image
Login / Sign Up
Image

Pangi Syarwi Chaniago

Analis Politik Sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting.

Ancaman Pemilu Serentak, Kekhawatiran Yusril yang Belum Menemukan Jawaban

Pemilu 2019

Image

Ketua Umum Partai Bulan Bintang(PBB) Yusril Ihza Mahendra | AKURAT.CO / Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Langkah politik Jokowi yang cenderung akomodatif belakangan ini membuat banyak tokoh politik kelas kakap bertekuk lutut. Bahkan elite politik yang sebelumnya berseberangan pun tidak luput untuk diajak dan dibujuk untuk memuluskan langkah-nya menuju dua periode.

Terbaru, bergabungnya Yusril Ihza Mahendra menjadi kuasa hukum pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin membuat jagat politik nasional kembali geger, entah apa yang menjadi penyebab banyak elite politik belakangan menyerah tanpa syarat kembali mendukung Jokowi-Ma'ruf.

Politisi sekaligus pengacara kelas berat ini akhirnya membuat keputusan yang cukup mengagetkan publik, Yusril akhirnya memutuskan menjadi kuasa hukum Jokowi-Ma’ruf Amin setelah lama di-cuekin dan terkesan tidak dianggap penting oleh kubu Prabowo-Sandi.

baca juga:

PBB menjadi salah satu partai yang merasa tidak diperhitungkan, tidak dianggap dan tidak diajak bicara terkait susunan format koalisi yang menjadi ruh dari tim pemenangan pasangan kandidat.

Langkah politik Yusril ini menjadi tanda tanya dari banyak kalangan grassroot terkait rekam jejak pribadi dan partainya yang selama ini berseberangan dengan pemerintah.

Di satu sisi keputusan ini menjadi kontradiksi dan merugikan partainya karena melawan arus bawah pemilih PBB yang cenderung berseberangan dengan pemerintah, adanya rekomendasi Ijtimak Ulama dan peran aktif-nya selama ini membela kepentingan umat.

Di sisi lain, pilihan politik ini punya potensi memecah kebuntuan dan membuka peluang perluasan basis untuk memilih PBB, dengan catatan Yusril sebagai tokoh sentral harus segera membangun asosiasi terhadap capres-cawapres yang didukung dan menunjukkan sikap pembelaan dan keberpihakan kepada kandidat yang diusung oleh Koalisi Indonesia Kerja, tapi tentu saja ini bukan pekerjaan yang mudah bukan?

Jika dicermati lebih lanjut, ada kegelisahan teramat mendalam yang menjadi beban pemikiran dari seorang Yusril. Kecemasan ini berkaitan dengan sistem pemilu serentak yang menjadi ancaman bagi partai-partai kecil termasuk di dalamnya PBB.

Harus diakui sistem pemilu langsung dan serentak ini menjadi angin segar bagi partai-partai yang punya kandidat capres-cawapres (coattail effect). Namun bagaimana nasib partai politik yang tidak punya capres pada pilpres 2019? Apakah menjadi ancaman serius bagi partai yang tidak punya capres bertarung di pilpres?

Ini pertama kalinya kita menyelenggarakan pileg dan pilpres berbarengan, maka se-sama partai di dalam koalisi yang tak punya capres bisa terancam kehilangan kursi atau bahkan bisa saja tidak lolos ke parlemen.

Kegelisahan ini membuat Yusril mempertanyakan format koalisi yang dibangun di kubu Prabowo-Sandi yang menurutnya hanya menguntungkan Gerindra semata tanpa memikirkan nasib partai mitra koalisi di dalamnya. Tawaran untuk duduk bersama dan membuat model aliansi baru sepertinya belum mendapat respon cepat dari Prabowo-Sandi.

Tawaran aliansi yang dikemukakan Yusril adalah salah satu jalan keluar agar koalisi yang dibangun tidak hanya menguntungkan partai yang punya kandidat capres-cawapres.

Sehingga partai mitra koalisi punya portopolio yang jelas untuk diperjuangkan secara bersama-sama dan terhindar dari ancaman persaingan antar mitra koalisi di daerah pemilihan sementara di sisi lain mereka meng-kampanyekan capres yang sama.

Dengan adanya portopolio yang jelas, peta politik akan lebih prospektif, partai politik yang tergabung dalam koalisi akan cenderung punya masa depan yang lebih jelas tanpa harus menghabiskan banyak energi (effort) untuk hal-hal yang tidak perlu dan terhindar dari ancaman predatoris yang akan menghantui jika dari awal tidak ada komitmen antara mitra koalisi.

Sifat predatoris ini adalah efek samping dari pemilu langsung dan serentak, di mana persaingan partai politik akan semakin keras berkaitan dengan nasib lolos tidaknya partai tersebut ke parlemen.

Di sisi lain persaingan keras ini juga terjadi di internal partai sesama kandidat di dapil yang sama, persaingan ini pada level tertentu membuat iklim politik semakin brutal.

Ide tentang aliansi yang ditawarkan Yusril bisa saja diperdebatkan berkaitan dengan sistem politik dan sistem pemilu kita yang cenderung hybrid (campuran), namun setidaknya ini menjadi oase di tengah kebuntuan politik yang membuat politik kita hiruk pikuk, pembelahan sosial yang semakin tajam dan jauh dari nilai-nilai politik yang lebih substantif.

Namun Yusril sepertinya terlalu buru-buru memutuskan merapat ke kubu Jokowi-Ma’ruf Amin, apakah tawaran aliansi seperti yang disampaikan ke kubu Prabowo-Sandi direspon oleh Jokowi-Ma’ruf Amin?

Jika ternyata kubu Jokowi-Ma’ruf Amin juga tidak bisa menerima proposal yang ditawarkan, apakah Yusril hanya akan di-manfaatkan (dipakai) sebagai kuasa hukum? Sejarah-lah yang akan mencatat, apakah pilihan politik ini rasional atau justru pilihan pragmatis.[]

Editor: Dedi Ermansyah

Sumber:

berita terkait

Image

News

Yuzril Ajukan Yudicial Review Tentang Kesetaraan Hak Guru PAUD

Image

News

AS, Arab Saudi, dan Rusia Persulit Kesepakatan Kurangi Emisi Global

Image

News

Bela Magfirah Binti Zakirsyah, Yusril Ihza: Masa Ibu Bayi Kembar Tiga yang Baru Lahir Harus Ditahan

Image

News

INFOGRAFIS Mengenal ICERD, Picu Aksi 812 di Malaysia

Image

News

Dianggap Berdedikasi Bangun Politik Islam yang Demokrasi, Yusril Raih Democracy Award

Image

News

Said Didu ke La Nyalla: Semoga Allah Menyadarkan Orang yang Hidup dari Kesombongan

Image

News

PBB Desak Saudi Hentikan Penyiksaan dan Bebaskan Para Aktivis

Image

News

La Nyalla Janji Potong Leher, Ferdinand: Jangan Takabur!

Image

News

La Nyalla Janji Potong Leher, Andi Arief: Mulut Dijaga

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Jika Kasus di Jabar Selesai, Habib Bahar Bakal Diperiksa Polda Metro Jaya

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya belum rencana memanggil Habib Bahar Bin Smith.

Image
News

PBB Sebut Terowongan Perbatasan Lebanon-Israel Langgar Gencatan Senjata

Israel menunding terowongan tersebut digali oleh kelompok militan Hizbullah

Image
News

Hadi Prabowo: Masalah Anies Baswedan Serahkan ke Bawaslu

"Kemendagri RI tidak bisa mengambil tindakan terkait aksi Anies Baswedan."

Image
News

Simak 5 Fakta, Habib Bahar Terlibat Kasus Penganiayaan Dua Remaja

"Bisa dilihat ada kaki dari BS yang langsung ke muka korban," kata Iksantyo Bagus.

Image
News

Ustaz Derry Ungkap Alasan Tampil Beda dalam Video 'Tangan Vesi'

Semua orang selain Ustaz Derry mengenakan baju warna hitam dan wajahnya dibuat seperti Pantonim

Image
News

Ma'ruf Amin Sebut Penahanan Habib Bahar Bukan Kriminalisasi Ulama

"Bukan hanya ulama, wartawan kalau ada melakukan dugaan tindak pidana, harus diproses. Jadi siapa saja, bahkan pejabat negara juga"

Image
News

Inneke Ungkap Perhatian yang Sering Diberikan Kalapas Sukamiskin pada Suaminya

Wahid, diterangkannya, kerap membawakan makanan, bahkan membantu menyediakan obat bagi suaminya.

Image
News

Demokrat-PKS Desak Jokowi Bantu Muslim Uighur di Cina

Sebagai manusia yang memiliki nilai kemanusiaan, harus turut memikirkan, turut membantu muslim Uighur.

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Siapkan Debat Capres-Cawapres, KPU Gelar Rapat Bersama Tim Kampanye

"Setidaknya hari ini untuk persiapan debat yang tanggal 17 Januari 2019 harus sudah selesai"

Image
News

Gerak Gerik Mencurigakan, Ternyata Calon Penumpang Air Asia Ini Bawa Ganja

ARY ditangkap petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) karena menyelipkan 7 linting ganja dalam bungkus rokok.

trending topics

terpopuler

  1. Derry: Teruntuk Giring yang Gak Tahu Kerasukan Setan Darimana, Antum Tahu Gak Siapa yang Antum Tantang?

  2. Akhir Kisah Polisi Gadungan yang Pede Main ke Kantor Polsek untuk Silaturahmi

  3. Dalam Sehari, Rita Ora 3 Kali Berganti Pakaian Serba Hitam

  4. Giring Didoakan Ustaz Derry Dapat Hidayah Gara-gara Tolak Poligami, Tsamara: Kami Bersamamu Bro

  5. 10 Anak Selebriti Ini Dekat dengan Om dan Tantenya Lho

  6. Gara-gara Kasus Anjing Pitbull, Kapolsek Sawah Besar Dilaporkan ke Propam Mabes Polri

  7. Anies Optimis Sandi Bakal Mengulang Kesuksesan di Ibu Kota, Pras: Jadi Manusia Gak Boleh Takabur

  8. Ini Alasan Kapolsek Sawah Besar Soal Kasus Anjing Pitbull

  9. Kapolres Jakpus Perintahkan Propam Periksa Kapolsek Sawah Besar

  10. MU Pecat Mourinho, Begini Reaksi "Haters" di Medsos

fokus

Kaleidoskop 2018
Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI

kolom

Image
Bambang Soesatyo

Refleksi Akhir Tahun 2018 Ketua DPR RI

Image
Ujang Komarudin

Isu PKI Serang Jokowi

Image
Achmad Fachrudin

Problematik Pemilih Perumahan Mewah

Image
Awalil Rizky

Mencermati Penerimaan Negara yang Melampaui Target APBN

Wawancara

Image
Hiburan

Ketinggian Falsafah Sastra Melayu Tidak Tertandingi oleh Sastra Moderen

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (3)

"Saya Masih Memikirkan Siapa yang Bakal Gantikan Saya"

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (2)

"Atlet Junior Harus Bisa Mengalahkan Senior"

Sosok

Image
Ekonomi

Buka-Bukaan Alasan Erick Thohir Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf Amin

Image
Ekonomi

Intip 10 Milenial yang Berpotensi Berada di Deretan Orang Terkaya Selanjutnya

Image
Ekonomi

Kalah dengan Transportasi Online, Bos Blue Bird Terlempar dari Daftar Crazy Rich RI