image
Login / Sign Up

Konsolidasi Strategi Pemenangan, TKN Jokowi-Ma'ruf Kumpulkan TKD di 34 Provinsi

Kosim Rahman

Menuju Pilpres 2019

Image

TKN Jokowi-Ma'ruf Kumpulkan TKD di 34 Provinsi untuk konsolidasikan strategi pemenangan | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menggelar workshop training on trainer (TOT) yang menghadirkan petinggi utama di Tim Kampanye Daerah (TKD) dari 34 provinsi di Indonesia.

Acara dibuka Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto. Dia didampingi Wakil Ketua Abdul Kadir Karding, Bendahara Sakti Wahyu Trenggono, dan Wakil Sekretaris Verry Surya Hendrawan di Hotel Grand Sahid, Jakarta, mulai Jumat (7/12).

Menurut Hasto, workshop dilakukan demi menyatukan seluruh energi pemenangan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

baca juga:

"Survei menunjukkan bahwa gerak kita makin positif," kata Hasto kepada wartawan. 

Hal itu dipengaruhi juga oleh banyaknya kesalahan yang dilakukan kubu Prabowo-Sandi. Di sisi lain, Jokowi mampu menambpilkan dirinya sebagai sosok pemimpin yang merangkul, tidak membeda-bedakan setiap warga negara.

"Terlebih lagi KH Ma'ruf Amin muncul sebagai sosok ulama yang benar-benar muncul dari bawah. Ini semua menjadi kekuatan kesatupaduan kita," ujar Hasto.

Senada dengan Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, menyatakan materi TOT itu terdiri dari soal serangan udara, mengoordinasikan serangan darat, serta konsolidasi kekuatan relawan serta calon anggota legislatif (caleg).

Menurut Karding, ke depan, diharapkan semuanya bisa bekerja dengan strategi serta metode berjalan dari pintu ke pintu (door to door). Kata kuncinya adalah micro targetting. Hal ini terinspirasi dari kebiasaan Jokowi yang suka blusukan.

"Jadi kita mengkonsolidasi teman-teman TKD agar nanti sepulang dari sini mereka memiliki bekal yang cukup, persepsi yang sama, bagaimana mengorkestrakan pemenangan Jokowi-Kiai Ma'ruf di daerahnya masing-masing," kata Karding.

Soal daerah yang akan menjadi konsentrasi gerakan, Karding mengatakan gerakan ini akan mencakup seluruh wilayah Indonesia. Namun diakui juga, penekanan lebih akan diberikan di beberapa daerah seperti Banten, Jawa Barat, dan Sumatera Barat.

"Secara umum sih kita sudah leading agak jauh, lebih dari 20 persenan. Itu berdasar survei yang ada," kata Politikus PKB itu.

"Yang dibutuhkan sekarang adalah mensinergikan seluruh gerakan, baik serangan udara dan darat, lalu membangun fighting spirit daripada seluruh mesin. baik mesin partai, mesin caleg, sampai relawan."

Ketika ditanya cara mereka membuat caleg dari 9 parpol bisa bekerja sama sementara di saat sama harus saling bertarung di pemilu legislatif, Karding menjawab begini. TKN Jokowi-Ma'ruf belajar dari pengalaman sejumlah negara, seperti di Brasil dan Meksiko.

Di kedua negara itu, efek ekor jas pilpres yang selama ini dianggap hanya menguntungkan PKB dan PDIP di Indonesia, tak efektif ketika caleg semua parpol bersedia turun ke lapangan. Maka itu, strategi yang dipakai adalah kampanye door to door. Caleg semua parpol pendukung turun ke lapangan bersama-sama.

"Kami semua punya komunikasi dan koordinasi antar caleg. Semua bersikap bahwa seluruh partai di koalisi ini harus lolos ke DPR, harus menang. Itu artinya kami akan saling bahu membahu, saling bantu membantu. Menang tanpa saling menggerogoti, menang karena saling mendukung," tandasnya.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

Buka-Bukaan Alasan Erick Thohir Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf Amin

Image

Ekonomi

Menteri Basuki Instruksikan Jajarannya Percepat Pelaksanaan Lelang

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Survei MSI: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Ungguli Prabowo-Sandi di Banten

Image

News

Timses Prabowo-Sandi Tak Gentar Ada Pengkhianatan Kader PAN Sumsel

Image

News

Buntut Pengrusakan Mapolres Ciracas, DPRD Minta Pemprov DKI Benahi Parkiran di Jakarta

Image

News

25 Kader DPW PAN Sumsel Ubah Haluan Dukung Jokowi-Amin

Image

News

Sejumlah Kader PAN Sumsel Membelot, Ini Kata Tim Kampanye Jokowi

Image

News

Penyebab Rusuh di Polsek Ciracas, Mardani Kritik Kepemimpinan Jokowi

Image

News

Relawan KMA Kerja Keras Menangkan Jokowi-Ma'ruf di Banten

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Puluhan Ribu SIM Kadaluarsa dari Berbagai Golongan Dimusnahkan Polrestabes Medan

Surat Izin Mengemudi (SIM) yang dimusnahkan berjumlah 80.490 set dari berbagai golongan.

Image
News

Dianggap Berdedikasi Bangun Politik Islam yang Demokrasi, Yusril Raih Democracy Award

Democracy Award merupakan penghargaan bagi para politikus.

Image
News

Jelang Perayaan Natal, Polda Sumsel Berikan Perhatian pada Ratusan Gereja

"Nantinya semua gereja dan tempat keramaian akan dijaga anggota Polri,"

Image
News

Dalam Memberantas Terorisme di Indonesia, Polri Fokus pada Aspek Pendanaan

"Ini menjadi perhatian bagi aparat penegak hukum dalam menelusuri aspek pendanaan terorisme,"

Image
News

Polda Metro Kembali Tangkap DPO Pengeroyok Kapten Komarudin

Saat dilakukan penangkapan, pelaku tidak melakukan perlawanan sedikit pun.

Image
News

Waspada! Ini Sembilan Titik di Kota Bekasi yang Terdampak Hujan dan Angin Kencang

Selain banjir, beberapa titik lainnya juga terdapat pohon tumbang. Diantaranya, di Bintara Jaya, dan Pondok Pekayon Indah.

Image
News

Marak OTT Kepala Daerah, Mardani: Ada Sistem yang Salah dalam Negara Ini

"Presiden sebagai penanggung jawab tertinggi Kepala Pemerintahan mesti bergerak. Ambil inisiatif. Jangan membiarkan"

Image
News

Ingin Jabar Juara di Sektor Pariwisata, Kang Emil akan Serius Bangun Infrastruktur

Selama lima tahun ke depan Pemprov Jabar akan membangun berbagai insfrastruktur khususnya di lokasi-lokasi objek wisata

Image
News

KPU Kabupaten Bekasi Tetapkan 2.053.546 Orang Masuk DPT

KPU Kabupaten Bekasi juga menemukan pemilih yang tidak memenuhi syarat sebanyak 2.813 orang.

Image
News

Pimpinan KPK Syok Hukuman Nur Alam 'Disunat' MA

"Tetapi ya kita harus hormati putusan pengadilan di Mahkamah Agung. Yah. Yah itulah yang harus kami terima"

trending topics

terpopuler

  1. Sandiaga: Saya Turut Bangun Jalan Tol Cipali 116 Kilometer Tak Pakai Uang Negara

  2. Pengakuan La Nyalla, Fahri Bingung, Rustam Puas: Sekarang Tobat, Ini Kemenangan Politik Besar Jokowi

  3. Driver Ojol: Saya Baru 4 Bulan Jadi Driver, Sekarang Kapok Tak Mau Pakai Narkoba Lagi

  4. La Nyalla Tobat, Permadi: Masih Banyak Orang Baik Waras dan Punya Hati Nurani

  5. Syamsuddin: La Nyalla Tak Cukup Mengaku, Ia Harus Minta Maaf kepada Bangsa Ini

  6. Pemerintah Bongkar Rekening WNI di Swiss, Dosen UI: Asbun!

  7. Warning! Arie Untung Bakal Bongkar Siapa Suami Artis yang Menipunya

  8. Bos Beras dan Pemuda Solo Deklarasi Bela 01: Jangan Halalkan Segala Cara Jadi Presiden

  9. Pengganti Sandi Diulur-ulur, Pengamat: Gerindra dan PKS Sendiri yang Rugi

  10. Obat Kuat Habis, Dolar AS Kehilangan Keperkasaannya

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Ujang Komarudin

Isu PKI Serang Jokowi

Image
Achmad Fachrudin

Problematik Pemilih Perumahan Mewah

Image
Awalil Rizky

Mencermati Penerimaan Negara yang Melampaui Target APBN

Image
Hendra Mujiraharja

Pantaskah Persija Ungguli PSM?

Wawancara

Image
Hiburan

Ketinggian Falsafah Sastra Melayu Tidak Tertandingi oleh Sastra Moderen

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (3)

"Saya Masih Memikirkan Siapa yang Bakal Gantikan Saya"

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (2)

"Atlet Junior Harus Bisa Mengalahkan Senior"

Sosok

Image
Ekonomi

Buka-Bukaan Alasan Erick Thohir Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf Amin

Image
Ekonomi

Intip 10 Milenial yang Berpotensi Berada di Deretan Orang Terkaya Selanjutnya

Image
Ekonomi

Kalah dengan Transportasi Online, Bos Blue Bird Terlempar dari Daftar Crazy Rich RI