image
Login / Sign Up

Banyak Kasus Mangkrak, Jaksa Agung Dinilai Gagal Implementasikan Revolusi Mental

Gerdiansyah

Image

Jaksa Agung HM Prasetyo saat mengikuti rapat kerja (Raker) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (11/10). Raker tersebut membahas evaluasi penanganan kasus tindak pidana korupsi, pengawasan internal dan pembinaan di tubuh kejaksaan, penjelasan mengenai kasus-kasus yang menarik perhatian publik baik pidana umum maupun tindak pidana khusus. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Pernyataan calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menuding korupsi di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) masuk stadium 4 benar adanya. Hal tersebut diungkapkan oleh Pakar Hukum Pidana dari Universitas Al Azhar Indonesia Prof Dr Suparji Ahmad. Terlepas dari unsur politis menurut Suparji pernyataan Prabowo bisa dipertanggungjawabkan.

Faktanya, banyak kasus besar yang belum terselesaikan oleh Kejaksaan. Pimpinan korps Adhyaksa itu telah gagal mengimplementasikan revolusi mental dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Dirinya pun berpendapat kejaksaan saat ini seperti terserang penyakit kronis.

"Mengapa saya katakan demikian, karena ada perilaku antagonis penegak hukum yang membuat kronis. Contoh, banyak kasus besar yang belum terselesaikan, kejaksaan malah menyasar kasus baru yang terkesan sebagai alat pencitraan semata, contohnya kasus kriminalisasi jaksa Chuck, yang digunakan untuk menutupi kasus kakap yang lama mangkrak," kata Suparji di Jakarta, Kamis (6/12).

baca juga:

Kejaksaan pun dinilai sudah terjebak dalam perilaku kontradiksi dalam upaya pemberantasan korupsi. Belum lagi tidak adanya sinergi antar penegak hukum. PR besar yang tak kunjung beres seperti kasus Kondesat yang ditangani Bareskrim Polri, kasus Chevron, Asian Agri, Indosat, Bank Permata, dan masih banyak lainnya.

"Tidak adanya sinergi tersebut justru menimbulkan kekronisan yang baru. Seharusnya kan semua berjalan proporsional. Ini terkesan ada kompetisi pencitraan yang seharusnya tidak perlu terjadi. Artinya ada 'kegagalan' implementasi revolusi mental di kalangan penegak hukum kejaksaan.”ujarnya.

Faktor lain merebaknya tindak pidana korupsi, menurut Suparji karena perilaku aparat kejaksaan yang kurang memahami atau tidak mencoba integritas secara konkrit. "Mohon maaf saja, tidak adanya rasa takut oknum pejabat kejaksaan untuk melakukan dan menutupi korupsi. Mereka cenderung berpikir bagaimana 'menyelamatkan' dan 'mengamankan' oknum yang telah melakukan tindak pidana korupsi," tambahnya.

Untuk itu, ia berharap pada kesempatan yang baik di tahun periode terakhir kepemimpinannya, Presiden Jokowi harus memberikan contoh nyata kerja nyata pemberantasan korupsi. Salah satunya mendorong kinerja Kejaksaan Agung dalam menuntaskan pemberantasan korupsi, dilakukan secara obyektif, profesional, tidak didasarkan ‘like n dislike’.

"Jangan sampai kejagung menjadi instrumen subyektif yang tidak mempedulikan rasa keadilan masyarakat."

Kondisi Kejagung saat ini menjadi catatan Jokowi di masa mendatang untuk memilih Jaksa Agung yang bisa memberikan kepastian hukum, tidak jumawa dan mampu memberikan pelayanan masyarakat dengan prima. Jangan lagi menghasilkan Jaksa Agung seperti ini," kata dia.

Terkait banyaknya desakan penggantian Jaksa Agung M Prasetyo, Suparji menilai tidak salah meski sudah tidak efektif karena masa pemerintahan Jokowi tinggal hitungan bulan lagi. "Tapi tidak masalah untuk menggantinya. Tentunya perlu dukungan pengawasan Komisi Kejaksaan dan masukan dari masyarakat," kata dia.

Adapun beberapa calon yang saat ini santer beredar di masyarakat untuk menggantikan Prasetyo antara lain Jamintel Jan Maringka, dan Antasari Azhar. Nama Jan Maringka sendiri kuat lantaran berhasil menangkap beberapa buronan yang selama ini belum berhasil ditangkap para pejabat Jamintel sebelumnya.

Editor: Ridwansyah Rakhman

Sumber:

berita terkait

Image

Olahraga

Porda Jawa Barat XIII

Edaran KPK Tunda Pencairan Bonus Atlet Porda Bekasi

Image

News

Artidjo Alkostar : Belum Ada Capres Yang Greget Betul Berantas Korupsi

Image

News

Rhoma Irama: Korupsi Partai Bersimbol Islam Melukai Hati Umat

Image

News

KPK Geledah Kantor Kakanwil Kemenag Jatim

Image

News

Suap Jual Beli Jabatan di Kemenag, KPK: Romy Tak Mungkin Kerja Sendiri

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Ma'ruf Merawat Kearifan Lokal, Sandi Hanya Berkutat Soal Ekraf

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Narasi Debat Kelewat Fokus Pada Isu Tenaga Kerja Asing

Image

News

KPK Dalami Keterangan 2 Saksi Korupsi Subkontraktor Fiktif PT Waskita Karya

Image

News

Lima Fakta Ramyadjie Priambodo Bobol ATM

komentar

Image

1 komentar

Image
Resta Apriatami

ayo tuntaskan kasus-kasus besar supaya bangsa ini tidak punya 'hutang kasus'

terkini

Image
News

Tak Kunjung Dihuni, Pemkot Solo Segel 20 Kamar Rusunawa

Dia mengatakan penyegelan dilakukan setelah petugas memberikan peringatan tertulis sebanyak tiga kali.

Image
News

Yuli yang Ditangkap Densus Meninggal di RS Polri, Suami Pilih Kuburkan di DKI Ketimbang Ditolak di Klaten

Mengapa Yuli tidak dimakamkan di kampung kelahirannya, Mujiono mengatakan hal tersebut atas permintaan suami Yuli.

Image
News

Alissa Wahid: Kalau Kelompok Ini Berkuasa, dengan Sistem Sentimen yang Dibangun akan Hilangkan Kesetaraan

"Karena reformasi memang membuka ruang bagi semua kelompok untuk tumbuh," kata dia.

Image
News

Jelang Pemilu, Imigrasi Jawa Tengah Awasi 423 Orang Asing

Pengawasan, kata, penting dilakukan terhadap WNA, apalagi menjelang pemilu dan pilpres untuk menjaga kondusifitas NKRI.

Image
News
Pemilu 2019

Di Kepri, Komisi III DPR Minta Polda Maksimalkan Pengamanan Pemilu 2019

"Kehadiran Komisi III untuk memastikan bahwa distribusi personel sudah dilakukan dengan baik oleh Polda"

Image
News

Appank Ditangkap karena Sabu, Polisi Lacak Apakah Dia Masuk Jaringan Antar Daerah atau Tidak

Dari mulut Habar, polisi menangkap Appank di Jalan Sunu Kota Makassar, pukul 01.00 WITA.

Image
News

14 Anggota DPRD Jambi Diperiksa KPK terkait Suap Zumi Zola

Kasus ini telah memenjarakan Zumi Zola.

Image
News

PPP Jatim Tetap Dukung Suharso Manoarfa Gantikan Romy

Secara khusus PPP Jatim ingin Khofifah.

Image
News

Amerika Serikat Akan Tinjau Ulang Izin Terbang Boeing 737 MAX 8

Menteri Transportasi telah mengirim utusan untuk membantu Federal Aviation Administration memastikan prosedur keselamatan diterapkan efektif

Image
News

KPK Harap Lucas Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara

Harapan tersebut sesuai dengan bukti yang dihadirkan jaksa penuntut selama proses persidangan.

trending topics

terpopuler

  1. Panglima FPR Siap Jadi Perisai Hidup untuk Joko Widodo

  2. Nyaleg, 5 Gaya Blusukan Vicky Prasetyo yang Curi Perhatian

  3. Di Usia Senja, Ilmuwan Jepang Ini Tetap Berusaha Hidupkan Kembali Mammoth

  4. Soal KTP Jadi Kartu Sakti, Malaysia Lebih Dulu Memulainya sejak 2011

  5. Seri 737 Max 8 Masih Bermasalah, Boeing Diam-diam Rilis Pesawat Terpanjang

  6. Pertaruhkan Nyawa, Ferdinand Bakal Perangi Prabowo-Sandiaga Bila Hapus Hari Santri

  7. Media Vietnam Sebut Skuat Indra Sjafri "Berlimpah"

  8. Intip 5 Negara yang Terapkan Kartu Sakti Hanya dengan KTP

  9. Pertama Kali Azan Dikumandangkan di Ruang Publik Selandia Baru

  10. Swing Voters Indonesia: Sandiaga Menang Telak dari Ma'ruf Amin

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Image
Ujang Komarudin

Menanti Kejutan di Debat Ketiga

Image
Hendra Mujiraharja

Perez Memalingkan Muka dari Mourinho untuk Zidane

Image
Hervin Saputra

Seberapa Kuat "Tradisi Indonesia" di All England?

Wawancara

Image
Iptek

Sepeda Listrik Jadi Polemik, Migo Beri Jawaban!

Image
Gaya Hidup

Chief Company Barbershop

Jatuh Bangun Chief Barbershop di Tangan Fatsi Anzani dan Oky Andries

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Sosok

Image
News

7 Potret Seru Kahiyang Ayu Bercengkerama dengan Buah Hati

Image
News

8 Gaya Kampanye Bertrand Antolin, dari Sosialisasi Pemilu sampai Bancakan

Image
News

5 Fakta Menarik Perjalanan Karier Dede Yusuf, dari Atlet hingga Politisi