image
Login / Sign Up

Diduga Curangi Calon Mahasiswa, Universitas di Tokyo Dituntut Kompensasi

Sahistya Dhanes

Image

Tokyo Medical University | The Japan Times

AKURAT.CO, Sejumlah wanita meminta Universitas Tokyo memberikan kompensasi sebesar JPY 7,6 juta (Rp 1 miliar) setelah gagal lolos ujian masuk. Para wanita mengklaim bahwa pihak universitas melakukan kecurangan dan diskriminasi dengan mengutamakan peserta ujian laki-laki.

Wanita yang berjumlah 24 orang tersebut adalah mereka yang menjadi peserta ujian masuk Universitas Kedokteran Tokyo pada 2006 dan tahun-tahun setelahnya. Para pemohon meminta universitas membuka nilai ujian yang sebenarnya ke publik.

"Kami tidak akan mendaftar bila kami mengetahui kecurangan dalam sistem penilaian, hal itu (kecurangan) membuat kami mengalami tekanan emosional yang berat," ungkap para wanita dalam sebuah surat yang ditujukan untuk Universitas, dilansir dari laman Japan Times, Selasa (30/10).

baca juga:

Berdasarkan penuturan tim pengacara, sebagian pemohon telah menempuh pendidikan kedokteran di universitas lain sementara sebagian lainnya mengambil jalur karier di luar kedokteran. Usia mereka berkisar antara remaja hingga 30an. Para pemohon mengharapkan jawaban dari pihak universitas dalam waktu dua minggu.

"Kami ingin universitas mengurus hal ini secepat mungkin," ungkap Sakura Uchikoshi selaku ketua tim pengacara.

Universitas Kedokteran Tokyo mengaku melakukan manipulasi nilai dalam 10 tahun terakhir untuk mengurangi jumlah peserta wanita yang lolos. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kekurangan dokter di rumah sakit karena dokter wanita cenderung untuk pensiun atau mengambil libur panjang setelah menikah atau melahirkan.

Kementerian Pendidikan Jepang telah menyelidiki 81 sekolah kedokteran di Jepang sejak terungkapnya kasus ini. Pihak kementerian menyebut praktik serupa juga dilakukan oleh universitas lainnya, meskipun hingga kini belum diungkap nama-nama universitas yang dimaksud.[]

Editor: Ahada Ramadhana

Sumber:

berita terkait

Image

News

Aktifis Perempuan: Kebijakan Unand Diskriminatif dan Harus Dicabut

Image

News

Universitas Andalas Larang LGBT Masuk Kampus

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Debat Pilpres 2019

Jelang Debat ke-2, Prabowo Malah Asyik Berjoget Bersama Emak-emak

Goyang Gandong ini tarian untuk kita semua. Artinya gandong itu adalah, gantian dong.

Image
News

Minggu Dini Hari Jabodetabek Diguyur Hujan Lebat Hingga Pukul 02.00 WIB

Kondisi itu diperkirakan berlangsung hingga Minggu (17/2) pukul 02.00 WIB.

Image
News
Debat Pilpres 2019

Tommy Tjokro Sebut Jokowi dan Prabowo Akan Debat Terbuka Tanpa Pembatasan Waktu

Segmen empat ini yang dikembangkan berbeda dari debat pertama dan isinya adalah debat terbuka, tidak ada timer di masing-masing calon.

Image
News
Debat Pilpres 2019

BPN Pertanyakan Klaim Pemerintahan Jokowi Ambil Alih PT Freeport, Sudirman: Itu Lebay

Kita persoalkan adalah klaim berlebihan bahwa pengambil alihan PT Freeport bagian dari nasionalisme. Itu lebay.

Image
News

Empat Bandit Ditangkap Ketika Bawa Lima Kambing Curian Pakai Mobil Avanza

Dia menambahkan empat anggota komplotan ini masing-masing memiliki peran tersendiri saat beraksi.

Image
News

Pemprov akan Awasi Penggunaan APBD oleh Ormas

Selain pemprov, masyarakat termasuk media juga ikut mengawasi penggunaan APBD dalam rangka penataan kampung

Image
News

Dinginkan Suasana, Kedua Capres Diminta Tunjukkan Sikap Harmonis

Penyelenggara telah menyepakati akan memberikan satu ruangan khusus untuk Jokowi dan Prabowo

Image
News

Anies Kucurkan APBD Lewat Ormas, Peneliti LIPI: Salah Kaprah

Anies mengatakan kebijakan tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

Image
News

Achmad Zaky Diundang Khusus ke Istana, Jokowi Minta Jangan Uninstall Bukalapak

Menurut dia Jokowi sangat mendukung karya anak bangsa yang berbasis inovasi.

Image
News

Pendukung dari Bumi Serambi Mekkah: Aceh Juga Kampung Halaman Bagi Jokowi

Komunitas yang dipimpin Khaidir merupakan wadah pendukung non partai.

trending topics

terpopuler

  1. Bukan di Luar Negeri, Stasiun Lokal Rasa Frankfurt ini Ada di Tangerang

  2. Jarang Terekspos, 10 Kemesraan Romy Rafael dan Istri yang Harmonis

  3. Cak Imin: Gara-gara Uninstall Saya Jadi Kerepotan

  4. CEO Persija: Perempuan yang Dilecehkan Simic dari Indonesia

  5. Prabowo Tidak Pamer Salat Jumat, Tengku: Khawatir Massa Histeris Ingin Menyalami

  6. Pramono Anung Sebut Jokowi Telah Menerima Permintaan Maaf CEO Bukalapak

  7. Pendiri Bukalapak Sebut 'Presiden Baru', Rian Ernest: Menurutku Dia Sudah Jelas Dukung 02

  8. Ketua BTP Mania Dipolisikan Alumni 212, Fahri Hamzah: Ahok Kembali Jadi Masalah

  9. Baru Putus dari Revina VT, Young Lex Sudah Peluk Mesra Wanita Lain

  10. 'Skenario' Ahok Gantikan Ma'ruf Amin, Rustam: Pikiran Konspiratif yang Merendahkan

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Kejutan Debat Kedua

Image
Hervin Saputra

Al Araibi: Olahraga, Politik, atau Hak Asasi Manusia?

Image
Cosmas Kopong Beda

Masihkah Sepak Bola Modern Membutuhkan Kapten Ikonik?

Image
Cosmas Kopong Beda

The Blues (Harus) Bersabar dengan Kerja Maurizio Sarri

Wawancara

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Sosok

Image
News

Dari Ketemu Raisa hingga Pejuang Kanker, 10 Potret Sutopo Purwo yang Menginspirasi

Image
Hiburan

Ingin Sukses Jadi Youtuber seperti Jess No Limit? Berikut Tipsnya!

Image
Olahraga

Valentino Rossi

Rossi, Sosok yang Penuh Perhatian dan "Kepala Dingin"