image
Login / Sign Up

LPSK dan Kontribusinya dalam Sistem Peradilan Pidana di Indonesia

Herry Supriyatna

Image

Ketua LPSK, Abdul Haris Semendawai | Dokumentasi Humas LPSK

AKURAT.CO, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sudah 10 tahun berada di Indonesia untuk melindungi saksi dan para korban dari berbagai kasus tindak pidana.

Meski baru seumur jagung, beberapa torehan prestasi dan inovasi telah menghiasi perjalanan lembaga ini.

Apa saja capaian lembaga ini, berikut wawancara AKURAT.CO dengan Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai.

baca juga:

Apa itu LPSK?

LPSK merupakan lembaga mandiri yang bertugas dan berwenang memberikan perlindungan dan hak-hak lain kepada Saksi/Korban.

Adapun Visi LPSK yakni terwujudnya perlindungan saksi dan korban yang ideal dalam sistem peradilan pidana.

Siapa Saja yang Bisa Mendapatkan Pelayanan dari LPSK?

LPSK memiliki kewenangan untuk memberikan perlindungan terhadap saksi, korban, maupun pelapor dalam semua tahapan proses peradilan pidana. Beberapa diantaranya yakni

 1.Korban/ Saksi tindak pidana pelanggaran HAM berat

2.Korban/Saksi Tindak pidana Korupsi

3.Korban/Saksi Tindak pidana pencucian uang

4. Korban Tindak pidana terorisme

5. Korban Tindak pidana perdagangan orang

6. Korban/Saksi Tindak pidana narkotika, psikotropika

7.Korban Tindak pidana seksual terhadap anak

8. Korban/Saksi Tindak pidana penyiksaan dan penganiayaan berat.

Namun diluar dari kasus-kasus di atas, LPSK juga dapat memberikan perlindungan kepada Saksi dan/atau Korban dalam tindak pidana tertentu berdasarkan keputusan LPSK.

Apa Saja Pelayanan Perlindungan dari LPSK?

Sesuai ketentuan Pasal 1 angka 3 UU 13/2006, LPSK adalah lembaga yang bertugas dan berwenang untuk memberikan perlindungan dan hak-hak lain kepada Saksi dan/atau Korban.

 Bentuk-bentuk perlindungan yang diberikan LPSK kepada saksi dan korban dapat dikategorikan sebagai berikut:

1. Perlindungan fisik dan psikis: Pengamanan dan pengawalan, penempatan di rumah aman, mendapat identitas baru, bantuan medis dan pemberian kesaksian tanpa hadir langsung di pengadilan, bantuan rehabilitasi psiko-sosial.

2. Perlindungan hukum: Keringanan hukuman, dan saksi dan korban serta pelapor tidak dapat dituntut secara hukum (Pasal 10 UU 13/2006).

3. Pemenuhan hak prosedural saksi: Pendampingan, mendapat penerjemah, mendapat informasi mengenai perkembangan kasus, penggantian biaya transportasi, mendapat nasihat hukum, bantuan biaya hidup sementara sampai batas waktu perlindungan dan lain sebagainya sesuai ketentuan Pasal 5 UU 13/2006.

Abdul Haris mengatakan, karena layanan yang ada di LPSK merupakan perlindungan, sehingga kerja kerja LPSK cukup sulit untuk dipublikasikan ke masyarakat. Akan berbeda kondisinya dengan beberapa tahun kemudian.

Seperti saat ini pihaknya telah membuat buku tentang pengakuan para korban maupun saksi yang pernah merasakan layanan dari lembaga negara ini. Buku yang berjudul soverin ini mengulas pengalaman korban maupun saksi dalam menjalani hidupnya di tengah tekanan kasus yang sedang dialaminya.

Ketua LPSK bersama Anker. Dokumentasi Humas LPSK

Setelah 10 Tahun Apa sih Prestasi LPSK?

Pertama, kami sebagai lembaga yang melindungi korban dan saksi sempat tenar dengan kasus mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Susno Duadji. Sejak tahun 2010 Susno minta perlindungan LPSK. Permintaan Susno bukan tanpa dasar.

Mantan Kapolda Jawa Barat ini punya sejumlah informasi terkait skandal Bank Century, Antaboga, dan kasus pajak.

Suka atau tidak suka, kasus Susno memberi pelajaran atau sosialisasi terhadap masyarakat tentan Undang-undang No 13 TAHUN 2006 tentang perlindungan saksi dan korban. Saat itu LPSK sempat dituding melindungi pelaku tindak pidana. Namun akhirnya masyarakat bisa menerima.

Kedua, selama memimpin LPSK saya merubah orientasi peradilan tindak pidana. Jika sebelumnya peradilan tindak pidana hanya berorientasi terhadap pelaku kriminal.

LPSK memberikan sumbangsih bahwa proses peradilan juga harus berorientasi pada korban. Artinya, korban berhak mendapatkan kompensasi atas apa yang telah diterimanya.

Hal ini dikuatnya dengan dikeluarkannya Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2017 tentang restitusi bagi anak yang menjadi korban tindak pidana.

Terakhir LPSK menyerahkan kompensasi sebesar Rp 1,6 miliar kepada 17 korban dan keluarga tiga peristiwa terorisme, yakni peristiwa bom Thamrin, bom Kampung Melayu, dan serangan teroris di Markas Polda Sumatera Utara. Kompensasi tersebut merupakan bentuk ganti rugi negara kepada para korban.

 Seberapa Jauh Ketenaran LPSK di mata Masyarakat Indonesia?

Saya kira cukup lumyan ya. Hal ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang melakukan permohonan untuk mendapatkan pelayanan dari LPSK.  Di Tahun 2017 permohonan untuk mendapatkan perlindungan ada 1.860 kasus. Namun yang dijalankan LPSK lebih dari itu yakni 1.901. Kelebihan pemohon didapat dari korban ataupun saksi yang direkomendasi dari instansi terkait seperti Mabes Polri, Kejagung, maupun KPK.

Ketua LPSK bersama Menkum HAM. Dokumentasi Humas LPSK

Apa Harapan Bapak terhadap LPSK ke Depan?

Harapan saya LPSK bisa memiliki perwakilan di 34 Provinsi. Hal ini untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia bisa mendapatkan layanan perlindungan dari LPSK. Karena dengan pertumbuhan penduduk, kasus kriminalitas makin beragam. Hal ini harus diantisipasi dengan memberikan sosialisasi tentang keberadaan LPSK.

Tidak hanya itu LPSK juga menjalin hubungan dengan lembaga pemerintah seperti mabes Polri dan Kemenkum HAM. Hal ini bertujuan agar proses perlindungan berjalan maksimal. Dan tentunya ini merupakan salah satu cita-cita reformasi dimana seseorang saksi bisa merasa aman dalam perlindungan LPSK.[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

Sumber:

berita terkait

Image

News

Pro Aktif, LPSK Siap Tampung Saksi Mafia Bola

Image

News

Kemlu: Polisi Malaysia Masih Buru Satu Lagi Pelaku Mutilasi WNI

Image

News

Lukman Edy Ingatkan Seluruh Timses Jokowi Kuatkan Saksi di TPS, Ini Alasannya

Image

News

Kapolres Jakarta Barat: Tak Ada Bahan Peledak di Mal Taman Anggrek

Image

News

Ini Nama-nama Korban Ledakan di Mall Taman Anggrek

Image

News

Ledakan di Mal Taman Anggrek Saksi: Saya Lihat Ada yang Sampai Terlempar

Image

News

Mantan Napi Kasus Suap Proyek Bakamla Jadi Saksi untuk Tersangka Erwin Sya'af Arief

Image

News

Gempa Donggala

Ratusan Pengungsi Korban Bencana Donggala Mulai Beralih ke Huntara

Image

News

Kecelakaan Maut di Aceh Jaya, Tiga Orang Meninggal Dunia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

KRL Jakarta Kota-Bogor Terganggu, Penumpang Diimbau Cari Transportasi Lain

Perjalanan KRL dari arah Bogor dari Jakarta Kota/Jatinegara masih mengalami antrean KRL.

Image
News

PFIJ Kutuk Keras Kekerasan Terhadap Jurnalis di Acara Munajat 212

Dalam menjalankan profesinya jurnalis mendapat perlindungan hukum.

Image
News

Botswana Usulkan Pemusnahan hingga Pengalengan untuk Atasi Populasi Gajah Berlebih

Jumlah gajah di Botswana diperkirakan mencapai 130.000 yang menyebabkan terjadinya peningkatan konflik antara gajah dengan manusia

Image
News

KPU: UU Pemilu Belum Atur Soal Surat Suara DPTb

KPU perlu instrumen hukum yang mengatur pencetakan surat suara khusus bagi pemilih DPTb.

Image
News

Indopos Langgar Kode Etik Terkait Berita 'Ahok Gantikan Ma'ruf Amin?

Alhamdulillah kami mensyukuri dinyatakan pihak Indopos bersalah melanggar kode etik.

Image
News

Survei InDEX: Elektabilitas PDIP Turun Drastis, PSI dan Perindo Naik

Memori kasus penistaan agama pada Pilkada DKI terus terjaga.

Image
News

5 Pejabat Ini Rajin Sempatkan Berolahraga di Sela Kesibukan Urus Negara

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kerap menyempatkan diri berolahraga dayung

Image
News

Anak Buah Samin Tan Mangkir Pemeriksaan KPK

Samin Tan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Image
News

Tanggapi Sudirman Said, Said Didu Sebut Negosiasi Freeport Hanya Target Politik

Tapi ternyata belum sampai itu berunding kan, berarti kan target politik kan.

Image
News

KPK Telusuri Aliran Dana ke Pejabat Kempupera lewat Petinggi PT WKE

Setidaknya sudah terhitung ada11 saksi yang telah diperiksa untuk mengetahui aliran dana tersebut.

trending topics

terpopuler

  1. Jonan Minta Mantan Gak Perlu Komentar Soal Freeport hingga Jokowi Tak Permasalahkan Lahan Prabowo

  2. Timses Jokowi Sebut Sudirman Said Lakukan Pembohongan Soal Pertemuan Jokowi dan James Moffett

  3. China Larang Impor Batubara dari Australia, Bagaimana Indonesia?

  4. Buah Matoa dari Papua dengan Segudang Khasiat untuk Kesehatan

  5. Istora Senayan Pecah Saat Siti Nurhaliza Nyanyikan Lagu Cindai

  6. Inovasi Helm ala Emak-emak Ini Kocak, Mother Siapa Nih?

  7. Sebelum Suami Istri Itu Meninggal Mengenaskan, Ada yang Menulis: Aku Benci Perceraian

  8. Puan: Jokowi Senang Berkerja dan Tidak Pernah Istirahat

  9. Intimidasi dari Peserta Munajat 212, Pengamat: Hentikan Kekerasan terhadap Jurnalis!

  10. Rossa dan Yura Yunita Turut Hadir Dalam Konser Siti Nurhaliza

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Mengenal Polling Palsu Pemilu

Image
Ujang Komarudin

Saling Serang Pasca Debat

Image
Ilham M. Wijaya

Peluang dan Tantangan KPBU Properti

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Panggung Debat Kedua Milik Jokowi

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Image
Iptek

Debat Pilpres 2019

Ahmad Agus Setiawan: ‘Milenial Lebih Cepat Beradaptasi pada Sisi-sisi Tertentu, Terutama Digital’

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Sosok

Image
Ekonomi

Mengagumkan! Ibu Empat Anak Ini Ternyata Jack Ma-nya Rusia

Image
News

5 Pejabat Ini Rajin Sempatkan Berolahraga di Sela Kesibukan Urus Negara

Image
News

10 Potret Budi Djiwandono, Keponakan Prabowo yang Mencuri Perhatian