image
Login / Sign Up

Simak Penjelasan KPU Soal Visi Misi Prabowo-Sandiaga Tidak Bisa Diubah

Oktaviani

Image

Alat peraga kampanye pasangan calon presiden yang ditunjukan dalam rapat pembahasan penyampaian dan penetapan desain alat peraga kampanye (APG) di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Senin (29/10/2018). Rapat pembahasan penyampaian dan penetapan desain alat peraga kampanye (APG) yang juga dihadiri perwakilan partai politik peserta pemilu 2019. Alat peraga kampanye setiap partai dan juga pasangan calon presiden ini nantinya akan digunakan sesuai dengan peraturan KPU. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy'ari menilai masalah revisi visi misi pasangan calon (Paslon) nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno harusnya selesai sebelum masa kampanye dimulai.

Hasyim menilai kubu Prabowo terlambat bila ingin mengubah visi dan misinya saat ini. Mengingat, pada masa kampanye capres dan cawapres mulai mensosialisasikan kepada masyarakat visi dan misinya bila terpilih di Pilpres 2019.

"Mereka (Tim) diberi kesempatan memperbarui memperbaiki visi misi, sampai kapan? Sampai sebelum memasuki tahapan kampanye. Karena apa? Kampanye adalah penyampaian visi-misi program kan," kata Hasyim di kantor KPU, Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (11/1/2019).

baca juga:

Hasyim mengatakan, dalam Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2014 diatur bahwa setiap calon presiden dan calon wakil presiden harus memiliki visi, misi, dan program dalam melaksanakan pemerintahan. Sementara, visi dan misi disosialisasikan pada saat masa kampanye, sehingga akan menimbulkan masalah bila visi misi diubah pada masa tersebut.

"Ada aturannya di Undang Undang juga ada salah satu syarat calon mendaftar adalah naskah dokumen visi-misi program, artinya ketika mendaftar harus terpenuhi," jelasnya.

Sebelumnya diketahui, Koalisi Partai Pendukung Prabowo-Sandi mengubah visi misi yang disetorkan ke Komisi Pemilihan Umum. Dokumen visi misi Prabowo-Sandi diubah pada 9 Januari 2019.

Ketua KPU Arief Budiman sudah memastikan semua dokumen terkait Pilpres 2019 sudah tak dapat diubah. Sebab, berkas visi-misi bagian dari dokumen yang diserahkan saat pendaftaran pasangan calon.

"KPU menerima seluruh dokumen pendaftaran pada masa pendaftaran. Nah, dokumen itu salah satunya dokumen visi-misi," kata Arief.[]

Editor: Arief Munandar

Sumber:

berita terkait

Image

News

KPU Tinjau Proses Percetakan Surat Suara di Makassar

Image

News

Surat Suara Pemilu Mulai Dicetak, KPU Hemat Anggaran Rp291 Miliar

Image

News

Debat Pilpres 2019

Evaluasi Debat Pilpres, KPU Pertimbangkan Hapus Kisi-kisi Soal

Image

News

Debat Pilpres 2019

Warganet Ragukan Komitmen Prabowo Berantas Korupsi

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Sindir Sikap Prabowo Soal Palestina, Hasto Pekikan Takbir di Peluncuran 'Mega-Bintang'

Image

News

Menuju Pilpres 2019

TKN Jokowi: Kampanye Prabowo-Sandi Miskin Kreativitas, Lebih Banyak Andalkan Hoaks

Image

News

KPU Mulai Cetak Surat Suara Pemilu 2019

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Prabowo Imbau WNI di Luar Negeri Gunakan Hak Pilih pada Pilpres

Image

News

Kubu 01 dan 02 Klaim Menang Debat Pertama, Debat Kedua Sebaiknya Tanpa Kisi-kisi Soal Biar Orisinil

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Pencari Suaka, Imigran, dan Pengungsi, Apa Bedanya?

Pengungsi berbeda dengan migran atau imigran karena perpindahan mereka didorong oleh faktor yang tidak mereka kehendaki.

Image
News

Guntur Romli: Saya Tidak Peduli Abu Bakar Ba'asyir Dukung Siapa di Pilpres 2019

"Iya, termasuk kondisi kesehatan masuk dalam pertimbangan itu," katanya.

Image
News

Pengamat: Pembebasan Ba’asyir bukan Kompromi dengan Teroris

Ba’asyir telah menjalani masa hukumannya selama 9 tahun sejak divonis 15 tahun penjara.

Image
News

Janji Ma'ruf Amin kepada Petani Kalau Menang

"Terimakasih atas dukungan yang diberikan. Saya sangat bersyukur dan yakin bahwa kita bisa menang dan meraup suara tinggi di Jabar."

Image
News

KPU Tinjau Proses Percetakan Surat Suara di Makassar

Hari ini 20 Januari pukul 11.15 WITA, kita mulai pencetakan perdana suara suara Pemilu 2019.

Image
News

Pendukung Ahok: Gua yang Jemput Pertama BTP, Gua yang Gendong, Gua Mau Arak

Victor Simanjuntak mencoba menawar. Dia mengatakan nanti tidak akan membuat macet.

Image
News

Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Dua Pria yang Jenazahnya Diikat di Pasuruan

Ketiganya saat ini sedang menjalani pemeriksaan.

Image
News
Pemilu 2019

Gandeng Partai Koalisi, PDIP Targetkan Kursi DPR di Jakarta Bertambah

"Kalau kalkulasi dengan sistem perhitungan sesuai UU baru, sekarang 2 sampai 3"

Image
News

Kronologi Penemuan Dua Jenazah Korban Pembunuhan di Pasuruan

Saudara Nurul huda bersama warga sempat menyiramkan air kepada kedua orang korban.

Image
News

Kini Warga Malaysia yang Mengkritik Keluarga Kerajaan Bisa Dipenjara

Undang-Undang Penghasutan melarang segala tindakan, ucapan, atau publikasi yang mengkritik pemerintah atau penguasa sembilan negara bagian

trending topics

terpopuler

  1. Wali Kota Cirebon Nasrudin Aziz Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019

  2. Ricuh di Tanah Abang, Pengamat: PKL Berani Serang karena Tahu Kelemahan Satpol PP

  3. Habiburokhman: Jangan Ada Pihak-pihak yang Mempolitisasi Pembebasan

  4. Doa Dedeh Sebelum Ketemu Jokowi: Lihat TV, Yakinkanlah Ya Allah, Pertemukan dengan Presiden

  5. Tuai Banyak Cibiran, Foto Liburan Syahrini Ini Diduga Editan

  6. PDIP Minta Publik Beri Ahok Kesempatan Nikmati Urusan Pribadinya

  7. Ini Dia, Sejumlah Vitamin yang Bisa Cegah Jerawat Meradang

  8. Giggs: Saya Tidak Terkejut Apa yang Solskjaer Lakukan

  9. Pemerintah Tawarkan Rumah Subsidi Seharga Rp130 Juta Bagi Tukang Cukur

  10. Pengaruh Erick Thohir, Milenial Lebih Banyak Memilih Jokowi-Ma'ruf

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Meneropong Debat Perdana Pilpres 2019

Image
Ujang Komarudin

Hantu Debat Perdana

Image
Ahada Ramadhana

Post-Truth, Peradaban Kita Hari Ini

Image
Achmad Fachrudin

Dramaturgi Debat Calon Presiden

Wawancara

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Image
Hiburan

Ternyata Egi Fedly Inisiator Konser Musik Gratis untuk Umum di IKJ

Image
Hiburan

Sisi Lain di Balik Wajah Seram Egi Fedly

Sosok

Image
Gaya Hidup

Mau Bikin Baju Jokowi! Kenalkan Rahmat Hidayat, Desainer Difabel dengan Karya 'Bukan Kaleng-kaleng'

Image
Hiburan

Debat Pilpres 2019

10 Fakta Ira Koesno, Moderator yang Curi Perhatian di Debat Capres

Image
Ekonomi

Ekonom Tony Prasetiantono Meninggal Dunia, Rizal Ramli dan Chatib Basri Kenang Masa Debat