image
Login / Sign Up

Prabowo: Karena Perjuangan Sesungguhnya Ada di Kotak Suara, Kita Harus Jaga Suara Kita

Ratu Amanda Distania

Image

Calon Presiden Prabowo Subianto saat memberikan orasi politik pembekalan relawan nasional di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/11). Pembekalan terrsebut dihadiri ribuan relawan dari berbagai daerah untuk memperkuat barisan pendukung Prabowo-Sandi jelang Pilpres 2019. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Calon presiden nomor urut dua Prabowo Subianto mengimbau relawan untuk memeriksa daftar pemilih tetap menjelang pemilihan umum tahun 2019 agar tak terjadi pelanggaran.

"Saya mengimbau kepada seluruh relawan sekalian bahwa perjuangan kita tidak hanya meyakinkan bahwa apa yang kita perjuangkan adalah kebenaran, akan tetapi kita juga harus meyakinkan kepada orang-orang di sekeliling kita untuk #PeriksaDPT di daerah masing-masing," kata Prabowo Subianto dalam akun twitternya @prabowo, Kamis (6/12).

Dia juga mengimbau relawan untuk mengawasi kotak suara di tempat pemungutan suara hingga proses penghitungan surat suara selesai.

baca juga:

"Karena perjuangan yang sesungguhnya ada di kotak suara, oleh karena itu pada tahun depan kita harus menjaga suara kita di TPS sampai proses penghitungan selesai. Saya akan terus gaungkan program #PeriksaDPT mulai hari ini kepada seluruh keluarga besar koalisi adil makmur," ujar ketua umum Partai Gerindra.

Dia mengajak masyarakat untuk mengawal proses pemilu berlangsung demokrasi dan bersih. "Jangan sampai demokrasi kita dicederai oleh hal-hal yang tidak bertanggungjawab," katanya.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Ahmad Riza Patria telah meminta Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri untuk merekam data kependudukan secara akurat. Sebab, kalau tidak, akan merusak jalannya pemilihan umum. Permintaan itu menyusul data 31 juta warga yang telah melakukan perekaman KTP elektronik yang belum masuk dalam DPT.

Ahmad Riza Patria juga mengatakan sejak awal koalisi pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menemukan banyak persoalan terkait data pemilih, salah satunya data Kemendagri yang menyebut ada 31 juta pemilih yang berpotensi belum masuk DPT, padahal pemilih tersebut sudah melakukan perekaman e-KTP.

"Ini kan bikin orang kaget, bikin orang marah, bikin KPU kerja lagi menyisir ulang lagi dari bawah. Ini menunjukkan perekaman data di Kemendagri tidak akurat," kata Ahmad Riza Patria, Sabtu (1/12).

Menurutnya, persoalan data pemilih harus menjadi perhatian khusus. Sebab, data tersebut menentukan legitimasi dari pemilu 2019. Ia meminta agar persoalan data pemilih harus menjadi atensi khusus bagi semua pihak. Sebab, peserta pemilu 2019 akan sangat dirugikan bila KPU abai soal data pemilih ganda ini.

"Soal data pemilih ini kan prinsip. Kalau demokrasinya berlangsung damai, lancar, tertib, berkualitas, tapi kalau datanya nggak bener kan jadi bermasalah. Jadi datanya harus bener," ujar Riza.

Ia menambahkan data pemilih yang tak akurat rawan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Karena itu koalisi Prabowo-Sandi ingin memastikan seluruh masyarakat yang telah memiliki hak pilih masuk ke dalam DPT.

"Koalisi kita ingin memastikan DPT akurat. Karena ini rawan disalahgunakan. Kalau tidak dikelola dengan baik data ini, maka bisa dimanfaatkan oleh pihak yang tak bertanggung jawab," kata dia. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Sudahi Polemik Kotak Suara Karton, Perludem: Pemerintah, DPR dan KPU Harus Duduk Bersama

Image

News

KPU Diminta Terus Mutakhirkan Data Pemilih Disabilitas

Image

News

Masuk Pemilih Rentan, Perludem Minta KPU Serius Perhatikan Pemilih Disabilitas

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Usai Naik Ojol, Prabowo: Selalu Ada yang Coba Melintir, Dikatakan Saya Tidak Hormati Pekerjaan Ojek

Image

News

1,6 Juta Masyarakat Adat Belum Masuk Daftar Pemilih, AMAN Ragukan DPTHP II KPU

Image

Ekonomi

Pengusaha Bulu Mata Palsu Perlu Difasilitasi Pameran

Image

News

Faldo ke Sandiaga: Politik Itu Mengejar Kebahagiaan, Jangan Sampai Bikin Stres

Image

News

5 Sindiran Tentang Kotak Suara Kardus yang Bikin Nyengir Sendiri

Image

News

Berita Populer Kritik Dahnil Soal Aturan Jilbab hingga Istilah Politik yang Bikin Mahfud MD Pusing

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Jokowi ke Relawan: Untuk Menang Pilpres Kita Harus Kampanye Door to Door

para kader partai pengusung dan relawan juga tim kampanye baik tingkat nasional dan daerah, bisa sama-sama 'door to door'

Image
News

Proyek Pluit Culinary Park Dihentikan, Calon Pedagang Geruduk Ketua RW

calon pedagang di Pluit Culinary Park menggeruduk usaha tempat makan Ketua RW14, Riky.

Image
News

Pelaku Penyebab Hujan Uang di Hong Kong Akhirnya Ditangkap

Pria berusia 24 tahun itu tiba di Sham Shui Po dengan mobil sport Lamborghini-nya membawa setumpuk uang kertas pecahan 500 dolar Hong Kong

Image
News

Hasto Ingatkan Kader PDI Perjuangan Sumut Tidak Terlena Dengan Hasil Survei

Kita tidak boleh puas diri dengan hasil survei, yang mengatakan PDI Perjuangan selalu tertinggi, Pak Jokowi selalu menang.

Image
News

ICW: Vonis Hakim Terhadap Korupsi Kepala Daerah Tergolong Rendah

Kategori korupsi yang merugikan keuangan negara dalam Pasal 3 disebutkan pidana penjara minimal hanya 1 tahun

Image
News

Kemendagri Diminta Ungkap Jumlah Penduduk Wajib Miliki KTP Elektronik

Data pemilih tetap pada Pemilu 2019 bisa berubah.

Image
News

Kreatif, Lagu Sayur Kol Diubah Polantas, Begini Liriknya

Mereka menampilkan gaya yang mengundang tawa.

Image
News

Maladewa Sita Rp94,5 Miliar dari Mantan Presiden Abdullah Yameen

Yameen telah mengelak dari tuduhan yang menyatakan dirinya menerima suap hampir Rp21,8 miliar

Image
News

Dua Dekade Tinggal di AS, Fethullah Gulen Akan Diekstradisi ke Turki

Gulen awalnya merupakan bekas aliansi Erdogan, kemudian dituduh terlibat kudeta yang gagal pada 2016

Image
News

Mahathir Mohamad: Yerusalem Bukan Ibu Kota Israel

“Yerusalem harus dibiarkan sebagaimana sekarang dan bukan ibukota Israel,” papar Mahathir

trending topics

terpopuler

  1. Jokowi Foto Bareng Wartawan, Boni Hargens: Zaman SBY Juga Ada tapi Tak Dipersoalkan

  2. Sandiaga Sesumbar Saat Jadi Wagub Mampu Kendalikan Harga Bahan Pokok Jelang Nataru

  3. Atribut Demokrat Dirusak, Erick Thohir: Kami Sangat Menyayangkan Kejadian Itu

  4. Bekas Jerawat Masih Menganggu? Atasi dengan Campuran Dua Bahan Ini

  5. Di Papua, Grace Ditanya Soal Poligami: Bagi Kader yang Tidak Sejalan, Saya Mohon Maaf

  6. Pangdam Cenderawasih Pastikan Tidak Ada Warga Sipil Tertembak di Nduga

  7. Kader Demokrat Klaim Peta Suara Sumatera Milik Prabowo-Sandi

  8. Sambut Industri 4.0, Pemerintah Rancang Ekosistem Industri Fesyen

  9. Ini Dia 5 Aplikasi Penghemat Data Terbaik untuk Android

  10. Dita Soedarjo-Denny Sumargo Batal Nikah Karena Beda Kultur

fokus

Kaleidoskop 2018
Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI

kolom

Image
Ujang Komarudin

Isu PKI Serang Jokowi

Image
Achmad Fachrudin

Problematik Pemilih Perumahan Mewah

Image
Awalil Rizky

Mencermati Penerimaan Negara yang Melampaui Target APBN

Image
Hendra Mujiraharja

Pantaskah Persija Ungguli PSM?

Wawancara

Image
Hiburan

Ketinggian Falsafah Sastra Melayu Tidak Tertandingi oleh Sastra Moderen

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (3)

"Saya Masih Memikirkan Siapa yang Bakal Gantikan Saya"

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (2)

"Atlet Junior Harus Bisa Mengalahkan Senior"

Sosok

Image
Ekonomi

Buka-Bukaan Alasan Erick Thohir Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf Amin

Image
Ekonomi

Intip 10 Milenial yang Berpotensi Berada di Deretan Orang Terkaya Selanjutnya

Image
Ekonomi

Kalah dengan Transportasi Online, Bos Blue Bird Terlempar dari Daftar Crazy Rich RI