image
Login / Sign Up

Prabowo-Sandi Revisi Visi Misi, Faizal Assegaf: Maklumi Aja, Namanya Juga ‘Capres Karbitan’

Dedi Ermansyah

Menuju Pilpres 2019

Image

Ketua Progres '98, Faizal Assegaf. | AKURAT.CO/Arief Munandar

AKURAT.CO,  Pegiat media sosial yang juga Ketua Progres 98 Faizal Assegaf turut menyoroti sikap pasangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi yang ingin merevisi Visi Visinya di Komisi Pemilihan Umum (KPU) jelang debat perdana 17 Januari mendatang.

Ga aneh bila Timses Prabowo ngotot merevisi naskah Visi-Misi. Maklumi aja, namanya jugaCapres karbitan’,” kata Faizal di laman Twitternya, Sabtu (12/1/2019).

Dia pun menyindir sikap penolakan dari KPU atas revisi Visi Misi itu. Dia mengibaratkan paslon nomor urut 02 sebagai murid yang malas di sekolah sehingga harus dikasih perpanjangan waktu untuk memperbaikinya.

baca juga:

Mestinya Komisioner KPU belajar dari sikap kedewasaan guru SD (Sekolah Dasar). Ketika ada murid yang malas atau salah bikin PR (Pekerjaan Rumah), si murid dikasih waktu untuk perbaiki,” sindirnya.

Revisi Visi Misi Ditolak KPU

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi merevisi dokumen visi dan misi pasangan capres-cawapres pada 7 Januari lalu dengan judul "Indonesia Menang", dari sebelumnya bertitel "Empat Pilar Menyejahterakan Indonesia".

KPU menolak perubahan visi dan misi Prabowo-Sanditersebut dengan alasan lampiran visi-misi merupakan satu rangkaian dokumen pendaftaran yang tidak dapat diberikan atau direvisi di luar masa pendaftaran.

"Kita sudah jelaskan bahwa visi-misi itu kan bagian dari dokumen yang diserahkan pada pendaftaran, dan KPU kan dilarang menerima dokumen diluar masa pendaftaran," kata Ketua KPU RI Arief Budiman kepada wartawan di Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Selain itu, KPU RI juga telah mempublikasikan visi-misi kedua kandidat melalui laman resmi KPU serta menyosialisasikan alat peraga kampanye kepada masyarakat luas untuk diketahui.

Namun demikian, pasangan calon Prabowo-Sandi masih dapat menyampaikan perubahan visi-misi tersebut kepada masyarakat di sisa masa kampanye hingga 13 April mendatang.

Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir, menyebut Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah berlaku profesional dengan menolak perubahan visi dan misi pasangan Prabowo-Sandi.

"KPU sudah menentukan, dan bagus bahwa KPU sangat profesional di mana sesuai dengan kesepakatan-kesepakatan yang berjalan. Jadi seperti kemarin ada perubahan visi, misi baru, yang memang sudah selayaknya ya tidak bisa," kata Erick usai menemui Ketua Dewan Pengarah TKN Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Erick mengatakan permintaan kubu paslon 02 untuk mengubah visi dan misi merupakan bentuk ketidaksiapan pasangan tersebut dalam mencalonkan diri di pilpres.

"Kalau mengubah visi, misi 'last minute' berarti tidak yakin atas visi, misinya. Kalau kita (TKN Jokowi-ma'ruf) visi, misinya tidak diubah-ubah, sudah yakin dan sudah terbukti hasil kerjanya, iya kan?" tambah Erick.
[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

Sumber:

berita terkait

Image

Ekonomi

Ekonomi Ala Jokowi Vs Prabowo

Tim Pemenangan Harus Tawarkan Paket Ekonomi Model Ini, Agar Bisa Gaet Generasi Milenial

Image

News

Saran Pakar ke KPU: Perang Urat Syaraf dan Kenaturalan pada Debat Lebih Menarik

Image

News

BPN Dukung KPU Ingin Ubah Konsep Debat: Kaku, Monoton, dan Kurang Greget!

Image

News

Pembebasan Ba'asyir, Bamsoet Nilai Tidak Ada Kaitan dengan Pilpres 2019

Image

News

Debat Pilpres 2019

Pengamat Sebut Jokowi-Ma'ruf Sudah Kuasai Materi Debat Kemarin

Image

News

Atas Permintaan Kader, Partai Rakyat Deklarasikan Dukungannya ke Jokowi di Solo

Image

News

M Taufik Tidak Merasa Disindir Jokowi Soal Eks Napi Korupsi

Image

News

Debat Pilpres 2019

Pengamat: Debat Pilpres 2019 Kemarin Malam Kurang Greget

Image

News

Debat Pilpres 2019

Pengamat: Jokowi-Ma'ruf Lebih Kuasai Panggung, Penjabarannya Sistematis dan Konkret

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Dijamu Rizieq Shihab di Madinah, Anggawira: Subhanallah, Beliau Sangat Baik dan Ramah kepada Saya

Dalam pertemuan itu, Rizieq Shihab memberi wejangan kepada Anggawira.

Image
News
Pemilu 2019

Hasto Sebut Ma'ruf Amin Berperan dalam Membangun Makam Pangeran Jayakarta

"Saat itu Kiai Ma'ruf di usia muda 28 tahun. Namun sudah menjadi ketua fraksi

Image
News

Pedagang: Saya Tetap Jualan di Atas Trotoar Karena Pemprov DKI Tak Punya Solusi

"Saya tetap dagang sekalipun ditertibkan petugas. Kita butuh uang untuk kebutuhan sehari-hari," ujar Ridho salah satu pedagang

Image
News

Ikhtiar Yayasan Grojogan Sewu Merawat Lingkungan

Masyarakat sadar pentingnya fungsi hutan sehingga flora dan fauna akan terjaga.

Image
News

Debat Perdana, Kubu Nomor Dua Klaim Kuasai Panggung, Kubu Nomor Satu Anggap Prabowo Grogi

"Prabowo secara psikologi terganggu, namun penilaian diserahkan kepada masyarakat," ujarnya.

Image
News

Balita 1,5 Tahun Tewas Dianiaya Orang Tuanya Sendiri

Di wajah bayi ini terlihat bekas luka lebam, diduga luka tersebut akibat dianiaya ibunya sendiri

Image
News

Politik Menghangat, Pemerintah Diminta Redam Situasi yang Timbulkan Kegaduhan

Soliditas TNI-Polri juga diminta untuk terus dijaga.

Image
News

Jokowi Bebaskan Baasyir Bermuatan Politis Jelang Pilpres?

Ini tak bisa lepas dari politik.

Image
News

Abu Bakar Ba'asyir Dibebaskan, Ini Komentar Wapres Jusuf Kalla

Ba'asyir telah ditahan selama 10 bulan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri.

Image
News

Anak Ba'asyir Enggan Sebut Pembebasan Ayahnya Terkait dengan Pencitraan Politik

Anak bungsu Ba’asyir, Abdurrochim enggan menanggapi isu tersebut.

trending topics

terpopuler

  1. Puji Jawaban Joko Widodo di Debat Pilpres 2019, Tompi Matikan Kolom Komentar

  2. Kehidupan Baru Rahaf al-Qunun, Wanita Arab Saudi yang Kabur dari Keluarga

  3. Dibebaskan Jokowi, Abu Bakar Ba'asyir Pilih Habiskan Waktu Bersama Keluarga

  4. Masuk ke Mesin Daur Ulang Plastik, Hanya Bagian Kaki yang Tersisa dari Pria Ini

  5. Media Australia: Debat Calon Presiden Indonesia seperti Robot

  6. Debat Pilpres Perdana Usai, Nafa Urbach Ingatkan Masyarakat Tetap Damai

  7. BPJS Kesehatan : Banyak Masyarakat Indonesia Hanya Mampu Bayar Iuran Kelas Tiga

  8. Lupa Copot Plat Nomor Korban Sebabkan Dua Pelaku Pencurian Ditangkap Polisi

  9. Marak Ritel Terpuruk, IKEA Tawarkan Promo Produk Hingga 70 Persen

  10. Prabowo Ingin Naikkan Tax Ratio Untuk Gaji ASN, Ini Kata Pengamat

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Meneropong Debat Perdana Pilpres 2019

Image
Ujang Komarudin

Hantu Debat Perdana

Image
Ahada Ramadhana

Post-Truth, Peradaban Kita Hari Ini

Image
Achmad Fachrudin

Dramaturgi Debat Calon Presiden

Wawancara

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Image
Hiburan

Ternyata Egi Fedly Inisiator Konser Musik Gratis untuk Umum di IKJ

Image
Hiburan

Sisi Lain di Balik Wajah Seram Egi Fedly

Sosok

Image
Gaya Hidup

Mau Bikin Baju Jokowi! Kenalkan Rahmat Hidayat, Desainer Difabel dengan Karya 'Bukan Kaleng-kaleng'

Image
Hiburan

Debat Pilpres 2019

10 Fakta Ira Koesno, Moderator yang Curi Perhatian di Debat Capres

Image
Ekonomi

Ekonom Tony Prasetiantono Meninggal Dunia, Rizal Ramli dan Chatib Basri Kenang Masa Debat