image
Login / Sign Up

Nonton Video Sikap Prabowo ke Wartawan, Muannas: Ampun Dah, Gak Sanggup Balik Lagi ke Orba

Maidian Reviani

Image

Muannas Alaidid dan Mohamad Guntur Romli | Screenshot/twitter.com/muannas_alaidid

AKURAT.CO, Usai menyaksikan potongan video sikap calon presiden nomor urut dua Prabowo Subianto  terhadap wartawan, politikus Partai Solidaritas Indonesia Mohamad Guntur Romli menulis kalimat sinis di akun Twitter.

“Tonton. @prabowo yang kasar dan arogan pada wartawan. Baru calon presiden uda kasar kayak gini, amit-amit kalau sampai jadi. Na'udzubillah," kata Guntur Romli.

Kolega Guntur Romli, politikus Partai Solidaritas Indonesia Muannas Alaidid menanggapi video berisi sikap Prabowo Subianto ketika menolak diwawanara wartawan. Muannas Alaidid mengaku tak mau lagi kembali ke zaman Orde Baru.

baca juga:

“Ampun dah, gak sanggup balik lagi ke orba,” kata Muannas di Twitter.

Akun @habibthink juga menuliskan tweet berisi ungkapan kaget setelah menyaksikan video tentang sikap Prabowo Subianto menanggapi wartawan. "Sungguh kaget melihat video ini!! Ga nyangka Pak Prabowo bisa seperti itu. Yang sabar ya mas wartawan, yang penting anda sudah bekerja untuk mencari nafkah bagi keluarga," kata akun @habibthink.

Admin akun Twitter Partai Gerindra berharap @habibthink tak buru-buru mengambil kesimpulan sebelum menyaksikan konten video secara keseluruhan. Gerindra kemudian menjelaskan sikap Prabowo Subianto.

"Silakan lihat full videonya. Pak Prabowo tidak menggeneralisir semua wartawan dan stasiun TV. Yang dikritik adalah wartawan dan stasiun TV yang mengkhianati tugasnya sebagai wartawan dan jurnalis," kata dia.

Partai Gerindra menyebut pola yang dipakai wartawan yang dikritik itu adalah sama ketika memberitakan pernyataan Prabowo Subianto tentang "tampang Boyolali" dan "driver Ojol."

"Sama polanya seperti ‘tampang Boyolali’ dan ‘driver Ojol’ kemarin. Opini digiring agar seolah-olah pak Prabowo mengejek atau mendiskreditkan sesuatu," katanya.

Sikap dan pernyataan Prabowo Subianto belakangan kembali menjadi sorotan. Ketika berpidato di acara peringatan Hari Disabilitas Internasional di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (5/12/2018), Prabowo Subianto menyoal jumlah peserta aksi 212. Menurut dia jumlahnya mencapai 11 juta orang, tetapi media menyebut hanya sekitar 15.000 orang.

"Buktinya media hampir semua tidak mau meliput 11 juta lebih orang yang kumpul," kata Prabowo.

"Belum pernah terjadi di dunia. Saya kira ini kejadian pertama. Ada manusia kumpul sebanyak itu tanpa dibiayai oleh siapapun. Mereka dibiayai oleh dirinya sendiri dan oleh mereka-mereka yang ingin membantu rakyat sekitarnya. Saya kira itu, belum pernah terjadi," tambahnya. 

Dia kecewa dengan sikap media massa, bahkan menyebut bagian dari usaha memanipulasi demokrasi. "Tapi hebatnya media-media yang kondang, media-media dengan nama besar, media-media yang mengatakan dirinya obyektif, tak bertanggungjawab untuk membela demokrasi. Padahal justru mereka ikut bertanggungjawab, mereka bagian dari usaha manipulasi demokrasi," katanya.[]

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Ferdinand: Pengusaha Menjerit, Dikejar-kejar Pajak Saat Bisnis Tercekik

Image

News

Faizal Assegaf Sebut Lakon Politik Prabowo Semakin Bobrok: Ngaji Aja Gak Bisa!

Image

News

Pendukung Jokowi: Jangan Biarkan Kampanye Negatif Cuma Jadi Panggung Lawan, Positif Ayo, Negatif Boleh

Image

Ekonomi

Pengamat Sanksi Konsep Sandinomic Dapat Balikkan Ekonomi dalam 3 Tahun

Image

News

Laporan Abdul Fakhridz Ditolak Bawaslu, Fahira: Alhamdulilah Ya Allah!

Image

News

Empat Korban Berita Hoaks, Salah Satunya Presiden Jokowi

Image

News

Video Tawuran Pelajar di Gunung Sahari, Satu Siswa Meninggal Dunia

Image

News

Jubir Prabowo Batal Diperiksa Hari Ini, Trisno: Kalau Mas Dahnil Siap Kapanpun

Image

News

Fahri: Kalau Saya Jadi Polisi, Samakan Aja Nasib La Nyalla dengan Ratna Sarumpaet

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Bendera Demokrat Dipasang Buat Sambut SBY, Bendera Golkar, PSI, PDIP Buat Sambut Jokowi, Ada Kaitan?

Andi Arief menambahkan ketua umumnya menghormati Presiden.

Image
News

Bawaslu Beberkan Data Dugaan Pelanggaran Kampanye Pemilu 2019

Ada 192.129 laporan yang diterima Bawaslu berupa laporan pemasangan alat peraga hingga melakukan kampanye sebelum masanya.

Image
News

Rustam: Penolakan, Perusakan Poster atau Baliho Bisa Saja Dilakukan Pihak Sendiri

Pernyataan Rustam Ibrahim muncul di tengah peristiwa pengerusakan atribut Partai Demokrat Di Riau

Image
News

Persija 17 Tahun Minim Prestasi, Anies: Tahun Ini Babak Baru

Anies bangga Persija Jakarta mendapat tiga tropi di 2018.

Image
News

Serahkan Sertifikat TORA, Gubernur Riau: Dukung Terus Pemerintahan Jokowi

Banyak program Pemerintahan Jokowi yang dirasakan masyarakat Riau.

Image
News

Racun Kalajengking Biru Jadi Obat Populer di Kuba

Meskipun negerinya terisolasi, Kuba disebut sebagai salah satu negara dengan layanan kesehatan terbaik di dunia.

Image
News

Polisi Amankan Satu Orang dalam Kasus Perusakan Atribut yang Bikin Anak Buah SBY Mencak-mencak

"Apa motif pelaku maupun aktor di balik kejadian pengrusakan spanduk dan atribut Partai Demokrat ini."

Image
News

Politisi PSI: Melarang Poligami Bisa Disebut Sunnah

Putri-putri Nabi Muhammad Saw tidak ada yang dipoligami.

Image
News

Jakmania Tagih Janji Stadion, Anies: Dalam Waktu Dekat Akan Berdiri

Anies mengatakan yang menjadi janji kala Pilkada DKI 2017 akan dilunasi.

Image
News

Petugas di Inggris Selamatkan Domba yang Hampir Membeku di Sungai, Salut!

Para penyelamat mengatakan dari 16 domba yang terjebak, 9 domba berhasil diselamatkan, sementara 7 lainnya mati

trending topics

terpopuler

  1. Jari 98 Soroti Keseleo Lidah Prabowo Subianto, Willy: Kami Tunggu Sikap Ksatria

  2. Saling Membenci, Lyra Virna Enggan Tatap Wajah Lasty Annisa Saat Sidang

  3. 10 Potret Geng Mom Sweet Moms, Kompak Sekeluarga!

  4. Laporan Abdul Fakhridz Ditolak Bawaslu, Fahira: Alhamdulilah Ya Allah!

  5. 10 Potret Kehangatan Tasya Kamila dengan Mertua

  6. Perang Yaman, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab Masih Hutang Triliunan Rupiah kepada AS

  7. Pengrusakan Polsek Ciracas Diduga Anggota TNI, Kapendam: Kami Masih Selidiki

  8. Benarkah Permen Karet yang Tertelan Akan Menempel di Usus Bertahun-Tahun?

  9. Ganda Denmark Berharap Marcus Cepat Pulih

  10. Jalan Tol Sepi Kendaraan yang Lewat, Bisa Main Bola?

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Ujang Komarudin

Isu PKI Serang Jokowi

Image
Achmad Fachrudin

Problematik Pemilih Perumahan Mewah

Image
Awalil Rizky

Mencermati Penerimaan Negara yang Melampaui Target APBN

Image
Hendra Mujiraharja

Pantaskah Persija Ungguli PSM?

Wawancara

Image
Hiburan

Ketinggian Falsafah Sastra Melayu Tidak Tertandingi oleh Sastra Moderen

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (3)

"Saya Masih Memikirkan Siapa yang Bakal Gantikan Saya"

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (2)

"Atlet Junior Harus Bisa Mengalahkan Senior"

Sosok

Image
Ekonomi

Buka-Bukaan Alasan Erick Thohir Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf Amin

Image
Ekonomi

Intip 10 Milenial yang Berpotensi Berada di Deretan Orang Terkaya Selanjutnya

Image
Ekonomi

Kalah dengan Transportasi Online, Bos Blue Bird Terlempar dari Daftar Crazy Rich RI