image
Login / Sign Up

Tuntaskan Kasus Dugaan Suap Usulan Dana Perimbangan, KPK Didesak Periksa Sukiman

Arief Munandar

Image

Komite Aktivis Muda Indonesia (KAMI). | ISTIMEWA

AKURAT.CO Komite Aktivis Muda Indonesia (KAMI) mendesak Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas keterlibatan Anggota DPR RI Sukiman dalam kasus suap dana perimbangan daerah. Menyusul Sukiman pernah diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Amin Santono.

Koordinator Aksi KAMI Ahmad mendesak agar kasus dugaan percaloan anggaran perimbangan untuk daerah lainnya bisa diusut hingga tuntas. Yakni menyeret pihak-pihak di Komisi XI DPR dan Kemenkeu yang terlibat perkara ini.

"KAMI meminta dengan hormat kepada Ketua KPK Agus Rahardjo untuk mengusut tuntas dugaan kasus suap usulan dana perimbangan daerah sampai tuntas. Panggil dan periksa kembali anggota komisi XI DPR RI, Sukiman," ungkap Koordinator Aksi KAMI Ahmad dalam keterangan resminya, Jumat (16/11).

baca juga:

Ahmad berharap KPK tidak diintervensi siapapun dalam mengusut kasus korupsi. Terlebih KPK sudah menetapkan tersangka anggota Komisi XI DPR Amin Santono.

"Kami akan terus mendorong agar KPK maju tak gentar untuk mengembangkan kasus tersebut. Beragam bukti sudah ditemukan saat OTT, kami yakin KPK bisa membongkarnya," tambah Ahmad.

Ahmad mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar aksi unjuk rasa dan doa bersama memberikan dukungan kepada KPK agar berani memeriksa politisi PAN dari Dapil Kalbar tersebut.

"Bagaimana jadinya jika wakil rakyat yang malah mengajarkan rakyatnya untuk jadi calo. Kami tak ingin kasus korupsi ini semakin menjamur disemua lini. Usut, ungkap dan tangkap jika bukti-bukti sudah terpenuhi," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi ingin KPK segera mengusut dan membeberkan kepada publik kelanjutan kasus tersebut.

"KPK jangan ciut nyali kepada anggota Dewan. Secepatnya diperiksa kembali, KPK harus tegas dan berwibawa jangan mencla mencle," sebut dia.

"Jika tidak tegas, dan mencla mencle, bisa-bisa DPR mengarap dana BUMN seperti mengarap usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan tahun anggaran 2018," tuturnya lagi.

Uchok menyayangkan masih adanya praktek percaloan khususnya pencaloan dana perimbangan kali ini. Kata Uchok, ini adalah bukti kerakusan DPR yang ingin mendapatkan bagian dari dana tersebut.

"Mereka tak ikhlas dana tersebut semua diserahkan kepada rakyat," pungkasnya.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan empat tersangka. Mereka antara lain Amin Santono dan mantan pejabat Kementerian Keuangan, Yaya Purnomo, sebagai tersangka penerima suap. KPK juga menetapkan dua kontraktor, yakni Ahmad Ghiast dan Eka Kamaluddin, sebagai tersangka pemberi hadiah.

Terkuaknya kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan yang digelar KPK terhadap Amin di kawasan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada 4 Mei 2018. Dalam operasi itu, KPK menyita Rp 400 juta dan bukti transfer Rp 100 juta serta dokumen proposal penganggaran dana perimbangan daerah. Setelah menangkap Amin, KPK mencokok Yaya serta Ahmad dan Eka di lokasi berbeda.

KPK menyangka uang Rp 500 juta yang diterima Amin Santono adalah imbalan yang dijanjikan sebesar 7 persen dari dua proyek di Kabupaten Sumedang bernilai Rp 25 miliar.[]

Editor: Ainurrahman

Sumber:

berita terkait

Image

News

OTT di Kemenpora, KPK Segel Sejumlah Ruangan

Image

News

FOTO Kelanjutan Pengrusakan Atribut Partai Demokrat

Image

News

Kotjo Akui Peran Eni Saragih sebagai Penghubung Dirut PLN

Image

News

Kotjo Dicecar Jaksa Terkait Keterlibatan Sofyan Basyir dalam Kasus Suap PLTU Riau-1

Image

Iptek

Kadita, Hero Lokal Mobile Legends Miliki 3 Skill Kekuatan Laut

Image

News

Demokrat Nilai Wiranto Sepelekan Pengrusakan Atribut Demokrat

Image

News

Soal Perusakan Atribut Demokrat, Ma'ruf Amin: Jangan Buat Kesimpulan yang Belum Jelas

Image

News

Dugaan Proyek Fiktif, Dirut PT Waskita Beton Precast dan Tujuh Saksi Lain Diperiksa KPK

Image

News

KPK Sebut Penetapan Sofyan Basir Sebagai Tersangka Hanya Tunggu Waktu

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Diperiksa 8 Jam, Habib Bahar Resmi Ditahan

"Yang bersangkutan sudah dilakukan penahanan di Mapolda Jabar,"

Image
News

Pemeriksaan Habib Bahar Dilanjutkan Besok

"Masih diproses selama 1x24 jam, sebagaimana ketentuan KUHAP,"

Image
News

OTT di Kemenpora, KPK Segel Sejumlah Ruangan

Salah satu ruangan tersebut yakni ruangan Asisten Deputi Olahraga dan Prestasi.

Image
News

Mayat Perempuan Ditemukan di Apartemen Kebagusan City

Korban berasal dari Kebunmangu Gunung, Sukabumi, Jawa Barat.

Image
News

Pendukung PKR Desak Nurul Izzah Batalkan Keputusan Mundur

Desakan itu muncul sehari setelah Nurul Izzah mengumumkan pengunduran dirinya

Image
News

Pria Thailand Ini Bangun Toko Perhiasan Palsu untuk Tipu Korban

Dalam aksinya ia berhasil mendapatkan berlian milik pengusaha India senilai 10 juta Baht (Rp4,3 miliar)

Image
News

Kapolres Jakpus Perintahkan Propam Periksa Kapolsek Sawah Besar

Roma juga meminta Propam Polres Jakarta Pusat untuk mengecek tanda tangan anggota Polsek Sawah Besar di surat perdamaian kedua belah pihak

Image
News

Soal Indonesia Punah, Wiranto Tantang Prabowo Taruhan Rumah

Kalau sehabis pemilu Prabowo kalah dan Indonesia tetap utuh tidak punah, maka rumah Hambalang diserahkan kepada saya.

Image
News

Kabinet Inggris Siapkan Skenario Brexit Tanpa Kesepakatan

Parlemen tampaknya masih menolak kesepakatan Brexit yang dihasilkan Perdana Menteri (PM) Theresa May dengan Uni Eropa (UE)

Image
News

Guru Ngaji di Kabupaten Tangerang Menghamili Muridnya

Kepada polisi terduga pelaku pencabulan mengaku sudah menikahi muridnya, namun orang tua murid tidak mengetahuinya

trending topics

terpopuler

  1. PKPI Sindir Demokrat, Jansen: Urusi Aja Partaimu, Tak Usah Kau Campuri Hal yang Tak Kau Ketahui

  2. Polisi Dalami Apakah Kapten Komarudin Turut Melakukan Pemukulan

  3. Merasa Dihina Hotman, Farhat: Kalau Orang Miskin Itu Diperhatikan, Bukan Dihina

  4. Unggah Foto Secantik Bidadari, Cowok Ini Sukses Bikin Banyak Cewek Minder

  5. Baliho PSI Dirobek, Ferdinand: Jangan Samakan Partai Lu Sama Partai Gue

  6. DPW PAN Pendukung Jokowi Langsung Ditindaklanjuti oleh Ketua DPP

  7. 10 Potret Kajol dan Ajay Devgn yang Selalu Tampil Mesra

  8. Ini Smartphone yang Dianggap Buruk dan Diremehkan Sepanjang 2018

  9. Rush: Klopp Bakal Bawa Liverpool Singkirkan Bayern Muenchen

  10. Bangun Masjid, Wali Kota Solo Dipolisikan

fokus

Kaleidoskop 2018
Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI

kolom

Image
Bambang Soesatyo

Refleksi Akhir Tahun 2018 Ketua DPR RI

Image
Ujang Komarudin

Isu PKI Serang Jokowi

Image
Achmad Fachrudin

Problematik Pemilih Perumahan Mewah

Image
Awalil Rizky

Mencermati Penerimaan Negara yang Melampaui Target APBN

Wawancara

Image
Hiburan

Ketinggian Falsafah Sastra Melayu Tidak Tertandingi oleh Sastra Moderen

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (3)

"Saya Masih Memikirkan Siapa yang Bakal Gantikan Saya"

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (2)

"Atlet Junior Harus Bisa Mengalahkan Senior"

Sosok

Image
Ekonomi

Buka-Bukaan Alasan Erick Thohir Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf Amin

Image
Ekonomi

Intip 10 Milenial yang Berpotensi Berada di Deretan Orang Terkaya Selanjutnya

Image
Ekonomi

Kalah dengan Transportasi Online, Bos Blue Bird Terlempar dari Daftar Crazy Rich RI