image
Login / Sign Up

Isu Perempuan dan Anak Harus Ada Dalam Debat Pilpres

Dedi Ermansyah

Menuju Pilpres 2019

Image

Ilustrasi | Luqman Hakim Naba

AKURAT.CO, Anggota DPD RI Fahira Idris menilai dari lima tema besar Debat Publik Pasangan Calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden Pemilu 2019 tidak ada satupun yang tegas akan membahas isu perempuan dan anak.

Padahal, bagi negara seperti Indonesia, pemberdayaan perempuan dan anak adalah bagian integral atau tidak terpisahkan dari program pembangunan nasional.

“Selama persoalan perempuan dan anak tidak menjadi prioritas pembangunan nasional, selama itu tembok akan menghadang kemajuan bangsa ini. Tiada bangsa yang maju tanpa punya program pemberdayaan perempuan yang berkemajuan dan sistem perlindungan anak yang komprehensif. Untuk itu, isu perempuan dan anak harus ada dalam debat pilpres,” kata Fahira Idris, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (11/1/2019).

baca juga:

Aktivis Perempuan dan Anak mengungkapkan, jika melihat dari lima tema debat, sebenarnya isu atau persoalan seputar perempuan dan anak bisa disisipkan di semua tema.

Untuk tema “Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme” misalnya, isu perempuan dan anak bisa dipotret terkait persoalan komitmen kedua paslon terhadap penyelesaian RUU Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan dan political will paslon dalam menyusun dan mengimplementasikan blue print perlindungan anak yang hingga detik ini Indonesia belum memilikinya.

Basis argumennya adalah angka kekerasan terhadap perempuan dan anak yang semakin mengkhawatirkan. Misalnya sepanjang 2016 ada 259.150 kasus kekerasan terhadap perempuan yang dilaporkan. Artinya, rata-rata tiap hari terjadi 710 kasus kekerasan terhadap perempuan atau tiap satu jam terjadi 30 kasus kekerasan terhadap perempuan. Ini kan persoalan besar.

Isu soal perempuan dalam tema “Energi dan Pangan, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, dan Infrastuktur” bisa ditilik dari sejauh mana komitmen paslon meretas semua hambatan yang menghalangi perempuan terlibat secara penuh dalam pengelolaan sumber daya alam mulai dari perencananaan, pelaksanaan, hingga dampak dari pengelolaan sumber daya alam.

“Banyak perempuan terutama di desa yang menggantungkan hidupnya dari sumber daya alam. Namun akibat masifnya penguasaan para investor di sektor kehutanan, perkebunan, terutama pertambangan, para perempuan kehilangan mata pencariannya karena akses dan kontrol mereka terhadap sumber daya alam hilang begitu saja,” tukas Senator Jakarta ini.

Kalau tema “Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan serta Sosial dan Kebudayaan”, sambung Fahira, tentunya isu perempuan dan anak sangat banyak yang bisa dibahas. Untuk kesehatan, stunting wajib jadi bahasan debat dan menjadi prioritas siapapun presiden yang terpilih. Karena saat ini sekitar 37% atau hampir 9 juta balita Indonesia mengalami stunting. Tema ketenagakerjaan, selain persoalan TKW, juga patut dibahas kesenjangan tingkat partisipasi angkatan kerja antara laki-laki dan perempuan juga masih terus terjadi hingga saat ini.

Debat keempat yang bertema “Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan serta Hubungan Internasional” bisa diulas soal upaya meningkatkan kuantitas dan kualitas keterwakilan politik perempuan.

Sementara tema kelima yaitu “Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi serta Perdagangan dan Industri”, bahasan soal ekonomi dan kesejahteraan sangat banyak relevansi dengan isu perempuan. Bagi Fahira, Presiden ke depan harus paham bahwa perempuan itu adalah kunci keberhasilan pengentasan kemiskinan.

“Tanpa ada program peningkatan kapasitas perempuan dan kelompok ekonomi perempuan yang konkret dan kemauan politik yang kuat dari Presiden untuk membuka akses sumber-sumber ekonomi bagi perempuan, maka selama itu juga pengentasan kemiskinan akan terkendala,” pungkasnya.[]

Editor: Ainurrahman

Sumber:

berita terkait

Image

News

Surat Suara Pemilu Mulai Dicetak, KPU Hemat Anggaran Rp291 Miliar

Image

News

Debat Pilpres 2019

Evaluasi Debat Pilpres, KPU Pertimbangkan Hapus Kisi-kisi Soal

Image

News

Debat Pilpres 2019

Warganet Ragukan Komitmen Prabowo Berantas Korupsi

Image

News

MK Kongo Tolak Banding Fayulu, Putuskan Felix Tshisekedi sebagai Presiden

Image

News

Alumni SMA se-Jakarta Dukung Jokowi-Ma'ruf

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Prabowo Imbau WNI di Luar Negeri Gunakan Hak Pilih pada Pilpres

Image

News

Debat Pilpres 2019

Hanura Persoalkan Tiga Pernyataan Prabowo pada Debat Perdana

Image

News

Debat Pilpres 2019

Sudirman Said: Prabowo Distigmakan Otoriter, Ternyata Humanis

Image

News

Santri dan Kiai Kawal Suara untuk Kemenangan Jokowi-Amin di Jabar

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Pencari Suaka, Imigran, dan Pengungsi, Apa Bedanya?

Pengungsi berbeda dengan migran atau imigran karena perpindahan mereka didorong oleh faktor yang tidak mereka kehendaki.

Image
News

Guntur Romli: Saya Tidak Peduli Abu Bakar Ba'asyir Dukung Siapa di Pilpres 2019

"Iya, termasuk kondisi kesehatan masuk dalam pertimbangan itu," katanya.

Image
News

Pengamat: Pembebasan Ba’asyir bukan Kompromi dengan Teroris

Ba’asyir telah menjalani masa hukumannya selama 9 tahun sejak divonis 15 tahun penjara.

Image
News

Janji Ma'ruf Amin kepada Petani Kalau Menang

"Terimakasih atas dukungan yang diberikan. Saya sangat bersyukur dan yakin bahwa kita bisa menang dan meraup suara tinggi di Jabar."

Image
News

KPU Tinjau Proses Percetakan Surat Suara di Makassar

Hari ini 20 Januari pukul 11.15 WITA, kita mulai pencetakan perdana suara suara Pemilu 2019.

Image
News

Pendukung Ahok: Gua yang Jemput Pertama BTP, Gua yang Gendong, Gua Mau Arak

Victor Simanjuntak mencoba menawar. Dia mengatakan nanti tidak akan membuat macet.

Image
News

Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Dua Pria yang Jenazahnya Diikat di Pasuruan

Ketiganya saat ini sedang menjalani pemeriksaan.

Image
News
Pemilu 2019

Gandeng Partai Koalisi, PDIP Targetkan Kursi DPR di Jakarta Bertambah

"Kalau kalkulasi dengan sistem perhitungan sesuai UU baru, sekarang 2 sampai 3"

Image
News

Kronologi Penemuan Dua Jenazah Korban Pembunuhan di Pasuruan

Saudara Nurul huda bersama warga sempat menyiramkan air kepada kedua orang korban.

Image
News

Kini Warga Malaysia yang Mengkritik Keluarga Kerajaan Bisa Dipenjara

Undang-Undang Penghasutan melarang segala tindakan, ucapan, atau publikasi yang mengkritik pemerintah atau penguasa sembilan negara bagian

trending topics

terpopuler

  1. Wali Kota Cirebon Nasrudin Aziz Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019

  2. Ricuh di Tanah Abang, Pengamat: PKL Berani Serang karena Tahu Kelemahan Satpol PP

  3. Habiburokhman: Jangan Ada Pihak-pihak yang Mempolitisasi Pembebasan

  4. Doa Dedeh Sebelum Ketemu Jokowi: Lihat TV, Yakinkanlah Ya Allah, Pertemukan dengan Presiden

  5. Tuai Banyak Cibiran, Foto Liburan Syahrini Ini Diduga Editan

  6. PDIP Minta Publik Beri Ahok Kesempatan Nikmati Urusan Pribadinya

  7. Ini Dia, Sejumlah Vitamin yang Bisa Cegah Jerawat Meradang

  8. Giggs: Saya Tidak Terkejut Apa yang Solskjaer Lakukan

  9. Pemerintah Tawarkan Rumah Subsidi Seharga Rp130 Juta Bagi Tukang Cukur

  10. Pengaruh Erick Thohir, Milenial Lebih Banyak Memilih Jokowi-Ma'ruf

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Meneropong Debat Perdana Pilpres 2019

Image
Ujang Komarudin

Hantu Debat Perdana

Image
Ahada Ramadhana

Post-Truth, Peradaban Kita Hari Ini

Image
Achmad Fachrudin

Dramaturgi Debat Calon Presiden

Wawancara

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Image
Hiburan

Ternyata Egi Fedly Inisiator Konser Musik Gratis untuk Umum di IKJ

Image
Hiburan

Sisi Lain di Balik Wajah Seram Egi Fedly

Sosok

Image
Gaya Hidup

Mau Bikin Baju Jokowi! Kenalkan Rahmat Hidayat, Desainer Difabel dengan Karya 'Bukan Kaleng-kaleng'

Image
Hiburan

Debat Pilpres 2019

10 Fakta Ira Koesno, Moderator yang Curi Perhatian di Debat Capres

Image
Ekonomi

Ekonom Tony Prasetiantono Meninggal Dunia, Rizal Ramli dan Chatib Basri Kenang Masa Debat