image
Login / Sign Up

Setuju Tak "Jual" dan Urus Anaknya, Kamboja Bebaskan Para Ibu Pengganti

Sahistya Dhanes

Image

Tahun lalu, seorang perawat Australia dipenjara setelah merekrut ibu pengganti Kamboja | GETTY IMAGES

AKURAT.CO, Kamboja akhirnya membebaskan 32 ibu pengganti (surogasi) yang dituduh melakukan perdagangan manusia ke China. Pembebasan dilakukan setelah para pelaku setuju untuk mengurus anak-anak yang mereka lahirkan. Para pelaku ditangkap pada Juni lalu dalam sebuah pemberantasan praktik surogasi yang diselenggarakan negara. Bersama para pelaku, polisi juga menangkap lima orang warga negara China.

Surogasi adalah suatu pengaturan atau perjanjian yang mencakup persetujuan seorang wanita untuk menjalani kehamilan bagi orang lain, yang akan menjadi orang tua sang anak setelah kelahirannya.

Di Kamboja, larangan praktek surogasi telah berlaku sejak 2016.

baca juga:

Pembebasan para ibu surogasi ini didasarkan pada nilai-nilai kemanusiaan. Dalam kasus ini kepolisian bekerja sama dengan Komite Nasional Penanganan Perdagangan Orang (NCCT).

"Mereka telah sepakat untuk tidak menjual bayi-bayi itu dan akan membesarkan bayi-bayi itu," kata salah seorang pejabat kepolisian, dilansir dari laman BBC, Jumat (7/12). Ia menambahkan bahwa jika para pelaku melanggar perjanjian itu, mereka dapat menghadapi tuduhan perdagangan manusia, yang dapat menyebabkan 15 tahun penjara.

Belum jelas apakah para pelaku terkait secara genetis atau hanya bertindak sebagai pembawa hasil fertilisasi pasangan lain.

Praktik surogasi komersial telah tumbuh di Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir, mendorong beberapa negara untuk mengambil tindakan. Selain surogasi komersial, Kamboja juga melarang perdagangan organ dan ekspor ASI.

Negara-negara lain yang telah memberlakukan larangan surogasi komersial termasuk India, Selandia Baru, Kanada, Denmark dan Inggris. Sedangkan negara yang termasuk longgar terkait hukum tentang surogasi adalah Laos. []

Editor: Dian Dwi Anisa

berita terkait

Image

Ekonomi

Berburu Peluang, UMKM Indonesia Ramaikan CIE & OPOP di Kamboja

Image

Ekonomi

Indonesia-Kamboja Perdalam Kerjasama Investasi dan Perdagangan

Image

News

Kuasai 12 Bahasa, Bocah Penjaja Suvenir ini Diundang Gratis ke Beijing

Image

Olahraga

Piala AFF 2018

Malaysia Awali Piala AFF dengan Taklukkan Kamboja

Image

Olahraga

Piala AFF Futsal 2018

Bantai Kamboja, Timnas Futsal Melaju ke Semifinal

Image

Gaya Hidup

FOTO Mengunjungi Museum Terbesar dan Terlengkap di Kamboja

Image

Ekonomi

Turki dan Kamboja Tingkatkan Hubungan Perdagangan Bilateral

Image

Ekonomi

KTT Asem Kukuhkan Kerjasama Ekonomi China dan Kamboja

Image

News

Warga Kamboja di Jepang Memprotes Perdana Menteri Hun Sen yang Dinilai Diktator

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Menyiapkan Bekas Napi Teroris Jadi Pengusaha-pengusaha Sukses

"Mereka butuh diperhatikan setelah bebas dari penjara. Pelatihan usaha ini sangat penting untuk modal hidup baru setelah bebas."

Image
News

Bendera Demokrat Dipasang Buat Sambut SBY, Bendera Golkar, PSI, PDIP Buat Sambut Jokowi, Ada Kaitan?

Andi Arief menambahkan ketua umumnya menghormati Presiden.

Image
News

Bawaslu Beberkan Data Dugaan Pelanggaran Kampanye Pemilu 2019

Ada 192.129 laporan yang diterima Bawaslu berupa laporan pemasangan alat peraga hingga melakukan kampanye sebelum masanya.

Image
News

Rustam: Penolakan, Perusakan Poster atau Baliho Bisa Saja Dilakukan Pihak Sendiri

Pernyataan Rustam Ibrahim muncul di tengah peristiwa pengerusakan atribut Partai Demokrat Di Riau

Image
News

Persija 17 Tahun Minim Prestasi, Anies: Tahun Ini Babak Baru

Anies bangga Persija Jakarta mendapat tiga tropi di 2018.

Image
News

Serahkan Sertifikat TORA, Gubernur Riau: Dukung Terus Pemerintahan Jokowi

Banyak program Pemerintahan Jokowi yang dirasakan masyarakat Riau.

Image
News

Racun Kalajengking Biru Jadi Obat Populer di Kuba

Meskipun negerinya terisolasi, Kuba disebut sebagai salah satu negara dengan layanan kesehatan terbaik di dunia.

Image
News

Polisi Amankan Satu Orang dalam Kasus Perusakan Atribut yang Bikin Anak Buah SBY Mencak-mencak

"Apa motif pelaku maupun aktor di balik kejadian pengrusakan spanduk dan atribut Partai Demokrat ini."

Image
News

Politisi PSI: Melarang Poligami Bisa Disebut Sunnah

Putri-putri Nabi Muhammad Saw tidak ada yang dipoligami.

Image
News

Jakmania Tagih Janji Stadion, Anies: Dalam Waktu Dekat Akan Berdiri

Anies mengatakan yang menjadi janji kala Pilkada DKI 2017 akan dilunasi.

trending topics

terpopuler

  1. Jari 98 Soroti Keseleo Lidah Prabowo Subianto, Willy: Kami Tunggu Sikap Ksatria

  2. Saling Membenci, Lyra Virna Enggan Tatap Wajah Lasty Annisa Saat Sidang

  3. 10 Potret Geng Mom Sweet Moms, Kompak Sekeluarga!

  4. 10 Potret Kehangatan Tasya Kamila dengan Mertua

  5. Laporan Abdul Fakhridz Ditolak Bawaslu, Fahira: Alhamdulilah Ya Allah!

  6. Perang Yaman, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab Masih Hutang Triliunan Rupiah kepada AS

  7. Pengrusakan Polsek Ciracas Diduga Anggota TNI, Kapendam: Kami Masih Selidiki

  8. Benarkah Permen Karet yang Tertelan Akan Menempel di Usus Bertahun-Tahun?

  9. Ganda Denmark Berharap Marcus Cepat Pulih

  10. Jalan Tol Sepi Kendaraan yang Lewat, Bisa Main Bola?

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Ujang Komarudin

Isu PKI Serang Jokowi

Image
Achmad Fachrudin

Problematik Pemilih Perumahan Mewah

Image
Awalil Rizky

Mencermati Penerimaan Negara yang Melampaui Target APBN

Image
Hendra Mujiraharja

Pantaskah Persija Ungguli PSM?

Wawancara

Image
Hiburan

Ketinggian Falsafah Sastra Melayu Tidak Tertandingi oleh Sastra Moderen

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (3)

"Saya Masih Memikirkan Siapa yang Bakal Gantikan Saya"

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (2)

"Atlet Junior Harus Bisa Mengalahkan Senior"

Sosok

Image
Ekonomi

Buka-Bukaan Alasan Erick Thohir Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf Amin

Image
Ekonomi

Intip 10 Milenial yang Berpotensi Berada di Deretan Orang Terkaya Selanjutnya

Image
Ekonomi

Kalah dengan Transportasi Online, Bos Blue Bird Terlempar dari Daftar Crazy Rich RI