image
Login / Sign Up

Perdana Menteri Inggris: Memecat Saya Berisiko Menunda Brexit

Safaraz

Image

Perdana Menteri Inggris Theresa May | Reuters

AKURAT.CO, Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May menegaskan menggulingkannya akan berisiko menunda Brexit. Dia menekankan, tidak akan membiarkan pembahasan tantangan kepemimpinan mengganggunya dari sepekan negosiasi penting.

Sejak merilis draf kesepakatan Inggris keluar dari Uni Eropa (UE) atau disebut Brexit pada Rabu (14/11), PM May terlilit krisis dengan pengunduran diri beberapa Menteri, termasuk Menteri Brexit dan beberapa anggota parlemen dari partainya sendiri yang berupaya menggulingkannya.

Untuk menggulirkan voting mosi tidak percaya, 48 anggota parlemen dari Partai Konservatif yang dipimpin May harus mengajukan surat pada ketua komisi 1922 yakni Graham Brady.

baca juga:

Lebih dari 20 anggota parlemen telah secara terbuka mengajukan surat itu tapi anggota lain diperkirakan juga melakukannya secara rahasia. Brady menjelaskan bahwa batas 48 anggota parlemen belum tercapai.

“Tujuh hari selanjutnya akan menjadi kritis, ini tentang masa depan negara ini. Saya tidak akan dialihkan dari tugas penting itu. Perubahan kepemimpinan pada tahap ini tidak akan membuat negosiasi lebih mudah. Apa yang akan dilakukan berarti ada risiko bahwa sebenarnya kita menunda negosiasi dan itu berisiko Brexit tertunda atau frustrasi,” tutur May pada Sky News, dikutip dari BBC, Senin (19/11).

May menjelaskan, beberapa tim negosiasi bekerja saat kita bicara dan dia akan ke Brussels dan bertemu Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker. May juga akan bicara pada pemimpin UE lainnya menjelang konferensi tingkat tinggi (KTT) UE untuk membahas kesepakatan itu pada 25 November.

Beberapa surat kabar Inggris melaporkan lima menteri senior pro-Brexit bekerja sama menekan May agar mengubah kesepakatan. Namun dalam artikel yang ditulis May di The Sun pada Minggu (18/11) menyatakan dia tidak memiliki rencana alternatif.

Mantan Menteri Brexit Dominic Raab mundur pekan lalu untuk memprotes kesepakatan itu. Dia menyatakan mendukung May sebagai pemimpin tapi dia menganggap kesepakatan yang ditawarkan May itu cacat secara fatal. Raab juga menyatakan tidak berpikir kesepakatan itu akan disetujui parlemen. Menurut Raab, May harus mengubah tawaran kesepakatan itu.

“Saya masih berpikir kesepakatn dapat dilakukan tapi sangat terlambat sekarang dan kita perlu perubahan. Risiko terbesar tidak ada kesepakatan ialah membawa kesepakatan buruk ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sangat penting mengambil tindakan sekarang,” tutur Raab.[]

 

Editor: Ghendhiz A.

Sumber:

berita terkait

Image

News

Kabinet Inggris Siapkan Skenario Brexit Tanpa Kesepakatan

Image

News

Sudah Nyatakan Keluar, Inggris Diduga Diam-diam Tetap Tinggal di Uni Eropa

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Menuju Pilpres 2019

ANOA Targetkan Jokowi-Ma'ruf Menang 70 Persen di Sulawesi Tenggara

"Kami membentuk 100 ribu yang terdiri atas tokoh masyarakat, ulama dan generasi muda untuk menyapa masyarakat Sulawesi Tenggara"

Image
News

Ada Sembako Subsidi dan Non-Subsidi di Muara Angke

Pemprov DKI Jakarta membuka Fish Angke untuk memenuhi kebutuhan pangan laut di kawasan pesisir Jakarta.

Image
News

Jika Kasus di Jabar Selesai, Habib Bahar Bakal Diperiksa Polda Metro Jaya

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya belum rencana memanggil Habib Bahar Bin Smith.

Image
News

PBB Sebut Terowongan Perbatasan Lebanon-Israel Langgar Gencatan Senjata

Israel menunding terowongan tersebut digali oleh kelompok militan Hizbullah

Image
News

Hadi Prabowo: Masalah Anies Baswedan Serahkan ke Bawaslu

"Kemendagri RI tidak bisa mengambil tindakan terkait aksi Anies Baswedan."

Image
News

Simak 5 Fakta, Habib Bahar Terlibat Kasus Penganiayaan Dua Remaja

"Bisa dilihat ada kaki dari BS yang langsung ke muka korban," kata Iksantyo Bagus.

Image
News

Ustaz Derry Ungkap Alasan Tampil Beda dalam Video 'Tangan Vesi'

Semua orang selain Ustaz Derry mengenakan baju warna hitam dan wajahnya dibuat seperti Pantonim

Image
News

Ma'ruf Amin Sebut Penahanan Habib Bahar Bukan Kriminalisasi Ulama

"Bukan hanya ulama, wartawan kalau ada melakukan dugaan tindak pidana, harus diproses. Jadi siapa saja, bahkan pejabat negara juga"

Image
News

Inneke Ungkap Perhatian yang Sering Diberikan Kalapas Sukamiskin pada Suaminya

Wahid, diterangkannya, kerap membawakan makanan, bahkan membantu menyediakan obat bagi suaminya.

Image
News

Demokrat-PKS Desak Jokowi Bantu Muslim Uighur di Cina

Sebagai manusia yang memiliki nilai kemanusiaan, harus turut memikirkan, turut membantu muslim Uighur.

trending topics

terpopuler

  1. Derry: Teruntuk Giring yang Gak Tahu Kerasukan Setan Darimana, Antum Tahu Gak Siapa yang Antum Tantang?

  2. Akhir Kisah Polisi Gadungan yang Pede Main ke Kantor Polsek untuk Silaturahmi

  3. Dalam Sehari, Rita Ora 3 Kali Berganti Pakaian Serba Hitam

  4. Giring Didoakan Ustaz Derry Dapat Hidayah Gara-gara Tolak Poligami, Tsamara: Kami Bersamamu Bro

  5. 10 Anak Selebriti Ini Dekat dengan Om dan Tantenya Lho

  6. Gara-gara Kasus Anjing Pitbull, Kapolsek Sawah Besar Dilaporkan ke Propam Mabes Polri

  7. Anies Optimis Sandi Bakal Mengulang Kesuksesan di Ibu Kota, Pras: Jadi Manusia Gak Boleh Takabur

  8. Ini Alasan Kapolsek Sawah Besar Soal Kasus Anjing Pitbull

  9. Kapolres Jakpus Perintahkan Propam Periksa Kapolsek Sawah Besar

  10. MU Pecat Mourinho, Begini Reaksi "Haters" di Medsos

fokus

Kaleidoskop 2018
Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI

kolom

Image
Bambang Soesatyo

Refleksi Akhir Tahun 2018 Ketua DPR RI

Image
Ujang Komarudin

Isu PKI Serang Jokowi

Image
Achmad Fachrudin

Problematik Pemilih Perumahan Mewah

Image
Awalil Rizky

Mencermati Penerimaan Negara yang Melampaui Target APBN

Wawancara

Image
Hiburan

Ketinggian Falsafah Sastra Melayu Tidak Tertandingi oleh Sastra Moderen

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (3)

"Saya Masih Memikirkan Siapa yang Bakal Gantikan Saya"

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (2)

"Atlet Junior Harus Bisa Mengalahkan Senior"

Sosok

Image
Ekonomi

Buka-Bukaan Alasan Erick Thohir Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf Amin

Image
Ekonomi

Intip 10 Milenial yang Berpotensi Berada di Deretan Orang Terkaya Selanjutnya

Image
Ekonomi

Kalah dengan Transportasi Online, Bos Blue Bird Terlempar dari Daftar Crazy Rich RI