image
Login / Sign Up

KPK Benarkan Dirjen PAS Penerimaan Gratifikasi Tas Mewah dari Eks Kalapas Sukamiskin

Bayu Primanda

Image

Direktorat Jenderal Pemasyrakatan (Ditjen Pas) Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami saat menyampaikan hasil Sidak Penyedia Layanan Publik pada Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin di Gedung Ombusman RI, Jakarta, Senin, (24/9/2018). Dalam pengawasan dan sidak di sejumlah lapas seperti Lapas Pemuda kelas II Tangerang, Lapas Muaro Padang, Lapas Sukamiskin, dan Banceuy, Ombudsman menemukan masih banyak warga binaan yang belum memperoleh hak (PB,CB, CMB), pemberian uang oleh warga binaan kepada petugas saat mengurus hak pegurangan masa hukuman, banyak lapas mengalami kelebihan penghuni hingga lebih dari 100 persen, perbedaan fasilitas kamar serta minimnya pelayanan air bersih, kesehatan, dan kualitas makanan. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan bahwa ada dugaan penerimaan gratifikasi yang dilakukan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS), Sri Puguh Budi Utami dari mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Wahid Husen. 

Adapun penerimaan gratifikasi tersebut berupa tas mewah bermerk 'Louis Vuitton' yang sejauh ini masih diduga sebagai penerimaan hasil jual-beli fasilitas mewah di lapas.

"Kami dapatkan info awal pemberian sebuah tas yang ditujukan pada Dirjen, pada saat itu. Itu dugaan yang kami dapat saat proses penyidikan," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (7/12).

Diketahui, Wahid sendiri telah didakwa menerima uang dari tiga terpidana korupsi, yakni Fahmi Darmawansyah, Tubagas Chaeri Wardhana alias Wawan, dan Fuad Amin Imron. 

Sementara itu, dalam berkas dakwaan Wahid, 'tas branded' tersebut diberikan oleh Fahmi Darmawansyah pada Juli 2018, kemudian disalurkan ke Sri Puguh lewag tangan Wahid sebagai kado ulang tahun. 

Febri pun menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dari jaksa penuntut umum KPK, tas tersebut telah dikembalikan Sri Puguh. Menurut Febri, tas tersebut kini telah disita dan menjadi barang bukti untuk perkara Wahid. 


"Tentu saja kami belum mengatakan terbukti atau tidak. Karena peesidangan masih jalan. Nanti kita lihat di fakta persidangan," tandasnya.

Perlu diketahui, bahwa Wahid Husein selaku mantan Kalapas Sukamiskin didakwa menerima sejumlah uang dan barang dari para narapidana yang ada di Sukamiskin. Dalam temuannya, KPK mengungkap setidaknya ada 3 napi yang pernah memberi uang suap kepada Wahid antara lain: Fahmi Darmawansyah, Wawan, serta Fuad Amin.

Fahmi selaku narapidana kasus korupsi pengadaan satmon Bakamla itu memberikan 1 unit mobil jenis Double Cabin 4x4 merek Mitsubishi Triton, sepasang sepatu boot, sepasang sendal merk Kenzo,1 buah tas clutch bag merk Louis Vuitton dan uang sekitar Rp39,5 juta. 


Kemudian, Wawan memberikan Rp63,3 juta. Sementara Fuad Amin memberikan uang sejumlah Rp71 juta, fasilitas pinjaman mobil Toyota Innova serta biaya menginap di hotel Ciputra Surabaya selama dua malam.[]

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Marak OTT Kepala Daerah, Mardani: Ada Sistem yang Salah dalam Negara Ini

Image

News

Pimpinan KPK Syok Hukuman Nur Alam 'Disunat' MA

Image

News

Serahkan Diri, Kakak Ipar Bupati Cianjur Masih Diperiksa Penyidik KPK

Image

News

Minta Maaf, Irvan Rivano Harap Dirinya Jadi Pelajaran Pemkab Cianjur

Image

News

Cara Sopir Angkot di Cianjur Merayakan Bupatinya Tertangkap KPK

Image

News

Usai Diperiksa, KPK Langsung Tahan Bupati Cianjur Hingga 20 Hari ke Depan

Image

News

Hakim Perintahkan KPK Cabut Pemblokiran Rekening PT Samantaka

Image

News

Perbuatan Kotjo Dinilai Menambah Daftar Panjang Anggota DPR RI Terlibat Suap

Image

News

Kotjo Pasrah Divonis Penjara 2 Tahun

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Puluhan Ribu SIM Kadaluarsa dari Berbagai Golongan Dimusnahkan Polrestabes Medan

Surat Izin Mengemudi (SIM) yang dimusnahkan berjumlah 80.490 set dari berbagai golongan.

Image
News

Dianggap Berdedikasi Bangun Politik Islam yang Demokrasi, Yusril Raih Democracy Award

Democracy Award merupakan penghargaan bagi para politikus.

Image
News

Jelang Perayaan Natal, Polda Sumsel Berikan Perhatian pada Ratusan Gereja

"Nantinya semua gereja dan tempat keramaian akan dijaga anggota Polri,"

Image
News

Dalam Memberantas Terorisme di Indonesia, Polri Fokus pada Aspek Pendanaan

"Ini menjadi perhatian bagi aparat penegak hukum dalam menelusuri aspek pendanaan terorisme,"

Image
News

Polda Metro Kembali Tangkap DPO Pengeroyok Kapten Komarudin

Saat dilakukan penangkapan, pelaku tidak melakukan perlawanan sedikit pun.

Image
News

Waspada! Ini Sembilan Titik di Kota Bekasi yang Terdampak Hujan dan Angin Kencang

Selain banjir, beberapa titik lainnya juga terdapat pohon tumbang. Diantaranya, di Bintara Jaya, dan Pondok Pekayon Indah.

Image
News

Marak OTT Kepala Daerah, Mardani: Ada Sistem yang Salah dalam Negara Ini

"Presiden sebagai penanggung jawab tertinggi Kepala Pemerintahan mesti bergerak. Ambil inisiatif. Jangan membiarkan"

Image
News

Ingin Jabar Juara di Sektor Pariwisata, Kang Emil akan Serius Bangun Infrastruktur

Selama lima tahun ke depan Pemprov Jabar akan membangun berbagai insfrastruktur khususnya di lokasi-lokasi objek wisata

Image
News

KPU Kabupaten Bekasi Tetapkan 2.053.546 Orang Masuk DPT

KPU Kabupaten Bekasi juga menemukan pemilih yang tidak memenuhi syarat sebanyak 2.813 orang.

Image
News

Pimpinan KPK Syok Hukuman Nur Alam 'Disunat' MA

"Tetapi ya kita harus hormati putusan pengadilan di Mahkamah Agung. Yah. Yah itulah yang harus kami terima"

trending topics

terpopuler

  1. Sandiaga: Saya Turut Bangun Jalan Tol Cipali 116 Kilometer Tak Pakai Uang Negara

  2. Pengakuan La Nyalla, Fahri Bingung, Rustam Puas: Sekarang Tobat, Ini Kemenangan Politik Besar Jokowi

  3. Driver Ojol: Saya Baru 4 Bulan Jadi Driver, Sekarang Kapok Tak Mau Pakai Narkoba Lagi

  4. La Nyalla Tobat, Permadi: Masih Banyak Orang Baik Waras dan Punya Hati Nurani

  5. Syamsuddin: La Nyalla Tak Cukup Mengaku, Ia Harus Minta Maaf kepada Bangsa Ini

  6. Pemerintah Bongkar Rekening WNI di Swiss, Dosen UI: Asbun!

  7. Warning! Arie Untung Bakal Bongkar Siapa Suami Artis yang Menipunya

  8. Bos Beras dan Pemuda Solo Deklarasi Bela 01: Jangan Halalkan Segala Cara Jadi Presiden

  9. Pengganti Sandi Diulur-ulur, Pengamat: Gerindra dan PKS Sendiri yang Rugi

  10. Obat Kuat Habis, Dolar AS Kehilangan Keperkasaannya

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Ujang Komarudin

Isu PKI Serang Jokowi

Image
Achmad Fachrudin

Problematik Pemilih Perumahan Mewah

Image
Awalil Rizky

Mencermati Penerimaan Negara yang Melampaui Target APBN

Image
Hendra Mujiraharja

Pantaskah Persija Ungguli PSM?

Wawancara

Image
Hiburan

Ketinggian Falsafah Sastra Melayu Tidak Tertandingi oleh Sastra Moderen

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (3)

"Saya Masih Memikirkan Siapa yang Bakal Gantikan Saya"

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (2)

"Atlet Junior Harus Bisa Mengalahkan Senior"

Sosok

Image
Ekonomi

Buka-Bukaan Alasan Erick Thohir Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf Amin

Image
Ekonomi

Intip 10 Milenial yang Berpotensi Berada di Deretan Orang Terkaya Selanjutnya

Image
Ekonomi

Kalah dengan Transportasi Online, Bos Blue Bird Terlempar dari Daftar Crazy Rich RI