anggotanya yang terbakar telah mendapatkan perawatan medis yang maksimal.

Image
News

Polda Metro Cari Penyebab Kebakaran Gudang Penyimpanan Bawah Tanah

Labfor yang akan mengecek penyebab kebakaran.

Image
News

Pemkot Bogor Luncurkan Aplikasi untuk Mudahkan Proses Perizinan

Pemerintah Kota Bogor melalui DPMPTSP berupaya memudahkan masyarakat dalam mengurus perizinan juga menghindari calo perizinan

Image
News

Kurangi Polusi Udara, Pakar Lingkungan Sarankan Pemprov DKI Buat Perda RTH

Perda RTH bisa menjadi landasan untuk menata Kota Jakarta lebih baik lagi.

Image
News

Gudang Penyimpanan Bawah Tanah Polda Metro Terbakar

"Berisi barang-barang tidak terpakai seperti sarung magazen, sangkur zaman dulu, kotak pembungkus logistik."

Image
News

RJB Indonesia Desak Polri Usut Tuntas Kasus Persekusi Mahasiswa Papua di Surabaya

Sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi demi menjaga stabilitas keamanan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Image
News

Depok Diwacanakan Masuk Wilayah Bogor, Wali Kota: Kajiannya Sudah Ada?

Menurut Idris, sebelum mengeluarkan wacana selesaikan terlebih dahulu, permasalahan yang masih muncul di wilayahnya (Bogor)

Image
News

Masinton Berharap sebelum Periode DPR 2014-2019 Berakhir Telah Terpilih Pimpinan KPK Baru

Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Dikawal Ketat, Salmafina Tertunduk Malu Sambangi Polres Jakarta Barat

  2. Manokwari Mencekam, Perekonomian Lumpuh Total

  3. Banyak Kiriman Video Pendeta Hina Islam dan Minta Bantu Sebarkan, Haikal Hassan: Lapor ke Polri Bukan Sosmed!

  4. Tokoh Adat Papua: Tak Perlu Khawatir, Saya Sudah Pesan pada Masyarakat Se-Indonesia, Tolong Dijaga Anak-anak Saya

  5. PSG Tersungkur di Kandang Rennes

  6. Tengku Zul Beri Dukungan UAS hingga Yusril Sepakat GBHN Dihidupkan

  7. Dituding Kelebihan Berat, 5 Bintang Bola Ini Pamer Perut 'Roti Sobek'

  8. Paranormal Terawang Rusuh Manokwari: Apa yang Sebenarnya Terjadi, Siapa yang Tanggungjawab Jika Sudah Seperti Ini?

  9. Pernyataan Resmi Gubernur Papua Soal Insiden di Surabaya

  10. GMKI Laporkan Ustad Abdul Somad ke Mabes Polri Terkait Penistaan Agama

fokus

Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI
Ekonomi Indonesia, Merdeka?

kolom

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Image
Achmad Fachrudin

Koalisi Plus-plus dan Prospek Oposisi PKS

Image
Naila Fitria

Merdeka Sejak Dalam Pikiran

Wawancara

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Kulit Citra Fotografi Jurnalistik

Image
Iptek

Jodie O'tania, Srikandi Tangguh Kepunyaan BMW Indonesia

Image
Iptek

GIIAS 2019

Gaet Milenial Indonesia, Begini Strategi Penjualan Brand Premium BMW

Sosok

Image
Ekonomi

Bagi-bagi Harta hingga Rp650 Triliun, 7 Biliuner Dunia Ini Dikenal Paling Dermawan

Image
News

Pesona 8 Menteri 'Srikandi' Kabinet Kerja Jokowi Tampil Cantik Kenakan Kebaya

Image
News

4 Fakta Laksamana Muda Maeda Tadashi, Perwira Jepang yang Bantu Kemerdekaan Indonesia