image
Login / Sign Up

Jaksa Agung Ingin Cepat-cepat Limpahkan Perkara Habib Bahar ke Pengadilan

Yudi Permana

Image

Jaksa Agung HM Prasetyo saat mengikuti rapat kerja (Raker) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (11/10). Raker tersebut membahas evaluasi penanganan kasus tindak pidana korupsi, pengawasan internal dan pembinaan di tubuh kejaksaan, penjelasan mengenai kasus-kasus yang menarik perhatian publik baik pidana umum maupun tindak pidana khusus. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Jaksa Agung HM Prasetyo menginstruksikan Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mempercepat pelimpahan kasus Habib Bahar bin Smith ke Pengadilan setelah dinyatakan lengkap (P21).

Hal itu dilakukan setelah pihak kejaksaan menerima berkas perkara yang dinyatakan lengkap dari penyidik Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya, dan juga berikut tersangka, yakni Habib Bahar bin Smith.

Prasetyo mengatakan, pihaknya mempercepat proses hukum tersebut dalam rangka menjalankan aturan sesuai KUHAP untuk menangani perkara ujaran kebencian dan diskriminasi ras dan etnis yang menjerat Habib Bahar.

baca juga:

"Prinsip KUHAP itu kan cepat, sederhana dan biaya ringan. Kami akan ikuti itu. Jadi kalau berkas sudah dikirim ke JPU, saya perintahkan (jaksa) untuk segera diteliti," ujar Prasetyo.

"Dan kalau (berkas perkara) dinyatakan lengkap, kita tunggu penyerahan tersangka dan barang bukti untuk dilimpahkan ke Pengadilan," sambungnya.

Meskipun demikian, Prasetyo menambahkan, cepat atau tidaknya penanganan suatu perkara itu tergantung dari proses penyidikan yang dilakukan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya.

Menurut dia, jika penyidik cepat melimpahkan kasus ujaran kebencian tersebut ke kejaksaan, maka jaksa juga akan mempercepat pelimpahan perkara itu ke pengadilan untuk di sidangkan.

"Makannya, itu kan tergantung bagaimana penyidikan di Polri. Coba tanyakan ke sana. Setelah dikirimkan berkasnya, kita kan bisa teliti sesuai prinsip KUHAP tadi," tegasnya.

Sebelumnya diketahui, Bareskrim Polri telah menetapkan Bahar sebagai tersangka terkait kasus dugaan diskriminasi ras dan etnis.

Video ceramah Bahar yang viral di media sosial dilaporkan oleh Cyber Indonesia dan Jokowi Mania ke Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Bahar belum ditahan. Penyidik hanya meminta Imigrasi mencegah Bahar bepergian ke luar negeri.

Bahar dijerat dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b angka 1 Undang-Undang 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, Pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 2008 tentang ITE, serta Pasal 207 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP. []

Editor: Ainurrahman

Sumber:

berita terkait

Image

News

Voxpol: Netralitas Polri Jelang Pemilu Dipertanyakan Publik

Image

News

Wiranto: Pesta Demokrasi Itu Gembira, bukan Serem dan Tegang

Image

News

Pimpin Apel Gelar Pasukan, Wiranto: Tidak Tegas Pengganggu Kelancaran Pemilu

Image

News

Polri Tangkap Pelaku Teror Jaringan Sibolga Sebelum Melakukan Amaliah

Image

News

Pastikan Pemilu 2019 Aman, 593.812 Personel Dikerahkan

Image

News

Bahas Pengamanan Pemilu, Kemenko Polhukam Rapat dengan Polda se-Indonesia

Image

News

Cegah Perang Sipil, Fahri Ingatkan Aparat Tetap Netral di Pemilu 2019

Image

News

Kasus Pemalsuan Surat Libatkan Juragan Emas Bakal Dilaporkan ke Mabes Polri

Image

News

Kepada Muslimat NU, Khofifah: Bantu Hentikan Ujaran Kebohongan dan Hoaks

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kapolri Imbau Penggunaan Anjing Pelacak di Sentani Sesuai Prosedur

“Anjing pelacak yang digunakan untuk mencari korban banjir bandang hendaknya tidak diforsir dan digunakan sesuai prosedur,”

Image
News

Ma'ruf Amin Mengaku Ditunjuk Para Ulama untuk Menjadi Calon Wakil Presiden

"Adanya permintaan dari ulama kepada saya untuk mendampingi Pak Joko Widodo,"

Image
News

Seorang Pria Dicokok Polisi karena Diduga Edarkan Narkoba Jenis Sabu

Penangkapan terhadap pelaku, berinisial De alias Ay (44) di Jalan Raya Muntok-Pangkalpinang tersebut tidak terlepas informasi masyarakat.

Image
News

Jelang Kampanye Terbuka, Pemkot Tangerang Sediakan 18 Titik untuk Berkampanye

"Mudah-mudahan seluruh peserta pemilu tetap saling menghormati karena bagaimana pun kita ini sebangsa se-tanah air,"

Image
News

Pengamat harap Aparat Intelijen Negara Tak Terjebak Politik Praktis di Pilpres 2019

"Semua aparatur negara, termasuk intelijen, jangan sampai terseret dan terjebak dalam berpolitik praktis di ajang Pilpres 2019,"

Image
News

Ini yang Dibutuhkan Warga Sentani Paska Banjir Bandang Mengerikan Pekan Lalu

Ishar, warga BTN Sosial yang ditemui di sela-sela kegiatan membersihkan rumahnya, mengaku merasakan banyak kesulitan.

Image
News

Pemerintah Aceh Lakukan Doa dan Zikir untuk Korban Penembakan di Selandia Baru

"Insiden penembakan brutal di Selandia Baru itu sungguh meremukkan perasaan umat manusia, dan Pemerintah Aceh mengecam,"

Image
News

Sekolah Masih Tertimbun Lumpur, Kegiatan Belajar di Sentani Belum Bisa Dilakukan

"Para siswa tidak bisa datang sekolah karena rumah-rumahnya terendam air danau Sentani yang meluap pascabanjir,"

Image
News

MRT Jakarta akan Diresmikan Presiden Jokowi di Stasiun Bundaran HI

"Peresmian MRT Jakarta akan dilakukan oleh Presiden RI akan berlangsung di area Bundaran Hotel Indonesia mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul

Image
News

NasDem Optimis Raih 100 Kursi di DPR pada Pemilu Serentak 2019

"Kita sangat yakin akan masuk tiga besar. Target Ketua Umum bahwa NasDem mendapat 100 kursi DPR, tidak meleset,"

trending topics

terpopuler

  1. Hasil Lengkap Pertandingan Sepakbola Internasional Hari Ini

  2. Kampung Investasi Hati dan Cerita dari Tabanan

  3. Buron 5 Tahun, Musmulyadi Ditangkap tanpa Ada Perlawanan

  4. Terciduk Ngobrol di Pesta Ultah BCL, Ariel 'Noah' dan Luna Maya Didoakan Balikan

  5. Gulung Moldova, Prancis Pimpin Grup H

  6. Seret Nama Khofifah dan Kiai Asep, Mahfud MD: Merekomendasi Orang Tak Selalu Ada Korupsi

  7. Jadi Taruna Polisi, Postur Tubuh Umay Shahab Dipertanyakan

  8. Berduka Meninggalnya Seknas Jokowi, Rachland Nashidik: Kami Beda Pilihan Tapi Rukun dalam Demokrasi

  9. Bangga Bertemu dan Salaman dengan Jokowi, Pria Ini Nangis Sesegukan

  10. Serius Berpolitik, 10 Gaya Blusukan ala Dina Lorenza

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor

kolom

Image
Ujang Komarudin

Ribut-Ribut Survey Litbang Kompas

Image
Achmad Fachrudin

Dilema KPU Mengatasi Problem DPT

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Image
Ujang Komarudin

Menanti Kejutan di Debat Ketiga

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Kampung Investasi Hati dan Cerita dari Tabanan

Image
Video

VIDEO Kampung Investasi Hati dan Cerita dari Tabanan

Image
Iptek

Sepeda Listrik Jadi Polemik, Migo Beri Jawaban!

Sosok

Image
News

Sibuk Kampanye, 8 Potret Hangat Sandiaga Uno saat Luangkan Waktu Bersama Anak

Image
News

Serius Berpolitik, 10 Gaya Blusukan ala Dina Lorenza

Image
News

8 Potret Penampilan Mufidah Kalla yang Tetap Modis di Usia 76 Tahun