image
Login / Sign Up

Marak Teror KPK, Novel Baswedan: Bapak Presiden, Tolong Bantu Desak Polisi Segera Ungkap Ini Semua

Bayu Primanda

Image

Penyidik senior KPK Novel Baswedan saat memberikan sambutan kepada karyawan dan wartawan di hari pertama kerja di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/7/2018). Novel Baswedan mulai kembali bekerja di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terhitung Jumat (27/7). Setelah absen selama 16 bulan memberantas korupsi lantaran untuk rehabilitasi pasca disiram air keras pada 11 April 2017 lalu. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan meminta Presiden RI, Joko Widodo agar dapat mendesak pihak kepolisian untuk segera mengungkap pelaku teror kepada pegawai dan pimpinan KPK.

"Saya berharap Bapak Presiden mau mendesak Polri untuk mengungkap ini semua dan tidak kemudian seperti yang lain-lain, tidak terungkap sama sekali," kata Novel Baswedan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Apalagi, kasus menyusul, pada hari Rabu (9/1/2019) kemarin, rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Bekasi, Jawa Barat, menjadi sasaran teror "fake bomb". Di rumah Agus, polisi menemukan barang bukti berupa pipa paralon, detonator, sekring, kabel warna kuning, paku ukuran 7 sentimeter, serbuk putih, baterai, dan tas.

Sementara itu, rumah Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif, Jalan Kalibata Selatan, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, dilempar dua bom molotov oleh orang tak dikenal, salah satu bom sempat merusak teras bagian atas rumah Laode. Penemuan bom itu terjadi pada hari Rabu (9/1/2019) sekitar pukul 05.30 WIB.

"Kondisi (teror) ini makin lama makin meningkat, tentu ini menjadi perhatian. Pada dasarnya saya mengharapkan hal ini bisa menjadi momentum agar semua serangan kepada orang-orang di KPK itu diungkap," kata Novel.

Novel mengaku sangat khawatir bila teror-teror tersebut dibiarkan, bisa jadi akan makin bertambah.

"Apabila Presiden mau membentuk TGPF (tim gabungan pencari fakta), nah, itu bisa diungkap dengan oleh melibatkan semua kalangan dengan bisa membantu pengungkapan," kata Novel.

Novel mengaku belum bisa menyimpulkan siapa pelaku di balik teror-teror tersebut.

"Saya bisa saja berspekulasi apa pun, cuma saya pikir tidak tepat di awal-awal saya sampaikan spekulasi," ujarnya.

Menurut dia, yang sudah terjadi segera diungkap saja karena itu yang paling pokok adalah apabila serangan-serangan ini diketahui siapa pelakunya.

"Perlindungan terbaik apabila ada serangan, kemudian diungkap," demikian Novel Baswedan.[]

baca juga:

Editor: Melly Kartika Adelia

Sumber:

berita terkait

Image

News

APPI Minta KPK Hentikan Menzalimi Lukas Enembe

Image

News

KPK Telusuri Aliran Dana Terkait Kasus Suap Pekerjaan Subkontraktor Fiktif

Image

News

WNI Terlibat Pengeboman di Filipina Belum Terbukti

Image

News

KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Pakpak Bharat

Image

News

Usai Tetapkan Tersangka Baru, KPK Langsung Cegah CEO Blackgold Natural Resources

Image

News

KPK Tetapkan Bos PT BLEM Samin Tan sebagai Tersangka Kasus Suap PLTU Riau-1

Image

News

Sekjen dan Bendum KONI Bakal Segera Jalani Sidang Kasus Suap Dana Hibah Kemenpora

Image

News

KPK Harap Putusan atas PT NKE Jadi Pelajaran Bagi Perusahaan Lain

Image

News

Peringatan Eks Komandan NII: Satu Orang Saja Aksi Sudah Bisa Bikin Geger Seluruh Negeri, Kita Harus Waspada

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Anak-Anak dengan HIV/AIDS Ini Sudah 21 Kali Ditolak Orangtua Murid Tiap Kali Mau Bersekolah

"Kalau bisa ya sekolah, tapi kalau tidak ada yang mau menerima, ya sudah main saja di rumah, tidak usah sekolah."

Image
News

Capres Harus Punya Visi untuk Hentikan Kerusakan Lingkungan

"Pelaku kejahatan lingkungan hidup itu, bukan pelaku kecil."

Image
News

Jaga Ani yang Sedang Sakit, Yudhoyono Senior dan Junior Berbagi Tugas

Keluarga Yudhoyono saling jaga ketika Ani Yudhoyono dirawat di rumah sakit karena sakit kanker darah.

Image
News

Kunjungan Putra Mahkota Arab Saudi ke Indonesia Ditunda

Indonesia dan Saudi Arabia akan terus berkomunikasi untuk menentukan jadwal baru.

Image
News

Gara-gara Bela CEO Bukalapak Gibran Dibilang Anak Durhaka

"Tau gak @bukalapak itu ngasih makan banyak orang? Ayo kalian belajar untuk memaafkan."

Image
News

Mengintip Ruang Debat Kedua Capres di Hotel Sultan Jakarta

Persiapan sudah mencapai 90 persen

Image
News

Khofifah-Emil Jenguk Ani Yudhoyono di Singapura

Tadi kami membaca Al Fatihah.

Image
News

Pramono Anung Sebut Jokowi Telah Menerima Permintaan Maaf CEO Bukalapak

Bermula ketika Achmad Zaky mengkritik anggaran industri 4.0 di Indonesia.

Image
News

Sah! Polda Metro Larang Migo Melintas di Jalan Raya

Migo dilarang karena speknya tidak memenuhi kendaraan bermotor, spesifikasi teknisnya

Image
News

Miris, Siswa Sekolah Dasar Pengidap HIV/AIDS Dilarang Sekolah

Siswa sekolah dasar di Solo yang mengidap HIV/AIDS tidak bisa mengenyam pendidikan seperti anak anak lainnya

trending topics

terpopuler

  1. Warga Kota Peru Siaga Gempa Setelah Ikan Laut Dalam Tertangkap Nelayan

  2. Setelah Ramai #Uninstallbukalapak, Emak-emak Ngegas Dukung #Uninstalljokowi

  3. Terungkap Alasan Dibalik Pengusaha Ritel Pillih Tutup Toko

  4. 10 Potret Zinedine Alam, Anak Ganjar Pranowo yang Jarang Tersorot

  5. Nekat Loncat dari Ketinggian, Vicky Prasetyo Resmi Pacari Anggia Chan

  6. Bupati Landak Sebut Telah Siapkan RP 1 Miliar untuk Penanganan Karhutla

  7. Agar Guru Tak Terus Jadi Korban Perlakuan Siswa, Begini Caranya

  8. Wajah Baru Stasiun Cisauk, Sutopo: Kirain Ini di Eropa, ternyata di Tangerang!

  9. Doa Annisa Pohan untuk Ibu Ani: Ya Allah, Hilangkanlah Penyakitnya, Sembuhkan Ia

  10. Perdagangan Masih Tumbuh, Tanda Perekonomian China Masih Tangguh

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Kejutan Debat Kedua

Image
Hervin Saputra

Al Araibi: Olahraga, Politik, atau Hak Asasi Manusia?

Image
Cosmas Kopong Beda

Masihkah Sepak Bola Modern Membutuhkan Kapten Ikonik?

Image
Cosmas Kopong Beda

The Blues (Harus) Bersabar dengan Kerja Maurizio Sarri

Wawancara

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Sosok

Image
Olahraga

Valentino Rossi

Rossi, Sosok yang Penuh Perhatian dan "Kepala Dingin"

Image
News

10 Potret Harmonis Keluarga Ridwan Kamil yang Mencuri Perhatian

Image
News

10 Potret Darma Hutomo, Putra Tommy Soeharto yang Warisi Bakat Sang Ayah