image
Login / Sign Up

Jika Jaksa Mau, Deponering Kasus BW Bisa Dicabut

Deni Muhtarudin

Image

Bambang Widjojanto diangkat sebagai ketua Komite Pencegahan Korupsi (Komite PK) DKI Jakarta, Rabu (3/1) | AKURAT.CO/Arief Munandar

AKURAT.CO, Deponering atau penyampingan perkara pidana mantan Komisioner KPK, Bambang Widjojanto (BW), disebut bisa dicabut atau dengan kata lain kasusnya dibuka lagi.

Pakar Hukum Pidana, Luhut MP Pangaribuan, mengungkapkan bahwa hal tersebut tergantung dari kemauan Jaksa Agung yang mengeluarkan keputusan deponering tersebut.

"Memang prinsip hukumnya bisa begitu, kalau yang berwenang (mengeluarkan keputusan/ketetapan), mencabut keputusan, itu boleh," ungkapnya saat dihubungi, Kamis (1/11) malam.

baca juga:

Luhut menyebutkan bahwa Undang-Undang (UU) memang tidak mengatur secara eksplisit bahwa kasus deponering bisa dicabut atau dibuka lagi. Pada saat bersamaan, menurut Luhut, tidak ada juga UU atau aturan lain yang mengatakan kasus deponering sudah final. 

"Hanya prakteknya, selama ini kasus deponering tidak dibuka lagi, sudah final. Namun, aturan tidak ada yang mengatakan kasus deponering sudah final," ujarnya.

Luhut menjelaskan, deponering berbeda dengan putusan pengadilan yang menganut prinsip Nebis in Idem. Deponering, menurut Luhut, adalah diskresi dari Jaksa Agung untuk mengesampingkan penuntutan suatu perkara demi kepentingan umum.

"Kalau ini (deponering) bukan termasuk di sana karena bukan putusan pengadilan. Kalau yang memutuskan itu membatalkan keputusannya atau mencabut keputusannya, maka itu bisa berlaku," katanya.

Lebih lanjut, Luhut menilai, jika kasus BW sudah dikaji lebih mendalam, maka sah-sah saja jika Jaksa Agung mencabut deponering kasusny. Kalau terjadi demikian, menurut Luhut, maka kasus BW bisa langsung dibawa pengadilan.

"Nanti, pengadilan yang menilai termasuk apakah pencabutan atau pembatalan deponering itu sah atau tidak. Kalau sah, maka dilanjutkan ke pokok perkara, apakah benar atau tidak," ungkapnya.

Apalagi, lanjut Luhut, jika kasus deponering BW tidak terkait dengan posisinya sebagai pimpinan KPK saat itu. Luhut mengatakan, kasus tersebut harus dilanjutkan karena setiap orang mempunyai kedudukan yang sama di hadapan hukum.

"Kalau kasusnya berbeda, berarti tidak ada deponering yah, kalau begitu harus ada perlakuan yang sama di depan hukum. Saya tidak tahu kasusnya (BW) yang di-deponering. Kalau kasus berbeda memang harus perlakuan yang sama di depan hukum dan dilanjutkan," ujarnya.

Seperti diketahui, sebelumnya sejumlah organisasi meminta Jaksa Agung HM Prasetyo untuk mencabut lagi deponering kasus BW. Mereka menilai deponering kasus BW terlalu terburu-buru dan tanpa pertimbangan matang.

Adapun kasus BW yang di-deponering ialah terkait kedudukannya sebagai kuasa hukum Ujang Iskandar, calon Bupati Kotawaringin Barat. BW pun telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Bareskrim Polri dalam perkara dugaan menyuruh saksi Ratna Mutiara memberi keterangan palsu pada sidang di Mahkamah Konstitusi tahun 2010 lalu terkait sengketa Pemilihan Kepala Daerah.

Pada 25 Mei 2015, berkas perkara BW dinyatakan lengkap alias P21 oleh Jaksa Penuntut Umum dan telah dilakukan pelimpahan Tahap kedua pada 18 September 2015 untuk siap disidangkan. Namun pada tanggal 3 Maret 2016 lalu, Jaksa Agung memutuskan untuk men-deponering kasus BW tersebut.[]

Editor: Ainurrahman

Sumber:

berita terkait

Image

News

Bupati Kotim Tersangka Korupsi, Mendagri: Kami Serahkan Saja pada KPK

Image

Iptek

Rentan Diserang, KPU Diimbau Percayakan Keamanan Siber ke BSSN

Image

News

Din Samsyuddin Bandingkan Polemik Bebas Bersyarat Ba'asyir dengan Dirut Bank Century

Image

News

Soal Pembebasan Ba'asyir, Mahendradatta: Pandanglah Berdasarkan Hukum dan Kemanusiaan

Image

News

Debat Pilpres 2019

Kasus Penculikan 98 dan Novel Baswedan Wajib Diangkat di Debat Perdana Pilpres

Image

News

Polisi Situbondo 'Dor' Penjambret yang Hendak Kabur

Image

News

Pekan Depan, KPK Kembali Panggil Aher Terkait Suap Proyek Meikarta

Image

News

Jaksa Agung Didesak Lanjutkan Kasus Dugaan Penganiayaan Novel Baswedan

Image

News

Menuju Pilpres 2019

TKN Akan Kawal Erick Thohir Hadapi Laporan Hukum Kasus Sandiwara Sandiaga Uno

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Gara-gara Bela CEO Bukalapak Gibran Dibilang Anak Durhaka

"Tau gak @bukalapak itu ngasih makan banyak orang? Ayo kalian belajar untuk memaafkan."

Image
News

Mengintip Ruang Debat Kedua Capres di Hotel Sultan Jakarta

Persiapan sudah mencapai 90 persen

Image
News

Khofifah-Emil Jenguk Ani Yudhoyono di Singapura

Tadi kami membaca Al Fatihah.

Image
News

Pranowo Anung Sebut Jokowi Telah Menerima Permintaan Maaf CEO Bukalapak

Bermula ketika Achmad Zaky mengkritik anggaran industri 4.0 di Indonesia.

Image
News

Sah! Polda Metro Larang Migo Melintas di Jalan Raya

Migo dilarang karena speknya tidak memenuhi kendaraan bermotor, spesifikasi teknisnya

Image
News

Miris, Siswa Sekolah Dasar Pengidap HIV/AIDS Dilarang Sekolah

Siswa sekolah dasar di Solo yang mengidap HIV/AIDS tidak bisa mengenyam pendidikan seperti anak anak lainnya

Image
News

MA Tolak Kasasi HTI, Intelektual NU: Islam Yes, Khilafah No!

HTI resmi dan sah secara hukum telah dibubarkan.

Image
News

Tak Ada Guru, Babinsa Ini Mengajar Puluhan Anak Putus Sekolah di Ujung Timur Pulau Seram

"Disana masih banyak anak-anak yang putus sekolah, bahkan tidak dapat bersekolah"

Image
News

'Skenario' Ahok Gantikan Ma'ruf Amin, Rustam: Pikiran Konspiratif yang Merendahkan

Rustam Ibrahim juga menegaskan jika memang harus digantikkan, Joko Widodo dan koalisi partai politik tidak akan mengusulkan BTP.

Image
News

2981 Personil Gabungan Amankan Jalananya Debat Putaran Ke Dua

Personel berseragam maupun berpakaian bebas diturunkan untuk menjaga jalannya debat capres

trending topics

terpopuler

  1. Warga Kota Peru Siaga Gempa Setelah Ikan Laut Dalam Tertangkap Nelayan

  2. Setelah Ramai #Uninstallbukalapak, Emak-emak Ngegas Dukung #Uninstalljokowi

  3. Terungkap Alasan Dibalik Pengusaha Ritel Pillih Tutup Toko

  4. 10 Potret Zinedine Alam, Anak Ganjar Pranowo yang Jarang Tersorot

  5. Nekat Loncat dari Ketinggian, Vicky Prasetyo Resmi Pacari Anggia Chan

  6. Bupati Landak Sebut Telah Siapkan RP 1 Miliar untuk Penanganan Karhutla

  7. Sering Disangka Ibu dan Anak, 10 Kebersamaan Kesha dan Mona Ratuliu

  8. Agar Guru Tak Terus Jadi Korban Perlakuan Siswa, Begini Caranya

  9. Wajah Baru Stasiun Cisauk, Sutopo: Kirain Ini di Eropa, ternyata di Tangerang!

  10. Lima Tanggapan Tokoh Terkait Tweet 'Presiden Baru' CEO Bukalapak

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Kejutan Debat Kedua

Image
Hervin Saputra

Al Araibi: Olahraga, Politik, atau Hak Asasi Manusia?

Image
Cosmas Kopong Beda

Masihkah Sepak Bola Modern Membutuhkan Kapten Ikonik?

Image
Cosmas Kopong Beda

The Blues (Harus) Bersabar dengan Kerja Maurizio Sarri

Wawancara

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Sosok

Image
News

10 Potret Harmonis Keluarga Ridwan Kamil yang Mencuri Perhatian

Image
News

10 Potret Darma Hutomo, Putra Tommy Soeharto yang Warisi Bakat Sang Ayah

Image
News

10 Potret Zinedine Alam, Anak Ganjar Pranowo yang Jarang Tersorot