breaking news: Menpar Arief Yahya Tiba di Lampung dalam Rangkaian LKF 2019

image
Login / Sign Up

Arif Dulu Cuma Penikmat Kartun Koran, Kini Karyanya Diakui Dunia

Ambar Adi Winarso

Image

Adi Harnowo dan kartunis asal Semarang Abdul Arif | Dokumentasi

AKURAT.CO Dari menikmati, lama-lama timbul rasa ingin memiliki, begitulah Abdul Arif -- kartunis asal Semarang, Jawa Tengah. Dunia kartun lewat goresan lukis sudah dalam genggam tangannya. Karyanya diakui kartunis internasional.

"Saat masih sekolah MTs (setara SMP) gemar nonton kartun di kolom koran tiap hari Minggu. Namun saat itu belum bisa menggambar," kata pria kelahiran Kudus pada 11 Mei 1989.

Arif sapaan akrabnya, lantas berhasrat ingin bisa menggambar kartun dengan lebih dari sekadar tampil di koran dan cukup disimak banyak orang. Menurutnya seni kartun bisa menembus level tertinggi lewat ajang penghargaan.

baca juga:

"Dalam kartun ada gagasan dan pesan yang disampaikan. Perlu pembelajaran yang dalam menyatukan ide dan pesan," katanya.

Keinginan awal terwujud, dia mulai belajar menggambar kartun di bangku kuliah, pada 2010. Saat itu, Surat Kabar Mahasiswa Amanat milik IAIN Walisongo Semarang, tempat dia kuliah, menerimanya sebagai tenaga ilustrator.

"Sejak itu bertekad memperdalam seni kartun, lalu saya bergabung dengan Semarang Cartoon Club. Untuk mengasah keterampilan menggambar saya," ujarnya.

Lewat SECAC, gerbang profesionalitas kartunis Arif tumbuh, terutama saat ikut pameran kartun di Galeri Merak, Kota Lama Semarang, 27 Februari 2011 silam. Gelaran itu kini menjadi landmark helatan para kartunis Semarang.

Sejak itu, dia banyak berkenalan dengan banyak kartunis senior, sebut saja Jitet Koestana, Koesnan Hoesie, dan Slamet Widodo, yang membimbingnya matang hingga sekarang.

"Saya belajar menuangkan ide dan pesan karena kartun kuatnya disitu. Kualitas gambar itu nomer dua bagi kartunis pemula seperti saya saat itu," kata Arif.

"Saya biasanya mengamati isu-isu terkini melalui media sebagai bahan untuk menghasilkan karya. Lalu mendiskusikan gagasan itu dengan sejumlah kartunis senior lainnya sebelum diikut sertakan dalam pameran maupun kontes. Biasanya mereka memberikan masukan," Arif menambahkan.

Selebihnya, untuk mengasah keterampilan menggambar dia menerima orderan karikatur wajah untuk hadiah, kenang-kenangan, wedding dan lainnya.

"Ini saya jadikan sebagai bahan latihan," ujarnya.

Cukup kenyang dengan orderan kartun, Arif mencoba peruntungan dengan ikut beberapa lomba kartun tingkat nasional dan dunia.

Bermacam kontes pameran dunia dia ikuti seperti di Korea, Cina, Belgia dan negara lainnya. Hasilnya belum cukup maksimal. Karyanya tak pernah lolos masuk pameran.

Karya terbaiknya saat itu hanya mampu masuk 100 besar yang dipamerkan di International Contest of Caricature and Cartoon Vianden 2013.

"Sempat frustasi juga, apalagi melihat teman-teman sudah pernah menyabet penghargaan atau sebatas ikut lolos pameran kartun dunia," katanya.

Tak mau tenggelam dalam kefrustasian, prestasi kawan-kawannya dia gunakan sebagai penyemangat. Cukup lama, butuh empat tahun berselang untuk membuktikan karyanya.

Kabar baik mulai dituai Arif, pada periode rentang itu beberapa karyanya cukup memuaskan, mampu menjadi finalis lomba dan pameran seperti di The 6th Sejong International Cartoon Contest, Korea 2017, Gafsa International Forum 2017Jitet and Friends Exhibition 2017, Internationaal Cartoonfestival Knokke-Heist 2017, Gouden Hoed10th Don Quichotte International Cartoon Contest 2017, International Contest of Caricature and Cartoon Vianden 2017, dan International Contest of Caricature and Cartoon Vianden 2016.

Terlebih saat kabar baik dalam lomba di China pada 2017, lewat ajang The International Environmental Protection Comics & Illustrator Contest 2017. Dia meraih kategori Excellent Award.

Dia membuat gambar kartun pesan kritik sosial tentang pohon yang tumbuh di tiang fly over. Ada seorang pengendara kaget saat melihat ada pohon yang menyembul di tiang penyangga fly over.

"Pohon semakin hari tak memiliki ruang untuk tumbuh. Sementara manusia terus disibukkan dengan pembangunan. Alhamdulillah karya ini mendapat penghargaan 'Excellent Award' kategori mahasiswa. Saya lihat, kebanyakan peserta merupakan mahasiswa dari jurusan seni. Mungkin hanya saya yang tidak memiliki latar belakang pendidikan seni. Ini bagi saya capaian yang membanggakan," paparnya.

Sementara, anugerah karya terbaiknya terkini saat dia sabet pada Februari 2018 lewat ajang 5th KalDer Bursa International Cartoon Contest, Turkey 2018. Arif mengirimkan dua karya dalam lomba itu yang bertema 'Managing Transformation'.

Salah satu karya Arif dinobatkan sebagai pemenang dengan titel First Prize. Karya tersebut mampu memukau dewan juri, yang mampu memvisualisasikan transformasi media cetak ke digital.

Karya itu bercerita seorang ayah didampingi anaknya, digambarkan Arif sedang menata buku. Buku-buku tampak menumpuk memenuhi ruangan yang kemudian disusun ke dalam rak berbentuk gawai.

"Ada 262 kartunis dari 43 negara. Kalder Bursa merilis 112 karya yang lolos penjurian awal, termasuk salah satu punya saya. Dan Alhamdulilah karya saya dinobatkan menjadi pemenang," kata Arif. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

Olahraga

Madura United 3-0 PSIS Semarang

Taklukkan PSIS, Madura United Kembali ke Jalur Kemenangan

Image

Gaya Hidup

Bandara Internasional Yogyakarta Tingkatkan Pergerakan Wisman ke Yogyakarta dan Jateng

Image

News

Tak Kantongi Izin, Aksi Tolak Diskriminasi dan Rasisme Mahasiswa Papua Terpaksa Dipindah Lokasi

Image

News

Vandalisme Papua Merdeka, Kapolresta Solo: Pelaku Bukan Warga Papua

Image

News

Ekonomi Jawa Tengah, Westri Kekalih: Pengesahan Perda Lama Ya, Sementara Investasi Diburu Waktu

Image

News

Puluhan Terpidana Mati dan Tahanan Seumur Hidup Dipindahkan ke Lapas Kedungpane Semarang

Image

News

Pria Ini Nekat Curi Ponsel Milik Tetangga yang Ibunya Baru Saja Meninggal Dunia

Image

News

Wali Kota Semarang: Semua Pihak Harus Menjaga Keutuhan Indonesia

Image

Olahraga

Bhayangkara FC 0 - 0 PSIS Semarang

Bambang Nurdiansyah Cukup Puas dengan Hasil Imbang di Penampilan Debutnya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Israel Luncurkan Rudal ke Militer Iran di Suriah, Namun Hancur Sebelum Capai Target

“Agresi itu segera dihadapi dan sejauh ini mayoritas rudal Israel telah dihancurkan sebelum mencapai target,” papar sumber militer Suriah.

Image
News

Ferdinand Dorong Kejaksaan dan KPK Selidiki Instalasi Gabion yang Memakan Biaya Rp150 Juta

Ferdinand mengatakan, dalam proyek tersebut patut dicurigai adanya mark up, sebab anggaran Rp150 juta dinilai tidak wajar.

Image
News

Dukung Kebijakan Pemerintahan Jokowi, Ketum PAN: Perbedaan Plihan Politik di Pilpres Sudah Berakhir

Setelah pemilu presiden selesai, maka seluruh rakyat Indonesia harus bersatu kembali.

Image
News

200.000 Warga Kongo Telah Mendapat Vaksin Ebola

Total 1.980 orang telah tewas akibat wabah ini hingga sekarang dan 2.950 orang diduga telah terinfeksi.

Image
News

Bea Cukai AS Sita 52 Ribu Suku Cadang Ilegal dari China, Diperkirakan Senilai Rp5,3 Miliar

Sebanyak 52.000 suku cadang senjata api itu antara lain teropong, magasin, moncong, kit penyangga dan grip itu tiba dalam tiga pengiriman

Image
News

Tidak Mengetahui Anggaran Gabion Secara Detail, PSI Kritik Kepala Dinas

Kalau kami sih jadi sangat aneh karena kenapa ada program pemerintah yang kepala dinasnya sendiri tidak tahu.

Image
News

LBH Jakarta Nilai Pansel Berbelit soal LHKPN Para Capim KPK

Jawabannya beda-beda, ada yang bilang pertama dia tidak wajib, terus kedua dia bilang LHKPN nanti saja.

Image
News

Rusia Luncurkan 2 Rudal dari Kapal Selam Tenaga Nuklir di Arktik

Kapal selam tenaga nuklir Tula dan Yuri Dolgoruky meluncurkan rudal balistik Sineva dan Bulava dari wilayah Circumpolar

Image
News

Kadishut DKI Tepis Gunakan Terumbu Karang Pada Instalasi Gabion

Suzi memastikan jika batu dalam sangkar Gabion bukan batu terumbu karang

Image
News

Darurat Pembajakan, Belasan Penerbit di Yogyakarta Ramai-ramai Lapor ke Polisi

Menurut Nursam selaku Direktur Penerbit Ombak, di salah satu outlet penjualan buku Yogyakarta, koleksi jualannya 90 persen produk bajakan.

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Fahira: Saya Merasa Beruntung Punya Gubernur yang Penuh Prestasi

  2. Rizieq Shihab Bersumpah Tak akan Minta Bantuan Pemerintah untuk Cabut Pencekalan di Arab Saudi

  3. Naik Pitam, Nikita Mirzani Sebut Elza Syarief Pembohong

  4. Yorrys Sebut Banyak Kader Golkar Gerah dengan Kepemimpinan Airlangga Hartarto

  5. Di Hadapan Petinggi FPI, Anies Singgung Kedaulatan Tanah Reklamasi

  6. Jokowi Tak Mungkin Intruksikan Bawahannya Cekal Habib Rizieq, Wong FPI Dibela Anies

  7. Rocky Gerung: Yang Maki-Maki Gue Kenapa Tinggal 4 Akun?

  8. Berikut 4 'Dosa Besar' yang Bikin Keuanganmu Amburadul

  9. Hadiri Milad FPI, Lieus Sungkharisma Mengaku Tidak 'Kapok' Bicara Kebenaran

  10. Pak, Jangan Pikir Main Seks Akan 100 Persen Sama Setelah Istri Melahirkan

fokus

Hari Fotografi Sedunia
Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI

kolom

Image
Rozi Kurnia

Bagaimana Masa Depan Spider-Man Pasca Keluar MCU?

Image
Andre Purwanto

Budget Rp30 Juta, Honda PCX atau Yamaha Nmax?

Image
Ujang Komarudin

Dirgahayu RI ke 74 dari Oligarkis ke Demokratis

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Wawancara

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Peksi Cahyo, Perekam Visual Olahraga

Image
Ekonomi

Eksklusif Destry Damayanti: Kita Harus Optimalkan Perekonomian Domestik

Image
Video

VIDEO Jurus Optimalkan Perekonomian Domestik ala Destry Damayanti

Sosok

Image
Gaya Hidup

Awalnya Iseng, Pria ini Bikin Aplikasi yang Sangat Bermanfaat bagi Aktivitas Akademik

Image
News

Jadi Sorotan karena Bela UAS, 5 Fakta Sosok Ustaz Yahya Waloni

Image
News

Dapat Gelar ‘Mama Papua’, 5 Fakta Sepak Terjang Karier Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini