image
Login / Sign Up

Ombudsman Temukan Maladministrasi dalam Penyidikan Kasus Novel Baswedan

Bayu Primanda

Image

Penyerahan hasil temuan Ombudsman RI kepada pihak Polri terkait maladministrasi yang terjadi dalam penyidikan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. | AKURAT.CO/Bayu Primanda

AKURAT.CO, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) merilis sejumlah temuan soal pelanggaran administrasi (maladministrasi) terkait penyidikan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Temuan tersebut dirangkum dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LAHP) yang kemudian diserahkan ke pihak Polda Metro Jaya untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.

Dalam temuannya, Ombudsman menemukan adanya dugaan penundaan penanganan yang berlarut. Lantaran, pihak Polda Metro Jaya tak menetapkan jangka waktu penugasan penyidik untuk mengusut kasus tersebut.

"Tidak ada batasan jangka waktu tersebut terjadi dalam surat perintah tugas yang dikeluarkan Polsek Kelapa Gading, Polres Metro Jakarta Utara, maupun surat perintah yang dikeluarkan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya," ujar Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala dalam jumpa persnya di Gedung Ombudsman, Jakarta, Kamis(6/12).

Adapun aspek penanganan lain yang diduga ada maladministrasi di dalamnya yakni, pada asepek efektivitas penggunaan Sumber Daya Manusia (SDM). Dalam aspek ini, Ombudsman menilai jumlah penyidik yang terlalu banyak baik dari Polres Jakarta Utara atau Polda Metro Jaya, namun pada prosesnya tidak efektif serta efisien untuk menangani perkara ini.

"Harusnya penyidikan berpatokan kepada rencana penyidikan yang matang, sehingga efektif dalam menentukan jumlah personil," imbuhnya.

Sedangkan temuan lain yakni, pada aspek pengabaian petunjuk yang bersumber dari kejadian ataupun korban. Artinya, polisi menganggap petunjuk-petunjuk baik dari TKP, saksi atau korban bukan hal penting untuk ditindaklanjuti.

Sementara pada aspek administrasi penyidikan. Ombudsman menilai polisi tidak cermat dalam membuat laporan polisi dengan nama pelapor Yasri Yudha Yahya dengan nomor No.Pol:55/K/IV/2017/PMJ/Res JU/S GD. Sedangkan, dalam surat perintah tugas, surat perintah penyelidikan, surat perintah penyidikan dan Berita Acara Pemeriksaan TKP yang dikeluarkan oleh Polsek Kelapa Gading pada tanggap 11 April 2017 tertulis laporan polisi No.Pol 55/K/IV/2017/PMJ/Restro Jakut/S GD.

"Sehingga maladministrasi yang dilakukan adalah tidak cermat dalam dasar penugasan seperti yang dicantumkan pada Pasal 6 Perkap Nomor 14 Tahun 2012 tentang manajemen penyidikan yang menyatakan bahwa surat perintah tugas sekurang-kurangnya memuat dasar penugasan,"ungkapnya.

Dengan adanya temuan tersebut, Ombudsman menyampaikan sejumlah rekomendasi perbaikan untuk pihak kepolisian, antara lain: polisi diminta melakukan gelar perkara pada tahap pertengahan penyidikan sebagaimana sebagaimana diatur dalam Pasal 70 ayat 3 Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2012 tentang manajemen penyidikan.

Kemudian, meminta Polda Metro Jaya memangkas jumlah penyidik, dengan catatan menugaskan penyidik terbaik dan berkompeten agar proses penyidikan lebih efektif. Terakhir, polisi diminta segera kembali meminta keterangan Novel selaku korban.

"Agar dilakukan permintaan keterangan lanjutan, sebagaimana materi pertanyaan yang pernah dilakukan pada saat permintaan keterangan di Keduataan Besar Republik Indonesia di Singapura," tandasnya.[]


baca juga:

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Zumi Zola Dieksekusi ke Lapas Sukamiskin

Image

Gaya Hidup

Ombudsman: Regulasi BPJS Terkait Biaya Korban Penganiayaan Dianggap Rugikan Masyarakat

Image

News

Ada Konvoi Kemenangan Persija, Hindari Ruas Jalan Berikut Jika Tak Mau Kena Macet

Image

News

Sempat Kabur ke Sukabumi, Tersangka D Pengeroyok Anggota TNI Ditangkap di Cawang

Image

News

Praperadilan Jaksa Chuck, Haris Azhar: Pengawasan Harus Eksaminasi Kinerja Penyidik Tipikor

Image

News

Perbaikan Polsek Ciracas Ditargetkan Selesai Pekan Ini

Image

News

Polisi Selidiki Dugaan Pidana Pemasangan Spanduk Bertuliskan 'JKW Bersama PKI'

Image

Hiburan

Diancam Akan Dicincang, Nikita Mirzani Laporkan Model Puput Carolina?

Image

News

Usai Serahkan Diri ke KPK, Kakak Ipar Bupati Cianjur Akhirnya Ditahan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Pangdam Cenderawasih Pastikan Tidak Ada Warga Sipil Tertembak di Nduga

Kontak senjata terjadi antara TNI dan KKB, bukan warga sipil.

Image
News

Juarai Liga 1 Indonesia, Persija Jakarta Dapat Uang Pembinaan dari Bank DKI

Selain memberikan uang pembinaan, Bank DKI juga berencana melakukan kerjasama lagi dengan tim Macan Kemayoran tersebut

Image
News

Gubernur Riau: Ingat Tanah, Ingat Pak Jokowi!

Masuk kategori kampanye nggak ya?

Image
News

Inalillahi... KH.Buchori Amin Wafat saat Isi Tausiyah

Kabar duka ini dibenarkan Mufidah, keluarga Kiai Buchori Amin.

Image
News

Kader Demokrat Klaim Peta Suara Sumatera Milik Prabowo-Sandi

Berdasarkan "polling", Jokowi masih ketinggalan dari Prabowo.

Image
News

Golkar Optimis Menang di Riau

Partai Golkar masih cukup besar di Provinsi Riau.

Image
News

Menhan Sebut KKB adalah Pemberontak, TNI Harus Turun Tangan

Ini urusan TNI, bukan lagi Kepolisian.

Image
News

Komnas Perempuan: Turki dan Tunisia Negara Islam Haramkan Poligami

Pihak yang beranggapan, poligami Sunnah Rasul merupakan penodaan terhadap agama Islam.

Image
News

Bendera Demokrat Dirusak, AHY: Jika Dibiarkan, Indikasi Kemunduran Demokrasi Indonesia

"Mari tunjukkan kedewasaan politik kita dalam berpikir dan bertindak."

Image
News

AHY Berangkat ke Riau Investigasi Perusakan Bendera Demokrat

AHY mengutuk keras terjadinya insiden perusakan terhadap bendera, baliho dan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru.

trending topics

terpopuler

  1. Jari 98 Soroti Keseleo Lidah Prabowo Subianto, Willy: Kami Tunggu Sikap Ksatria

  2. Ini Kronologis Sebenarnya Pengeroyokan Kapten Komarudin

  3. Saling Membenci, Lyra Virna Enggan Tatap Wajah Lasty Annisa Saat Sidang

  4. 10 Potret Kehangatan Tasya Kamila dengan Mertua

  5. 10 Potret Geng Mom Sweet Moms, Kompak Sekeluarga!

  6. Laporan Abdul Fakhridz Ditolak Bawaslu, Fahira: Alhamdulilah Ya Allah!

  7. Pengrusakan Polsek Ciracas Diduga Anggota TNI, Kapendam: Kami Masih Selidiki

  8. Perang Yaman, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab Masih Hutang Triliunan Rupiah kepada AS

  9. BPN Prabowo Sebut Rakyat Tak Akan Tertipu dengan PKH

  10. Jalan Tol Sepi Kendaraan yang Lewat, Bisa Main Bola?

fokus

Kaleidoskop 2018
Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI

kolom

Image
Ujang Komarudin

Isu PKI Serang Jokowi

Image
Achmad Fachrudin

Problematik Pemilih Perumahan Mewah

Image
Awalil Rizky

Mencermati Penerimaan Negara yang Melampaui Target APBN

Image
Hendra Mujiraharja

Pantaskah Persija Ungguli PSM?

Wawancara

Image
Hiburan

Ketinggian Falsafah Sastra Melayu Tidak Tertandingi oleh Sastra Moderen

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (3)

"Saya Masih Memikirkan Siapa yang Bakal Gantikan Saya"

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (2)

"Atlet Junior Harus Bisa Mengalahkan Senior"

Sosok

Image
Ekonomi

Buka-Bukaan Alasan Erick Thohir Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf Amin

Image
Ekonomi

Intip 10 Milenial yang Berpotensi Berada di Deretan Orang Terkaya Selanjutnya

Image
Ekonomi

Kalah dengan Transportasi Online, Bos Blue Bird Terlempar dari Daftar Crazy Rich RI