image
Login / Sign Up

Polda Metro Jaya: Proses Kelengkapan Berkas Ratna Sarumpaet Sesuai Prosedur

Miftahul Munir

Image

Aktivis ratna Sarumpaet (tengah) mengadakan jumpa media untuk mengklarifikasi berita pemukulan di kediamannya di kawasan Kampung Melayu Kecil 5, Bukit Duri, Jakarta, Rabu (3/10/2018). Ratna Sarumpaet mengakui bahwa berita tentang pemukulan yang terjadi pada 21 September silam adalah bohong. Fakta yang sebenarnya ibunda dari Atiqah Hasiholan itu melakukan operasi sedot lemak pada bagian wajah. Karena terlanjur cerita kepada anaknya bahwa itu adalah pemukulan, maka berita tersebut kini menyebar luas. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO, Berkas kasus berita bohong Ratna Sarumpaet telah dikirimkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta untuk segera disidangkan setelah sebelumnya dikembalikan Kejati.

Kanit I Subdit Jatanras Polda Metro Jaya AKP Nico Purba mengatakan pihaknyan telah melengkapi berkas perkara itu sesuai dengan prosedur penyidikan Polda Metro Jaya. Meskipun dituding Kuasa Hukum Ratna, terlalu lama.

"Saya rasa ini semua sudah sesuai prosedur. Selama kita masih sesuai aturan gak masalah," kata Nico Purba di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

baca juga:

Menurut dia, proses perampungan berkas perkara memang membutuhkan waktu yang lama. Bukan karena adanya masalah internal.

"Karena waktu saja. Ini kan petunjuk Jaksa kita harus lengkapi ini butuh waktu. Kita harus memanggil saksi dan itu semua kan waktu, bukan instan kita lakukan. Selama masih sesuai dengan ketentuan waktu saya rasa tidak masalah," tegas dia.

Menurut dia, masa tahanan Ratna pun masih sampai 1 Februari mendatang. Jika tidak P21 (berkas lengkap), maka Aktivis Ratna Sarumpaet akan bebas secara hukum.

"Masa tahanan masih ada. Sampai 1 Februari 2019. Kami sendiri yakin P21 sebelum habis masa waktu penahanan," tukas dia.

Berkas kasus drama penganiayan itu dilimpahkan ke Kejati DKI pada 8 November 2018 lalu. Karena dari hasil evaluasi dinyatakan belum lengkap (P19), pihak Kejaksaan meminta kepada penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya untuk melengkapi berkas perkara tersebut. Karena harus memenuhi unsur formil dan materil.

Diketahui, jaksa menyebut masih ada beberapa kekurangan yang harus dilengkapi penyidik Polri. "Jaksa Peneliti Kejati DKI Jakarta mengembalikan berkas atas nama tersangka RS," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DKI Jakarta, Nirwan Nawawi, Jumat (23/11) lalu.

"Pengembalian berkas dilakukan dikarenakan masih ada kekurangan syarat formil dan materiil yang perlu dilengkapi oleh pihak Penyidik," imbuhnya.

Ratna ditangkap atas kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks terkait penganiayaan terhadapnya. Aktivis kemanusiaan itu disangkakan dengan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 jo Pasal 45 Undang-Undang ITE. Atas kasus tersebut, Ratna terancam 10 tahun penjara.[]

Editor: Dedi Ermansyah

Sumber:

berita terkait

Image

News

Dinginkan Suasana, Kedua Capres Diminta Tunjukkan Sikap Harmonis

Image

News

Tidak Gontok-gontokan, Perwakilan Pendukung Kedua Capres Cocokan Persepsi Jelang Debat Capres

Image

News

15 Hari Laporannya Dicueki, Eka Gumilar akan Kembali Datangi Polda Metro Jaya

Image

News

Jadi 'Pengatur Lalu-lintas' Debat Capres, Tommy Tjokro Mengaku Tegang

Image

News

KPU Jadikan Parkir Timur GBK Lokasi Nobar Debat Capres

Image

News

Polisi Tindaklanjuti Laporan OSO Terhadap KPU Usai PilpresĀ 

Image

News

2981 Personil Gabungan Amankan Jalannya Debat Putaran Kedua

Image

News

Berita Populer Polemik Salat Jumat Prabowo Subianto hingga Larangan Foto Aksi Jari

Image

News

Polda Metro Jaya Periksa Sekda Papua Senin Pekan Depan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Debat Pilpres 2019

Jelang Debat ke-2, Prabowo Malah Asyik Berjoget Bersama Emak-emak

Goyang Gandong ini tarian untuk kita semua. Artinya gandong itu adalah, gantian dong.

Image
News

Minggu Dini Hari Jabodetabek Diguyur Hujan Lebat Hingga Pukul 02.00 WIB

Kondisi itu diperkirakan berlangsung hingga Minggu (17/2) pukul 02.00 WIB.

Image
News
Debat Pilpres 2019

Tommy Tjokro Sebut Jokowi dan Prabowo Akan Debat Terbuka Tanpa Pembatasan Waktu

Segmen empat ini yang dikembangkan berbeda dari debat pertama dan isinya adalah debat terbuka, tidak ada timer di masing-masing calon.

Image
News
Debat Pilpres 2019

BPN Pertanyakan Klaim Pemerintahan Jokowi Ambil Alih PT Freeport, Sudirman: Itu Lebay

Kita persoalkan adalah klaim berlebihan bahwa pengambil alihan PT Freeport bagian dari nasionalisme. Itu lebay.

Image
News

Empat Bandit Ditangkap Ketika Bawa Lima Kambing Curian Pakai Mobil Avanza

Dia menambahkan empat anggota komplotan ini masing-masing memiliki peran tersendiri saat beraksi.

Image
News

Pemprov akan Awasi Penggunaan APBD oleh Ormas

Selain pemprov, masyarakat termasuk media juga ikut mengawasi penggunaan APBD dalam rangka penataan kampung

Image
News

Dinginkan Suasana, Kedua Capres Diminta Tunjukkan Sikap Harmonis

Penyelenggara telah menyepakati akan memberikan satu ruangan khusus untuk Jokowi dan Prabowo

Image
News

Anies Kucurkan APBD Lewat Ormas, Peneliti LIPI: Salah Kaprah

Anies mengatakan kebijakan tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

Image
News

Achmad Zaky Diundang Khusus ke Istana, Jokowi Minta Jangan Uninstall Bukalapak

Menurut dia Jokowi sangat mendukung karya anak bangsa yang berbasis inovasi.

Image
News

Pendukung dari Bumi Serambi Mekkah: Aceh Juga Kampung Halaman Bagi Jokowi

Komunitas yang dipimpin Khaidir merupakan wadah pendukung non partai.

trending topics

terpopuler

  1. Bukan di Luar Negeri, Stasiun Lokal Rasa Frankfurt ini Ada di Tangerang

  2. Jarang Terekspos, 10 Kemesraan Romy Rafael dan Istri yang Harmonis

  3. Cak Imin: Gara-gara Uninstall Saya Jadi Kerepotan

  4. CEO Persija: Perempuan yang Dilecehkan Simic dari Indonesia

  5. Prabowo Tidak Pamer Salat Jumat, Tengku: Khawatir Massa Histeris Ingin Menyalami

  6. Pramono Anung Sebut Jokowi Telah Menerima Permintaan Maaf CEO Bukalapak

  7. Pendiri Bukalapak Sebut 'Presiden Baru', Rian Ernest: Menurutku Dia Sudah Jelas Dukung 02

  8. Ketua BTP Mania Dipolisikan Alumni 212, Fahri Hamzah: Ahok Kembali Jadi Masalah

  9. Baru Putus dari Revina VT, Young Lex Sudah Peluk Mesra Wanita Lain

  10. 'Skenario' Ahok Gantikan Ma'ruf Amin, Rustam: Pikiran Konspiratif yang Merendahkan

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Kejutan Debat Kedua

Image
Hervin Saputra

Al Araibi: Olahraga, Politik, atau Hak Asasi Manusia?

Image
Cosmas Kopong Beda

Masihkah Sepak Bola Modern Membutuhkan Kapten Ikonik?

Image
Cosmas Kopong Beda

The Blues (Harus) Bersabar dengan Kerja Maurizio Sarri

Wawancara

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Sosok

Image
News

Dari Ketemu Raisa hingga Pejuang Kanker, 10 Potret Sutopo Purwo yang Menginspirasi

Image
Hiburan

Ingin Sukses Jadi Youtuber seperti Jess No Limit? Berikut Tipsnya!

Image
Olahraga

Valentino Rossi

Rossi, Sosok yang Penuh Perhatian dan "Kepala Dingin"