image
Login / Sign Up

Lewat Prosesi Agama, Transgender India Berjuang Melawan Stigma

Citra Puspitaningrum

Image

Hari Minggu (6/1) lalu, para sadhu transgender dari Kinnar Akhara memimpin prosesi jelang festival Kumbh Mela di Allahabad, salah satu kota di India utara | BBC

AKURAT.CO, Hari Minggu (6/1) lalu, sebuah kota di India utara, Allahabad, menjadi saksi prosesi Hindu bersejarah yang mengedepankan kaum transgender, dilansir dari BBC.

Ribuan orang tampak berdesak-desakan di jalanan Allahabad, sebuah kota di India utara. Rupanya, menjelang festival Kumbh Mela, mereka berlomba-lomba mencari berkah dari sadhu, sebutan untuk orang suci kaum Hindu di India.

Sejak ratusan tahun lalu, prosesi ini diadakan beberapa tahun sekali. Empat kota di India utara, di sepanjang tepian sungai suci, bergiliran menjadi penyelenggaranya. Umat Hindu percaya berendam di sungai ini selama Kumbh bisa menghapus dosa mereka. Tak hanya itu, mereka yakin sungai ini bisa membantu mereka meraih keselamatan. Karena itulah puluhan juta orang berkumpul di upacara itu.

baca juga:

Menjelang Kumbh, 13 Akhara resmi, sebutan untuk perkumpulan jemaat Hindu, memulai arak-arakan sebagai tanda kehadiran mereka di festival. Namun, ada yang berbeda dari arak-arakan itu hari Minggu kemarin. Meski keriuhan, kendaraan hias, kelompok pemusik, unta, dan kudanya sama, orang sucinya atau kerap disebut sadhu semuanya adalah transgender.

"Kami sedang berjuang agar diterima di kehidupan sosial. Kehadiran kami di Kumbh menjadi langkah lain ke arah itu," kata Laxmi Narayan Tripathi, kepala perkumpulan jemaat transgender yang dikenal sebagai Kinnar Akhara.

Kinnar Akhara. BBC

Mitologi dan kitab suci Hindu juga penuh dengan referensi untuk kaum transgender. Beberapa dewa-dewi Hindu juga transgender. Namun, kelompok-kelompok HAM menyebut mereka dikucilkan dan mengalami diskriminasi terkait identitas gender mereka.

Kinnar Akhara berjuang melawan perkumpulan jemaat lain dengan memimpin prosesi itu. Mereka tak gentar melakukannya meski tak diakui secara resmi.

"Transgender telah disebutkan di seluruh mitologi Hindu. Kalian tak bisa mengusir kami begitu saja," kata Atharv, anggota Kinnar Akhara yang hanya mau disebutkan nama depannya saja.

"Kalau ada 13 Akhara untuk pria dan wanita, kenapa tidak ada satu untuk transgender?" sambungnya.

Kinnar Akhara. BBC

Beberapa Akhara beralasan jemaat mereka sudah berusia berabad-abad dan tidak bisa mengizinkan terciptannya jemaat baru begitu saja.

"Kumbh terbuka untuk semua orang, begitu pula transgender. Namun, bukan berarti mereka bisa diakui sebagai Akhara. Jika ada yang ingin menyebarkan spiritualitas dan agama, kami tak akan menentangnya. Namun, mereka tak bisa menyentuh ranah kami begitu saja," kata Vidyanand Saraswati, juru bicara Juna Akhara, perkumpulan jemaat terbesar dari 13 Akhara yang ada.

Ini bukan kali pertama Kinnar Akhara memimpin prosesi seperti itu. Mereka pernah melakukannya di Kumbh tahun 2016 yang diadakan di kota Ujjain.

"Memimpin prosesi di Allahabad sangat istimewa karena kota ini adalah salah satu kota paling suci dalam agama Hindu. Kumbh Mela di sini juga lebih bagus dan lebih besar dibandingkan di kota lainnya," kata Atharv.

"Kami tetap menghormati Akhara yang menentang kami. Suatu hari nanti mereka akan menyadari bahwa Hindu menghormati semua orang, termasuk transgender. Untuk saat ini, perjuangan kami bukan untuk diakui sebagai Akhara. Kami hanya ingin orang-orang sadar mengenai agama serta identitas spiritual dan sosial kami. Melihat ramainya kerumunan yang menyambut kami, kurasa kami sudah melakukan hal yang benar," sambungnya.

Ada kegembiraan di antara warga yang mencari berkah dari para sadhu transgender. Tak lupa warga berselfie dan merekam video dengan mereka.

Kinnar Akhara. BBC

"Kami selalu menghormati orang transgender. Kami juga mencari berkah dari mereka saat ada peristiwa membahagiakan seperti kelahiran anak dan pernikahan," kata Abhay Shukla, salah satu warga Allahabad.

"Namun, aku tak pernah membayangkan melihat mereka sebagai guru. Ini sungguh pengalaman berbeda bagi kami," tambahnya.

Anggota Kinnar Akhara yakin prosesi ini bisa menjadi tonggak sejarah dalam memperjuangkan hak-hak transgender di India.

"Aku tak mengira kami akan mendapat dukungan dari mereka. Kumbh telah menunjukkan bahwa hal-hal baik bisa terjadi di masa depan kami. Kami sudah diabaikan, dilecehkan, dan dipinggirkan dari generasi ke generasi. Itulah sebabnya ramainya kerumunan ini sangat berarti bagi kami," kata Bhawani Ma, anggota Kinnar Akhara lainnya.

Abhay Shukla pun ikut membenarkan adanya stigma itu.

"Bagiku, nilai religi itu penting. Aku tak peduli apakah guruku adalah laki-laki, perempuan, atau transgender. Aku tahu banyak yang tak sependapat dengan ini. Namun, mereka akan berubah jika datang ke Kumbh dan melihat Kinnar Akhara," tandas Shukla.[]

Editor: Ghendhiz A.

Sumber:

berita terkait

Image

Hiburan

5 Transgender di Indonesia yang Sukses di Dunia Hiburan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Tabrak Pejalan Kaki di Kawasan Tendean, Sedan Camry Dirusak Massa

Massa mengerubungi mobil Toyota Camry warna hitam dengan nopol B 1885 TOD yang dikemudikan seorang pria.

Image
News
Pemilu 2019

Prabowo: Saya dan Sandi akan Tetap Bersahabat dengan Pak Jokowi

Inilah saat yang tepat bagi kita semua anak bangsa untuk segera saling mempererat persaudaraan.

Image
News

Ugal-ugalan, Mobil Sedan Tabrak 15 Pengendara di Jalan Tendean

Akibat kejadian ini 15 orang pengendara menjadi korban.

Image
News
Pemilu 2019

Ketua DPR RI Apresiasi Keberhasilan TNI dan Polri Amankan Pemilu

Siapapun yang melakukan pelanggaran langsung ditindak tegas.

Image
News
Pemilu 2019

RJB Jambi Imbau Relawan Tak Selebrasi Kemenangan Jokowi-Ma'ruf

Wajib kita bersyukur karena berdasarkan hasil quick count kita unggul.

Image
News

Prajurit TNI di Perbatasan RI-RDTL Evakuasi Warga yang Tiba-tiba Tak Bisa Berjalan

"Lima orang anggota Pos Oepoli Tengah yang dipimpin Bintara Kesehatan Serda Hamdi tanpa berpikir panjang langsung menuju ke rumah Keris"

Image
News
Pemilu 2019

Pemilu Telah Usai, JAMAN Ajak Rakyat Kembali Bersatu Bangun Bangsa

Jaman melalui relawan PasPilih 01 (Pasukan Pemasti Memilih Capres 01) siap mengawal Jokowi-Ma'ruf.

Image
News
Pemilu 2019

Jika Terbukti Melanggar, KPU Bakal Laporkan Lembaga Survei ke Asosiasinya

"Mereka begitu mendaftar ke kita, kita cek dokumennya lengkap, ya sudah kita nyatakan terdaftar"

Image
News
Pemilu 2019

Pengamat Internasional: Prabowo Tidak Menyerah sebelum Semua Cara Dilakukan

"Keluarga Djojohadikusomo selalu membayangkan bahwa salah satu dari mereka akhirnya akan memerintah Indonesia," tutur Aaron Connelly

Image
News
Pemilu 2019

Grace Natalie: PSI Kalah Rasa Menang

Banyak orang mengapresiasi kerja kami.

trending topics

terpopuler

  1. Duh, Situs KPU Tumbang

  2. Diretas, Website LSI Belum Juga Pulih

  3. Kemana Sandi saat Prabowo Dua Kali Sampaikan Pidato Kemenangan?

  4. Doa Lewat Puasa dan Salat Malam, Jadi Kekuatan untuk Kemenangan Jokowi dari Sang Ibunda

  5. Stabilitas Ekonomi Makro Terjaga Selama Pemilu

  6. Legenda MU Sebut Liverpool Berpeluang Singkirkan Barcelona di Semifinal

  7. Ini 9 Parpol yang Dipastikan Melenggang ke Senayan

  8. Jangan Coba-coba Mobilisasi Massa, Kapolri: Kita akan Bubarkan!

  9. Ini Tujuh Parpol yang Tidak Lolos Pemilu

  10. Euforia Pemilu Beri Sentimen Positif ke Pasar Modal

fokus

Pemilu 2019
Revolusi Museum
Angkutan Tempoe Doeloe

kolom

Image
Ujang Komarudin

Pilpres Kita

Image
Sunardi Panjaitan

Merawat Indonesia Kita

Image
Achmad Fachrudin

Merayakan Puncak Ritual Politik 2019

Image
Muhammad Adnan RS

Pegon Dalam Pilpres 2019

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Fitness dan Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Video

VIDEO Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Hiburan

Seru Abis! Nongkrong Bareng Augie Fantinus

Sosok

Image
News

Gemas, 8 Potret Kedekatan Prabowo Subianto dengan Bobby The Cat

Image
News

Pakai Baju Couple, 10 Potret Adu Gaya Agus-Annisa versus Ibas-Aliya Yudhoyono Saat Nyoblos

Image
News

10 Potret Pasangan Capres-Cawapres 02 Saat Nyoblos, Kompak Pose 2 Jari