image
Login / Sign Up

Perindo Dukung Penerapan Hukuman Mati Bagi Para Koruptor

Kosim Rahman

Image

Sekretaris Jendral Partai Perindo, Ahmad Rofiq, saat ditemui di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (10/9). | AKURAT.CO/Kosim Rahman

AKURAT.CO, Sekretaris Jenderal Partai Perindo Ahmad Rofiq mendukung langkah penegakan hukuman mati bagi pelaku tindak pindana korupsi. Hal itu merujuk pada masifnya praktik korupsi hingga level bawah.

"Saya sependapat (hukum mati), koruptor memang harus diberi hukuman seberat mungkin," kata Ahmad Rofiq kepada AKURAT.CO, di Jakarat, Rabu (2/1/2019).

Ia mengatakan selama ini praktik-praktik korupsi masih berjalan secara masif yang  tidak ada efek jerah sama sekali. Bahkan Rofiq juga menyebutkan selama ini banyak pelaku tindak pidana korupsi mendekam di penjara dan ironisnya mereka masih menjalankan bisnisnya.

"Bahkan para koruptor itu mendapatkan kemewahan di rutan, meraka masih bisa berbisnis dan bisa menghirup udara bebas kapanpun mereka mau," Imbuhnya.

Tidak hanya hukum mati Rofiq juga mendukung Komisi Pembertasan Korupsi (KPK) memberikan hukuman yang lebih berat lagi kepada pelaku tindak pidana korupsi. ia menyebutkan salah hukum berat yang dinilai akan menimbulkan rasa takut dan efek jera adalah hukum pancung.

"KPK harus memberikan contoh hukuman terberat, hukuman mati, hukum pancung dan lain-lain perlu dilakukan agar ada ketakutan bagi siapa saja yang akan melakukan praktik-praktik culas ini," pungkasnya.

Sekedar informasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat rekor jumlah operasi tangkap tangan terbanyak pada 2018 dibanding lima tahun terakhir. Terobosan dalam upaya pencegahan korupsi tampaknya masih harus digalakkan.

Sebanyak 29 operasi KPK sepanjang tahun ini setidaknya menyeret 29 pejabat daerah dan 79 tersangka lainnya baik dari swasta, eksekutif, maupun legislatif. Mayoritas pejabat daerah dari 14 provinsi tersebut menerima suap dan gratifikasi.[]


baca juga:

Editor: Ainurrahman

Sumber:

berita terkait

Image

News

Suharso Dikukuhkan Sebagai Plt Ketua Umum PPP di Mukernas III

Image

News

Divonis 7 Tahun, Lucas: Hakim seperti Kerbau Dicucuk Hidungnya

Image

News

Tak Terima Divonis 7 Tahun Penjara, Advokat Lucas Ajukan Banding

Image

News

Advokat Lucas Divonis 7 Tahun Penjara dan Denda Rp600 Juta

Image

News

Disita Uang Ratusan Juta di Ruang Kerjanya, Lukman Hakim: Saya Hormati KPK

Image

News

Dirut PT WKE Didakwa Menyuap 4 Pejabat Kementerian PUPR Rp4 Miliar

Image

News

Geledah Kantor Kemenag Gresik, KPK Bawa Berkas Dua Koper Besar

Image

News

Pernah Saling Kritik, Mahfud MD Kini Setuju dengan Fahri Soal Sistem KPK Harus Dibenahi

Image

News

Geledah Kantor Kemenag Gresik, KPK Amankan Sejumlah Dokumen Pengisian Jabatan

komentar

Image

1 komentar

Image
Juno Arifin

setuju karna mereka tidak ada habisnya menghabiskan uang rakyat

terkini

Image
News

Tanggul Jebol Rendam Ratusan Rumah Warga Kediri

Sampai pagi ini air belum surut.

Image
News

Penerbitan e-KTP Pemilih yang Baru Berusia 17 Tahun, KPU Serahkan ke Kemendagri

Syarat E-KTP merupakan kewajiban yang diatur undang-undang.

Image
News

KPU: Peserta Pemilu Diminta Patuhi Aturan Zonasi Kampanye Rapat Umum

KPU menyatakan kampanye rapat umum siap digelar.

Image
News

Buruh: Regulasi Mudah, UMKM Era Jokowi-JK Berkembang Pesat

Berharap iklim usaha mikro ini terus berlanjut.

Image
News

Suharso Dikukuhkan Sebagai Plt Ketua Umum PPP di Mukernas III

Seluruh ketua DPW PPP dari seluruh Indonesia yang menjadi peserta Mukernas, menyatakan setuju Suharso.

Image
News

Divonis 7 Tahun, Lucas: Hakim seperti Kerbau Dicucuk Hidungnya

Image
News

Kiai Ma'ruf Minta Relawan Kerja Keras Tanpa Korbankan Persatuan

"Berbagai cara dilakukan, termasuk “door to door” dari darat, udara, dan langit,"

Image
News

200 Orang Terdampak Banjir Bandang di Distrik Ravenirara

"Satu lagi distrik yang terdampak bencana banjir bandang Jayapura yang belum tertangani,"

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Kandidat Pilpres 2019 Diminta untuk Tidak Tergantung pada Hasil Survei

Banyak hasil survei yang tidak sejalan dengan fakta di lapangan.

Image
News

Mahfud MD: Nilai-nilai Pancasila Sudah Mulai Luntur

"Masyarakat saat ini ada kekhawatiran terhadap nilai-nilai Pancasila yang sudah mulai luntur,"

trending topics

terpopuler

  1. Yuli yang Ditangkap Densus Meninggal di RS Polri, Suami Pilih Kuburkan di DKI Ketimbang Ditolak di Klaten

  2. Alissa Wahid: Kalau Kelompok Ini Berkuasa, dengan Sistem Sentimen yang Dibangun akan Hilangkan Kesetaraan

  3. Mulai Sekarang, Jauhi Minuman Manis Jika Tak Mau Mati Muda

  4. Duh, Selama Live Streaming Aksi Teror Selandia Baru Tak Ada yang Lapor

  5. Rustam: Tampaknya Anies telah Jadi Follower Presiden Jokowi dalam Pembangunan Infrastruktur

  6. Program OK OCE Dianggap seperti Konsep Khilafah hingga Azan Dikumandangkan di Ruang Publik Selandia Baru

  7. 5 Fakta Penting Kiai Anwar yang Jasadnya Utuh meski Terkubur 31 Tahun

  8. Terlalu Fokus Sama Karir, Kelima Zodiak Ini Kerap Lupa dengan Pasangan Cintanya

  9. Mbah Mijan: Sayang, Mamas Romy Salah Persepsi, Ekspektasi Tak Semontok Pantat Bayi

  10. 5 Mobil Mewah Bintang Tottenham asal Korsel, Ferrari Mahalnya Tak Boleh Merah

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Image
Ujang Komarudin

Menanti Kejutan di Debat Ketiga

Image
Hendra Mujiraharja

Perez Memalingkan Muka dari Mourinho untuk Zidane

Image
Hervin Saputra

Seberapa Kuat "Tradisi Indonesia" di All England?

Wawancara

Image
Iptek

Sepeda Listrik Jadi Polemik, Migo Beri Jawaban!

Image
Gaya Hidup

Chief Company Barbershop

Jatuh Bangun Chief Barbershop di Tangan Fatsi Anzani dan Oky Andries

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Sosok

Image
News

Jadi Caleg DPR RI, Begini 10 Potret Sahrul Gunawan Blusukan sampai Diserbu Ibu-ibu

Image
News

7 Potret Seru Kahiyang Ayu Bercengkerama dengan Buah Hati

Image
News

8 Gaya Kampanye Bertrand Antolin, dari Sosialisasi Pemilu sampai Bancakan