image
Login / Sign Up

Puji Bima Arya, Yunarto: akan Penuhi Panggilan Tanpa Ngancem-ngancem Demo 10 Juta Orang

Siswanto

Image

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. | AKURAT.CO/Rizky Dewantara

AKURAT.CO Pertemuan calon wakil presiden nomor urut satu Ma'ruf Amin dengan Wali Kota Bogor Bima Arya di Pondok Pesantren Al-Ghazaly, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (5/1/2019), berbuntut panjang. Gara-gara mengacungkan satu jari, Bima Arya dipanggil Badan Pengawas Pemilu.

Politikus Partai Amanat Nasional -- pengusung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno -- bersedia memenuhi panggilan Bawaslu untuk dimintai keterangan perihal apakah jari satu itu sebagai wujud dukungan kepada pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin atau bukan. Sikap Bima Arya diapresiasi oleh Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya.

‏"Dianggap dukung pasangan nomor 1, dipanggil bawaslu, dan akan penuhi panggilan tanpa ngancem-ngancem demo 10 juta orang," kata Yunarto Wijaya melalui akun Twitter @yunartowijaya yang dikutip AKURAT.CO.

baca juga:

Bima Arya datang ke Pondok Pesantren Al-Ghazaly ketika itu untuk mendampingi Ma'ruf Amin. Dalam pertemuan tersebut, Bima Arya ditanya mengenai kehadirannya apakah bagian dari mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Jawaban saya cuma satu. Rasul mengajarkan kita memuliakan tamu. Ini tamu agung mulia yang harus saya muliakan. Ketua MUI Bogor saja menerima apalagi saya yang murid Ketua MUI," ujar Bima Arya lewat keterangan tim media Ma'ruf Amin, sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari Tempo. Jawaban itu kemudian disambut Ma'ruf Amin dengan mengatakan: "Artinya kalau sudah diterima, sudah sah itu." Selanjutnya, Ma'ruf Amin mengalungkan sorban  kepada Bima Arya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga pernah disorot karena pose satu jari. Melalui akun instagram @ridwankamil, dia menjelaskan acungan satu jari saat bersama petinggi PKB (Hanif Dhakiri dan Muhaimin Iskandar) di media sosial.

"Kenapa Pak Ridwan Kamil tidak diperiksa Bawaslu? Kan mengacungkan jari ini itu segala rupa. Jawab: Saya melakukan aktivitas terkait kampanye atau politik pilpres 2019 dll itu di akhir pekan sesuai aturan atau ambil cuti jika terpaksa di hari kerja. ____ Pejabat negara itu jika mau kampanye atau mengacungkan jari kampanye, aturannya: tidak boleh di hari atau jam kerja. Pilihannya adalah cuti di hari kerja dgn ijin kemendagri atau tidak perlu cuti jika berkegiatan di akhir pekan. __ Coba pahami berita itu dengan ilmu dan aturan, Insya Allah akan aman. Silakan dibaca slide nya. Hatur Nuhun."

Dalam unggahan tersebut, Ridwan Kamil juga menyertakan unggahan foto tentang sejumlah pasal PKPU Nomor 23 Tahun 2018.

Pada 7 Januari 2019, Gubernur Jakarta Anies Baswedan juga dipanggil Bawaslu  untuk melakukan klarifikasi terkait acungan dua jari pada acara Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul, Jawa Barat, pada Senin (17/12/2018).

"Kemudian ada 27 pertanyaan yang tadi diberikan, prosesnya mulai jam satu selesai jam dua seperempat dan sesudah itu lebih banyak mengecek penulisan berita acara klarifikasi, jadi tadi disebutnya adalah permintaan klarifikasi," kata Anies Baswedan dikutip dari Antara.

Pertanyaan adalah seputar kegiatan di Sentul International Convention Center. Pada waktu itu Anies Baswedan memberikan sambutan.

"Mereka menyampaikan videonya lalu bertanya seputar itu dan saya jelaskan seperti apa yang ada di video itu. Saya sampaikan bahwa tidak lebih dan tidak kurang sehingga tidak perlu saya menambahkan," kata Anies Baswedan.

Menurut dia apa yang terucap di situ jelas kalimatnya dan Bawaslu bisa menilai. Anies Baswedan sebagai gubernur bisa mendatangi kegiatan apapun yang legal di negeri ini. Dia menegaskan ini bukan kegiatan ilegal.

"Ini kegiatan legal dan normal-normal saja bagi seorang gubernur untuk mendatangi kegiatan yang diselenggarakan oleh partai politik," kata Anies.

Meski begitu Jumat (14/12/2018) sebelum kegiatan di Sentul Anies mengirimkan surat kepada Kemendagri. Itu sudah dilakukan juga walaupun sebenarnya secara substansi gubernur bisa mengikuti kegiatan apa saja selama tidak melakukan kegiatan kampanye. []

Editor: Siswanto

Sumber:

berita terkait

Image

News

DPRD Minta Tarif MRT Gratis, Anies Baswedan: Rasanya Tidak Mungkin

Image

News

Anies 'Colek' Ketua DPRD DKI Minta Tarif MRT Dirampungkan Sebelum 24 Maret

Image

News

Pelaku Penyebar Video Hoaks Surat Suara Dicoblos Dibekuk Polda Sumut

Image

News

Tidak Terdaftar di DPT? Yuk Bawa Suket Atau KTP-el Biar Bisa Nyoblos

Image

News

Pemprov DKI Siap Bangun MRT Tahap II

Image

News

Suhaimi Minta MRT Digratiskan "Uang Masyarakat Dikembalikan ke Masyarakat"

Image

News

Jokowi Minta Kepala Daerah di Jabodetabek Integrasikan Trasportasi

Image

News

Tarif MRT Belum Jelas, Pengamat: Anies Harus Bernyali Ambil Keputusan

Image

News

Berita Populer Empat Fakta Pernyataan Sandi yang Disorot hingga Fadli Zon Diperiksa Bawaslu DKI

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Wiranto Tegaskan Baku Tembak KKSB di Papua Tak Terkait Pemilu

Tidak ada Pemilu juga ada penembakan di sana.

Image
News

Satgas Nusantara Polri Imbau Warga Bogor Tidak Terhasut Provokasi Jelang Pemilu

Jadi masyarakat harus diingatkan tentang sejarah bangsa Indonesia.

Image
News

Akhirnya Bersua, Ini 5 Fakta Pertemuan Bolsonaro dengan Trump

Dalam pertemuan tersebut, Trump dan Bolsonaro saling bertukar jersey sepak bola sebagai tanda persahabatan

Image
News

Titiek Soeharto Didampingi Mayangsari Kampanyekan Prabowo di Purwokerto

Saat ditanya strategi untuk memenangkan Prabowo-Sandi, dia mengatakan ibu-ibu sudah tahu bagaimana cara untuk memenangkan itu.

Image
News

Pemulung Temukan Mayat Bayi di Tempat Sampah Pasar Minggu

“Diperkirakan orang tua bayi membuang bayi sekitar pukul 03.00 WIB."

Image
News

Kisah Pilu di Balik Batita yang Viral karena Pintar Gunakan Sumpit

Kisahnya bikin haru

Image
News

Kasus Suap Kalapas Sukamiskin, Fahmi Darmawansyah Divonis 3,5 Tahun Penjara

Dalam uraiannya, hakim menyebutkan, jika Fahmi menyuap Wahid guna mendapatkan sejumlah fasilitas dan kemudahan keluar masuk lapas.

Image
News

Masih Ingat Kakek Penggila Pokemon Go? Kini Gadgetnya Bertambah Dua Kali Lipat

Kini jumlah ponselnya bertambah dua kali lipat

Image
News

Jual Materai Hanya Rp2.000, Komplotan ini Dibekuk Jajaran Polda Metro Jaya

Komplotan ini menjual materai hanya Rp2.200 karena yang dijualnya adalah materai palsu

Image
News

LBH Merasa Janggal dengan Penangkapan Buruh AMT yang Bajak Truk Pertamina

LBH Jakarta mencatat terdapat 14 orang yang ditangkap tanpa adanya surat penangkapan.

trending topics

terpopuler

  1. Makan Sedikit Tapi Kok Tambah Gemuk? Begini Penjelasannya

  2. Empat Fakta Pernyataan Sandi yang Disorot hingga Fadli Zon Diperiksa Bawaslu DKI

  3. Denny Siregar: OK OCE Sandi seperti Konsep Khilafah

  4. Punya 11 Cucu, 10 Potret Rosy Riady Istri Dato Sri Tahir yang Awet Cantik

  5. Panglima FPR Siap Jadi Perisai Hidup untuk Joko Widodo

  6. Survei Policawave: Ma'ruf Amin Menang Mutlak dari Sandiaga

  7. Dari Takut sampai Akrab, 7 Aksi Lucu Xabiru Kenalan dengan Kucing Peliharaan

  8. Nyaleg, 5 Gaya Blusukan Vicky Prasetyo yang Curi Perhatian

  9. Pertaruhkan Nyawa, Ferdinand Bakal Perangi Prabowo-Sandiaga Bila Hapus Hari Santri

  10. Media Vietnam Sebut Skuat Indra Sjafri "Berlimpah"

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Image
Ujang Komarudin

Menanti Kejutan di Debat Ketiga

Image
Hendra Mujiraharja

Perez Memalingkan Muka dari Mourinho untuk Zidane

Image
Hervin Saputra

Seberapa Kuat "Tradisi Indonesia" di All England?

Wawancara

Image
Iptek

Sepeda Listrik Jadi Polemik, Migo Beri Jawaban!

Image
Gaya Hidup

Chief Company Barbershop

Jatuh Bangun Chief Barbershop di Tangan Fatsi Anzani dan Oky Andries

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Sosok

Image
News

7 Potret Seru Kahiyang Ayu Bercengkerama dengan Buah Hati

Image
News

8 Gaya Kampanye Bertrand Antolin, dari Sosialisasi Pemilu sampai Bancakan

Image
News

5 Fakta Menarik Perjalanan Karier Dede Yusuf, dari Atlet hingga Politisi