image
Login / Sign Up

Dibandingkan dengan Budiman Sudjatmiko, Fahri: Aku Bukan Petugas Partai, Aku Manusia Merdeka

Dedi Ermansyah

Image

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Media Center DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/10) | AKURAT.CO/Khalishah Salsabila

AKURAT.CO, Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Zuhairi Misrawi membandingkan koleganya, Budiman Sudjatmiko dengan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah saat keduanya tampil di acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (9/10).

“Komentar balasan @budimandjatmiko terhadap @Fahrihamzah ini telak sekali. Kita lihat dua model politisi yang berbobot dan hanya nyaring karena punya speaker,” cuit Zuhairi lewat akun Twitternya.

Fahri pun menanggapi cuitan Misrawi yang membandingkan dirinya dengan pria sesama aktivis 98 tersebut. Menurut Fahri, dirinya adalah manusia merdeka yang tak harus membungkuk di depan pemimpin partai yang dia anggap bersikap feodalistik.

baca juga:

Aku bukan petugas partai, aku manusia merdeka, aku tidak bisa membungkuk-bungkuk di depan pemimpin feodal seperti kalian...aku membangun posisi tawar dan jarak dengan setiap penguasa ...shg aku selalu bisa berkata benar...aku telah tunjukkan, semntara kalian tak sanggup angkat kepala,” balas Fahri.

Pada acara ILC, Fahri dan Budiman sama-sama hadir sebagai narasumber dalam acara yang membahas hoaks Ratna Sarumpaet. Fahri pada kesempaatan tersebut meminta agar kepolisian menghentikan kasus RatnaSarumpaet sudah menyerah dan mengaku kalah, bahkan akan meminta maaf kepada Prabowo Subianto dan publik. Oleh karena itu, tidak menjadi sebuah perkara.

Disisi lain, kasus ini menjadi masalah besar di kubu capres Prabowo Subianto karena reaksi spontan setelah foto wajah Ratna Sarumpaet beredar.Menurut Fahri, setelah Ratna menggelar jumpa pers dan mengakui perbuatannya, hal ini harus dilihat sebagai masalah pribadi dan tidak perlu meluas menjadi masalah negara.

Sementara itu, Budiman menilai pernyataan Fahri Hamzahtidak konsisten dalam pernyataannya.

"Ada inkonsistensi dari pernyataan seorang Fahri Hamzah, dari sekian bulan, sekian tahun aktivitasnya untuk merusak kewarasan dan hari ini meminta kita untuk menjadi waras, saya senang bahwa people change menjadi lebih baik, karena apa yang disampaikan Fahri dan beberapa tokoh di sini, ada sekelompok orang yang tidak hanya nyaris membakar dirinya, tapi nyaris membakar rumah Indonesia," ujarnya.

Budiman menilai bahwa peristiwa hoaks Ratna Sarumpaet adalah peristiwa politik terlebih menjelang pemilihan presiden pada tahun 2019. Pengakuan sepihak seseorang tidak cukup kuat dalam sebuah proses hukum sehingga polisi akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dia mencontohkan kasus hoax Ratna Sarumpaet dengan sebuah sekelompok perampok yang sudah tidak kompak karena saling berebut hasil rampokan.

Setelah itu, Budiman Sudjatmiko memaparkan bahwa argumen Fahri Hamzah tidak memenuhi sebuah keindahan untuk dilontarkan di ruang-ruang politik, terlebih pada pada peristiwa yang menciptakan keonaran yang memenuhi syarat seperti retorika, orasi, inkonsistensi yang sangat mudah membakar bangsa Indonesia.[]

Editor: Ainurrahman

Sumber:

berita terkait

Image

News

Polisi Tanggapi Pernyataan Wiranto Soal Penyebar Hoaks Bisa Dijerat UU Terorisme

Image

News

Sekjen DPR Dipanggil KPK Terkait Kasus Dana Perimbangan Arfak

Image

News

Panglima TNI Sebut Paradoks Kemajuan Teknologi Perlu Diantisipasi

Image

News

Dalami Kasus Suap R-APBD, KPK Panggil 4 Anggota DPRD Provinsi Jambi

Image

News

Rustam: Senjata Pamungkas yang Bakal Digunakan untuk Menangkan Pilpres Satu-satunya Tinggal Hoax

Image

News

Cara Polres Jakbar Dinginkan Suasana Panas Jelang Pemilu 2019 Bisa Ditiru

Image

News

Hampir Satu Juta Akun Medsos Penyebar Hoaks Diblokir Kemenkominfo

Image

News

DPRD DKI Belum Putuskan Besaran Tarif MRT

Image

News

M Taufik: Seluruh Anggota DPRD Wajib Tentukan Satu dari Dua Cawagub yang Ada

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Mantan Anggota Dewan Pertimbangan Pertanyakan Kongres Nasdem

"Sudah suatu kewajiban di dalam AD/ART bahwa kepemimpinan baik di DPD, Dewan Pertimbangan, Dewan Pakar dan DPP harus dilaksanakan 5 tahun"

Image
News

Tanggapi Penolakan, Tengku Zulkarnain: Spanduk Provokatif Buatan Kelompok Pengecut Kepanasan

Tengku Zulkarnain menyebut pemasang spanduk tersebut sebagai pengecut yang mengatasnamakan elemen masyarakat Islam.

Image
News

Selandia Baru Segera Larang Peredaran Senjata dengan Spesifikasi Militer

Kebijakan ini diikuti dengan skema pembelian kembali bagi para pemilik senjata

Image
News
Menuju Pilpres 2019

TKD Siapkan 16 Ribu Orang Saksi untuk Pemenangan Jokowi-Ma'ruf di Sumatera Barat

Para saksi yang telah ditunjuk ini juga dapat bekerja sebagai tim sukses meyakinkan masyarakat untuk memilih pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Image
News

Korban Selamat Topan Idai Putus Asa Harapkan Bantuan

Sebagian dari mereka memperbaiki atap logam mereka, sementara yang lain mengikat ranting pohon pinus untuk tidur di bawahnya.

Image
News

Polisi Tanggapi Pernyataan Wiranto Soal Penyebar Hoaks Bisa Dijerat UU Terorisme

Harus ada bukti pelaku terlibat dengan jaringan terorisme.

Image
News

Anggota DPRD Usulkan MRT Gratis Khusus Buat Warga Jakarta sampai Akhir Tahun

MRT rencananya diresmikan Presiden Joko Widodo pada Minggu (24/3/2019). Saat ini, pembahasan tarif masih dibahas.

Image
News

Tanggapi Pernyataan Mahfud Soal Kursi 5 M, Rektor UIN Alauddin: Itu Pernyataan Ngawur

"Maka saya terpilih sebagai rektor yang dipilih oleh senat dan selanjutnya dilantik oleh Menteri," Musafir Pababbari menambahkan.

Image
News

Topan Idai Telan 217 Korban, Upaya Penyelamatan Terus Berlangsung

Beira adalah kota di Mozambik yang terdampak paling parah akibat bencana tersebut

Image
News

Di Surabaya, KPK Periksa 12 Orang Terkait Kasus Suap Jabatan di Kemenag

"Tim mendalami proses seleksi yang dilakukan untuk mengisi jabatan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur"

trending topics

terpopuler

  1. Buntut Pernyataan Mahfud di ILC, Rektor UIN Syarief Hidayatullah Didemo Mahasiswa

  2. Survei Litbang Kompas Berpolitik? Ini Analisis Denny JA

  3. Punya 4 Anak, Ririn Dwi Ariyanti Belum seperti Emak-emak

  4. Dirut Cantik Pertamina Tersinggung Dituduh Rugi, Pengamat: Jangan Sewot Dong!

  5. Berhasil Selamat Dari Kekerasan Berujung Maut, Ibunda Tsania Marwa Sangat Bersyukur

  6. Program OKE OCE Agak Sadis Kalau Dibilang Gagal, Misbakhun: Sebut Saja Kurang Berhasil

  7. 10 Potret Blusukan Dico Ganinduto, Suami Chacha Frederica saat Kampanye

  8. Bun, Bedak Tabur Ternyata Tak Baik untuk Kesehatan si Kecil

  9. 4 Manfaat Bermain Game yang Mungkin Tidak Kamu Sadari

  10. Soal Sawit, Menko Luhut: Kami Bukan Negara Bodoh, Jangan Dikte Kami Tentang Lingkungan!

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor

kolom

Image
Ujang Komarudin

Ribut-Ribut Survey Litbang Kompas

Image
Achmad Fachrudin

Dilema KPU Mengatasi Problem DPT

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Image
Ujang Komarudin

Menanti Kejutan di Debat Ketiga

Wawancara

Image
Iptek

Sepeda Listrik Jadi Polemik, Migo Beri Jawaban!

Image
Gaya Hidup

Chief Company Barbershop

Jatuh Bangun Chief Barbershop di Tangan Fatsi Anzani dan Oky Andries

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 8 Momen Manis Amien Rais saat Momong Cucu

Image
News

10 Momen Manis Djarot Saiful Hidayat Bersama Istri, Bak Pengantin Baru!

Image
News

Jadi Caleg DPR RI, Begini 10 Potret Sahrul Gunawan Blusukan sampai Diserbu Ibu-ibu