image angkutan jadul
Login / Sign Up

Fakta Tentang TGB, Alumnus Al-Azhar Mesir Hingga Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Dedi Ermansyah

Image

Mantan Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi alias TGB, saat ditemui di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/18) | AKURAT.CO/Muslimin

AKURAT.CO, Nama Muhammad Zainul Majdi atau lebih dikenal Tuan Guru Bajang (TGB) kembali menjadi sorotan publik belakangan ini lantaran sikapnya yang bergabung ke Partai Golkar.

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2008-2018 secara resmi diperkenalkan sebagai kader Partai Golkar dalam acara silaturahmi Akhir Tahun Golkar di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (20/12/2018) malam oleh Ketua Umum, Airlangga Hartarto.

Sebelum bergabung ke Partai Golkar, TGB sempat dilirik dan diisukan bergabung ke sejumlah partai politik. Salah satunya Partai NasDem. Namun belakangan hal itu terbantahkan setelah dia resmi berseragam partai berlambang ‘pohon beringin’.

baca juga:

Bukan baru kali ini TGB menjadi perbincangan publik, TGB juga pernah viral di media sosial lantaran sikapnya yang berani mengkritik kebijakan presiden Joko Widodo langsung di hadapannya. Kala itu, sang Gubernur mengkritik Jokowi yang mengimpor jagung dan beras dengan harga yang tinggi. Sementara harga jagung dan beras lokal di NTB sangat murah.

Hal itu membuat ketokohannya kian bersinar di pentas politik nasional. Hingga suatu waktu, ada harapan dan suara dari publik yang menginginkan dirinya menjadi calon presiden karena dinilai sukses memimpin NTB selama dua periode.

Namun, harapan TGB sebagai capres pun kandas lantaran harus bersaing dengan tokoh internal Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang tak lain putera pendiri partai berlambang bintang mercy itu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Meski pada akhirnya Demokrat mengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena terhambat presidential treshold atau ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen dalam UU Pemilu.

Untuk mengetahui fakta terkait perjalanan karir sang tuan guru, AKURAT.CO telah merangkum sejumlah fakta dari berbagai sumber.

1. S1 Hingga S3 di Al-Azhar Mesir.

TGB lahir lahir di Pancor, Lombok Timur, pada 31 Mei 1972. Dia merupakan merupakan putra ketiga dari HM Djalaluddin dan Rauhun Zainuddin Abdul Madjid sekaligus cucu dari ulama besar yang juga pahlawan nasional TGKH Zainuddin Abdul Madjid.

TGB menjalani pendidikan dasarnya di SD Negeri 2 Mataram. Setelah lulus pada 1985, Zainul Majdi melanjutkan ke Madrasah Tsanawiyah, dan pendidikan selanjutnya ditempuh di Aliyah Mu'allimin Nahdlatul Wathan. Pada 1992, Zainul Majdi melanjutkan pendidikan tinggi ke Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, tepatnya di Fakultas Ushuluddin Jurusan Tafsir dan Ilmu-Ilmu Al-Qur’an. Pada 1995, dia lulus dan memperoleh gelar Lc. Tahun selanjutnya, TGB melanjutkan pendidikan S2 dan meraih gelar Master of Art (MA). Setelah lulus S2, dia melanjutkan S3 pada jurusan yang sama. Pada 2003, dia memperoleh amanah menjadi Rektor Institute Agama Islam Hamzanwadi, Pancor, Lombok Timur.

2. Ulama dan Ketua Umum Ormas Islam

Belajar di Universitas Al-Azhar Mesir, membuat Zainul Majdi dikenal sebagai ulama dan tokoh agama dengan istilah Tuan Guru Bajang (TGB). Di Lombok, istilah Tuan Guru disematkan kepada tokoh atau seseorang yang dianggap memiliki ilmu agama yang luas. Sementara Bajang karena ia masih berusia muda.

TGB saat ini lebih banyak menghabiskan waktunya untuk berdakwah. Dia mengasuh Pondok Pesantren Nahdathul Wathan (NW), di Desa Anjani, Suralaga, Kabupaten Lombok Timur. Selain mengurus pesantren, TGB saat ini tengah menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdathul Wathan (NW) sebuah ormas Islam yang didirikan oleh sang kakek, Zainuddin Abdul Madjid. Meski berpusat di NTB, ormas ini sekarang sudah menyebar ke seluruh pelosok nusantara.

3. DPR dan Gubernur NTB Dua Periode

Zainul Majdi terjun ke politik dengan menjadi anggota DPR RI dari NTB periode 2004-2009. Pada 2008, ia memutuskan kembali mengabdi ke kampung halaman dengan mencalonkan diri sebagai calon gubernur NTB.

TGB maju pada Pilkada 2008 bersama Badrul Munir dengan diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Bulan Bintang (PBB). Ia memenangkan Pilkada NTB 2008 dan dilantik sebagai gubernur pada 17 September 2008. Setelah lima tahun memimpin, pada 2013, TGB kembali mencalonkan diri sebagai gubernur. Kali ini berpasangan dengan Muhammad Amin. Untuk kedua kalinya, dia terpilih dan menjabat untuk periode 2013-2018.

Selama menjabat gubernur NTB dua periode, Zainul Majdi memiliki segudang penghargaan. Setiap tahun dia selau mendapat penghargaan. Di tahun awal kepemimpinannya, dia Penghargaan Ksatria Bhakti Husada dari Presiden dan Investment Award dari Wakil Presiden. Hingga kini, sudah puluhan penghargaan yang dia dapat.

4. Berpindah-Pindah Partai

Golkar bukanlah partai pertama bagi TGB. Sebelum bergabung ke dalam keluarga besar partai beringin, TGB sudah lebih dulu bergabung dengan dua partai lain. Partai pertama alumnus universitas Al-Azhar Kairo ini adalah Partai Bulan Bintang (PBB). Lewat partai besutan Yusril Ihza Mahendra itu, TGB mengawali karir politiknya sebagai wakil rakyat.

Ia terpilih sebagai anggota DPR dari fraksi PBB untuk periode 2004-2009. Selama di Senayan, TGB duduk di Komisi X membidangi masalah pendidikan, pemuda, olahraga, pariwisata, kesenian dan kebudayaan.

Belum berakhir jabatannya sebagai anggota DPR, TGB mencoba peruntungan di ranah eksekutif. Pada 2008, ia maju sebagai calon Gubernur NTB dengan diusung oleh PBB dan Partai Keadilan Sejahtera.

Setelah menjabat Gubernur NTB, karir politik TGB makin moncer. Ia meninggalkan PBB dan bergabung dengan partai penguasa saat itu, Partai Demokrat. Belum lama bergabung dengan partai berlambang mercy, TGB langsung terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Demokrat NTB.        

Kini, TGB telah resmi menjadi kader Golkar. Tak tanggung-tanggung, Ketua Umum Airlangga Hartarto mengamanahkan TGB sebagai Koordinator Bidang Keumatan dan Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilpres DPP Golkar.

5. Tim Kampanye Prabowo Pilpres 2014

Pada Pilpres 2014, TGB memilih mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa meski Partai Demokrat saat itu memutuskan untuk netral.

Saat itu, TGB menyatakan bahwa Prabowo-Hatta adalah pasangan yang tegas dan berani. Prabowo-Hatta pada akhirnya berhasil mengalahkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla di NTB.

Sebanyak 72,45 masyarakat NTB memilih Prabowo-Hatta. Namun, pasangan yang diusung koalisi merah putih itu kalah secara nasional. 

6. Beralih Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Pada Pilpres 2019, dua lawan politik yakni Prabowo dan Jokowi kembali bertarung. Prabowo berpasangan Sandiaga, sementara Jokowi- bersama Ma’ruf Amin. TGB yang awalnya mendukung Prabowo akhirnya berubah sikap dan mengalihkan dukungan ke Jokowi-Ma’ruf. Dia menyatakan dukungan untuk Jokowi memimpin dua periode.

Tak lama setelah menyatakan dukungan ke Jokowi, TGB mengundurkan diri dari Partai Demokrat. Alasan TGB mundur dari partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono sampai saat ini masih misteri.

Kini, TGB kembali meloncat ke Golkar, salah satu parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin. Beberapa hari sebelumnya, TGB juga sempat diklaim bergabung dengan Partai Nasdem. Namun, TGB buru-buru membantah informasi yang beredar itu.[]

 

Editor: Siswanto

Sumber:

berita terkait

Image

News

7 Potret Kedekatan Bambang Soesatyo dengan Cucu, Hangat Banget!

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Bendera Golkar Berkibar di Kampanye Prabowo-Sandi, BPN: Itu Berkah

Image

News

Golkar Protes Benderanya Muncul di Tengah Kampanye Prabowo

Image

News

Parpol dan Caleg Tak Manfaatkan Hari Pertama Kampanye

Image

News

TKN Sebut Prabowo-Sandi Didukung Eks HTI

Image

News

Rocky Gerung: Partai Demokrat Adalah Partai Akal Sehat

Image

News

Andi Arief: Kalau PSI Mau Berdebat dengan Demokrat, Kader Kami Siap 7 Hari 7 Malam

Image

News

TGB Imbau Tokoh Agama Sampaikan Kebaikan dalam Berpolitik

Image

News

FOTO KPU Batalkan Partai Politik yang Tak Laporkan Dana Kampanye

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

TKN: Putih Adalah Jokowi, Hitam itu Politik Hoax dan Fitnah

Hasto menilai, warna putih adalah cermin kebersihan nurani yang menghasilkan sesuatu yang baik.

Image
News

DPP NasDem Pastikan Calegnya Tidak Ada yang Tersandung Masalah Hukum di Bogor

Sondang memastikan tidak ada Caleg NasDem di seluruh Indonesia yang diamankan Polisi akibat kejahatan gembos ban

Image
News

Jokowi: Jangan Ditanyakan Lagi soal Otsus, Semua Harus Yakin karena Saya akan Perjuangkan Lagi

“Saya memiliki pengalaman hidup yang tidak pendek, tapi lama yakni sekitar tiga tahun termasuk di Bener Meriah,” katanya.

Image
News

KPU Tidak Larang Peserta Pemilu Jadi Saksi di TPS

Viryan mengapresiasi atas partisipasi masyarakat yang meningkat dalam menyambut Pemilu 2019.

Image
News

Rustam: Pakai Baju Putih, Pilih Jokowi, Dijaga Banser, Asyik

Kasus intimidasi seperti yang terjadi dalam pilkada DKI Jakarta, kata dia, tidak boleh terulang lagi.

Image
News

Maksimal Rp14 Ribu, Ini Tarif Lengkap MRT Jakarta

"Penghitungannya berdasarkan pada jarak antar stasiun,"

Image
News

Masjid Terbakar, Umat Yahudi New York Persilakan Muslim Beribadah di Sinagog

Undangan spontan itu menciptakan momen solidaritas antar umat agama Abrahamik tersebut

Image
News

Bos Tjokro Group Bungkam saat Digiring Masuk ke Mobil Tahanan KPK

KET (Kurniawan Eddy Tjokro) ditahan 20 hari pertama di Rutan cabang KPK.

Image
News

Sidang Ratna Sarumpaet Dokter Bina Estetika: Sebelum Operasi, Ratna Dua Kali Konsultasi Soal Face Lift

"21 septembsr 2018 jam 17.00 WIB melakukan operasi. Dari catatan yang ada RS melakukan face lift," ujarnya

Image
News

Bercanda Ingin Lempari Menteri Pakai Telur, Ini Nasib Nahas Remaja Singapura

Tulisan Edmund di Facebook berbuntut panjang

trending topics

terpopuler

  1. Sandiaga Kecele, Mengira Sedang Disambut, Ternyata Anak-anak Itu Tunggu Atta Halilintar

  2. Lagu 'Lagi Syantik' Meledak, Siti Badriah Dapat Bonus Mobil Mewah

  3. Mall di Bandung Punya Kebun Bunga Matahari

  4. Wakil Rektor UIN ke Mahfud: Sepertinya Berkurang Kepercayaan Saya ke Beliau

  5. Tsamara: Spanduk Saya Dicopot Pria Berpeci Malam-malam

  6. Karir dan Finansial Keempat Zodiak Agak Buruk di Akhir Maret

  7. Jelang Pilpres 2019, Pendukung Rasional Mutasi ke Pendukung Emosional

  8. Survei Charta Politika: Prabowo Kalah di Pulau Jawa

  9. Kader: Di Bawah Kepemimpinan Suharso Monoarfa, PPP Bisa Tembus 4 Besar 

  10. Gelisah Saat Lamaran, Siti Badriah Habiskan 2 Botol Minuman

fokus

Angkutan Tempoe Doeloe
Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru

kolom

Image

FOTO Kampanye Terbuka di Bali Prabowo Sapa Pendukungnya

Image
Muh Tunjung Nugroho

Basis Pajak dan Penurunan Tarif PPh

Image
Ujang Komarudin

Ribut-Ribut Survey Litbang Kompas

Image
Achmad Fachrudin

Dilema KPU Mengatasi Problem DPT

Wawancara

Image
Hiburan

Jais Darga: Pelukis Indonesia Harus Lebih Agresif

Image
Gaya Hidup

Kampung Investasi Hati dan Cerita dari Tabanan

Image
Video

VIDEO Kampung Investasi Hati dan Cerita dari Tabanan

Sosok

Image
News

10 Potret Hangat Zulkifli Hasan Bersama Cucu, dari Jalan-jalan hingga Hadir Acara Sekolah

Image
News

10 Potret Hangat Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat Main dengan Cucu

Image
News

4 Fakta Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo Subianto yang Jadi Politisi